I Kinda Came to Another World, but Where’s the Way Home? Chapter 32

Arc 3
Chapter 32 – Leila Vermilion

Penerjemah : Nightcrow
Editor : –
Sumber English : AbsurtTL

“Yah, sejak aku berangkat dari Kerajaan Grandile, aku sampai di hutan ini sekitar seminggu yang lalu tapi entah bagaimana aku tersesat! Pasti sangat beruntung aku bisa bertemu denganmu, Kitsune-kun!” (Leila)

Setelah itu, kami kembali ke Miniera bersama dengan gadis ini, Leila Vermilion.

Dari apa yang dikatakannya, sepertinya dia kesini bersama rekan lelaki yang berparty dengannya, tapi saat dia tidak melihatnya, tidak peduli sebanyak apa dia mencarinya, dia tidak menemukannya, dan dia buruk soal arah jadi tersesat. Lalu, dia melewati seminggu penuh berkeliaran di sekitar hutan sampai dia bertemu kami.

Saat dia menunjukkan kartu petualangnya

‘Leila Vermilion – Petualang Rank C’

Tertulis disana adalah petualang rank C yang sangat kuat, mereka adalah petualang yang tidak hanya melawan magical beast tapi juga monster yang memiliki kecerdasan. Secara pribadi, aku dapat memahami kekuatannya, cara bicara dan tingkah lakunya yang acuh tak acuh, bagaimana aku mengatakannya, dia tidak terbuka. Mungkin, jika dia memang ingin melakukannya, dia harusnya bisa memenggal kepalaku dalam sekejap, kan?

“Kalau begitu aku akan pergi ke guild petualang nanti!” (Leila)

“Tunggu, itu jalan ke daerah pinggiran, kau mau kemana?” (Kitsune)

“Oh? Ahaha, maaf, maaf… bisakah aku memintamu menuntunku ke guild juga?” (Leila)

Setelah aku menghentikannya yang berlari ke daerah pinggiran meski dia akan ke guild petualang, dia dengan malu-malu mengulurkan kedua tangannya, dan bertanya padaku dengan mengedipkan mata.

Leila-chan memang manis. Dia memiliki keimutan yang pasti akan membuatnya populer jadi idola di duniaku. Meski begitu, aku bukanlah orang aneh yang akan terus menemani orang mencurigakan yang baru kutemui. Jika kau ingin tersesat maka kembalilah ke hutan dan tersesatlah lagi!

“Tolong” (Leila)

“Apa boleh buat? Kesini” (Kitsune)

Jangan seenaknya saja memeluk lenganku. Bukankah terasa enak saat dada lembutnya menyentuhku! Bagus, hanya kali ini, aku akan baik pada orang asing yang aneh seperti ini. Itulah mengapa datanglah lebih deka— oops, tidak, aku tidak berpikir demikian.Oioi, tolong jangan menatapku seperti itu, Rishe-chan.

“Kitsune… kau…” (Rishe)

“Bukan begitu. Membantu orang yang kesulitan adalah sifatku, kau tahu” (Kitsune)

“Memang benar, terutama pada gadis yang akan menekan dadanya padamu, kan?” (Rishe)

“Dada adalah perwujudan mimpi, bagaimanapun, tidak peduli ukurannya” (Kitsune)

“Dia telah tercemar!” (Rishe)

Bahkan jika Rishe-chan bergumam, aku akan terus seperti ini. Tidak ada pria yang membenci dada, dan aku adalah pria, kau tahu! Aku tidak memiliki pengalaman seperti ini sebelumnya di duniaku, jadi apa ini buruk?

“Uhuhuh… pergi dari Kitsune-san, kucing pencuri!” (Finia)

“Dia memang kucing pencuri, kan?” (Leila)

“Kitsune-sama…” (Lulu)

“Eh, apa?” (Kitsune)

Setelah itu, Finia-chan memukul-mukul tangan Leila-chan, dimana Lulu-chan menggenggam tanganku yang satunya. Apa? Apa aku akhirnya mencapai saat legendaris itu? Tapi, bagiku yang mati sekali dan bereinkarnasi ke dunia lain, tidak jadi populer adalah hal alami kan? Aku memang menyedihkan, kan?

