Infinite Dendrogram Volume 3 Prolog

Volume 3
Prolog – Salah Satu yang Terkuat Di Timur

Penerjemah: Zen Quarta
Editor: –
Sumber English: J-Novel Club

Sebelah Barat Caldina, Gurun Valeria—sebuah wilayah yang berbatasan dengan Kerajaan Altar

Sebelum fajar menyingsing, angin bertiup di atas padang pasir yang tampak remang-remang, dan dengan lembut menerbangkan pasir yang ada di sana. Itu adalah angin laut timur yang datang jauh dari laut barat, dan melewati Kerajaan Altar untuk sampai kemari.

Caldina adalah negara gurun. 99% wilayahnya adalah gurun tandus, sedangkan 1% sisanya adalah oasis.

Sebuah wilayah yang tidak subur—jika tidak benar-benar mematikan—bukanlah tempat yang bagus bagi sebuah negara untuk berkembang, tapi Caldina terletak di tengah-tengah benua. Negara itu menjadi makmur karena menjadi pusat perdagangan antara dua negara timur (Huang He dan Tenchi) dan tiga negara barat (kerajaan, kekaisaran, dan negeri peri). Tapi negara itu juga kaya akan sumber tambang, bijih besi, dan reruntuhan yang penuh dengan item sihir. Segala masalah pangan yang mungkin terjadi karena kurangnya wilayah subur dapat dengan mudah di atasi oleh perdagangan dari kekayaan seperti itu.

Caldina dapat disimpulkan kedalam tiga kata, yaitu “gurun,” “kekayaan,” dan “perdagangan.” Padang pasir yang merupakan sebagian besar wilayahnya menjadi sebuah jalan yang menghubungkan timur dan barat, menciptakan sebuah aliran kekayaan yang sangat besar.

Jalan itu mirip dengan apa yang orang Bumi sebut sebagai “Jalur Sutra”.

Di salah satu jalan itu, terdapat sebuah barisan yang terdiri dari sepuluh kereta naga yang cukup besar, disebut sebagai kereta naga karena mereka ditarik oleh para Demi-Dragon.

Dari desainnya, dapat dipastikan bahwa mereka bukan berasal dari Caldina, tetapi dari Huang He. Meskipun merupakan hal yang langka bagi negara timur untuk melakukan pengiriman ke negara barat tanpa berhenti di negara gurun, tetapi itu bukan berarti hal itu tidak pernah terjadi. Namun, ada dua hal pada kereta-kereta itu yang akan membuat orang-orang merasa heran.

Pertama adalah fakta bahwa masing-masing kereta itu mengibarkan bendera Huang He. Meskipun ada beberapa kereta naga milik para pedagang memiliki pola yang menunjukkan dari negara mana mereka berasal, tetapi tidak ada satupun dari mereka yang mengibarkan bendera.

Keanehan kedua bukan terdapat pada keretanya, tetapi pada orang yang duduk di atas atap salah satu kereta di barisan paling belakang. Orang itu memandang jejak roda yang tertinggal di jalan dan pemandangan sebelum fajar yang ada di sekelilingnya. Menikmati pemandangan itu, orang itu meniup item mirip pipa tembakau yang terletak di ujung sesuatu yang seharusnya merupakan mulutnya dan secara terus-menerus mengeluarkan gelembung sabun ke udara.

Jika hanya hal itu yang orang itu miliki, maka banyak orang tidak akan menganggapnya “aneh”, melainkan orang yang “eksentrik”. Namun, bukan tindakan lah yang memunculkan pendapat seperti itu, melainkan penampilannya secara keseluruhan.

Kaki orang itu terlalu panjang. Meskipun pakaian mirip daoshi panjang yang dia kenakan mampu menutupinya dengan baik, itu tidak dapat menyembunyikan panjangnya yang tidak normal.

Tinggi total orang eksentrik itu 4 metel, dan kakinya menyumbang separuh lebih dari tinggi itu. Kaki itu akan mengingatkanmu pada pemain egrang yang sering kau lihat di sirkus. Namun, tangan orang itu juga cukup panjang. Ada satu hal yang membuat tangan orang itu tampak sangat panjang, sih. Hal itu adalah kelima ‘jari’ tipis yang terlihat lebih mirip seperti bilah pedang yang sedang dia gunakan untuk memegang pipa yang ada di mulutnya.

Tangan itu begitu panjang dan harus ditekuk dengan cara yang aneh hanya agar orang itu dapat memegang pipa yang ada di mulutnya dan meniupnya saat dia menikmati pemandangan yang lewat di sekelilingnya.

