Infinite Dendrogram Volume 7 Chapter 5 B

Volume 7
Chapter 5 – B.B.B. (Bagian 2)

Penerjemah: Zen Quarta
Editor: –
Sumber English: J-Novel Club

Tentang Sol Crisis

Semuanya dimulai dengan Embryo milik seorang Master bernama “Vermin.” Nama Embryo itu adalah “Amanojaku,” dan Embryo itu memiliki kemampuan untuk mengubah nama item dan nama dirinya sendiri.

Karena tidak mengetahui tentang legenda Urikohime, Vermin bertanya-tanya kenapa itu adalah sebuah Embryo pengubah nama, tapi dia sangat menyukai kemampuan itu. Dia membayangkan kalau Amanojaku bisa memberikan banyak keuntungan baginya jika dia menggunakannya dengan benar.

Infinite Dendrogram  adalah sebuah game yang tidak mengizinkan perubahan nama, jadi memiliki kemampuan untuk bisa melakukan hal itu memberinya sebuah keuntungan besar.

Vermin menggunakan kekuatan itu untuk menipu banyak Master. Dia tidak mau mengincar para tian karena dia tidak mau berakhir masuk ke dalam gaol, tapi hal itu tidak akan terjadi jika yang dia tipu adalah sesama player, jadi dia mulai melakukan penipuan lagi dan lagi.

Pada akhirnya, dia bertemu dengan sepasang Master lain yang juga sering melakukan kejahatan: Dum-dum, seorang PK penyergap, dan Blue Screen, seorang player yang masuk ke dalam daftar pencarian orang di Dryfe karena telah merusak banyak mesin.

Mereka merasakan keterikatan satu sama lain—atau lebih tepatnya, keinginan untuk memanfaatkan satu sama lain—dan memutuskan untuk bersatu.

Itu adalah awal dari klan Sol Crisis.

Selanjutnya, kelompok penjahat yang baru terbentuk itu ingin melakukan sesuatu yang besar, dan pada akhirnya mereka memutuskan untuk menyamar menjadi salah satu PKer terkenal.

Dengan menggunakan nama dari seseorang yang kuat dan ditakuti, mereka bisa mengancam dan memalak banyak orang, dan jika seseorang meragukan tentang keaslian identitas Pker itu, mereka hanya tinggal menunjukkan namanya, yang sudah diubah oleh Amanojaku, kepada orang tersebut.

Semakin kuar dan ditakuti PKer yang mereka palsukan, maka orang yang melihatnya akan menjadi semakin takut.

Meskipun Embryo itu tidak bisa mengubah penampilan, mereka masih bisa memalsukan PKer yang tidak pernah menunjukkan wajah mereka. Bahkan MVP special reward tidak akan jadi masalah jika mereka bisa membuat sebuah item yang tampak mirip dan mengubah namanya untuk membuatnya semakin meyakinkan.

Selain itu, setelah mencapai bentuk keenam, Amanojaku tidak hanya bisa memalsukan nama, tetapi juga bisa memalsukan stats.

Mereka jelas memiliki cara untuk mempertahankan kebohongan itu, dan setelah melakukan penelitian singkat, Vermin menemukan seorang PKer yang cocok untuk dipalsukan—Barbary Bad Burn.

Sebelum Superior Killer tiba di Altar, ada total lime PKer yang paling ditakuti:

King of Crime, Sechs Würfel, yang merupakan satu-satunya Superior diantara mereka.

The Unsheath, Kashimiya, ketua K&R.

Nobushi Princess, Rosa, wakil ketua K&R.

King of Burglary, Eldridge, ketua Goblin Street.

Full Armor Giant, Barbaroy Bad Burn, yang merupakan ketua Mad Castle dan satu-satunya pemilik job tingkat tinggi di antara mereka.

Para PKer itu sangat ditakuti oleh para Master di seluruh penjuru kerajaan. Tentu saja, King of Crime juga ditakuti oleh para tian, dan karena dia langsung masuk ke dalam DPO kerajaan, sulit untuk mengatakan apakah dia bisa dianggap sebagai Master milik kerajaan.

Jika Vermin ingin berpura-pura menjadi seseorang yang ada di kerajaan, maka kelima orang itu adalah pilihan terbaik, karena mereka adalah PKer paling terkenal disana.

Kashimiya, Rosa, dan Eldridge masih aktif bermain, jadi mereka langsung keluar dari daftar pilihan.

Sementara untuk King of Crime…. Tepat sebelum pertempuran melawan Dryfe, dia bertarung melawan unknown. Mereka berdua sama-sama menerima death penalty, dan kemudian KoC dikirim ke gaol, jadi dia bukanlah sebuah pilihan.

Selain itu, meskipun KoC masih ada disini, meniru namanya akan menjadi terlalu berbahaya, karena sedikit saja namanya disebut akan langsung membuat para pejabat kerajaan bereaksi.

Penculikan tuan putri ketiga, pembantaian di Mansion Count Friebel, pencurian job The Saint, dll….Banyaknya tindak kejahatan yang dilakukan KoC telah membuat namanya menjadi semacam kata tabu di kerajaan.

Karena semua itu, Barbaroy adalah satu-satunya pilihan mereka, dan seolah-olah karena kehendak dewa, situasinya saat ini benar-benar sempurna bagi rencana Sol Crisis.

Setelah dikalahkan oleh Over Gladiator, Figaro, klan Barbaroy bubar, dan dia sendiri sepertinya telah menghilang.

Ada rumor yang mengatakan kalau dia berhenti bermain karena syok atas kekalahan itu, dan membuatnya menjadi orang yang sempurna untuk ditiru oleh Vermin.

Jadi Vermin pun melakukannya, menjadi Barbaroy Bad Burn palsu yang tidak bisa diungkap menggunakan skill Reveal maupun Identification, membuat mereka bisa menekan Master lain sesuka mereka.

Tidak butuh waktu lama bagi Barbaroy palsu untuk menaikan nama Sol Crisis dan menjadikannya sebagai salah satu klan PK yang cukup terkenal di kerajaan. Ketenaran itu menarik banyak anggota baru, menjadikannya sebuah pilihan underground yang populer.

Namun, karena hal itu, muncul sebuah masalah.

Sekarang ada terlalu banyak anggota yang tidak mengetahui kalau Barbaroy mereka itu palsu. Jika entah bagaimana rahasia itu terbongkar, klan tersebut bisa saja langsung bubar.

Jadi cara mereka untuk mengatasi hal itu adalah dengan mendapatkan ketenaran selain sesuatu selain Barbaroy.

Lebih spesifik-nya, mereka memutuskan untuk mem-PK Ray Starling sang Unbreakable—seorang Master terkenal yang berhasil mengalahkan seorang Superior, meskipun dia merupakan seorang newbie.

Dengan melakukan hal itu mereka bisa membuktikan kalau Barbaroy mereka bukan sekedar pajangan, dan klan itu tidak lagi terancam bubar. Bahkan, klan mereka akan menjadi lebih besar lagi.

Namun, Ray Starling hampir selalu dikelilingi oleh para duel ranker, teman-temannya yang aneh, dan bahkan King of Destruction, menjadikannya sebuah target yang menakutkan.

 Mungkin diluar sana ada banyak PKer yang ingin menangani sang Unbreakble, tapi mereka langsung menyerah karena hal itu.

Tapi kemudian Vermin melihat Ray Starling sedang berada di air mancur ibukota. Dia hanya ditemani oleh Nemesis, jadi mereka merasa kalau itu adalah kesempatan emas bagi mereka untuk membunuhnya.

Dum-dum menggunakan Embryo-nya yang unggul dalam hal melacak untuk mengetahui kemana Ray Starling akan pergi, dan kemudian mengumpulkan anggota dan pergi mengikutinya, sambil mencari kesempatan untuk mem-PK-nya.

Mereka berencana untuk menyerangnya saat dia sedang berada di Jalur Pegunungan Fadl, tapi secara kebetulan mereka bertemu dengan K&R.

Dua anggota mereka berakhir menerima death penalty, tapi mereka merasa kalau tindakan K&R itu sebenarnya tidak buruk juga, karena sekarang sang Unbreakable juga akan dikenal sebagai orang yang bahkan tidak bisa dikalahkan oleh K&R.

