Fureimu Oukoku Koubouki Chapter 2 A

Volume 1
Chapter 2 Bagian 1

Penerjemah : Zen Quarta
Editor : –
Sumber English : Daikyun Translations

Jika dikatakan dengan baik, Raja ke-53 Kerajaan Flame, Raja George Aurenfert Flame adalah orang yang mahir, tapi jika dikatakan terus terang, dia hanyalah Raja yang biasa saja.

Pajak pada masa pemerintahannya tidak terlalu berat atau terlalu ringan. Begitu juga wilayah yang ada di Kerajaan, tidak bertambah ataupun berkurang. Tidak ada kebijakan yang mengejutkan, ataupun kegagalan yang mengecewakan. Urusan luar negeri kerajaan tidak begitu luar biasa sampai-sampai negara lain akan dengan sukarela membungkuk kepada Flame, ataupun begitu lemah sampai dipandang rendah oleh negara lain.

Dia bukanlah penguasa yang buruk, ataupun penguasa yang baik. Dia hanya rata-rata.
Meski begitu, dia dianggap sebagai ‘Raja paling beruntung dalam sejarah Flame’. Alasannya terletak pada kedua istrinya, permaisurinya Angelica dan selirnya Liselotte.
Bahkan tanpa membuka buku sejarah, seseorang dapat menduga bahwa hubungan antara permaisuri dan selir pasti tidak bagus. Terus terang, masalahnya selalu saja siapa yang akan mewarisi takhta, di atas kekayaan yang tak terhitung jumlahnya. Berharap agar anak mereka akan menjadi pewaris takhta adalah hal yang biasa di dalam istana. Kemunculan wanita lain yang dicintai oleh sang Raja sama sekali tidak membawa keuntungan.
Meskipun secara logika, hubungan diantara kedua wanita itu seharusnya agak buruk…. Mungkin karena karakter bangsawan dan asuhan yang baik, mereka berdua sebenarnya cukup akrab. Angelica tidak pernah menyalah gunakan posisinya sebagai permaisuri, dan malah menghormati pendapat dan gagasan milik Liselotte, sementara Liselotte juga tidak pernah melupakan bahwa posisi Angelica lebih tinggi dari pada dirinya dan memberikan rasa hormat yang pantas pada dirinya.
Kesuksesan terbesar Raja Flame adalah berhasil menikahi istri yang sempurna, dan terlebih lagi dua orang istri! —Itulah yang diserukan oleh Raja Westlia dalam sebuah pertemuan pribadi.
Rumor mengatakan bahwa karena dia terlalu lelah dengan semua pertengkaran di antara istrinya, dia menolak untuk kembali ke istana kerajaan selama hampir satu bulan penuh.

Tidak peduli seberapa bagus hubungan mereka, ketika Liselotte melahirkan seorang bayi perempuan yang manis lebih dulu dari pada Angelica, suasana di istana kerajaan menjadi sangat tegang dan memanas. Tidak peduli seberapa baik hatinya Angelica, dia tetap seorang manusia. Apakah dia akan menolak seorang anak yang dikandung oleh selir? Saat orang luar khawatir dengan reaksi yang akan dia tunjukkan, perkataan pertama yang keluar dari mulut Angelica pada saat melihat putri Liselotte, Erica adalah—

“S-s-s-sungguh manis! Dia terlalu manis! Liselotte, aku ingin memeluknya! Biarkan aku memeluknya!”

Sebuah reaksi yang benar-benar tidak terduga. Tentu saja, dalam hal bagus.

Sejak saat itu, Angelica memperlakukan putri Liselotte seperti putrinya sendiri dan memberikan cintanya kepadanya. Sejak awal, Angelica menyukai anak-anak. Meskipun Erica bukanlah anak yang dia kandung sendiri, jika itu adalah anak suaminya yang tercinta, bagaimana bisa dia tidak mencintainya—itulah pendapatnya. Ditambah, kecerdasan bawaan yang dimiliki oleh Erica juga menambah rasa cinta Angelica kepadanya.
ketika Erica berumur 2 tahun, giliran Angelica yang mengandung anak. Seperti tiga tahun yang lalu, suasana di negara itu menjadi tegang. Angelica adalah manusia. Meskipun dia sangat mencintai Erica, apakah dia akan lebih menyayangi anaknya sendiri ketimbang anak seorang selir?