Tampang orang itu juga sangat aneh. Ada jimat yang terpasang pada topi yang Ia pakai, yang menggantung ke bawah dan menyembunyikan wajah orang eksentrik itu. Saat digabungkan dengan pakaian daoshi, hal itu membuat orang itu terlihat seperti jiangshi yang terdapat di film-film China.

Penampilan yang jelas-jelas terlihat aneh itu membuat orang itu tampak lebih mencolok dari hal lain yang ada di dunia ini. Di saat yang sama, orang itu mengeluarkan aura intimidasi yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, tetapi bagi yang dapat merasakannya, aura itu jelas benar-benar ada.

Orang eksentrik itu sungguh abnormal dan mencengangkan sehingga hanya dengan keberadaannya saja sudah cukup untuk membuatnya tampak seperti ancaman bagi dunia ini. Namun, meskipun terlihat begitu mengancam, orang itu hanya berdiam diri sambil menikmati pemandangan gurun dan gelembung yang beterbangan di udara.

“Master Xunyu!” Tak lama kemudian, seseorang memanggil orang mirip jiangshi itu menggunakan nama tersebut.

Sumber suara itu adalah seorang bocah laki-laki yang terlihat berumur sekitar 10 tahun. Dia mencoba untuk naik ke atap yang sama dengan yang di duduki Xunyu. Karena kereta naga itu tidak memiliki tangga, bocah itu kesulitan untuk melakukan hal itu.

Faktanya, karena kendaraan itu sedang bergerak, maka akan menjadi skenario yang wajar jika dia akan jatuh.

Menyadari hal itu, Xunyu menggunakan salah satu tangan panjangnya untuk memegang tengkuk bocah itu dan menariknya ke atas atap. Dan dengan demikian, bocah itu dapat naik dengan aman ke tempat yang sama dengan jiangshi eksentrik itu. Meskipun jari yang memegang bocah itu terlihat seperti bilah pedang, tidak ada sedikitpun kerusakan pada pakaiannya yang terlihat mewah maupun kulitnya yang rapuh.

“Ah! Terima kasih banyak, Master Xunyu!” kata bocah itu.

“Kau benar-beNar bangun pagi, Cang,” jawab Jiangshi itu.

Meskipun intonasi Xunyu terdengar aneh, bocah yang dipanggil “Cang” itu kelihatannya tidak memperdulikan hal itu dan memberikan balasan sambul tersenyum.

“Tidak sepagi dirimu, Master Xunyu.”

“… Kau tau, mendapatimu memanggilku ‘master’ membuatku cukup tiDAK NYAman.”

Bocah itu melihat jiangshi itu dengan mata berbinar, yang membuat Xunyu menghela nafas panjang dan meniup lebih banyak gelembung.

Nama asli Cang adalah “Canglong”—yang berarti “Azure Dragon.” Di Kekaisaran Huang He, satu-satunya orang yang boleh memiliki nama yang di dasarkan pada jenis naga yang akan para Master anggap sebagai sesuatu yang ‘ketimuran’ adalah keturunan laki-laki asli dari sang Kaisar, yang berarti bahwa bocah Cang itu termasuk keluarga kekaisaran. Lebih tepatnya, dia adalah anak ketiga dari kaisar saat ini.

Benar—alasan kenapa kereta-kereta naga ini tidak seperti yang dimiliki oleh para pedagang adalah karena mereka bertugas untuk mengawal keluarga kekaisaran menuju kerajaan.

“Kita akan segera sampai di perBATASan,” kata Xunyu.

“Benar sekali, Master Xunyu!” kata bocah itu dengan gembira. “Ngomong-ngomong, apakah kamu sebelumnya pernah mengunjungi Kerajaan Altar?”

“Nggak bisa bilang kalau aku pernah kESAna, tapi pria berkostum alie—‘Spirit Turtle’ atau ‘Linggui’ atau terserah kau mau panggil dia apa—berkata kalau dia pernah kesana seKALi.”

“Master Gray ɑ Centauri? Apa yang dia katakan tentang tempat itu?”

“… Tampaknya, dan katanya, ‘Ada kostum yang menarik di sana.’”

“Kostum?” Bocah itu tampak cukup bingung.

Saat mereka sedang melakukan percakapan seperti itu, barisan kereta naga itu akhirnya sampai di perbatasan Kerajaan Altar.

Petugas kerajaan melakukan beberapa formalitas yang diperlukan untuk mengizinkan mereka memasuki negara itu. Mereka terlihat benar-benar gugup saat melakukan hal itu, sementara dua orang yang sedang duduk di atap terlihat sama sekali tak terganggu. Kegugupan juga dirasakan oleh para petugas dan chamberlain kekaisaran. Sudah jelas bahwa mereka ingin mengatakan sesuatu, tetapi penghormatan mereka pada status Cang dan Xunyu secara umum membuat mereka ragu untuk melakukannya.