Jika Sol Crisi berhasil melakukan apa yang K&R tidak bisa, mereka akan menjadi nama yang bahkan lebih besar dari K&R.

Dengan semangat membara, tetapi dengan mentalitas yang buruk, mereka memanfaatkan serangan Monochrome untuk menyergap Ray Starling. Karena hampir tidak ada Master lain yang akan mengganggu, mereka merasa kalau itu adalah kesempatan yang sempurna bagi mereka. Insiden itu menguntungkan mereka, dan tidak ada kesempatan yang lebih bagus bagi mereka selain saat ini.

Namun, mereka lupa mempertimbangkan tiga hal:

Satu—tidak peduli berapa banyak trik yang mereka gunakan untuk membuat Sol Crisis tampak kuat, hal itu tidak akan menggambarkan kekuaran mereka sendiri.

Dua—orang yang mereka kira sudah berhenti bermain Infinite Dendrogram ternyata masih sangat aktif.

Dan tiga—mereka tidak pernah membayangkan akan betapa marahnya orang yang asli saat tindakan mereka terbongkar.

Itulah kesalahan besar yang dibuat Sol Crisis, dan balasannya akan diberikan kepada mereka dalam bentuk sebuah kemarahan raksasa—PKer terkuat ketiga di kerajaan.

***

Desa Torne

Sol Crisis sekarang sedang menatap Barbaroy Bad Burn yang asli, terbalut dalam armor raksasa dan memakai sebuah helm yang menutupi seluruh wajahnya.

Memakai helm itu adalah tindakan yang membuat Barbaroy “mengaktifkan” mode PKer-nya.

Meskipun merasa ketakutan setelah diberitahu hal itu, para anggota Sol Crisis merasa ingin tertawa melihat sikap B3. Tapi setelah dia benar-benar mengenakan helm-nya dan berubah menjadi seorang PKer, segala perasaan lucu mereka langsung sirna.

Meskipun dia tampak persis dengan peniru yang mereka miliki, aura intimidasi yang pancarkan dan keganasan yang keluar dari armor-nya berada di level yang benar-benar berbeda. Hawa keberadaannya begitu intens sampai-sampai siapa saja yang pernah merasakannya akan bisa dengan mudah membedakan mana yang asli dan yang palsu, meskipun sang peniru memiliki nama yang sama dengannya.

“Baiklah kalau begitu. Seperti yang kukatakan, kalian semua akan kuhancurkan.” Suara Barbaroy menggema di dalam armor itu. Suaranya terdengar agak maskulin. “Kalian sama sekali tak dapat bergerak saat ini, jadi aku bisa bersantai dan membunuh kalian dengan perlahan.”

Sol Crisis gemetar ketakutan.

Saat ini mereka sedang terperangkap di dalam medan gravitasi tinggi yang tercipta di sekeliling Barbaroy. Tergantung pada jarak mereka darinya, medan itu menambah berat badan mereka minimal 200 kali lipat dan maksimal 500 kali lipat, jadi mereka hampir tidak bisa bergerak sama sekali. Jangkauan yang luas dari skill itu telah membuat B3 berhasil menangkap seluruh anggota klan.

Di pinggir area skill, gaya gravitasi-nya 200 kali lebih besar gravitasi normal, jadi orang yang berada disana hanya bisa bergerak jika mereka memiliki 2000 STR, yang 200 kali lebih tinggi dari orang biasa. Itu adalah beban yang hampir semua petarung garis depan dengan job tingkat rendah dan tingkat tinggi bisa atasi dengan mudah.

Tapi, mereka yang berada agak jauh dari Barbaroy adalah mereka yang memiliki job ranger dan support. Dan karena job sihir, pemanah, dan penembak tidak membutuhkan terlalu banyak STR, mereka tidak memiliki cukup STR untuk bisa lolos dari gravitasi yang 200 kali lebih besar dari gravitasi normal.

Dan itu hanya berlaku bagi mereka yang berada di pinggir medan gravitasi. Mereka yang berada lebih ke tengah bisa menerima tekanan gravitasi 300, 400, dan bahkan 500 kali lebih besar, dan terlebih lagi, mereka bahkan menerima debuff Binding. Bahkan seorang pemilik job tingkat tinggi dengan bonus pertumbuhan stats yang bagus dari Embryo mereka masih akan kesulitan untuk lolos darinya.

Belum lagi bahwa bisa bisa bergerak saja masih belum cukup, karena gravitasi ekstra masih akan melumpuhkan pergerakan mereka dan membuatnya mustahil untuk bertarung dengan benar.

Karena alasan-alasan itu, Heaven’s Weight adalah sebuah skill yang sangat menakutkan.

Tentu saja, itu tidak absolut. Selama insiden blokade ibukota, Figaro bisa meloloskan diri dari medan gravitasi maksimum milik Barbaroy.

Tapi jika kau melihatnya dari sudut pandang lain, Figaro adalah satu-satunya orang yang berhasil melakukannya, dan dia adalah seorang Superior.

Gabungan antara Heaven’s Weight dan skill ultimate milik Barbaroy yang bahkan telah membunuh para pemilik Superior Job seperti Rosa dan Eldridge. Faktanya, Figaro bisa melakukan hal itu karena buff super kuat dari Embryo dan skill-skill yang dimiliki special reward-nya.

Tentu saja, Sol Crisis tidak memiliki apapun yang bisa mereka gunakan untuk meloloskan diri dari medan gravitasi itu. Medan gravitasi itu begitu kuat sampai-sampai ada beberapa anggota yang terbenam ke tanah dan mendapati tulang mereka hancur.

Sialan, sayang sekali aku tidak berada di dekat pinggiran, pikir ketua Sol Crisis, Sneak Raider, Dum-dum. Dia menyesal karena telah menyusun formasi pertarungan seperti saat ini, dan alasan dari hal itu sederhana. Aku mungkin bisa melarikan diri setelah dia kehabisan MP untuk menangani anggota klan lainnya.

Memang, dia adalah orang yang mau menggunakan teman-temannya sebagai pengalih perhatian supaya dia bisa lolos dari death penalty, dan itu juga bukanlah hal yang mustahil.

Meskipun Heaven’s Weight itu kuat, skill itu juga menguras banyak MP.

Berdasarkan skill Reveal milik Dum-dum, saat ini MP milik Barbaroy hanya tersisa sepertiga, dan dia menduga MP itu akan habis sebelum dia bisa membunuh seluruh anggota klan-nya.

Oleh karenanya, Dum-dum bisa lolos jika saja dia berada di pinggiran medan gravitasi. Namun, sebagai seorang petarung garis depan, dia telah ditempatkan di posisi terdepan pengepungan.

Dia menyerah dan hanya berharap bahwa dia tidak akan menjatuhkan item-item yang berharga, tapi kemudian… Barbaroy mengatakan sesuatu yang tidak masuk akal.

“Sekarang aku akan membatalkan medan gravitasi ini.” Raksasa berarmor itu mengabaikan kebingungan mereka dan kembali berbicara. “Akan sangat mengesalkan jika kalian mulai sombong dan memberitahu semua orang bahwa kalian kalah hanya karena aku melakukan serangan kejutan dan menghancurkan kalian saat kalian tidak dapat bergerak… jadi aku akan memberi kalian sebuah kesempatan bertarung.”

Barbaroy mulai berjalan melewati medan gravitasi dengan perlahan.

Bagi beberapa anggota Sol Crisis, hal itu membuat beban mereka berkurang, sementara untuk yang lainnya, karena Barbaroy mendekati mereka, tekanan gravitasi yang mereka terima juga meningkat dan membuat tulang mereka hancur. Namun, para anggota yang sekarang sudah bisa bergerak lebih memiliki untuk tetap diam dan melihat apa yang akan Barbaroy lakukan selanjutnya.

“Aturannya sederhana,” katanya. “Kalian semua maju menyerangku, dan siapa saja yang bisa mengurangi sepersepuluh dari HP-ku dalam waktu lima menit boleh pergi.”

“Apa yang kau maksud?” tanya Dum-dum.

“Jika kalian bisa melakukannya, aku tidak akan menyerang kalian. Dan aku bahkan akan menulis kontrak untuk hal ini. ‘Aku tidak akan menyerah siapa saja yang, dalam waktu lima menit, berhasil mengurang sepersepuluh dari HP-ku’ atau sejenisnya.”

