Stranger’s Handbook Chapter 138

Chapter 138 – Kediaman Perdana Menteri

Penerjemah : Zen Quarta
Editor: –

Sumber English :
Oyasumi Reads

“Selamat datang, Archduke Zest, senang bertemu dengan anda. Saya adalah Heinz dan saya bertugas sebagai Perdana Menteri.”

Butuh waktu sekitar 10 menit dari istana untuk sampai ke mansion mewah ini.
Tempat ini memiliki sedikit gaya Jepang yang samar.
Namun, pada dasarnya, ini adalah bangunan bergaya barat yang cukup mirip dengan rumah Jepang…. Singkatnya ini adalah sebuah kediaman yang megah.

“Perdana Menteri Heinz. Saya adalah Zest…. Saya tidak sabar untuk bekerja bersama anda mulai saat ini.”

Di Jepang, sapaanku ini akan mendapatkan nilai merah, tapi di dunia ini hal itu tidak dapat dihindari.
Terlebih lagi, posisiku saat ini mengharuskanku menyapanya seperti itu.
Aku datang ke negara ini untuk mewakili Kaisar, jadi menyapa orang dengan terlalu sopan akan menjadi hal yang tidak bagus.

“Suatu kehormatan dapat mengundang anda datang kemari, Archduke-dono. Ayo, silahkan masuk kedalam.”

“Ya. Albert, ayo.”

“Ya pak!”

Kami menyelesaikan percakapan ringan kami di pintu masuk mansion, dan kemudian Heinz memandu kami masuk kedalam.
Aku hanya membawa Albert bersamaku.
Aku tidak dapat membawa para maid…. Itu akan memiliki suatu arti seperti ‘pelayananmu tidak cukup’.
Hal yang sama berlaku untuk para penjaga…. Membawa mereka akan memiliki arti seperti ‘Aku tidak mempercayaimu.’

“Oh, jadi ini adalah Albert-dono yang terkenal itu? Pria yang dikatakan sebagai tangan kanan Archduke-dono….”

“Bangsawan dari Kekaisaran tidak bisa pergi keluar sendirian. Mereka butuh seseorang untuk ditugaskan dalam berbagai macam pekerjaan.”

 

‘Hee, jadi kau membawa penjaga.’

‘Dia bukan penjaga. Ini adalah kebiasaan para bangsawan di kekaisaran, jadi tolong abaikan itu.’

Itulah makna sebenarnya di balik percakapan kami.
Apakah dia sedang mencari kesalahan dalam perbuatanku atau sejenisnya?
Dia orang yang cukup licik…. Aku harus sedikit menaikan tingkat kewaspadaanku.
Saat aku memikirkan hal itu, kami masuk kedalam mansion.

 

Kami dibawa ke ruang makan dan makan malam pun dimulai.
Karena kami tidak bercakap-cakap saat makan, aku berkonsentrasi pada sopan santunku saat makan.
Ini adalah hal yang sangat mudah karena guruku sudah melatihku dengan keras dalam hal ini.
…… Albert sedang berdiri di belakangku.
Dia sudah pasti bukan merupakan seorang tamu, tapi seorang pengawalku, jadi ini tidak masalah.

“Sekarang, kita dapat menghabiskan waktu dan berbicara.”

Setelah meminum sedikit teh, Heinz mengatakan hal itu.
Kami berpindah ruangan setelah selesai makan malam, jadi sekarang kami sedang berada di dalam kantor tamu.
Teh sudah disiapkan disini dan akhirnya kami dapat berbicara tentang tujuan utama kami.

“Baik, Heinz-dono, saya sudah paham dengan niat anda. Jika saya bisa mendapatkan kompensasi yang masuk akal, saya akan menerimanya.”

“Hooo…. Kompensasi yang masuk akal?”

Orang yang ada di depanku… aku mengamati perdana menteri Heinz.
Dia menata rambut peraknya yang tipis, seperti kebanyakan elf, ke belakang, dan matanya terlihat tajam dan sipit.
Sosoknya sedikit gemuk, dan itu tidak terlihat kekar melainkan sedikit gemuk….. Wajahnya tidak buruk, dan aku tidak dapat memperkirakan umurnya.
Jika dinilai dari penampilannya, dia terlihat seperti berada pada pertengahan dua puluhan…. Umur para elf benar-benar masalah yang membingungkan.

“Saya mendengar dari Jenderal Kalis. Apakah Archduke Zest tidak masalah dengan hal ini?”