Cang adalah bocah yang penuh rasa ingin tau. Karena sifatnya itu, dia sering menyapa orang yang bukan merupakan keluarga kekaisaran dengan cara yang sangat santai. Namun, tidak banyak dari mereka yang menjawabnya sama seperti Xunyu. Sebagian besar akan bersikap merendahkan diri mereka, dan mengingat status bocah itu, perbuatan mereka adalah sesuatu yang tepat. Namun, Xunyu, spesial—bahkan di antara para Master—dan oleh karenanya dia diizinkan untuk memberikan tanggapan dengan cara yang berbeda.

Sudah sekitar satu jam berlalu sejak mereka melintasi perbatasan antara Caldina dan Altar dan mulai melalui Cruella Mountain Belt.

Orang-orang kerajaan sudah memberitahu mereka tentang Gouz-Maise Gang yang memiliki tempat persembunyian di wilayah ini. Mereka mengatakan bahwa kelompok itu dipimpin oleh duo undead-gladiator yang sangat kuat, dan bahwa—meskipun mereka hanya berfokus pada penculikan—kemungkinan mereka akan menyerang kereta naga tidaklah nol dan menyarankan agar mereka tetap waspada.

Masalah itu jelas bukanlah sesuatu yang dapat diabaikan hanya dengan meningkatkan kewaspadaan mereka, tetapi petugas kerajaan tidak mengatakannya hal lain. Tapi, itu bukan berarti mereka bersikap tak acuh. Mereka tidak mengatakan hal lain karena “tetaplah waspada” sudah lebih dari cukup bagi rombongan kereta naga itu.

“… Ada bau bUSUk.” Xunyu tiba-tiba berbicara sambil mengendus. “Ini bukan bau undead, sIH. Cang, menunduklah seDIKit.”

“Baiklah!” Bocah itu menuruti perkataan jiangshi itu dan berbaring tengkurap di atas atap kereta itu. Sesaat kemudian, tangan panjang milik Xunyu mengeluarkan sebuah kilatan.

Dua detik setelah itu, mereka berdua mendengar sesuatu yang menancap di tanah basah dekatnya.

Mereka yang berpengetahuan di bidangnya akan langsung tau bahwa objek itu adalah sebuah peluru senapan.

Tanpa mengatakan apapun, Xunyu menatap tajam melalui jimat yang menutupi wajahnya dan mengamati wilayah bebatuan yang terletak beberapa ratus metel dari mereka.

***

Caldina adalah daratan yang menghubungkan timur dan barat, menciptakan sebuah lalu lintas emas dan kekayaan lainnya dalam jumlah besar.

Juga, dengan adanya kemungkinan kehancuran Kerajaan Altar, ada banyak pedagang kaya yang mulai meninggalkan negara itu untuk pindah ke negara-negara timur dan Caldina itu sendiri. Apakah mereka akan pergi menuju atau keluar dari negara gurun, mereka yang melintasi perbatasan selalu membawa harta kekayaan.

Karena hal itu, banyak serigala yang lapar akan kekayaan yang akan menunjukkan taring mereka kepada mereka yang melintasi wilayah itu.

“Peluru pertama gagal mengenai target. Aku minta maaf. Tampaknya aku meleset.”

Di wilayah bebatuan yang ditatap oleh Xunyu, seorang wanita sedang berbaring sambil memegang senapan berteropong besar di tangannya.

Dia tidak sendirian, karena ada lebih dari dua puluh orang yang bersembunyi di bebatuan yang ada di sekitarnya. Masing-masing dari mereka sudah mempersiapkan senjatanya saat mereka memusatkan mata mereka pada kereta naga yang terletak beberapa ratus metel dari tempat itu.

Mereka adalah penjahat. Tetapi hanya dengan hal itu sama sekali tidak akan membuat mereka terlihat spesial, tetapi kelompok itu memiliki ciri yang sama.

Pada masing-masing punggung tangan kiri mereka terdapat tato yang unik, Tato itu menandakan bahwa orang-orang ini adalah Master—player dari game bernama Infinite Dendrogram dan makhluk abadi yang mengendalikan kekuatan spesial yang dikenal sebagai “Embryo.”

Nama kelompok itu adalah Goblin Street. Itu adalah nama dari klan PK yang sama dengan yang ambil bagian dalam blokade wilayah di sekitar Ibukota Kerajaan Altar, menyerang siapapun yang mencoba melewati Wez Sea Route yang menuju ke kota pelabuhan di sebelah barat ibukota. Kejadian itu disebabkan oleh seseorang yang menyewa tiga klan PK dan seorang player killer solo untuk melakukannya. Meskipun keempatnya—Goblin Street, K&R, Mad Castle, dan Superior Killer—semuanya berfokus pada player killing, mereka memiliki motif yang berbeda.