“Ke-Kenapa lima menit?” tanya Dum-dum lagi.

“Apa, kalian tidak melihat UBM sialan di atas sana? Aku harus pergi dan membantu temanku Ray untuk menangani makhluk sialan itu.”

Dengan kata lain, lima menit adalah perkiraan waktu yang dibutuhkan Monochrome untuk melanjutkan serangannya, dan hanya itulah waktu yang rela Barbaroy buang untuk Sol Crisis.

“Kalian bisa mencoba kabur, tapi aku sudah melihat identitas kalian dengan Reveal,” tambahnya. “Aku sudah mengingat nama dan otak kalian di kepalaku. Aku tidak akan melupakan hal itu. Asal kalian tau, aku punya ingatan yang sangat bagus.”

Jadi meskipun mereka lari dari sini sekarang, dia mungkin akan membunuh mereka di lain waktu—dan mungkin tidak hanya sekali.

Namun, Sol Crisis merasa kalau kesombongannya malah memberikan keuntungan bagi mereka.

Kelima belas anggota klan saling menatap satu sama lain. Mereka yang ditipu dan mereka yang menipu sama-sama mengesampingkan rasa permusuhan mereka dan kembali bersatu.

“Hei, kau bilang kalau sepersepuluh saja tidak masalah, tapi, uh…” kata Dum-dum, sang ketua. “Kami boleh membunuhmu, kan?”

“Tentu. Lakukan itu, dan kalian semua bisa pergi.”

Dengan itu, mereka memiliki janji lisan, dan Barbaroy juga tidak lupa membuat sebuah Kontrak.

Pemandangan itu membuat hampir semua anggota Sol Crisis tertawa dalam diam. Tidak terkecuali Dum-dum.

Dia hanya memiliki sekitar sepertiga MP yang tersisa, pikirnya. Jika kami menyerangnya secara bersamaan, MP-nya akan habis sebelum pertarungan selesai. Itu akan menjadi kesempatanku. Jika aku membuat orang-orang lain mengalihkan perhatiannya, aku mungkin akan menjadi seorang PKer yang bisa membunuh Barbaroy asli.

Dia mencoba mempertahankan ekspresi seriusnya agar tidak ada seorangpun yang menyadari apa yang dia pikirkan.

Para anggota lain mungkin juga membayangkan hal yang sama dengannya. Barbaroy mungkin menyadari hal itu, tapi dia tidak menunjukkan ketertarikan pada hal itu.

“Ngomong-ngomong…. Apakah otak bodoh kalian mengira kalau aku melakukan hal ini hanya agar kalian tidak bisa membuat alasan?” kata Barbaroy dengan suara yang penuh dengan rasa haus darah.

Dum-dum terkesiap. “Apa… Apa maksudmu?”

“Ya, aku yakin kalian pasti penasaran. Pokoknya, bersiaplah untuk hancur dalam berbagai hal,” katanya, membuat keringat dingin mengalir di punggung para anggota Sol Crisis. “Baiklah. Aku akan mematikan medan gravitasi itu dalam tiga detik. Tigaaaa…”

Hitung mundur sebelum pertarungan dimulai…

“Dua. Stronghold Pressure!”

… tapi kemudian, sebelum dia selesai melakukan hitung mundur, dia mematikan medan gravitasi dan menggunakan kedua perisai-nya untuk menyerah dua orang caster milik Sol Crisis.

Stronghold Pressure adalah sebuah skill milik Shield Giant yang bisa mengubah pertahanan menjadi serangan. Meskipun dia mengubah job-nya menjadi Full Armor Giant, dia bisa dengan bebas menggunakan skill itu karena dia menggunakan senjata yang tepat—sebuah perisai. Tentu saja, damage yang diberikan sudah lebih dari cukup untuk menangani para caster yang memiliki HP dan END yang rendah.

Jika ekspresi pada separuh wajah mereka yang masih tersisa diamati, dua orang yang malang itu tampak tidak memahami apa yang baru saja terjadi.

Setelah serangan pertama memusnahkan sebagian besar tengkorak mereka, Barbaroy menyadari kalau mereka berdua masih hidup, dan kemudian menyerang mereka lagi.

Kali ini, kepala mereka hancur sepenuhnya, dan tidak butuh waktu lama sampai mereka berdua menerima death penalty dan menghilang. Salah satu dari mereka adalah sosok penting di klan dan merupakan orang yang mematikan Silver—Master milik Gremlin, Blue Screen.

“Huuuuh?!”

“I-Itu sungguh tidak adil!”

Para anggota Sol Crisis berdiri dan menjauh sambil berkata demikian, tapi sepertinya Barbaroy sama sekali tidak memperdulikannya.

“Huhhh?” dia mendengus. “Aku sudah bilang kalau aku akan mematikannya dalam tiga detik, bukan? Apa yang kalian maksud dengan tidak adil?”

Memang, dia mematikan skill itu tepat tiga detik setelah mengatakan hal itu. Dia sama sekali tidak berbohong. Namun, dia dengan sengaja mulai melakukan hitung mundur yang sebenarnya tidak ada gunanya untuk membuat Sol Crisis percaya bahwa pertarungan akan dimulai sesaat setelah hitung mundur selesai.

Selain itu, mereka juga tidak bisa membayangkan kalau orang yang ingin bertarung setelah membuang situasinya yang sangat menguntungkan akan melakukan pertarungan yang tidak adil.

“Dan lagi, memangnya kenapa kalau PKer bertindak tidak adil?” lanjutnya. “Tidak menyangka serangan itu? Yah, itu salah kalian sendiri. Jika kalian menginginkan pertarungan yang adil, pergi dan buat Kashimiya memenggal kepala kalian. Kyah ha ha ha!” Tawa ejekannya penuh dengan kelicikan. “Ngomong-ngomong, tentang kenapa aku mematikan medan gravitasi dan memberi kalian kesempatan…”

Dia memilih untuk mengubah pembantaian menjadi pertarungan, dan alasannya adalah…

“Kalian para bajingan telah memalsukan namaku, jadi aku ingin menunjukkan gaya Barbaroy kepada kalian dan MENGUKIRNYA DI KEPALA KALIAN!”

Dan karena itu, dia mau membuang keuntungan besarnya.

Raungannya membuat semua anggota Sol Crisis benar-benar lupa dengan pemikiran kalau mereka bisa menang jika mereka menunggu sampai dia kehabisan MP. Hal itu membuat mereka menyadari bahwa mereka harus bertarung habis-habisan atau di-PK tanpa ampun.

Dan jika mereka harus bertarung dengan serius, fakta bahwa mereka baru saja kehilangan dua orang caster adalah sebuah masalah besar.

“Bajingan itu langsung mengincar para penyerang sihir kita!” teriak Dum-dum.

“Siapa yang kau panggil ‘bajingan’?!” raung Barbaroy.

Saat bertarung melawan Full Armor Giant, yang unggul dalam hal pertahan fisik, sihir adalah senjata terkuatmu. Barbaroy sepenuhnya menyadari hal itu, jadi dia segera menangani para caster terlebih dahulu, tidak membiarkan mereka melakukan apapun.

Karena telah kehilangan para caster penyerangnya, Dum-dum fokus pada hal terbaik selanjutnya, “Job AGI, bergeraklah ke segala arah dan buat dia bingung! Dia adalah tipe END!”

Tapi sayangnya…

“T-Tidak bisa… kakiku patah saat medan gravitasi itu aktif.”

“D-Dan pinggangku juga patah.”

Mereka berdua adalah petarung garis depan dengan AGI tinggi, tapi memiliki STR dan END yang rendah. Tulang mereka hancur saat Barbaroy berjalan mendekati mereka saat medan gravitasi masih aktif.

“Dia bahkan menangani para pemain AGI kita…!”

Barbaroy sendiri sudah mengatakan kalau dia mengetahui nama dan stats mereka melalui skill Reveal. Sepertinya dia selesai menganalisa build para anggota Sol Crisis dan segera mengalahkan para anggota dengan END rendah menggunakan medan gravitasinya.

“Suruh Bishop kita untuk menyembuhkan mer—”

Sebelum Dum-dum dapat menyelesaikan perkataannya, ada sesuatu yang terbang di bidang pandangnya.

