Infinite Dendrogram Volume 7 Chapter 3 A

Volume 7
Chapter 3 – Ichiro Shijima Yang Sebenarnya (Bagian 1)

Penerjemah: Zen Quarta
Editor: –
Sumber English: J-Novel Club

Kisah Seorang Pria Tertentu

Seperti yang sudah kukatakan, Ichiro Shijima adalah salah satu pengikut kami.

Meskipun Louie tidak mengingatnya, dulu aku dan Tsukuyo-sama pernah bertemu dengan mereka. Bagaimanapun, Shijima-san adalah pemimpin unit petarung milik Lunar Society. Kami bahkan mengucapkan selamat kepadanya setelah dia menikah dengan Farica-san.

Baiklah, tentu saja aku mengetahui kabar Shijima-san saat ini. Tapi sebelum aku mengatakan hal itu kepada kalian, aku harus menceritakan semua hal lainnya kepada kalian. Dari awal sampai akhir.

Pertama, izinkan aku menceritakan tentang asal terbentuknya Lunar Society.

Tenang-tenang, tolong sabar. Tidak perlu marah. Aku menjamin kalau hal ini ada hubungannya. Kami tidak bisa menyembunyikan hal ini jika kita ingin berbicara tentang dimana Shijima-san berada saat ini.

Sekarang, aku yakin kalau Fujibayashi sudah mengetahui hal ini, tapi Lunar Society didirikan hampir satu abad yang lalu, pada masa sesudah peperangan. Pada saat itu, kakek buyut Tsukuyo-sama dan orang yang nantinya akan menjadi pendiri Lunar Society, Tuan Gessei Fuso, bekerja sebagai seorang dokter.

Seperti yang tentunya sudah kalian tau, masa sesudah perang adalah masa yang sangat gelap. Masyarakat kekurangan material yang dapat digunakan untuk pulih dari kerusakan yang ditinggalkan, dan kematian ada di setiap langkah kaki mereka.

Beberapa orang bertarung melawan luka perang yang menjadi semakin parah setiap harinya, beberapa orang menjadi sakit karena kekurangan gizi, beberapa menderita sakit mental dan mencoba melakukan bunuh diri, dan beberapa bahkan lebih buruk lagi. Dengan kata lain, itu bagaikan “neraka.”

Tuan Gessei dikisahkan sebagai seorang dokter baik hati yang mau mengobati siapa saja tanpa memperdulikan keuntungan.

Hal itu, tentu saja, menarik banyak pasien ke arahnya, yang nantinya akan membawa lebih banyak kematian lagi. Ada tak terhitung orang yang kehilangan nyawanya. Bahkan mereka yang bisa diselamatkan dalam keadaan optimal mati karena kekurangan makanan dan obat-obatan.

Pada akhirnya, dia mulai menyadari rasa putus asa di mata mereka.

Beberapa orang mengatakan bahwa “kesehatan adalah kondisi pikiran,” dan jika hal itu benar, maka para pasien itu sedang menderita penyakit mental. Hati mereka sama saja seperti sudah mati.

Karena merupakan dokter yang baik hati, Tuan Gessei menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan bagaimana cara menolong mereka.

Setidaknya, dia ingin memberikan harapan kepada mereka.

Sayangnya, itu adalah masa saat tidak ada bahan material untuk menghilangkan penyakit dan rasa lapar mereka—penyebab dari rasa putus asa mereka. Jepang masih butuh banyak waktu lagi untuk bisa pulih.

Jadi, dia berpikir bahwa, jika tidak ada harapan disini, dia harus mencetuskan sebuah dunia lain. Bahkan jika dunia nyata tidak bisa menyelamatkan mereka, dia masih bisa mencoba untuk menyelamatkan hati mereka.

“Lepaskan diri dari belenggu daging dan bawa dirimu menuju dunia jiwa yang sejati. Peluk dunia yang bebas ini dan rayakan kebebasanmu dengan sepenuh hati.”

Seperti yang sudah kalian sadari, itu adalah ajaran kami. Ajaran itulah yang mengawali Lunar Society.

Doktrin kami memberitahu orang-orang bahwa meskipun tubuh mereka sakit, jiwa mereka selalu bebas untuk memimpikan dunia dimana mereka tak terikat.

Itu adalah sebuah pelarian murni. Sebuah pemikiran yang didasarkan pada fantasi, jika bukan sebuah khayalan. Tapi meski begitu, hal itu membuat orang-orang mulai memikirkan arti dari jiwa mereka… yang secara efektif mencegah pikiran mereka untuk menyerah.