Namun, karena aku dapat peri berukuran boneka dan gadis kecil, bukankah itu sedikit kejam? Tidak, tidak seperti aku benci mereka atau apa, itu hanya… masalah umur, aku ingin gadis dengan usia dimana aku tidak akan didenda jika berkencan dengannya.

“Ahaha, Kitsune-kun pasti populer!” (Leila)

“Penyebabnya adalah kau” (Kitsune)

“Tidak seburuk itu, kan? Karenanya kau bisa merasakan sensasi dadaku, kan?” (Leila)

“Aku tidak menyangkalnya” (Kitsune)

“Kitsune-kun kau jujur, kan?” (Leila)

Mengabaikan Finia-chan yang cemberut dan Lulu-chan, tapi karena tatapan Rishe-chan yang seolah mengatakan bahwa ketua party tidak boleh melakukan hubungan gelap cukup menakutkan, mungkin aku harus meninggalkan sensasi ini, kan?

Aku diam-diam melepaskan tanganku dari Leila-chan dan membiarkan Finia-chan duduk di pundakku. Jangan hanya bertepuk tangan. Apakah Shiori-chan juga orang yang mudah cemburu? Karena Finia-chan yang lahir dari dia seperti ini.

Tapi aku tidak pernah berpikir Lulu-chan akan seperti itu. Mungkin dia tidak ingin keluarganya diambil, kan? Mungkin dia sudah menahan tindakannya itu sekuat mungkin, kan?

“Aah, sayang sekali” (Leila)

“Yah, melihat situasinya sekarang, jika aku melakukannya sedikit lebih lama kupikir itu bisa membuat sesuatu yang buruk. Tapi, karena kulihat Finia-chan dan yang lainnya dalam mood yang buruk jadi tolong tahan hanya dengan pegangan tangan” (Kitsune)

“…!” (Leila)

Ketika aku mengatakannya sambil mengulurkan tanganku padanya, dia menatap heran tanganku. Lalu, setelah beberapa saat, dia meraih tanganku sambil tersipu.

Ada apa dengannya? Meski dia barusan dengan sengaja menekan dadanya padaku, mungkinkah dia malu untuk pegangan tangan denganku? Hmm betapa sulitnya mengerti seorang gadis.

Dan seperti itu, aku kembali ke guild sambil memegang tangan Leila-chan. Aku juga harus melapor penyelesaian quest berburu arachne, jadi ini seperti membunuh dua burung dengan satu batu, kan?

Membuka pintu, kami memasuki guild. Lalu, semua sorotan menuju kami, selanjutnya

-suasana dalam guild tiba-tiba jadi berisik.

Berbicara tentang orang yang tercengang, ada juga petualang yang tidak bisa berkata apa-apa, semua mata menyorot kesini dengan ekspresi terkejut.

Lalu, yang ditatap bukanlah aku, tapi orang disampingku… Leila-chan.

“Rambut hitam dan sepasang pedang di pinggangnya… mungkinkah, dia petualang rank C, Leila Vermilion?!” (Other)

“Tidak mungkin… kenapa orang sepertinya datang kemari…?” (Other)

“Mungkinkah… dia mendengar kemunculan [Red Night] disini…” (Other)

“Atau lebih tepatnya, mengapa dia bersama Kitsune…?” (Other)

Leila Vermilion, petualang rank C, apalagi kecantikannya, seperti yang diharapkan nampaknya dia sangat populer. Sebagai petualang kelas atas, dia pasti orang yang sangat kuat, apalagi, bukankah dia bilang dia berasal dari negara gila bertarung, Kerajaan Grandile? Jadi tidak aneh jika namanya telah menyebar di seluruh negeri, kan?

Meski begitu, ini aneh. Tidak ada petualang diatas rank E di negara ini, jika kutambahkan, ini adalah negara yang sangat damai dimana tidak ada magical beast diatas rank E.

Mungkinkah, dia memang datang kesini untuk berburu [Red Night]…?

Tapi aku tidak berpikir bahwa petualang rank C sepertinya datang kesini untuk berburu magical beast dengan rank lebih tinggi darinya. Lalu apa tujuannya…? Kalau kupikir lagi, dia tahu namaku, tapi… apa kita pernah bertemu sebelumnya?