Itu adalah sebuah perisai.

Barbaroy menggunakan skill Flying Shield untuk melemparkan salah satu perisainya kearah sang Bishop.

Serangan itu tepat mengenainya dan, dengan mudah membelah tubuhnya menjadi dua, karena dia memiliki HP dan END yang rendah.

“Sialan, kau lambar dalam membuat keputusan,” kata Barbaroy. “Dan aku tau kalau dia itu memang memiliki level rendah, tapi kalian benar-benar meremehkan Ray. Maksudku, sejauh ini tidak ada satupun dari kalian yang memiliki sebuah Brooch. Apakah kalian sedang bangkrut atau semacamnya? Selain itu, kalian setidaknya bisa mendapatkan job Support level max.”

Bagaimanapun, max level Bishop kemungkinan bisa selamat dari satu Flying Shield. Meskipun, kalau itu terjadi, Barbaroy akan menanganinya dengan cara lain.

“Cih…” Dum-dum menyuarakan rasa frustrasinya.

Pertarungan baru saja dimulai, tapi dia telah kehilangan tiga anggota—lima, jika kau menghitung para build AGI yang tidak bisa bergerak. Dan mereka bahkan tidak bertarung melawan player pemilik Superior Job atau hal lain yang tidak normal. Barbaroy hanyalah pemilik job tingkat tinggi—sama seperti mereka—dan hasil ini tidak lain disebabkan oleh taktiknya yang jitu dan kejam.

Itu adalah gaya Barbaroy.

Dia mengambil peran sebagai seorang PKer kasar, kejam, dan jahat sambil menggunakan taktik bagus yang memanfaatkan susunan job milik musuh dan celah mental.

Itulah alasan kenapa, meskipun hanyalah seorang player tingkat tinggi, dia selalu dikelompokkan bersama para PKer pemilik Superior Job di Altar.

Menurutnya, “Pertarungan antar player bukan hanya tentang perbedaan level dan stats. Mencegah lawan menggunakan kekuatan mereka sambil menggunakan kartu mu sendiri dengan cara sebaik mungkin adalah hal yang jauh lebih penting,” dan dia mencerminkan perkataan itu dengan baik.

Bukan hanya itu, tapi sekarang dia lebih kuat dari pada saat itu.

“Gh… Tidak! Kami masih bisa menang!” Dum-dum meraung. “MP-nya hanya tersisa kurang dari seperlima! Begitu juga dengan SP-nya! Teruslah menyerang, dan kita akan menang! Jangan biarkan dia beristirahat!”

Dia menyadari kalau semangat klan-nya sekarang sudah hampir hancur dan merasa kalau dia perlu membangkitkannya.

Beberapa anggota yang telah ditipu oleh Barbaroy palsu masih marah kepada Dum-dum, tapi mereka tau bahwa yang dia katakan memang benar. Jika Barbaroy kehabisan MP dan SP, dia tidak akan bisa menggunakan skill, dan memberikan keuntungan besar bagi Sol Crisis.

“Kita tidak punya pilihan lain!”

“Makan INI!”

Dua orang anggota—seorang Strong Swordsman dan Strong Lancer—secara bersamaan menggunakan skill stat-buffing dan berlari ke arah Barbaroy untuk melakukan serangan.

Mereka berdua unggul dalam hal STR, jadi mereka bisa memberikan damage kepadanya secara langsung melewati armornya. Namun…

“Astro Guard!” Barbaroy mengaktifkan sebuah skill, menangkis senjata mereka dan melindunginya dari damage sekecil apapun.

“Huhhh?!”

“Ap–? Tidak mungkin!”

Keduanya benar-benar tercengang dengan apa yang baru saja terjadi, tapi bagi Barbaroy, hal itu berjalan sesuai dengan perkiraannya.

Berkat skill Reveal dan Identification, dia mengetahui stats serta job mereka, jadi dia sepenuhnya menyadari damage semacam apa yang bisa mereka berikan.

Belum lagi sekarang Barbaroy bahkan lebih tangguh dibandingkan dulu saat dia bertarung melawan Figaro. Bagaimanapun, setelah kekalahannya, dia telah menyusun ulang build-nya.

Mengambil Shield Giant sebagai sub job tingkat tinggi telah meningkatkan pertahanan dasarnya dari 3,000 menjadi 5,000, jadi menggunakan Astro Guard, yang mengali empat-kan pertahan penggunanya dengan ganti membuat mereka tidak bisa bergerak, meningkatkan pertahanannya menjadi 25,000.

Sebagai ketua Mad Castle, keadaan mengharuskannya mendedikasikan satu dari dua slot job tingkat tinggi-nya untuk job Commander, yang meningkatkan stats party dan klan-nya. Oleh karenanya, pada saat itu, meskipun dia memiliki kekuatan yang bisa membuat para player tingkat tinggi merasa iri, dia jelas tidak berada dalam kondisi terbaik untuk bermain solo.

Situasinya telah berubah sejak saat itu. Setelah pembubaran Mad Castle, dia menyusun ulang buildnya agar bisa digunakan untuk bermain solo.

Dia tidak perlu lagi memimpin, dan dia ingin menjadi cukup kuat untuk bertahan melawan musuh seperti Figaro.

Dia begitu serius dalam menyempurnakan build-nya sampai-sampai dia menerima ajakan Tsukuyo untuk bergabung dalam CID demi mendapatkan akses pada data yang mereka miliki.

Hasilnya, dia mengambil job Shield Giant, yang sekarang memberinya skill baru dan meningkatkan stats-nya.

Selain itu, dia masih memiliki skill yang dia miliki sebelum penyusunan ulang, seperti Damage Decrease dan Damage Reduction.

Karena semua itu, untuk memberikan damage kepada Barbaroy dalam kondisi Astro Guard, seseorang harus menembus 25,000 defense, melewati pengurangan damage sebesar 20%, dan masih harus memberikan lebih dari 500 damage.

Berdasarkan perhitungannya, satu-satunya orang yang bisa melakukan itu murni menggunakan stats dan job skill adalah dua orang caster penyerang… orang-orang yang dia kalahkan sebelum pertarungan dimulai.

Oleh karenanya, Sol Crisis hanya bisa memberikan damage pada Barbaroy jika dia kehabisan MP dan tidak bisa lagi mempertahankan Astro Guard-nya, atau jika mereka memiliki semacam Embryo yang mampu melakukan itu.

Sambil memperhitungkan apa yang akan mereka lakukan selanjutnya, Barbaroy memutuskan untuk terus mengurangi jumlah mereka.

Dan keluarkan skill ultimate-nya.

“Emancipated Giant—Atlas!”

Itu adalah kartu as yang dia miliki—sebuah kemampuan yang, selama 10 detik, membuat defense-nya meningkat sebanyak sepuluh kali lipat dan mengubahnya menjadi attack power.

Sesaat setelah dia menggunakan Atlas, dia mematikan Astro Guard, dan menggunakan kekuatan serangnya yang lebih dari 25,000 untuk memusnahkan Strong Swordsman dan Strong Lancer dengan sekali serang.

Tersisa delapan, pikirnya, dan sulit untuk mengetahui apakah yang dia maksud adalah jumlah musuh atau sisa waktu dari skill ultimate-nya.

Setelah efek dari Emancipated Giant berakhir, skill itu hanya bisa digunakan lagi setelah cooldown selama satu jam lamanya, jadi Barbaroy tidak mau membuang-buang waktunya.

Dia kemudian berulang kali menggunakan skill Flying Shield dan melemparkan perisai ber-damage 25,000 ke arah para anggota Sol Crisis.

Meskipun hanya bertahan beberapa detik, skill ultimate-nya memberi Barbaroy attack power yang bisa menandingi King of Destruction.

Dalam keadaan ini, Barbaroy adalah sebuah pesan kehancuran. Dia memusnahkan sekelilingnya dan satu per satu mengubah anggota Sol Crisis menjadi debu.

Sesuai dengan julukannya, dia menghancurkan mereka bahkan sebelum mereka dapat berteriak.

Dan pada saat sepuluh detik telah berlalu, hanya ada tiga orang yang tersisa disana, termasuk Barbaroy.

“Jadi salah satu dari kalian berhasil bertahan, huh?” kata Barbaroy.