Tujuan Mad Castle adalah untuk merampok dan menciptakan dominasi pada player lain sambil berperan sebagai penjahat.

Tujuan K&R adalah untuk memburu player lain.

Superior Killer bertindak sebagai pembunuh bayaran yang memberikan death penalty kepada player seseorang dengan permintaan penyewanya.

Dan terakhir, Goblin Street adalah sekelompok bandit yang menyerang dan merampok siapa saja.

Selama kejadian blokade itu, satu-satunya tempat dari keempat wilayah dimana tian dilukai, dirampok, dan dibunuh adalah Wez Sea Route—tempat yang ditangani oleh Goblin Street. Karena hal itu, klan tersebut adalah satu-satunya yang masuk ke dalam daftar pencarian kerajaan dari keempat entitas yang bersalah.

Di dalam Infinite Dendrogram, pembunuhan dan perampokan di antara para player tidak dianggap sebagai sebuah kejahatan. Hal itu karena hukum milik para tian tidak memiliki kekuatan terhadap perselisihan di antara para Master.

Namun, hal yang sama tidak dapat dikatakan pada kasus dimana Master melakukan kejahatan terhadap para tian.

Sama seperti NPC kriminal, player seperti itu akan dimasukkan kedalam daftar pencarian di sebuah negara, atau—jika kejahatannya sangat parah—di daftar pencarian di setiap negara.

Jika titip respawn milik seorang Master terletak di negara dimana mereka masuk ke dalam daftar pencarian, mendapatkan death penalty akan menyebabkan player tersebut melakukan respawn di save point yang terletak di gaol.

Itulah alasan kenapa aktivitas Goblin Street saat ini dilakukan di dekat perbatasan.

Setelah mereka tidak dapat lagi menggunakan save point kerajaan karena masuk ke dalam daftar pencarian, salah satu Superior kerajaan—Lei-Lei the Prodigal of Feast—telah memberikan death penalty kepada semua anggota yang online pada saat itu. Meskipun ada beberapa yang bisa respawn di negara lain, ada banyak yang tidak memiliki save point di luar kerajaan dan dikirim ke gaol, membuat separuh dari anggota klan keluar.

Tentu saja, kerusakan yang diterima oleh kelompok itu parah, dan tidak aneh jika kelompok itu menghentikan aktivitas mereka dan membubarkan klan. Faktanya, itulah yang terjadi pada klan lain yang ambil bagian dalam blokade itu: Mad Castle. Meskipun tidak masuk ke dalam daftar pencarian, klan itu bubar setelah mereka dimusnahkan oleh Figaro.

Di sisi lain, Goblin Street memindahkan save point mereka ke Caldina dan masih melanjutkan perburuan mereka di kerajaan. Mereka menyelinap melalui perbatasan negara disebelah timur dan kembali memulai aktivitas mereka. Karena tempat itu sangat dekat dengan Caldina, itu jauh lebih nyaman dari Wez Sea Route yang sebelumnya mereka tempati. Faktanya, Cruella Mountain Belt sangat bagus bagi para bandit sampai-sampai kelompok penjahat terkenal, Gouz-Maise Gang, memilki tempat persembunyian di sini. Sungguh, menemukan tempat yang lebih nyaman bagi para bandit selain tempat ini adalah tugas yang sulit.

Tentu saja, karena Goblin Street merupakan sekumpulan player killer dan kriminal, ada kemungkinan bahwa mereka akan diburu oleh para petualang atau diserang oleh kelompok penjahat yang ada di dekatnya seperti Gouz-Maise Gang yang telah disebutkan sebelumnya. Namun, Goblin Street bukanlah sejenis kelompok yang takut pada skenario seperti itu.

“Hei, apa-apaan itu?” kata salah seorang dari mereka. “Bukankah kau bilang bahwa mengganti job-mu menjadi Sharpshooter mengubah jarak efektif tembakanmu menjadi 1000 metel?”

“Tampaknya aku salah memperhitungkan kecepatan kereta itu,” jawab wanita itu. Mereka sedang membicarakan sniping yang ingin dia lakukan kepada orang yang ada di kereta naga itu. Semua orang—termasuk dirinya—berpikir bahwa dia meleset.

Tidak—bukan semua orang. Ada satu pengecualian.

“Kau salah, Neeala. Kau tidak meleset. Peluru itu telah ditangkis.”

“Apa yang kau maksud, boss?” tanyanya.