“Kitsune-kun, kakimu berhenti, kau tahu? Apa kau tidak ingin ke meja resepsionis?” (Leila)

“Ah iya” (Kitsune)

Diberitahu begitu, aku yang tersadar kembali langsung ke tempat Mia-chan. Seperti dugaan bahkan Mia-chan juga terkejut dengan munculnya Leila-chan, dia menatap kami dengan mata bulat.

“Mia-chan, aku datang kesini untuk melapor penyelesaian quest” (Kitsune)

“Eh, ah iya!” (Mia)

“Ini bukti perburuannya” (Kitsune)

Ketika aku berbicara dengannya, dia dengan bingung mengeluarkan kertas quest. Setelah Rishe-chan meletakkan taring arachne di konter, kami menunggu Mia-chan menyelesaikan prosedur.

Bahkan saat dia bingung, Mia-chan dengan cepat menyelesaikan prosedurnya seperti sebelumnya, dan menyerahkan hadiahnya.

“Kurasa ini memang taring arachne… kalau begitu, ini hadiahnya, dua puluh lima koin perak” (Mia)

“Terimakasih” (Kitsune)

“Lalu… kau, apakah kau Leila Vermilion-sama?’ (Mia)

“Benar sekali, senang bertemu denganmu, resepsionis-san. Leila Vermilion, aku datang kesini karena kudengar ada petualang yang menarik disini, kau tahu” (Leila)

“Eh? Petualang yang menarik…?” (Mia)

Siapa petualang yang menarik ini? Apa ada petualang yang melakukan pertunjukan komedi? Yang kutahu, aku tidak mengenal satupun dari mereka, mungkinkah orang yang merayu Mia-chan beberapa hari yang lalu? Tapi karena pria itu adalah petualang rank E jadi dia lebih rendah dari Leila-chan, kan?

Lalu siapa itu? Finia-chan?

“Ya, dia adalah petualang yang masih jadi petualang rank H sejak dia jadi petualang, petualang yang bertahan saat bertemu [Red Night], petualang yang bertarung dengan knight leader rank A, petualang dengan tingkat penyelesaian quest 100%, aku telah mendengar banyak hal tentangnya, tahu~” (Leila)

Siapa dia hahaha, tidak mungkin ada orang seperti itu, kan? Aku memang petualang rank H dan bertahan saat bertemu dengan [Red Night], tapi aku tidak ingat bertarung dengan paman itu, dan aku memang memiliki tingkat penyelesaian quest 100% tapi itu semua seperti prestasi Finia-chan.

“Oioi, siapa idiot yang melakukan hal bodoh seperti itu yang bahkan menarik minat petualang rank C? Ahaha, apa itu mahakarya” (Kitsune)

“…” (Other)

Oi, ada apa dengan kalian? Tolong jangan melihatku seperti itu. Itu memang agak kasar, tapi tidak semua dari kalian mengejekku karena masih jadi petualang rank H? Itu sedikit menyakitiku, tahu? Aku selalu diperlakukan seperti itu, tahu? Jika kalian melihatku seperti itu maka minta maaflah padaku yang telah diperlakukan seperti itu setiap hari!

“…haah” (Leila)

Oioi, jangan menghela nafas, aku pernah mendengar saat kau mendesah, kebahagiaanmu akan hilang bersamaan dengan itu, tahu? Karena yang mengatakannya adalah Shiori-chan jadi tidak mungkin hal itu salah, karena jika hanya pengetahuan umum, dia cukup tahu.

Meski begitu, dia tidak menunjukkan dirinya, ya. Apa dia tidak disini, petualang yang menarik minat Leila-chan.

Meski begitu, tak kusangka nampaknya ada petualang rank H selain aku, ya, karena aku tidak tertarik dengan petualang lain sehingga itu tidak menolong.