Saat debu yang tercipta karena penghancuran itu mulai menghilang, Barbaroy melihat dua orang lainnya. Dia sengaja membiarkan salah satu dari mereka hidup, tapi yang satunya lagi telah berhasil bertahan meskipun Barbaroy mencoba untuk membunuhnya.

Orang yang dia biarkan hidup adalah si peniru, Vermin, yang saat ini sedang meringkuk di atas tanah, sementara orang yang berhasil bertahan adalah ketua Sol Crisis, Dum-dum.

Dia tidak berada dalam kondisi yang baik, sih. Serangan Barbaroy telah memotong tangan kanannya.

Dum-dum telah mematikan fitur rasa sakitnya, jadi itu sama sekali tidak sakit. Akan tetapi, perasaan kehilangan sebuah tangan membuatnya mengeluarkan keringat dingin.

“Dasar monster,” katanya. “Dan kau adalah seorang player tingkat atas seperti kami?”

“Semua ini disebabkan oleh perbedaan kemampuan Embryo kita dan usaha yang kukeluarkan untuk mengembangkan build-ku dan mempelajari kapan saatnya menggunakan skill-ku.”

“Kau tidak salah. Sama sekali tidak salah.” Dum-dum menunjukkan sebuah senyum pahit. “Wew, developer selalu mengatakan tentang kemungkinan dan sejenisnya, tapi Embryo hanyalah sebuah ketidak adilan. Ada Embryo lemah seperti milik pria ini—yang hanya bagus dalam menipu orang—dan ada juga Embryo kuat seperti milikmu, yang membuatmu bisa memusnahkan sebuah klan seorang diri. Itu sangat tidak adil. Akan tetapi…”

Dia berhenti berbicara sesaat dan mengubah senyumannya menjadi sebuah seringai tak kenal takut sebelum kembali berbicara.

“… Aku menyukai Embryo-ku. Aku tidak cukup kuat untuk memenangkan pertarungan ini, tapi anak ini setidaknya bisa membuatku mengurangi sepersepuluh HP-mu.”

Dum-dum mengeluarkan sebuah senjata mirip pisau kebun dan mengacungkannya. Senjata itu, terlalu pendek untuk disebut longsword dan terlalu panjang untuk disebut shortsword, adalah Embryo uniknya.

Dengan demikian, mantan ketua Mad Castle dan ketua Sol Crisis berhadapan satu sama lain.

Dum-dum bergerak dengan perlahan, sementara Barbaroy sama sekali tidak bergerak.

Build AGI mencari kesempatan untuk menyerang, sementara build END bersiap untuk menahannya, menjadikannya sebuah pertarungan yang sangat standar di Dendro.

Namun, ada sebuah perbedaan besar antara kedua player itu.

MP milik Barbaroy hampir habis, pikir Dum-dum sambil menggunakan Reveal pada Barbaroy. Aku punya kesempatan.

Menggunakan Astro Guard dan skill ultimate-nya telah menguras sisa MP Barbaroy, sementara semua skill Flying Shield itu telah membuat SP-nya tersisa kurang dari sepersepuluh. Hanya dalam beberapa detik, skill pasif-nya akan menghabiskan MP-nya, dan pada saat itu adalah satu-satunya kesempatan yang dimiliki Dum-dum.

Dia menunggu kesempatan itu sementara Barbaroy menunggunya.

Tak lama kemudian, saat itu tiba.

“OAAGH!” Dum-dum mengeluarkan teriakan perang saat dia menyerbu langsung ke arah Barbaroy, yang menanggapinya dengan mempersiapkan perisainya untuk menghancurkan Dum-Dum.

Dum-dum memukul perisai itu seperti seorang pemain baseball, dan…

“She Stands Behind You—Bloody Mary!”

… menghilang.

Sesaat kemudian dia berdiri tepat di belakang Barbaroy.

Itu adalah skill ultimate dari Embryo pedang-nya, Bloody Mary. Skill itu membuatnya berpindah ke belakang target-nya dan meningkatkan kekuatan dari serangannya selanjutnya. Selain itu, dia adalah seorang Sneak Raider—sebuah job tingkat tinggi dari raider grouping—jadi damage yang dia berikan akan semakin meningkat saat dia tak dapat di deteksi oleh musuhnya.

Sekarang aku mendapatkannya! Pikirnya saat dia mengayunkan Bloody Mary miliknya, yakin bahwa dia bisa mengurang sepersepuluh HP Barbaroy.

Tanpa MP sedikitpun, Barbaroy tidak akan bisa menggunakan skill pertahanannya seperti Astro Guard, dan Dum-dum yakin bahwa dia cukup terbuka untuk serangannya dapat melukainya.

Tapi keyakinannya itu sirna pada saat sesuatu berbentuk silinder terbang keluar dari armor Barbaroy.

Karena merupakan seorang build AGI, Dum-dum bisa mengenali kalau itu sebenarnya sebuah selongsong peluru.

Benda itu jatuh keluar dari armor-nya seperti baru saja ditembakkan dari sebuah shootgun.

Apa itu? Pikir Dum-dum, tapi sebelum dia bisa mencapai sebuah kesimpulan, bilah milik Bloody Mary mencapai bagian belakang leher Barbaroy…

“Astro Guard!”

… hanya untuk ditangkis oleh sebuah skill—skill yang seharusnya tidak bisa dia gunakan karena kekurangan MP.

“Apa…?!” Seru Dum-dum, tapi Barbaroy bergerak sebelum Dum-dum dapat memahami situasi yang ada.

Barbaroy berbalik, melepaskan perisainya, menggerakkan tangannya seperti sebuah tombak, dan mengarahkannya kearah Dum-dum. Karena sedang berada di udara, dia tak dapat menghindari apa yang terjadi selanjutnya.

“Double Gauntlet Trigger!” teriak Barbaroy, menyebabkan dua selongsong peluru keluar dari armornya lagi, ditemani oleh sebuah suara menggelegar seperti tembakan meriam.

Setelah itu, gauntlet-nya tertembak ke depan.

Incaran Barbaroy sempurna, dan gauntlet-nya tepat mengenai perut Dum-dum.

“Gh-ah…!” seru Dum-dum. Serangan itu sangat tak terduga dan juga kuat. Meskipun dia bertahan dari serangan pertama menggunakan Lifesaving Brooch, serangan kedua membuat tubuhnya terbelah dua. “Ap-Apa…?”

“Jika kau mau memalsukan armor-ku, setidaknya ketahui skill ini,” kata Barbaroy saat dia menatap ke bawah ke bagian atas tubuh Dum-dum dan memakai kembali gauntlet-nya. “Yah, bukan berarti kau bisa melakukannya. Aku tidak membocorkannya kemanapun.”

Tepat. Regenerasi MP dan serangan itu terjadi karena special reward-nya: Legendary Gunhammer Plate, Magnum Colossus.

Alasan kenapa itu dinamai “Gunhammer” adalah selongsong berbentuk peluru yang dia gunakan sebagai biaya untuk skill uniknya. Isi selongsong itu adalah MP yang telah Barbaroy masukkan ke dalamnya sebelumnya.

Salah satu skill armor itu adalah “Gauntlet Trigger,” yang menggunakan seluruh MP dalam sebuah selongsong untuk menembakkan sebuah gauntlet yang memberikan damage hampir sama besarnya dengan skill ultimate.

Skill lainnya adalah “Charge Trigger,” sebuah kemampuan tempur yang memasukan MP di dalam sebuah selongsong ke tubuh Barbaroy, memulihkan MP-nya jauh lebih cepat dan efektif dari pada potion. Sebuah selongsong memberinya separuh dari MP maksimalnya.

Dia bisa memiliki total enam selongsong, dan dia selesai mengisi mereka sebuah siang tadi.

Itu artinya dia memiliki cukup selongsong untuk memulihkan MP-nya sepenuhnya sebanyak tiga kali, jadi tidak ada kemungkinan dirinya tidak memiliki cukup MP untuk menangani Sol Crisis.

Saat mereka mempercayai bahwa mereka memiliki kesempatan jika Barbaroy kehabisan MP, Barbaroy sendiri sama sekali tidak mengkhawatirkan hal itu. Jika persediaan MP-nya adalah sebuah masalah baginya, dia tidak akan membuang-buang waktu dengan memeriksa mereka menggunakan Reveal atau mematikan Heaven’s Weight-nya.