Pria yang barusan berbicara adalah seorang pemuda berambut merah. Tubuh bagian atas tertutupi jaket dengan warna yang sama dan memiliki motif bulu singa di bagian lehernya. Namun, tidak seperti warna rambutnya yang terlihat alami, warna crimson yang ada pada jaketnya hanya terlihat seperti hanya dicelupkan pada pewarna pakaian.

“Kau menembakkan sebuah peluru, dan si aneh itu menangkisnya,” katanya. “Cuma itu.”

“Tapi itu mustahil,” jawab gadis itu. “Peluru itu lebih cepat dari suara.”

Aku bisa melakukannya, kau tau? Dan dapat diasumsikan bahwa orang lain juga dapat melakukannya,” pria berambut merah itu mengatakan hal itu dengan santai.

Perkataannya menyebabkan keributan diantara orang-orang yang ada di sekelilingnya. Itu bukan karena pernyataan bahwa boss mereka sendiri dapat melakukannya, tetapi dugaan bahwa musuh juga dapat melakukan hal itu.

Mereka percaya dan tau kalau ketua mereka dapat menangkis sebuah peluru. Dia adalah King of Burglary, Eldridge. Mendapatkan takhta Superior Job dari burglar grouping di tangannya, dia dinilai sebagai salah satu player killer terkuat di kerajaan.

Saat klan-nya dihancurkan oleh Superior, dia kebetulan sedang offline. Karena itu, dia berhasil selamat dari kejadian itu tanpa terluka sedikitpun. Namun, para anggota Goblin Street benar-benar yakin bahwa seorang Superior-pun tidak akan mampu mengalahkan ketua mereka. Para anggota percaya bahwa Goblin Street akan tetap hidup dan aktif selama mereka memiliki dirinya.

Eldridge melihat ke arah kelompok kereta naga yang terletak beberapa ratus meter di depannya.

“Orang aneh itu mungkin memiliki salah satu Superior Job milik Huang He,” kata Eldridge. “Kita tidak akan membiarkan hal itu menghentikan kita, sih. Aku dapat menangani orang itu sendirian. Kalian semua serang orang-orang lemah yang keluar setelah aku selesai. Itu saja.”

Dia kemudian membuka tangannya dan merentangkannya ke belakang. Sesaat kemudian, telapak tangannya dipenuhi oleh kekuatan dan niat membunuh, membuatnya terlihat seperti dia sedang menarik busur panah sampai batasnya.

Otot-ototnya berderak saat dia membuka dan menutup telapak tangannya. Itu hanyalah kebiasaan yang dia lakukan untuk menunjukkan niatnya untuk merampas benda milik orang lain.

“Grater Pickpocket… Greater Takeover… set!” teriaknya.

King of Burglary memiliki tiga skill unik, yang semuanya menggunakan telapak tangannya.

Di tangan kanannya, dia mempersiapkan sebuah skill yang merampas item milik seseorang: Greater Pickpocket. Skill itu membuatnya dapat mengambil setiap transferable item di dalam jarak efektifnya, radius 100 metel, dan dengan paksa menyimpan item tersebut ke dalam inventory-nya sendiri. Bahkan skill tersebut dalam merampas sebuah kereta naga, membuatnya menjadi sebuah skill yang sangat ditakuti.

Di tangan kirinya, dia mempersiapkan sebuah skill yang merampas hidup seseorang: Greater Takeover. Selama mereka berada di dalam jarak efektif, Eldridge dalam menggunakan skill ini untuk mengambil bagian tubuh musuh. Semua yang pas dalam genggamannya dalam dia ambil dari jarak jauh dan berakhir menjadi miliknya.

Aku akan mengincar kereta naga yang di duduki orang aneh itu, pikir Eldridge. Karena skill Identification-nya yang sudah mencapai level max, dia dapat dengan mudah mengetahui bahwa kereta naga itu spesial. Itu adalah sebuah save point bergerak.

Kekaisaran Huang He sangat maju dalam hal pembuatan item sihir, tapi kendaraan itu tetap saja mencolok bahkan setelah mempertimbangkan hal itu. Bagi Eldridge, yang telah kehilangan save point di kerajaan, itu adalah sesuatu yang harus bisa dia rampas.

Kereta naga itu berjarak sekitar 300 metel. Dilihat dari kecepatannya, dia memperhitungkan bahwa kereta itu akan masuk ke dalam jarak efektifnya dalam satu atau dua menit.

Eldridge berencana untuk mengambil kereta naga tempat ‘orang aneh’ itu duduk, dengan paksa mengacaukan postur orang eksentrik itu dan memberikan kesempatan baginya untuk mengambil kepalanya.

Dia yakin semua akan selesai hanya dengan itu.

Perlu dicatat bahwa perhitungan Eldridge tidaklah salah.