“Sayang sekali, nampaknya dia tidak ada disini, selamat tinggal Leila-chan. Kami akan kembali sekarang” (Kitsune)

“Ahaha, apa yang kau bicarakan, Kitsune-kun! Ini tentangmu, tahu” (Leila)

“Ahaha, apa yang kau bicarakan, Leila-chan. Apa kepalamu juga tersesat?” (Kitsune)

“Jika kau mengatakannya lagi, aku akan memukulmu, tahu~? Kepalan tanganku yang menyeramkan mungkin akan membuatmu terbang, tahu~?” (Leila)

“Pukulan roket…!? Apa itu, aku ingin melihatnya” (Kitsune)

“Resepsionis-san, bagaimana guild akan menjelaskan pria ini? Tergantung jawabanmu, aku mungkin akan menghormatimu, tahu? Resepsionis-san” (Leila)

“Maafkan aku… Kitsune-sama selalu seperti ini” (Mia)

Sebelum aku melihatnya, sepertinya Mia-chan dan Leila-chan entah bagaimana baik-baik saja. Melihat keindahan dan kemanisan bersama pastilah hal yang menyenangkan.

“Kitsune, petualang yang telah disebut oleh Leila, kukira, mungkin kau, tahu?” (Mia)

“Eh… kau bercanda kan? Karena aku sama sekali tidak pernah bertarung dengan paman itu” (Kitsune)

Ketika aku mengatakannya, Rishe-chan mendekati telingaku dan berbisik tentang yang dikatakan Leila-chan. Ini sangat menggelitik saat napasnya menyentuh telingaku.

“Mungkin… kupikir itu menyangkut kasus denganku… karena kau saat itu, tidak peduli bagaimana kau melihatnya, itu seperti kau menghadapi ayahku…” (Rishe)

“Eh… lalu apa yang harus kulakukan, jujur saja kukira ini akan sangat merepotkan” (Kitsune)

“Bagaimana kalau menerimanya, lalu bertanya apa tujuannya?” (Rishe)

Tidak peduli bagaimana aku memikirkannya, itu pasti hal yang merepotkan kan? Petualang kelas atas mendatangi petualang rank H sepertiku, tahu? Lagipula, dia datang dengan alasan yang meragukan, tidak diragukan ini adalah tantangannya untuk melawanku, tahu? Apakah itu tidak masalah? Aku akan kalah tahu? Aku akan kalah dalam dua detik, tahu? Meski begitu, apa itu tidak masalah?

“Kitsune-san, pada saat seperti ini, mengulurnya adalah pilihan terbaik… ubah saja ke topik lain!” (Finia)

“Begitu, saran bagus, Finia-chan… umm~, Leila-chan!” (Kitsune)

“Ya, apa~? Kitsune-kun! Apa kau akhirnya mengerti?” (Leila)

Dengan nasihat Finia-chan, ayo ubah pembicaraan disini! Tidak masalah waktu dan tempatnya, tidak ada gadis yang membenci kisah cinta kan? Itu sebabnya, sekarang-

“Ayo pergi bersamaku!” (Kitsune)

Bagaimana dengan itu! Orang-orang sekitar menunjukkan ekspresi yang lebih mengejutkan daripada saat kami masuk kesini, tapi aku tidak peduli dengan hal itu, ini untuk menghindari hal yang menyusahkann, aku akan mencurahkan segala kemampuanku disini!

Baik, bagaimana Leila-chan bisakah kau mengucapkan urusanmu bahkan setelah menerima ajakanku?

“Kau cepat mengerti! Lalu, mari kita bertanding! Aku akan menunggumu di tempat latihan bawah tanah guild” (Leila)

Setelah mengatakan demikian, Leila-chan mulai berlari ke tempat dimana Rishe-chan pernah bertarung dengan ayahnya.

“…”: (Kitsune)

Akhirnya seperti ini, ya…

PREV | Table of Content | NEXT


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook.

7 Comments Add yours

  1. Tracelley says:

    bomat klo authornya hiatus… klo orangnya masih hidup & sehat2 aja, hrs nya sih tetap lanjut… jadi, tetap semangat min nerjemahin nih novel… ane nanti ch slanjutnya (y)

    Like

  2. kadalwibuspot says:

    Min mendingan ini ga usah di lanjut, jadwalnya ganti ama stranger handbook

    Like

    1. Zen Quarta says:

      ini hasil terjemahan translator lain…

      Like

      1. kadalwibuspot says:

        Oh yaudah kalo gitu, denger2 ini di hiatusin sama authornya ya? dari pada nanti ada korban php ghahahahah

        Like

    2. neikat says:

      Kalo kaga tertarik baca ya kg ush komen. Wong penikmat nie WN ad. Mksh udh di TL.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s