Faktanya, dia sengaja membuat mereka percaya bahwa MP adalah kelemahan Barbaroy dan membuat mereka bertindak berdasarkan hal itu. Itu adalah logika dibalik semua itu.

“Ah, sial,” gerutu Dum-dum. Meskipun terbelah dua, dia masih bisa berbicara dengan baik. “Kupikir aku punya kesempatan.”

“Yah, Mary jelas bukan satu-satunya yang ‘berdarah’ disini sekarang,” komentar Barbaroy. “Harus kukatakan, untuk seseorang yang terlihat seperti Teke Teke, kau sepertinya cukup bagus. Apakah itu adalah sebuah skill atau sejenisnya?”

“Nah. Aku masih memiliki sedikit HP, tapi efek Bleeding ini akan segera membunuhku.”

Dia tidak salah. Tidak akan lama sampai death penalty menghampirinya dan membuatnya menghilang.

“Oh, maaan,” gumam Dum-dum dengan sedikit penyesalan di suaranya. “Rencana itu sudah berakhir, pemalsuannya sudah terbongkar, dan kami tidak memiliki ketenaran lagi. Kurasa itu adalah akhir untuk Sol Crisis… Sayang sekali. Itu tidak terlalu buruk.”

Melihat keadaannya, Barbaroy, karena juga merupakan mantan seorang ketua klan PK, merasa kalau dia perlu memberikan komentar, jadi dia berkata, “Selanjutnya buatlah klan PK yang benar. Jika kau bertanya kepadaku, kau bisa dengan mudah membuat klan kelas dua.”

Perkataannya hampir tidak memiliki niat menghibur.

“Ha ha…” Dum-dum tertawa dengan kecut. “Apa-apaan itu klan PK yang ‘benar’?”

Dengan itu sebagai perkataan terakhirnya, ketua Sol Crisis menerima death penalty.

“Dan sekarang tinggal kau yang tersisa,” kata Barbaroy saat dia berbalik dan menatap ke arah Vermin—yang peniru.

“… Kh.” Dia terdiam. Awalnya, Vermin hanya berbaring di atas tanah dan sedikit gemetar. Dia semakin bertambah gemetar sampai, itu berubah menjadi sebuah suara tawa tak terkendali. “KYAH HA HA HA HA! Bodoh! Mereka semua kalah seperti anak kecil! Aku tau! Tanpa skill-ku, Sol Crisis hanyalah sekelompok parasit rendahan!”

“Kyah ha ha!” Barbaroy terkekeh. “Kau pikir kau layak mengatakan hal itu?”

“Diam! Kau seharusnya sudah pensiun sama seperti para pecundang itu! Dan kau malah muncul lagi sekarang! Fuck you!” Vermin berdiri saat armornya yang hancur mengeluarkan suara berdenting. Lalu, dia menunjuk ke arah Barbaroy dan berkata, “Dan apa yang sedang kau rencanakan?!”

“Apa maksudmu?”

“Kau sama sekali tidak menyerangku!”

Barbaroy menghela nafas sebelum menjawabnya, “Itu karena kau mengaktifkan skill pertahanan seperti orang gila.”

Memang, Barbaroy tidak membiarkan Vermin hidup karena si peniru itu membuatnya merasa sentimental atau sejenisnya. Dia hanya menggunakan skill pertahanan selama pembantaian ini, membuat defense-nya meningkat begitu besar hingga membuat Barbaroy merasa kalau dia lebih baik menangani yang lain sebelum menanganinya.

“Kau juga seorang Full Armor Giant, jadi kau juga bisa menggunakan Astro Guard. Dan kau berjongkok dan meringkuk untuk mengaktifkan skill dari sub job-mu—Turtleshell Stance dari job Beast Boxer dan Prostration Barrier dari job Monk. Semua skill itu membuat defense meningkat beberapa kali lipat, jadi bahkan aku tidak bisa melakukan banyak hal saat mereka semua diaktifkan.”

“Yah, bukankah kau tau banyak hal,” kata Vermin. Meskipun dia tidak menampakkannya, fakta bahwa Barbaroy mengatakan semua skill yang dia gunakan membuat jantung Vermin berdetak kencang.

“Yah, aku baru saja selesai membangun ulang build-ku. Aku mempertimbangkan untuk mengambil job-job itu, jadi aku mempelajarinya.”

Mereka adalah pilihan yang bagus jika dia ingin meningkatkan defense-nya dan memaksimalkan damage dari Emancipated Giant. Namun, dia memutuskan untuk tidak memilih mereka karena mereka memiliki batasan yang jauh lebih buruk daripada Astro Guard. Turtleshell Stance hanya akan aktif saat kau meletakkan tanganmu di kepalamu, sementara Prostration Barrier hanya bisa digunakan saat kau bersujud.

“Jadi, kenapa kau akhirnya berhenti bertahan dan malah berdiri?” tanya Barbaroy.

“Karena aku sudah selesai bersiap untuk membunuhmu!” Teriak Vermin saat tangan kirinya mulai bersinar dan sesuatu muncul di telapak tangannya.

Itu adalah sebuah pena—sebuah pena bulu yang terbuat dari sesuatu yang memancarkan cahaya seperti permata ungu. Itu adalah Embryo milik Vermin.

“The False Bride—Amanojaku!” serunya saat dia menghancurkan pena itu.

Itu adalah aktivasi dari skill ultimate-nya—kartu as yang telah dia sembunyikan dari anggota Sol Crisis lainnya.

Sesaat kemudian, tubuh Vermin terselimuti cahaya ungu yang mirip dengan cahaya yang dipancarkan Amanojaku.

“Aku memenangkan pertarungan ini!” teriaknya.

“Aku paham apa yang sedang terjadi disini,” kata Barbaroy saat dia menyadari sebuah perubahan dari data yang ditunjukkan oleh skill Reveal-nya.

Stats dan susunan job milik Vermin sekarang sama dengan milik Barbaroy.

Kecuali offense dan defense, yang juga mendapatkan bonus dari equipment, dia memiliki stats yang benar-benar sama seperti Barbaroy.

Mempertimbangkan rekam jejak Vermin, orang bisa menduga kalau itu tidak lebih dari sebuah tipuan, tapi Barbaroy memiliki cukup pengalaman untuk mengetahui kalau bukan seperti itu.

“Jadi itu adalah sebuah skill yang membuatmu bisa melampaui deskripsi dan sepenuhnya meniru kemampuan yang sebenarnya, huh?”

“Kau benar! Ini seperti copy-paste! Sekarang aku memiliki kekuatan yang sama denganmu! Termasuk kekuatan Embryo-mu!”

Barbaroy diam sejenak untuk mempertimbangkan apakah dia sedang membual, dan menyimpulkan kalau kemampuan seperti itu adalah hal yang mungkin.

Fakta bahwa dia harus menghancurkan Embryo-nya untuk mengaktifkan skill itu sudah cukup untuk membuktikannya, pikirnya. Kemungkinan ada juga batasan lainnya. Contohnya, meniru orang dengan total level atau bentuk Embryo yang lebih tinggi mungkin akan membuat hasilnya cacat. Dan kemungkinan skill itu juga memiliki batasan waktu.

Dugaan Barbaroy memang benar, dan itulah sebabnya False Bride berfungsi dengan begitu baik. Bagaimanapun, karena Barbaroy sedang melakukan leveling dari build barunya, level total-nya lebih rendah dari pada Vermin—yang sudah mencapai max—dan Embryo mereka sama-sama berada di bentuk ke-enam.

“Aku menonton pertarunganmu dan sekarang tau bagaimana cara menggunakan skill-mu!” seru Vermin dengan bersemangat. “Skill ultimate-mu yang sangat kuat, skill serangan milik Shield Giant, debuff Binding dari medan gravitasi—aku tau semuanya!”

“Jadi kau fokus melakukan pertahanan untuk menontonku selama yang kau bisa.”

“Tepat! Dan itulah sebabnya sekarang aku bisa bertarung sama sepertimu! Tapi ada satu perbedaan!” Dia merogoh inventory-nya dan mengeluarkan sebuah perisai. “Saat skill ultimate-mu masih dalam masa cooldown, aku tetap bisa menggunakannya tanpa masalah! Heaven’s Weight!”

