Fureimu Oukoku Koubouki Chapter 2 E

Volume 1
Chapter 2 Bagian 5

Penerjemah : Zen Quarta
Editor : –
Sumber English : Daikyun Translations

  • Aula Besar, Rond de Terra

“Jadi kau adalah Matsushiro Kouta? Selamat datang. Kau pasti lelah karena perjalanan. Aku telah mendengar tentang dirimu dari Liz… Tidak, Yang Mulia. Aku adalah Erica, Erica Aurenfert fan Flame. Kau dapat memanggilku Erica.”

-Dia terlihat seperti orang “yang selalu mengantuk”.

Itulah kesan pertama Erica tentang Kouta. Pertama-tama, gaya rambutnya mengerikan. Meskipun tidak ada satupun rambut yang mencuat, tapi bisakah dia membuat rambut yang berantakan itu menjadi sedikit lebih rapi? Pakaiannya… Hmm, meskipun dia belum pernah melihat pakaian itu sebelumnya, tapi jika itu dideskripsikan sebagai “sebuah fashion aneh dari daerah pedesaan”, tidak akan ada seorangpun yang menentangnya. Masalahnya adalah matanya. Mata yang terlihat setengah terbuka setengah tertutup itu, memberikan kesan—

“—tampak lemah.”

“Huh?”

“Bukan apa-apa. Senang berkenalan denganmu.”

“Oh… Tentu saja, senang berkenalan denganmu, Erica-sama.”

“Kau bisa memanggil namaku begitu saja. Kau lebih tua dari pada diriku, kan? Kau dapat mengabaikan honorofik itu.”

“Umm… Maaf tapi aku tidak bisa melakukannya, Aku tidak terbiasa memanggil seorang gadis dengan santai menggunakan namanya.”

“Sungguh kuno, huh. Namun, menambahkan [-sama] dibelakang namaku terdengar aneh, jadi tolong panggil namaku tanpa menggunakan honorofik itu.”

“… Lalu, bagaimana dengan [-san]?”

“Tentu, kalau begitu sudah diputuskan. Senang berkenalan denganmu Kouta… Apakah aku boleh memanggilmu Kouta? Juga, bisakah kau tidak begitu panik? Masalah ini adalah akibat dari kesalahan [Kerajaan Flame] kami, kau tidak perlu terlihat begitu bersalah. Tolong, jangan terlalu segan kepada kami.”

Di sisi lain, dapat di pahami jika kau marah kepada kami, kau tau? Kouta tersenyum ketika mendengar perkataan Erica. Melihat reaksinya itu, Erica menatap Kouta dengan tatapan terkejut.

“Apakah ada yang salah?”

“Tidak. Hanya saja kau dan Yang Mulia benar-benar saudara. Yang Mulia mengatakan hal yang sama persis.”

“Apakah itu begitu mengejutkan?”

“Sejujurnya, itu cukup mengejutkan. Dalam benakku, keluarga kerajaan akan bertindak begitu tinggi dan jauh dari rakyat.”

“Seseorang harus meminta maaf atas kesalahan mereka, tidak peduli apakah itu adalah bangsawan atau petani. Kali ini, sudah jelas ini adalah kesalahan kami. Sebagai kakak dari Ratu Flame, aku juga meminta maaf. Tolong terima permintaan maafku.”

“Kau tidak perlu terlalu memikirkannya.”

“Akan tampak tidak sopan jika aku terus meminta maaf, jadi izinkan aku untuk menerima tawaranmu.”

Gadis itu mengangkat kepalanya, matanya yang berwarna biru muda menatap lurus ke arah Kouta. Sepasang matanya biru cerahnya itu benar-benar kontras dengan kulitnya yang berwarna putih seperti orang-orang eropa.

“… Kouta, rambut dan mata hitammu adalah hal yang sangat tidak bisa di Flame… Benar, apakah kau tidak keberatan jika kami mengatakan bahwa kau berasal dari Kekaisaran Yamite?”

“[Kekaisaran Yamite] yang kau sebutkan itu…”

“Sebuah negara kepulauan yang terletak di sebelah timur lautan Orkena. Meskipun biasanya akan sangat sulit untuk menemukan seseorang yang berasal dari Yamite di benua Orkena… Tapi dengan ini, itu akan sangat menguntungkan bagi kita.”

Kouta mengangguk, menunjukkan persetujuannya. Karena alasan Kouta datang ke Rond de Terra adalah untuk merahasiakan “ritual pemanggilan pahlawan” itu, dia tidak akan keberatan jika dia di anggap sebagai seseorang yang berasal dari Yamite atau negara lainnya selama dia bisa berbaur dengan masyarakat.

“Hmm, meskipun pakaianmu terlihat agak mencolok, tapi… Oi, kau dan pakaianmu itu… Atau bisa kubilang, apakah kau menyukai pakaian seperti itu?”

“Sejujurnya aku tidak bisa langsung menjawab [tidak]. Meskipun pakaian seperti jas seharusnya dipakai selama bekerja… Tepatnya, untuk saat ini, ini adalah satu-satunya bentuk identifikasi ku di dunia ini. Sekarang kalau dipikir-pikir, seseorang juga mengatakan hal seperti itu di dalam kereta, tapi apakah ini aneh? Ada lima pasang pakaian di dalam kereta yang mereka berikan kepadaku sebagai hadiah perpisahan…”

“Kau bilang mereka disebut [jas]? Meskipun itu tidak aneh… tapi itu memberikan kesan kuno, seperti sesuatu yang akan dipakai oleh orang-orang zaman dulu pakai. Jika kau tidak masalah dengan hal itu, maka jangan sungkan untuk melakukannya.”

“Benarkah? Jika ini menimbulkan ketidaknyamanan, kapanpun aku bisa berganti ke pakaian yang lain lho?”

Erica tersenyum ketika dia mendengar Kouta mengatakan hal itu. Dia sedikit menyentuh topinya dan kembali berbicara:

“Tidak masalah. Orang memiliki selera masing-masing. Selain itu, karena tidak banyak orang Yamite yang datang ke Rond de Terra, tidak masalah jika mengatakan bahwa itu adalah [tren fashion di Yamite]. Mulai hari ini, tolong anggap Terra seperti kampung halamanmu sendiri dan hiduplah dengan bebas. Jika kau memiliki masalah atau membutuhkan sesuatu, silahkan panggil kami.”

Kouta berpikir untuk sesaat. Karena dia akan tinggal disini, hal yang mengganggunya adalah apakah dia harus mengatakan apa yang dia pikirkan atau tidak… Tapi karena tuan rumah sendiri yang berkata demikian…

“… Kalau begitu, bisakah aku meminjam beberapa [buku]?”

“[Buku]? Buku seperti apa yang kau maksud?”

‘Sejujurnya, apapun tidak masalah… Namun, akan lebih bagus jika buku-buku itu berhubungan dengan geografi dan sejarah. Meskipun aku tidak tau berapa lama akan tinggal disini, tapi karena aku akan tinggal di negara ini mulai dari sekarang, aku berpikir bahwa setidaknya aku harus memiliki sedikit pengetahuan umum… Akan menjadi masalah jika seseorang dari Yamite tidak mengetahui letak Yamite, kan?”

“… Itu benar, Kalau begitu kami akan memilihkan beberapa buku dan mengantarkannya ke ruanganmu, Kalau begitu, Kouta, aku memiliki hal yang harus dilakukan, kita akan bertemu lagi saat makan malam.”

Erica sedikit membungkuk sambil sedikit mengangkat ujung roknya. Kouta melihat saat dia menghilang kedalam mansion.

“Lalu… maaf mengganggu.”

Kouta membenarkan tas yang ada di tangannya, dan berjalan ke dalam mansion… Dan menemui sebuah masalah.

“Umm… Dimana ruanganku?”

Setelah itu, karena Kouta tidak berani masuk ke dalam satupun ruangan dan malah memilih untuk berkeliling di sekitar mansion itu, dia bertemu dengan sekelompok penjaga yang mendapat laporan bahwa “Seseorang yang mencurigakan sedang berjalan-jalan di depan Mansion milik Gubernur”. Pada akhirnya, Erica harus pergi ke kantor penjaga untuk membebaskan Kouta sambil bergumam “Aku mengakui bahwa ini sebagian salahku… Dan aku tau bahwa aku mengizinkanmu untuk berkeliling dengan bebas, tapi bisakah kau tidak melakukan sesuatu yang akan merepotkan para penjaga?” dengan pelan.

Tapi itu adalah cerita lain.

← PREV | Table of ContentsNEXT →


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook.

 

 

One Comment Add yours

  1. Fayori Akbar says:

    terima kasih terjemah dan updatenya..
    Si MC masih belum dapat kerjaan..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s