Jika kondisinya sama seperti yang dia perkirakan, semuanya mungkin akan berjalan sesuai dengan rencananya. Namun, dia salah memperhitungkan sebuah kondisi tertentu.

Dia menduga bahwa Xunyu hanyalah seorang pemilik Superior Job dari Huang He.

Sayangnya, ada sebuah perbedaan besar antara dugaannya dan kenyataan yang ada.

“Orang aneh itu turun…?” kata Eldridge sambil mengangkat alisnya.

Sama seperti yang dia katakan, Xunyu tidak lagi duduk di atas atap kereta.

Lengan jiangshi itu bahkan tampak lebih panjang dari pada saat Xunyu duduk sebelumnya.

Dari jauh, kesan keseluruhan yang diberikan oleh orang eksentrik itu lebih dekat kepada “tiang listrik” dari pada “manusia.”

“Apakah kita akan di serang?” teriak salah seorang bandit.

“Apakah serangan pertama tadi memberitahu posisi kita?!” teriak bandit lain.

“Waspadalah! Job yang bisa kau ambil di timur berbeda dengan yang ada di barat! Kau tidak bisa menduga apa yang akan terjadi!”

Saat klan-nya mulai meributkan perubahan situasi itu, Eldridge mengamati Xunyu dalam diam.

… Ini mungkin akan buruk, pikirnya, dan bukan tanpa alasan. Apakah itu karena skill Danger Sense yang dia ambil atau karena insting bawaan lahirnya, dia merasa bahwa dia sedang dalam bahaya.

Namun, dia merasakan hal yang sama pada banyak boss monster, Master, atau tian yang telah dia temui selama memainkan game ini, dan dalam kejadian yang tak terhitung jumlahnya itu, dia selalu berada di atas.

Bahkan setelah memperhitungkan bahaya yang ada, Eldridge—pemilik Superior Job yang dikenal sebagai “King of Burglary—tidak berpikir bahwa orang eksentrik itu bisa menang.

Sekarang karena orang aneh itu sudah turun dari kereta, bisa diduga kalau dia akan melancarkan serangan, pikirnya. Tapi, aku hanya harus menunggu si sialan itu masuk ke dalam jarak efektifku dan mengambil kepalanya sebelum terjadi apapun.

Dengan pemikiran seperti itu, dia segera mengubah skill yang ada di tangan kanannya menjadi Greater Takeover.

Karena pakaian panjang yang dipakai jiangshi itu, Eldridge tidak dapat menduga seperti apa bentuk tubuh yang ada dibaliknya, tapi dia membayangkan bahwa Xunyu akan mati pada saat dia mengambil kepalanya.

Tidak ada yang salah dengan pemikiran itu. Kehilangan organ vital akan berarti kematian pada semua orang. Setelah membunuh banyak orang dengan cara ini, Eldridge mengetahui hal itu lebih baik dari siapapun.

Dan hal itu juga berlaku pada Xunyu.

“Orang aneh itu tidak berger—Ghuh… Ah?”

Eldridge mulai mengemukakan kebingungannya atas kurangnya pergerakan dari jiangshi itu. Tapi sebelum dia dapat menyelesaikan perkataannya, suaranya digantikan oleh aliran darah yang deras.

Faktanya, cairan merah mulai mengalir dari setiap lubang yang ada di kepalanya—mulut, hidung, telinga, dan mata.

Darah yang mengalir dari ketujuh lubang itu mewarnai wajahnya dengan warna crimson.

“U-UAAAHHH!” salah satu bawahannya berteriak. “B-BOSS?!”

“Hei! Dimana healer kita?! Tunggu, tidak, seseorang berikan Elixir kepadanya!”

Saat anggota klan-nya mulai panik, Eldridge diselimuti oleh kesunyian yang misterius. Dia bahkan hampir tidak dapat lagi mendengar suara yang paling kuat. Memiringkan kepalanya kesamping, dia menyentuh dadanya.

… Oh, aku paham, pikirnya sambil mengalihkan pandangannya ke arah Xunyu. Di tangan kanan jiangshi itu—yang lebih terlihat seperti cakar logam yang menakutkan—terdapat sebuah objek berwarna merah gelap.

Objek itu terlihat sangat mirip dengan jantung.

… Aku telah dirampok.

Sesaat setelah dia menyadari apa objek itu sebenarnya, pria yang dikenal sebagai salah satu player killer terkuat di kerajaan hancur menjadi partikel-partikel cahaya, dan menghilang.

“B-BOOOOOSS!”

“Ap…? E-eh?!”

Kematian pria kebanggaan mereka yang misterius dan tiba-tiba membuat anggota klan yang tersisa menjadi panik dan berteriak.

“Terlalu laMBat.”