Vermin menggunakan medan gravitasi yang baru saja dia sebutkan tadi pada pengguna aslinya.

Jarak mereka begitu dekat sehingga gravitasi yang ada di sekitar Barbaroy menjadi 400 kali lebih besar. Meskipun itu tidak cukup untuk membuatnya berlutut, itu tetap membuat Barbaroy tidak bisa bergerak.

Meskipun hanya tiruan, medan gravitasi itu hampir sama kuatnya dengan milik Barbaroy.

“Astro Guard!” raung Vermin saat dia mengikuti langkah yang digunakan Barbaroy saat dia menggunakan skill ultimate-nya. “Kau selesai! Emancipated Giant—Atlas!”

Vermin mengaktifkannya dengan cara yang sama seperti Barbaroy. Dalam sekejap, defense besar yang dia dapatkan dari Astro Guard berubah menjadi attack power yang sama besarnya.

Tidak membuang waktunya, dia menyerbu ke arah Barbaroy. Attack power-nya yang luar biasa membuat setiap langkah yang dia ambil menghancurkan tanah yang ada di bawahnya.

Menerima potensial damage yang luar biasa seperti itu membuat Vermin gemetar dalam kegembiraan.

Ringkasan stats yang ada di sudut pandangannya mengatakan bahwa offense-nya saat ini berada di atas 100,000. Itu lebih rendah dari pada milik Barbaroy karena perbedaan antara bonus equipment yang mereka miliki, tapi itu sudah lebih dari cukup untuk menembus Astro Guard milik Barbaroy.

Vermin sudah yakin dengan kemenangannya.

Karena itu, tindakan Barbaroy selanjutnya membuatnya merasa geli.

“—avity!” Barbaroy meneriakkan sebuah skill, tapi Vermin tidak bisa mendengarnya dengan baik. “Sepertinya kau membutuhkan petunjuk ke-empat. Heaven’s Weight.”

Fakta bahwa dia mengaktifkan medan gravitasi membuat Vermin tertawa. “Dasar tolol! Kau kira itu bisa menghentikan kekuatan—!”

Vermin telah membayangkan dirinya menembus medan gravitasi itu dengan mudah dan mengalahkan Barbaroy.

Namun, apa yang sebenarnya terjadi adalah dia berhenti di tempat sebelum bisa mendekatinya.

“… Huh?” serunya saat dia menjadi sama tidak bisa bergeraknya seperti Barbaroy beberapa saat lalu. “B-Bagaimana bisa?! Aku mendapatkan kekuatan sebesar ini! Seharusnya ini tidak bisa menghentikanku!”

Situasi yang tampak mustahil itu membuatnya bingung. Dia berusaha untuk meloloskan diri, tapi batas waktu sepuluh detik dari Emancipated Giant telah berakhir sebelum dia dapat melakukannya.

“Ke-Ke… Kenapa?” gumamnya, masih sepenuhnya bingung.

“Kau tadi mengatakan kata ‘kekuatan’, kan?” kata Barbaroy sambil menghela nafas. “Apa yang sebenarnya kau katakan?”

Pertanyaan itu semakin membingungkan Vermin. “K-Kekuatan serangan! Offense sialan! Itu begitu besar, jadi kenapa aku tidak bisa bergerak?!”

Saat berada di bawah efek Emancipated Giant, Vermin memiliki attack power di atas 100,000. Meskipun itu lebih rendah dibanding Barbaroy karena dia tidak bisa meniru equipment-nya, itu masih 10,000 kali lebih besar dari orang biasa.

Tak dapat dipungkiri kalau itu adalah kekuatan yang besar. Namun…

“Ya. Attack power,” jawab Barbaroy. “Bukan STR.”

“… Eh?”

Barbaroy menunjukkan jendela stats-nya dan melanjutkan perkataannya, “STR meningkatkan attack power, tapi offense sama sekali tidak mempengaruhi STR, dan Emancipated Giant adalah sebuah skill yang meningkatkan attack power secara langsung. Tidak peduli menjadi seberapa besar offense-mu, STR tidak akan meningkat sedikitpun. Aku punya contoh yang bagus untukmu…” Dia berhenti sejenak dan mengacungkan jarinya. “Jika seseorang mendapatkan senjata yang sangat kuat, apakah STR-nya juga akan meningkat?”

“… Ah.” Vermin akhirnya memahaminya.

Meskipun Emancipated Giant bisa meningkatkan attack power penggunanya dengan pesat, itu sama sekali tidak mempengaruhi kekuatan fisik penggunanya. Tentu saja, karena STR adalah stats yang dibutuhkan untuk menahan efek dari medan gravitasi, skill ultimate itu sama sekali tidak membantu. Jika orang yang Vermin tiru stats-nya tidak dapat bergerak, maka tidak aneh kalau dia juga tidak akan dapat bergerak.

“Huh?” dia tiba-tiba menyadari kalau Barbaroy sebenarnya sedang bergerak di dalam medan gravitasi yang dia aktifkan. “K-Kau…!” Bagaimana bisa?!”

“Ya, aku yakin kau penasaran,” Barbaroy tertawa.

Alasan kenapa dia bisa bergerak adalah skill lain yang dia gunakan sebelum dia mengaktifkan Heaven’s Weight. Itu adalah “Anti-Gravity,” yang, sama seperti namanya, mengurangi gravitasi pada apapun targetnya.

Selama pertarungannya melawan K&R, dia menggunakan skill itu untuk melemparkan perisai, tapi dia juga bisa menggunakannya pada dirinya sendiri untuk meniadakan efek dari Heaven’s Weight.

“J-Jika kau bisa melakukannya, maka aku juga bisa!” kata Vermin.

“Yah, kau memang bisa,” jawab Barbaroy. “Maksudku, jika kau mengetahuinya.

“…!” Vermin terkejut menanggapi hal itu.

“Skill ultimate-mu membuatmu bisa meniru kemampuan orang lain, tapi window-mu tidak menunjukkan rincian dari kemampuan itu.”

“Apa?!” Vermin benar-benar kehabisan kata-kata. Dia tidak tau bagaimana Barbaroy bisa mengetahui hal itu.

“Jika kau memiliki rincian dan sejenisnya, kau tidak akan kesulitan seperti saat ini, dan kau seharusnya tau bagaimana cara meloloskan diri dari medan gravitasi.”

Dia benar. Vermin benar-benar memiliki Anti-Gravity diantara kemampuan yang dia tiru. Namun, dia tidak tau skill mana itu. Bagaimanapun, Barbaroy tidak menggunakannya selama pertarungan melawan Sol Crisis.

Vermin tidak akan bisa mengetahuinya, atau mengatakan nama dari skill itu.

Itu sama sulitnya seperti menebak password dengan jumlah karakter yang tidak diketahui.

Itu adalah batasan dari kemampuan meniru milik Vermin. Dia berpikir kalau dia telah memahami apa yang dia tiru hanya setelah melihat sebagian kecil dari apa yang bisa dilakukan Barbaroy.

Itu sebagian besar karena sifatnya, bukan karena skill-nya, dan itulah sebabnya dia hanya bisa menjadi seorang player rendahan.

“Hal lainnya,” lanjut Barbaroy. “Skill defense yang kau tumpuk itu berguna untuk membantumu menahan semua serangan saat kau membayangkan skill apa yang dimiliki musuh sebelum kau menirunya dan melakukan serangan balasan, kan?”

Vermin terdiam seribu bahasa.

Vermin hampir tidak mengetahui taktik Barbaroy, sementara Barbaroy mengetahui semua tentang Vermin. Itu adalah perbedaan jelas diantara mereka yang berada di lingkup yang benar-benar berbeda dari pada sekedar stats atau kekuatan Embryo.

“Baiklah, waktunya menyelesaikan hal ini,” katanya saat dia berjalan melewati medan gravitasi seolah-olah itu tidak berefek padanya. “Waktu lima menitnya hampir habis.”

Bukannya memegang perisai, dan menggerakkan tangannya seperti tombak dan bersiap mengaktifkan Gauntlet Trigger, skill yang sama dengan yang mengakhiri Dum-dum.

Itu sudah cukup untuk menembus Astro Guard milik Vermin dan melukainya dengan parah.