“Erica, lihat! Ini adalah adik perempuanmu! Namanya adalah Elizabeth! Kamu dapat memanggilnya [Liz]! Tolong rawat dia, [Onee-chan]!”

Satu lagi reaksi yang benar-benar tak terduga. Angelica segera memanggil Erica ke tempat tidur dan mengatakan hal itu kepadanya. Sebaliknya, kepada George yang telah membatalkan pertemuan dengan pemimpin negara lain dan bergegas kembali ke sisinya, Angelica hanya mengatakan “Oh, jadi anda juga disini, Yang Mulia?” dengan nada dingin.
Bahkan setelah kelahiran Liz, Angelica masih mencintai Erica. Seolah-olah dia ingin mengatakan kepada semua orang, “Bahkan jika aku telah melahirkan Liz, Erica tetap merupakan putriku yang manis.”

Liselotte juga sangat mencintai Liz. Menurutnya, “Bukankah dia adalah anak dari Angelica dan Yang Mulia? Bagaimana mungkin dia tidak manis?”.
Selain itu, Liselotte yang menjadi orang yang merawat Liz selama Angelica berada pada masa pemulihan setelah melahirkan, juga merupakan salah satu alasan rasa sayangnya kepada Liz.

Dibawah perawatan dan kasih sayang kedua ibu itu, Liz dan Erica tumbuh dari hari ke hari. Hubungan sangat akrab meskipun kadang-kadang mereka bertengkar. Sang kakak mencintai sang adik, dan sang adik mencintai sang kakak, dan mereka menjadi sebuah ‘keluarga’ ideal.

Awalnya, orang-orang di Kerajaan Flame berpikir bahwa pertarungan untuk memperebutkan takhta tidak akan terjadi pada generasi ini, tapi pada akhirnya sebuah pertarungan tentang hal itu dimulai ketika Erica berumur 7 tahun.

“Apa yang kau katakan, Liselotte! Dengarkan baik-baik! Erica! Orang yang harus mewarisi takhta adalah sang kakak! Itu seharusnya adalah Erica!”

“Tentu saja tidak, Angelica. Menyangkut masalah ini, aku tidak akan mengalah, bahkan jika itu adalah kau! Orang yang akan mewarisi takhta harus Liz!”

“Kenapa! Bukankah kau merasa itu terlalu menyedihkan untuk Erica? Dia lebih tua! Dia adalah sang kakak!”

“Angelica, apa yang kau bicarakan! Bukankah kau merasa kasihan kepada Liz? Dia adalah putri dari permaisuri!”

Pada saat itu, tidak ada satupun orang di istana yang terkejut lagi. Setelah dengan benar menduga bahwa hal ini akan terjadi, George, Lotte, dan Liselotte mencoba untuk meyakinkan Angelica. Angelica akhirnya mengalah dan menerima Liz sebagai pewaris takhta, tentu saja, dengan beberapa ‘syarat’.

“Baik, aku paham…. Tapi aku memiliki 2 syarat. Pertama, Erica harus mendapatkan gelar bangsawan dan wilayah!”

Ketika Erica berumur 10 tahun, Lotte memberikan gelar Duchess kepada Erica dan sebuah wilayah dibawah kendalinya seperti yang sudah dijanjikan. Itu adalah sebuah wilayah yang terletak di dekat laut dengan pemandangan yang indah, dan kemudian di masa depan akan diperintah oleh tuan putri yang cantik dan pintar, kakak dari sang Ratu.

Wilayah itu disebut Rond de Terra atau biasanya hanya disebut dengan “Terra”.

Tempat itu juga dianggap sebagai “Surga di Bumi”.

← PREV | Table of ContentsNEXT →


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook.

 

7 Comments Add yours

  1. Fayori Akbar says:

    kira-kira si MC dapat peran apa ya.. ??

    Like

  2. swarakula says:

    Ini keluarga kerajaan juga saking idealnya jadi pada somplak 😁😁

    Like

  3. Ran says:

    pas di klik next, gk ke klik-klik.. kiraiin eror taunya belum update XD
    lanjut min 👍

    Like

  4. Manusia says:

    Lanjut min..

    Like

  5. Sn27 says:

    Menarik nih bakal jadi faforit ane setelah realist hero

    Like

  6. yaelah nanggung amat, gua kira ada 2b :v

    Like

Leave a Reply to Ran Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s