Namun, bahkan sebelum mereka selesai melakukan hal itu, Xunyu—yang barusan berada sejauh 300 metel dari tempat itu—tiba-tiba berdiri di tengah kelompok mereka.

Seorang wanita dengan buru-buru mencoba mengarahkan senapannya, seorang pria segera mengayunkan pedangnya, dan yang lainnya segera mencoba menggunakan skill Embryo mereka, tapi jiangshi itu bergerak lebih cepat dari semua orang yang ada di sana.

Gerakan itu hanyalah sebuah putaran sederhana. Xunyu menekuk tubuh tingginya dan memutar tangan panjangnya. Sesaat kemudian, orang-orang yang berada di sekitar jiangshi itu telah terpotong kecil-kecil dan jatuh ke tanah seperti potongan buah.

Beberapa dari mereka mengenakan aksesoris yang dapat mencegah fatal damage, tapi Xunyu memastikan untuk memotong mereka dengan begitu teliti sampai hal itu tidak ada gunanya.

Damage yang sangat besar itu segera membunuh mereka, dan kerusakan parah pada tubuh mereka tidak menyisakan waktu untuk resurrection, dan membuat mereka menghilang hampir dalam sekejap.

Setelah mereka menghilang, apa yang tersisa hanyalah suara pepohonan yang menari karena angin dan bayangan sangat panjang yang tercipta karena Xunyu berdiri dibawah cahaya mentari pagi.

Itulah bagaimana klan PK yang dikenal sebagai Goblin Street merasakan pembantaian yang kedua kalinya.

Semua itu terjadi dalam waktu kurang dari dua menit setelah Xunyu turun dari kereta naga.

“Hadeh, ini memBOsankan,” kata jiangshi itu sambil mengeluarkan pipa-nya dari dalam inventory dan kembali meletakkannya di mulutnya. “Apakah Superior Job kerajaan hanya sampai seJAuh in?”

Meniup gelembung dari pipa sambil menghela nafas, Xunyu menggunakan cakar tajam yang ada di tangannya—Superior Embryo yang baru saja memotong lebih dari dua puluh orang, untuk menggaruk kepalanya dengan lihai. “Ini membuatku bertanya-tanya apa yang bisa kuharapkan dari Superior neGAra iNi.”

Kembali menghela nafas karena rasa bosan, Xunyu, sang Superior dari Kekaisaran Huang He, kembali ke kereta naga.

***

“Kerja bagus, Master Xunyu!” kata Cang.

“Sungguh penampilan yang menakjubkan!” kata salah seorang chamberlain. “Geomancer mengatakan bahwa para bandit itu adalah kumpulan dari banyak Master, tetapi anda mampu menangani mereka semua sendirian!”

“Seperti yang diharapkan dari salah satu Huang He Si Ling—empat besar kekaisaran!” tambah salah seorang pejabat negara. “Sungguh, hanya Master Xunyu yang pantas menyandang gelar ‘Landmine,’ ‘Devine Speed,’ dan ‘Yinglong.’”

Setelah kembali ke kereta naga, Xunyu dihujani oleh pujian semacam itu. Namun, meskipun mengatakan hal positif, semua orang selain Cang terlihat sedikit takut pada jiangshi itu.

“Itu tidak seBErapa,” kata Xunyu. “Tapi, pekerjaan tetaplah pekerjaan, dan karena ini terjadi terlalu pagi, hal ini membuatku cukup ngAntuk.” Perkataan itu membuat para chamberlain dan petugas segera meninggalkan kereta naga milik Xunyu. Cang, juga, sedikit membungkuk dan keluar dari kereta itu.

Ditinggal sendirian, Xunyu duduk di sebuah sofa panjang buatan khusus dan kembaku menghela nafas. “Karena Cang begitu polos, caranya memujiku memiliki daYA taRik tersendiri, tapi para orang dewasa penJilat itu sungguh memUakan.”

Namun, tidak ada seorangpun yang bisa menyalahkan perilaku mereka. Mereka sedang mengantar keturunan kekaisaran—Cang—ke Kerajaan Altar untuk sebuah misi yang sangat penting sampai-sampai Xunyu sendiri tidak diberitahu misi apa itu. Mereka telah menduga bahwa perjalanan ini akan dipenuhi oleh banyak serangan seperti yang baru saja terjadi, dan perlindungan dari jiangshi itu adalah hal yang sangat diperlukan.

Namun, Xunyu adalah seorang Master—salah seorang pemegang kekuatan unik yang membuat keberadaan mereka di dunia ini hilang-timbul. Jika Xunyu kebetulan meninggalkan dunia ini—untuk “log out”—untuk waktu yang lama, mereka tidak akan pernah dapat menyelesaikan tugas mereka. Belum lagi kepala mereka akan menggelinding jika sesuatu terjadi kepada Pangeran Cang.

Awalnya, tugas untuk mengawal misi ini sama sekali tidak masuk ke dalam jadwal milik Xunyu, dan si eksentrik itu pasti akan membiarkan mereka begitu saja. Satu-satunya alasan kenapa jiangshi itu menerima tugas itu adalah fakta bahwa misi itu pergi menuju ke ibukota kerajaan di saat bersamaan dengan Xunyu yang akan pergi ke negara yang sama untuk urusan berbeda. Tentu saja, bohong juga kalau jiangshi itu tidak tertarik pada imbalan yang ditawarkan—kereta naga buatan khusus ini.

“HmPh.” Masih berbaring di sofa, Xunyu merogoh inventory-nya dan mengeluarkan dua lembar kertas.

Yang pertama adalah permintaan tertulis yang dikirimkan ke Xunyu, sementara yang lainnya adalah sebuah selebaran.

Permintaan tertulis itu datang lewat adventurer guild di Huang He, dan menunjukkan imbalan yang cukup bagus untuk membuat perjalanan ke kerajaan menjadi hal yang layak untuk dilakukan.

Permintaan itu meminta Xunyu untuk melakukan sebuah pertarungan di arena yang terletak di duel city yang dikenal dengan nama Gideon. Orang yang mengirim permintaan itu adalah Count Gideon—penguasa kota itu.

Tidak sulit bagi Xunyu untuk memahami kenapa pria itu meminta hal itu. Jiangshi itu berada pada peringkat ke-dua di duel ranking Huang He dan merupakan seorang Superior, seorang Master yang memiliki Superior Embryo.

Berdasarkan informasi yang telah Xunyu kumpulkan, situasi di Gideon sedang buruk, jadi count itu mungkin mencoba untuk menghilangkan suasana suram itu dengan sebuah pertunjukkan yang cocok untuk sebuah duel city.

Pertunjukkan yang dimaksud ditampilkan di lembaran kertas yang lain—selebaran event dengan kata “Clash of the Superiors” tertulis di atasnya. Selebaran itu memberitahu orang-orang tentang duel antara Figaro—salah satu Superior Kerajaan Altar dan yang dijuluki sebagai raja duel city—dan Xunyu, Superior lainnya.

Sebuah pertarungan antara dua Superior. Itu adalah event mengejutkan yang belum pernah terjadi di duel city manapun di negara lain, dan membuatnya mendapatkan banyak perhatian baik dari dalam maupun luar kerajaan.

Count Gideon mungkin berpikir bahwa membuat pahlawan lokal, Figaro, menang akan menaikan semangat orang-orang… Sayang sekali baginya, kekalahanku bukanlah bagian dari permintaan, pikir Xunyu saat seringai muncul di wajahnya yang menakutkan.

Meskipun jimat yang menggantung dari topi dan menutupi wajahnya itu membuatnya sulit untuk dilihat, tapi seringai itu penuh dengan keganasan.

Aku tidak tau apakah dia tidak memikirkan hal ini dengan baik atau karena dia terlalu mempercayai Figaro, tetapi apapun itu aku akan tetap melakukan hal yang sama—bertarung dengan sekuat tenaga, menikmatinya, dan mengalahkannya dengan semua yang kumiliki. Masih tertutupi jimat, Xunyu mengeluarkan tawa mengancam.

“Khahahahah. Aku harap kau dapat mengHiBurku, Superior AlTar.”

Itulah bagaimana kereta naga yang membawa salah satu orang terkuat dan pangeran Kekaisaran melintasi perbatasan dan memasuki Kerajaan Altar.

The Clash of the Superior—Figaro dan Xunyu—hanya tinggal beberapa hari lagi.

Namun, hampir tidak diketahui oleh semua orang, pertarungan itu akan bertindak sebagai pemicu terjadinya sebuah event yang jauh lebih besar.

 

PREV | Table of Content | NEXT


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook.

7 Comments Add yours

  1. KazuyoSwitch says:

    mantap bos nama translatornya diganti

    Like

    1. Zen Quarta says:

      Ini emang di translate ulang kok… Coba baca lebih jelas pasti gayanya beda…

      Like

  2. irul arjekid says:

    next min

    Like

  3. Jossi Hatmo says:

    Terima kasih akan chapter-nya! Terus lanjut!

    Like

  4. Joko says:

    Mudahan bisa cepat update, 👍

    Like

  5. Manusia says:

    Gk sabar liat duel dari dua superior job. Penasaran siapayg bakal menang. Lanjut!

    Like

  6. Wahyu Wab says:

    mantap thanks min

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s