Barbaroy yang semakin mendekat membuat Vermin membayangkan dirinya terbelah dua, jadi dia menyerah terhadap ketakutannya, dan…

“C-Cancel! Turtleshell Stance! Prostration Barrier! Astro Guard!”

Dia mematikan The False Bride dan kembali ke susunan build aslinya sebelum menumpuk ketiga skill defense itu dan bersujud di tanah.

“Ini lagi? Kau sangat suka bersujud, huh?”

“K-Kau tidak bisa melukaiku saat aku berada dalam kondisi seperti ini! Pertahanan ini sempurna!”

Itu sudah cukup untuk mencegah Barbaroy menyerangnya menggunakan skill ultimate, jadi Vermin berpikir kalau sekarang Barbaroy tidak bisa melakukan apapun kepadanya.

“Kau serius? Menembus pertahanan itu adalah hal yang mudah,” kata Barbaroy, sama sekali tidak mengkhawatirkan hal itu.

“K-Kau hanya membual—” Vermin mencoba mengatakan sesuatu, tapi Barbaroy memotongnya dengan cara mengangkat tubuhnya dan melemparkannya ke dalam salah satu saluran irigasi di dekat sana.

Air yang ada di dalamnya hanya sebatas pinggang orang dewasa.

“Ghbh! Aphayhangkhalakkan?!” Vermin mencoba berdiri dan meneriakkan “Apa yang kau lakukan?!” tapi dia tidak bisa melakukannya. Seolah-olah di dorong ke dasar, dia tidak bisa keluar dari dalam air.

Tak perlu dikatakan lagi, itu disebabkan oleh Heaven’s Weight. Vermin tenggelam di dasar saluran irigasi dan ditahan disana menggunakan medan gravitasi super kuat.

Barbaroy menatapnya dan berkata, “Melakukan PK bukan hanya sekedar membunuh. Meskipun defense-mu besar, kau masih bisa kehilangan HP dan mati karena kehabisan nafas. Dan itulah sebabnya defense ‘sempurna’ mu itu sebenarnya tidak sempurna. Kau akan mati kutu saat seseorang mencoba melukaimu dengan sesuatu selain damage fisik.”

Sulit untuk dikatakan apakah Vermin mendengarkan perkataannya. Yang dia lakukan hanyalah diam tanpa bisa bergerak di dasar saluran irigasi dan mengeluarkan udara dari dalam paru-parunya dengan ekspresi tersiksa di wajahnya.

“Ngomong-ngomong, aku bicara berdasarkan pengalaman disini… kehabisan nafas itu sangat mengerikan,” kata Barbaroy. “Kecuali kau bermain-main dengan pengaturannya, game ini mengubah semua rasa sakit menjadi sekedar dampak biasa, tapi game ini tidak bisa melakukan hal sama pada kehabisan nafas. Hal ini bisa digunakan untuk menghancurkan semangat seseorang. Hal itu telah dikonfirmasi oleh diriku dan Over Gladiator. Tentu, terjun tanpa parasut juga sangat mengerikan, tapi aku tidak bisa melakukannya sebaik pria itu. Dan juga, aku tidak tau apakah kau bahkan mendengarkanku, tapi seorang peniru sepertimu layak mendapatkan petunjuk kelima.”

Sebagai yang asli, dia merasa ada sesuatu yang harus dia katakan.

“Apakah kau sedang belajar, melakukan upacara minum teh, atau bermain sebuah game, memulai dengan meniru orang lain bukanlah hal yang buruk. Semua orang mulai sebagai seorang peniru, tapi saat mereka berusaha untuk memoles apa yang mereka tiru, lama-lama itu akan menjadi milik mereka sendiri.”

Itu sama seperti konsep Shuhari. Faktanya, build dan taktik yang Barbaroy gunakan memiliki berbagai bagian dari build para player yang lebih veteran darinya. Dia meniru mereka, menggunakan data yang dia kumpulkan untuk memoles susunannya, dan pada akhirnya menyelesaikannya.

Itulah sebabnya, meskipun dia merasa itu adalah sebuah kejahatan, dia tidak benar-benar marah tentang Vermin yang meniru dirinya. Hal yang membuatnya marah adalah karena mereka telah merendahkan klan-nya dan fakta bahwa mereka telah menghalangi Ray dan bahkan mengejeknya, meskipun dia sadar kalau dia mungkin pernah mengatakan hal yang mirip saat menjadi ketua Mad Castle.

“Tapi ingat ini…” katanya. “Peniruan tanpa usaha tidak akan membawamu kemanapun.”

Vermin memiliki bentuk, tetapi tidak miliki inti. Dia tidak memberikan segala yang dia miliki untuk melakukan peniruan; dia sudah puas hanya dengan menggunakan nama dan penampilan Barbaroy sambil meniru sifat kasar targetnya.

Di matanya, itulah alasan kenapa Vermin berakhir di dasar saluran irigasi.

Ada satu hal lagi yang ingin Barbaroy katakan. “Oh iya, tentang caramu bertarung… Meskipun yang yang melakukan peniruan adalah skill ultimate-mu, sudah jelas kau membuat sebuah taktik orisinil untuk mendukungnya. Memang ada kesalahan di taktik itu, tapi itu memiliki sinergi yang bagus dengan Embryo-mu. Jika kau sedikit memolesnya, kau bisa…”

Tapi Vermin tidak ada lagi disana untuk mendengarnya. Tubuhnya telah berubah menjadi partikel cahaya, dan hanya meninggalkan sejumlah item.

“Fungsi bunuh diri, huh?”

Memang. Dari pada tersiksa akibat kehabisan nafas selama beberapa menit lagi, dia memilih untuk lari dengan cara bunuh diri. Semangat Vermin telah hancur.

Dengan anggota terakhir mereka menerima death penalty, pertarungan antara Barbaroy dan Barbaroy palsu milik Sol Crisis sekarang sudah berakhir. Meskipun kalah jumlah, Barbaroy asli telah meraih kemenangan telak.

Satu-satunya serangan yang melukainya adalah skill ultimate milik Dum-dum, dan itu juga tidak terlalu banyak mengurangi HP-nya.

Meski begitu, Barbaroy memiliki kesan kalau Sol Crisis bukanlah kelompok yang lemah. Dia tidak tau bagaimana pertarungan akan berakhir jika dia tidak menangani kedua caster itu terlebih dahulu.

Jika dia tidak menghentikan para build AGI, mereka mungkin akan bertahan sedikit lebih lama juga.

Jika Dum-dum memiliki attack power yang lebih besar atau sebuah special reward dengan debuff yang kuat, keadaannya mungkin akan berbalik.

Jika Vermin lebih memahami kekuatan Barbaroy dan melakukan lebih banyak penelitian tentang bagaimana cara menggunakannya, Barbaroy mungkin akan kalah.

Dan terlebih lagi, semuanya akan berbeda jika mereka bekerja sama dan memiliki taktik seperti klan PK sungguhan.

Itu, dan beberapa hal lain, adalah alasan dari kekalahan mereka.

Apa yang Vermin dan anggota Sol Crisis lainnya telah lakukan bisa diperbaiki jika mereka mendengarkan petunjuk kelima. Jika mereka benar-benar ingin menjadi klan PK kelas atas, mereka harus menuangkan lebih banyak usaha kedalam peniruan mereka.

Sol Crisis telah menjadi terlalu besar dengan terlalu sedikit usaha dan berakhir hancur karena hal itu. Sebagai orang yang menghancurkan mereka, sebagai seorang PKer, dan sebagai mantan ketua klan, Barbaroy memiliki perasan rumit akan hal itu.

Namun, itu bukanlah saatnya untuk memikirkan hal itu.

“Baiklah, aku sudah selesai disini, jadi sekarang aku akan bergegas menyusul Ray.”

Tidak akan lama lagi sampai serangan Monochrome kembali dimulai.

Barbaroy sendiri tidak punya cara untuk menangani UBM itu, tapi dia merasa bahwa dia bisa menjadi tank yang bagus untuk junior-nya.

Seorang pria sepertinya, begitu baik dan rawan terseret ke dalam masalah, tentu bisa mengandalkan perlindungan dari senior-nya, pikirnya saat dia bergegas ke dalam desa untuk mencarinya.

PREV | Table of Content | NEXT


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook.