Infinite Dendrogram Volume 7 Chapter 1 A

Volume 7
Chapter 1 – Black Shield (Bagian 1)

Penerjemah: Zen Quarta
Editor: –
Sumber English: J-Novel Club

Paladin, Ray Starling

Nemesis telah mengatakan kalau dia akhirnya berevolusi ke bentuk ketiga. Penantian lama selama sebulan sejak pertarungan melawan Gardranda akhirnya terbayar.

Aku tidak terlalu yakin bagaimana harus menanggapi hal ini karena… aku baru saja bangun, sih. Itu terasa begitu anti-klimaks.

Yah, tentu, aku tidak mau setiap evolusi kami menjadi begitu dramatis dan menegangkan seperti yang pertama kali, tapi setidaknya, evolusi itu bisa datang setelah pertarungan atau sejenisnya, seperti evolusi yang dialami Rook dan Baby.

Aku memberitahukan masalah kecil ini kepada B3, dan menurutnya, evolusi yang terjadi saat Master sedang tertidur bukanlah hal yang langka. Kadang-kadang, Embryo membutuhkan sedikit waktu untuk melakukan proses yang diperlukan, dan penyelesaiannya bisa saja bertepatan dengan saat Master sedang tertidur.

Pada dasarnya, tidak semua evolusi terjadi secara mencolok dan sekejap seperti evolusi pertama kami.

B3 juga menambahkan bahwa “Evolusi seperti ini sering terjadi saat kau memiliki lebih dari cukup Exp dan energi pertumbuhan, tapi kau tidak yakin arah mana yang kau inginkan di bentuk selanjutnya.”

Itu cocok dengan situasiku. Aku berada dua bentuk di belakang Rook, jadi sudah jelas aku memiliki lebih dari cukup Exp dan energi. Dan fakta bahwa evolusi itu akhirnya terjadi hanya bisa berarti bahwa “arah” dari bentuk selanjutnya telah ditentukan.

Pokoknya, ayo periksa bentuk ketiga, pikirku. Aku penasaran latar seperti apa yang akan dimilikinya. Undead? Iblis, mungkin?

Ini mungkin hanya imajinasiku, tapi aku merasa seperti mendengar Miasmaflame Bracer sebelah kananku menjawab dengan, “Kau sudah memiliki iblis disini, kau tau?”

Lalu kami melakukan sarapan dan pergi ke luar untuk menguji bentuk baru itu.

Matahari bersinar cerah, tidak ada satupun awan di langit, dan sebuah angin yang nyaman membelai pipiku. Aku tidak bisa meminta hari yang lebih bagus selain hari ini.

Kami sedang berdiri di halaman milik Shijima. Saat kami sedang sarapan, aku bertanya kepada Farica apakah kami boleh menggunakan tempat ini. Dia mengizinkannya dengan senang hati, tapi dia juga meminta kami untuk tidak memporak-porandakan tanaman yang ada. Meskipun Shijima telah menghilang, Farica melakukan yang terbaik untuk memastikan agar Shijima dan peliharaannya, Gringham, akan merasa seperti di rumah saat mereka kembali, dan kami menghormati pemikiran itu.

“Kau siap?” tanyaku.

“Ya,” jawab Nemesis.

Saat ini dia sedang berada di bentuk pertama, sebuah greatsword, dan aku hendak mengubahnya ke bentuk ketiga.

Bersama kami ada B3 dan Louie, yang tampak cukup tertarik. Farica tidak bisa bergabung karena ada pekerjaan yang harus dia lakukan di rumah.

“Nemesis, bentuk ketiga.”

“Form Shift—[ ]”

“Hm?” Entah kenapa, aku tidak bisa mendengarnya mengatakan nama dari bentuk ini. Rasanya suaranya seperti tenggelam di dalam noise, “Tunggu, Nemesis, apa yang baru saja kau—oh?!”

Dia selesai berubah saat aku masih kebingungan dengan perkataannya, jadi bentuknya saat ini membuatku lengah dan kehilangan keseimbangan.

“Whoa…” Sekarang aku sedang memegang Nemesis dalam bentuk ketiga.

Sejak pandangan pertama, sudah jelas itu memiliki dasar yang sangat berbeda dengan dua bentuk lainnya.

Sementara greatsword dan halberd sudah jelas merupakan senjata, benda ini adalah objek yang cukup besar untuk menutupi seluruh tubuhku.

Itu adalah sebuah perisa bundar raksasa.

Insert1

“Pertama evolusi ini terjadi saat aku sedang tidur, dan sekarang ini,” gumamku. “Evolusi ini mengejutkanku dalam berbagai hal.”

“Aku benar-benar sependapat denganmu,” kata Nemesis. “Harus kubilang, ’Black Shield’ adalah julukan untuk bentuk ini.”

Dari greatsword ke sebuah halberd menjadi sebuah… perisai? Jujur, aku tidak bisa melihat koneksinya disini.

Aku menggenggam pegangan panjangnya dan mencoba menggerakkannya ke segala arah. Benar saja, perasaan ini benar-benar baru bagiku. Mengayunkan perisai  benar-benar memiliki perasaan yang berbeda dibanding mengayunkan pedang dan halberd.

B3 telah mengatakan bahwa evolusi saat tertidur sering terjadi saat Master tidak bisa memutuskan arah yang dia inginkan di bentuk selanjutnya. Jika hal itu benar, bentuk ini menjadi sebuah perisai mungkin disebabkan karena aku melihat B3 bertarung dengan Rosa. Itu telah meninggalkan kesan mendalam pada diriku.

Selain itu, banyak dari pertarunganku sejauh ini telah membuatku berharap agar aku memiliki sarana pertahanan yang—tidak seperti Counter Absorption—tidak memiliki batas penggunaan, jadi hasilnya mungkin dipengaruhi oleh hal itu.

“Meskipun, jika aku benar-benar mempertimbangkan harapanku, aku lebih suka agar bentuk ketiga memberiku cara untuk menghadapi musuh di kejauhan,” gumamku.

“Sekali lagi, aku sependapat denganmu,” Nemesis menghela nafas saat aku mengingat saat dimana aku menjalani latihan tertentu.

*

Itu adalah sebuah pagi biasa di Gideon. Aku sedang berkeliling mencari kenalanku dan bertanya apakah mereka memiliki waktu luang untuk melakukan latih tanding denganku. Saat aku kebetulan bertemu dengan Marie, dia bertanya, “Apakah kau ingin mencoba sebuah latihan yang tidak biasa?”

“Tidak biasa… maksudnya?” tanyaku.

“Tidak biasa karena itu akan membuatmu mengalami sesuatu yang tidak pernah kau rasakan di dalam duel—sebuah pertarungan melawan musuh jarak jauh.”

Aku benar-benar memahami apa yang dia maksud.

Dari latih tanding yang kulakukan, aku telah mempelajari teknik Impact Counter—terima kasih kepada Rosa atas nama ini—dan banyak hal lainnya. Namun, karena aku hanya melakukan latih tanding di dalam barrier arena, dimana luas tempatnya terbatas dan lawanku sudah jelas, semu trik baruku hanya bisa digunakan dalam pertarungan satu lawan satu dan saling berhadapan.

Marie mengatakan kalau semua latihan itu bisa menyebabkan kemampuanku sebagai seorang pemain lebih condong dalam beberapa situasi tertentu, dan dia menyarangkan latihan ini untuk menghindari hal itu.

Desain latihannya sederhana: pertama kami pergi keluar, jauh dari barrier. Dia menciptakan jarak yang cukup jauh diantara kami, dan kemudian dia mulai menyerangku, sambil memastikan diriku tidak mati.

Dia berkata kalau aku bisa melawan balik, jadi aku menjadi bersemangat dan mempersiapkan diriku untuk apa yang kupikir akan menjadi pertarungan yang menarik.

Akan tetapi, aku menerima kenyataan yang pahit.

Aku tidak bisa melakukan apapun terhadapnya. Tentu, aku bisa bertahan melawan serangannya, tapi aku bahkan tidak bisa melancarkan satu serangan balik pun.

Marie menyerangku dari jarak yang tak mungkin bisa kucapai dan bergerak dengan kecepatan yang tak bisa kuikuti, bahkan saat aku menaiki Silver. Latihan itu berakhir dengan diriku yang tak dapat mendaratkan satu seranganpun padanya.

Mengingat aku bisa menunjukkan performa yang cukup bagus dalam latih tanding kami di dalam arena, hasil ini membuatku sedikit terkejut.

Akibatnya, aku dan Nemesis menyadari betapa lemahnya kami saat melawan serangan jarak jauh.

Aku tidak memiliki cara untuk mengalahkan siapa saja yang terus berada di jarak yang tak bisa kujangkau. Marie sepenuhnya sadar akan hal itu, dan dia memberiku latihan ini sebagai pengingat.

Karena hal itu, aku dan Nemesis memikirkan hal yang sama:

Kuharap evolusi selanjutnya adalah sebuah serangan jarak jauh.

PREV | Table of Content | NEXT


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook.

8 Comments Add yours

  1. Ray Starling says:

    mksh sdh tl min, mhn dlnjtkn.

    Like

  2. Galleas34 says:

    “Lalu ‘KAMU’ melakukan sarapan dan pergi ke luar untuk menguji bentuk baru itu.”

    Mungkin maksudnya kami.

    Like

  3. Lolicon says:

    Lamjut trus min, Seru

    Like

  4. Adestiarini says:

    makasih min,, finally

    Like

  5. Sam M Sukron says:

    Ahirnya yang di tunggu tunggu makasih minnn

    Like

  6. Seika Ushizu says:

    Berasa pendek ya? :’v Thanks for the update Bang Zen

    Lapor bagian salah pengetikannya nih Bang Zen
    • “Lalu melakukan sarapan dan pergi ke luar untuk menguji bentuk baru.”

    • “… dan dia latihan ini untuk menghindari hal itu.”

    Thanks

    Like

  7. Albarn says:

    Apakah nanti perisai nya akan jadi Boomerang ?

    Thanks for update bang Zen~

    Like

Leave a Reply to Adestiarini Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s