Memang, dengan kata lain ajaran kami bisa disebut “Mari merasa lebih baik dengan memikirkan hal-hal yang baik.” Beberapa orang menyebutnya mirip dengan kelompok keagamaan, tapi sebenarnya tidak. Itu tidak ada bedanya dengan seminar kesehatan mental di masa modern.

Perlu diakui, perkembangan ekonomi selama satu abad terakhir telah mengubah Jepang menjadi sebuah negara kaya, dan sulit untuk menyalahkan orang-orang yang menyebut kami sebagai sebuah kelompok keagamaan. Pada akhirnya, kami tidak hanya mengumpulkan pasien yang telah kehilangan seluruh harapan mereka, tapi juga para anak muda yang pesimis dengan masa depan mereka.

Sebagai pemimpin spiritual saat ini, Tsukuyo-sama sering khawatir apakah fondasi yang dibuat oleh Tuan Gessei cocok dengan dunia modern. Bagaimanapun, sudah banyak hal yang berubah selama satu abad terakhir.

Eh?

“Jika dia khawatir dengan keadaan kelompok keagamaannya, dia seharusnya berpikir terlebih dahulu sebelum menculik orang”, katamu?

Aku takut, kalau itu adalah hal yang tak dapat dihindari. Kepribadian dan posisi Tsukuyo-sama sebagai seorang wanita adalah hal yang berbeda dengan kekhawatirannya.

Dari apa yang kupahami, dia ingin memiliki seseorang yang dia sukai berada di sampingnya. Ha ha ha! Kamu benar. Benar sekali, itu tidak mengubah fakta kalau hal itu membuatmu terganggu, Mukudori.

kembali ke topik utama…

Bahkan setelah mendirikan Lunar Society, keluarga Fuso terus menjalankan sebuah rumah sakit. Di permukaan, rumah itu tidak ada hubungannya dengan organisasi kami. Selain itu, rumah sakit itu mendalami sesuatu yang berbeda dengan kebanyakan rumah sakit lainnya.

Istilah dari hal itu adalah “perawatan akhir.”

Hal itu beroperasi dengan tujuan untuk merawat mereka yang menderita penyakit paling parah dan memungkinkan mereka untuk menjalani hari-hari terakhir mereka dengan damai. Tapi tentu saja, jika bisa, kami tidak pernah lupa untuk fokus memperpanjang umur pasien atau mungkin menyembuhkan mereka.

Ichiri Shijima-san adalah salah satu pasien di rumah sakit itu.

Sebelum dirimu berasumsi yang tidak-tidak, kami tidak memaksanya untuk bergabung pada saat dia sedang lemah—dia sudah menjadi pengikut kami sebelum penyakitnya menjadi semakin parah, dan saat hal itu terjadi, dia akhirnya di bawa ke rumah sakit.

Memang, kami tidak sekotor itu. Lunar Society sebisa mungkin menghindari hal-hal yang bisa membuat kami dipenjara. Jujur.

“Fakta bahwa kau menekankan hal itu malah membuatmu tampak mencurigakan,” katamu? Tolong, kamu tidak perlu berpikir demikian.

Pokoknya, mari kembali ke Shijima-san.

Dia menderita sebuah penyakit yang tak dapat disembuhkan yang membatasi sisa hidupnya. Dia sudah bersusah payah mencari obat untuk penyakit itu sejak dia masih muda, tapi sayangnya, dia tidak berhasil.

Empat tahun lalu, dalam waktu kita, dia bergabung dengan Lunar Society. Dia mungkin menganggap itu sebagai cara yang bagus untuk mengalihkan pikirannya dari kematian yang sudah pasti.

“Bukankah keluarganya menentang hal itu,” tanyamu? Alasan dari tindakannya itu adalah informasi pribadi yang tidak dapat kami sebarkan, tapi kami bisa memberitamu kalau dia tidak memiliki kerabat lain pada saat dia bergabung. Yang penting adalah dia bergabung dan menjadi salah satu pengikut kami.

Kami sudah memiliki pengalaman selama satu abad dalam mengalihkan pemikiran seseorang, jadi aku ingin meyakini bahwa kami bisa menjamin bahwa empat tahun terakhirnya tidak akan terbebani oleh rasa takut akan kematian.

Ya, kamu tidak salah dengar.

Dia bergabung empat tahun lalu, saat umurnya tinggal tersisa empat tahun lagi.

Pada saat itu, hari ini akan menjadi batas terakhirnya. Oh, tapi dua tahun lalu, mereka menemukan cara untuk menyembuhkan penyakitnya. Namun, cara itu hanya memiliki kemungkinan berhasil 10%.

Itu adalah sejenis perawatan yang kemungkinan akan menyebabkan penolakan hebat pada tubuh, yang bisa menyebabkan kematian instan.

Ya, pada saat itu dia memilih untuk tidak melakukannya.

Dia terus menjalani hari-hari terakhirnya, mencoba mengalihkan pikirannya dari kematian yang semakin dekat, saat sebuah titik balik tertentu mengubah seluruh hidupnya.

Itu adalah perilisan Infinite Dendrogram.

Ngomong-ngomong, kalian berdua, menurut kalian pada bagian mana nilai sebenarnya dari Virtual Reality berada? Oh tidak, aku tidak mencoba mengubah topik. Ini adalah hal penting untuk apa yang hendak kukatakan.

Baiklah? Bagaimana menurut kalian?

Tentu saja, yang kumaksud bukanlah game gagal seperti NEXT WORLD, tapi game VR impian yang sudah sempurna seperti Infinite Dendrogram.

Ya. VR terbaik memindahkan kelima indera ke dunia virtual.

Itu berarti bahkan mereka yang memiliki tubuh yang hampir tak berfungsi bisa tetap masuk dan merasakan tubuh yang sehat selama otak dan pikiran mereka masih bekerja dengan baik.

Karena hal ini, mulai awal tahun 2000-an, kami Lunar Society mulai mencari dan membiayai penelitian teknologi VR. Itu adalah hal lain yang dapat dinantikan oleh para pengikut dan pasien kami. Itu memberi mereka harapan.

Tentu saja, pada akhirnya, VR yang sempurna bukanlah salah satu game yang kami biayai, tapi game yang sama sekali tidak kami ketahui—Infinite Dendrogram.

… Oh, tapi hal itu tidak ada hubungannya dengan topik kita.

Sekarang, kalian sudah bisa membayangkan seberapa besar Shijima-san mendambakan hal itu.

Tidak peduli seberapa keras dia mencoba mengabaikannya, akhir hidupnya terus mendekat seiring berjalannya hari. Tidak mungkin bagi kita untuk mengukur seberapa besar keinginannya untuk hidup dan merasakan kehidupan.

Sekarang, karena kami memastikan untuk mencoba semua teknologi VR yang ada di pasaran, kami berhasil mengamankan beberapa perangkat Infinite Dendrogram dari batch pertama. Salah satu dari perangkat itu kami berikan kepada Shijima-san.

Dengan begitu, dia log in ke Infinite Dendrogram dan menjadi Master yang dikenal sebagai Ichiro Shijima, sepenuhnya dengan alasan untuk lari dari sisa harinya di dunia nyata dan merasakan kebebasan di “dunia jiwa yang sejati.”

Hal itu melepaskannya dari keresahan akan umurnya yang semakin menipis, rasa sakit dari kematian yang menggerogotinya, dan dunia dimana tidak ada harapan lagi baginya.

Setelah mendapatkan tubuh yang sehat, kekuatan spesial, dan perasaan puas yang tak dapat dibandingkan dengan apapun yang dapat dia terima di dunia nyata, dia menjalani kehidupan keduanya di Infinite Dendrogram dengan sepenuh hati. Tidak berlebihan jika kami mengatakan bahwa dia jauh lebih menikmati hal itu dari pada kita. Bagaimanapun, dia diberikan segalanya yang tak bisa dia dapatkan selama hidupnya.

Setelah berhasil melupakan keadaannya di dunia nyata, suatu hari, dia kebetulan bertemu dengan seorang bocah dan ibunya. Mereka sedang dikepung oleh segerombolan monster—penuh dengan rasa putus asa—dan tak dapat melakukan apapun selain menunggu kematian.

Pemandangan itu kemungkinan membuatnya seperti sedang melihat dirinya sendiri di dunia nyata. Atau mungkin itu mengingatkannya tentang keluarganya yang telah tiada.

Apapun alasannya, Ichiro Shijima menggunakan kekuatan sebagai seorang Master untuk menyelamatkan ibu dan anak itu. Dia, yang tak dapat melakukan apapun selain menunggu kematian, menyelamatkan mereka berdua, yang berada di situasi yang mirip.

Meskipun mereka bertemu karena kebetulan, baginya, itu merupakan sebuah takdir.

Dia terus berhubungan dengan mereka, dan tidak butuh waktu lama sampai mereka menjadi sebuah keluarga sungguhan.

Menurut dirinya, hari-hari itu dipenuhi dengan kehangatan yang tak pernah dia rasakan sebelumnya.

Ya, itu adalah perkataannya sendiri. Kudengar langsung menggunakan telingaku sendiri.

Setelah itu, dia akhirnya diberkahi seorang anak, yang merupakan hal lain yang tidak bisa dia alami di sini di dunia nyata. Berita itu memberikan kegembiraan yang sangat besar baginya sampai-sampai hal itu membuatnya teringat dengan dirinya di sisi lain.

Pada saat itu dia sudah sekarat, bisa terus hidup hanya karena bantuan berbagai alat pendukung kehidupan, dan akan sangat mengejutkan jika dia bisa hidup lebih dari dua bulan lagi.

Itu sama saja dengan setengah tahun di Infinite Dendrogram. Tak perlu dikatakan lagi, waktu yang dia miliki tinggal sedikit.

Dia akan mati tanpa bisa mencapai hari tua bersama istrinya, tanpa bisa melihat anak tiri nya tumbuh dewasa… atau bahkan melihat wajah dari anak kandungnya. Hal itu membuatnya mengingat keputusasaan.

Kata-kata tak dapat mengungkapkan rasa penyesalan yang mungkin dia rasakan pada saat itu.

Namun, itu tidak cukup untuk menghancurkannya. Dia menemukan harapan baru saat dia mengingat perawatan yang sebelumnya dia tolak, dan kali ini, dia memutuskan untuk menjalaninya.

Tentu saja, penyakitnya sudah menjadi lebih parah sejak saat itu. Kesempatan berhasilnya telah turun, dan kami ragu apakah bahkan kesempatan itu mencapai angka 3% sekarang.

Dia membutuhkan sebuah keajaiban untuk berhasil.

Meski begitu, dia sudah membulatkan tekadnya.

Aku dan Tsukuyo-sama sama-sama bertanya, “Kenapa?”

Dia menjawab, “Demi masa depan dimana aku hidup bersama keluargaku.”

Dengan demikian, dia pergi kembali ke dunia nyata dan menjalani perawatan itu.

Dan ceritanya berakhir sampai disini.

“Bagaimana hasilnya?” tanyamu?

Mungkin kamu sudah mengetahuinya, Mukudori.

Keajaiban hanya disebut keajaiban karena hal itu sangat jarang terjadi.

***

Desa Torne

Setelah berpisah dengan teman-temannya, Louie mulai berjalan pulang ke rumahnya.

Salah satu event utama dalam festival ini, Tarian Kincir Bintang, akan segera dimulai di alun-alun desa, dan dia ingin pergi kesana bersama ibunya.

Itu adalah event dimana keluarga atau kekasih saling berpasangan dan menari dengan sepenuh hati mereka. Banyak orang dari “sisi lain” menyebutnya sebagai “tarian rakyat.”

Tahun lalu, Farica menari bersama Shijima, sementara Louie menari dengan Juno. Sayangnya, Gringham tidak memiliki makhluk yang bisa menjadi pasangannya—belum lagi dia terlalu besar—jadi pada akhirnya dia hanya menonton event itu.

Mengingat ekspresi yang tampak agak kecewa milik singa itu membuat Louie terkikik.

Lalu dia mengingat Shijima yang menari dengan gembira sambil di ajari oleh Farica. Digabungkan dengan ingatan tentang koreografi Juno yang aneh, itu memberikan rasa hangat yang nyaman di hatinya.

Tapi tahun ini, Shijima tidak ada bersama mereka. Itu berarti bahwa Juno dan Gringham juga tidak akan ada disini, karena mereka adalah Embryo dan mount-nya. Farica, yang sedang hamil, juga tidak bisa ikut menari.

Meski begitu, Tarian Kincir Bintang, dan kegiatan lain yang ada di festival ini, adalah event yang mengingatkan Louie pada waktu-waktu menyenangkan bersama keluarganya.

Setidaknya, dia ingin menonton tarian itu bersama dengan ibunya. Meskipun mereka tidak bisa ikut menari tahun ini, dia berharap agar seluruh keluarganya bisa hadir tahun depan: Farica, Shijima, Juno, Gringham, dan adik kecilnya yang akan segera lahir.

“… Huh?” serunya, sambil berhenti berjalan. Sesuatu yang aneh sedang memasuki pandangannya.

Itu adalah sebuah gunung yang terletak tidak terlalu jauh dari desa. Sebuah kilatan cahaya keluar dari salah satu sudut gunung itu, dan tak lama kemudian, sebuah objek hitam keluar dari sana dan terbang tinggi ke langit.

Objek itu mengeluarkan suara yang bisa mengganggu kewarasan siapa saya yang mendengarnya.

“K y a H a h A h a h A H a h A h a H!”

PREV | Table of Content | NEXT


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook.

Advertisements

3 Comments Add yours

  1. icihiro-san says:

    Ajib…mhn d lnjtkan tor.

    Like

  2. Ariya says:

    makin seru aja nih ceritanya….
    thanks min, ditunggu lanjutannya

    Like

  3. otakugaming says:

    Jadi makin penasaran sama ceritanya.
    Lanjut terus min

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s