“Bagus atau tidak, ini tergantung pada kompromi, kan? Jika anda, perdana menteri Heinz memikirkan tentang negara elf…. Saya memikirkan tentang kekaisaran…. Tidak ada masalah disini.”

Heinz melirik ke arah Albert.
Yah, aku paham apa yang ingin kau katakan.

“Heinz-dono, kamulah yang mengatakan bahwa pria ini adalah bawahanku, kan?”

“Hahaha, anda benar.”

“Cerita ini adalah hal yang sama-sama menguntungkan bagi kita. Saya tidak akan mengatakan sesuatu seperti percaya padaku, tapi kita dapat saling menggunakan satu sama lain semau kita.”

“Hooo… Menggunakan satu sama lain….”

Kecurigaan pria ini cukup kuat, dia juga tampak percaya diri dan bangga pada dirinya sendiri.
Lalu, dari pada menggunakan empati yang mungkin tidak dia miliki, aku mengatakan ide tentang keuntungan kepadanya.
Lalu, karena hal ini memang menguntungkan bagiku juga, aku ingin mengusulkan ide kerja sama…..

“Fufufu, Archduke-dono benar-benar individu yang mengesankan.”

“Hahaha, tidak se-mengesankan perdana menteri-dono.”

Sama seperti diriku, dia adalah orang yang ambisius.
Itulah yang mungkin dipikirkan oleh Heinz, saat dia menunjukkan senyum yang sangat jahat.
Ya, tidak mungkin aku sama sepertimu.

“Jika kita melakukan hal ini, maka apa yang anda, Archduke-dono, asumsikan apa yang akan terjadi selanjutnya?”

“Pertama, akan ada pernikahan Tsubaki. Itu harus dilakukan dengan megah agar semua orang mengakuinya. Lalu, sesaat setelahnya, akan ada upacara pemakaman nasional untuk sang raja…. Juga, ada juga, tentu saja, ada kegunaan yang berbeda antara ratu masa depan dan ratu yang sebenarnya.”

“Sesaat setelahnya?… itu seperti anda mengasumsikan bahwa sang raja telah meninggal.”

“Apa yang anda bicarakan di saat seperti ini…. Tentu saja soal masalah itu, saya sudah melakukan beberapa penyelidikan tersembunyi. Aku tidak benar-benar suka di rendahkan orang lain.”

“Maafkan saya untuk hal itu. Namun, saya memiliki kartu as…. Dan itu bukan hanya hal yang menyenangkan, anda tahu?”

“Kartu as anda adalah kartu as saya. Anda seharusnya sudah menyadarinya.”

Dia mungkin berbicara tentang ilmu sihir. Ini tentu saja memang kartu as miliknya…
Sebaliknya, jika dia mencapai hal itu, kami hanya akan memiliki alasan untuk berperang.
Dengan maksud seperti itu, aku mencoba mengitimidasinya menggunakan kekuatan sihir.
Orang sejenis ini, ketika dia berpikir bahwa lawannya berada di bawahnya, dia akan berubah menjadi keras kepala.

“Saya sama sekali tidak berniat meminta intervensi dari ras iblis. Namun, jika anda tidak puas dengan rencana ini, ada kemungkinan yang besar bahwa saya akan melakukan hal itu. Sekarang bukan waktu yang tepat, anda tahu?”

“Waktu yang tepat….”

Memang…. Pria ini tidak memiliki kekuatan dan waktu untuk memerintah negara elf saat ini.
Jika semuanya berjalan sesuai rencanaku, aku akan menjadikan pangeran itu sebagai raja dan memerintah negara ini.
Aku sudah paham bahwa aku hanya bisa pergi berperang bersama dengan ras iblis setelah pangeran itu mendapatkan takhta.
Dan itu hanya jika para prajurit yang menggunakan teknologi sihir muncul.

“Saya tidak mengatakan untuk menjadi negara bawahan milik kekaisaran. Jika ini menguntungkan bagi saya, anda menjadi pemimpin sesungguhnya dari negara elf atau tidak bukanlah masalah bagi saya, perdana menteri-dono.”

“Fufufu, saya sedikit terkejut saat mendengar laporan jenderal Kalis…. Anda, Archduke-dono, benar-benar orang yang mengerikan. Apakah anda berencana cepat atau lambat menjadikan kekaisaran menjadi milik anda?”

“Justru karena hal itulah saya sama sekali tidak tertarik dengan negara elf. Ini adalah hal yang bagus untuk kita berdua, kan?”

“Itu memang benar. Saya, Heinz, akan mengikuti Archduke.”

Heinz menundukkan kepalanya dengan sikap yang agak terpaksa, saat dia mengatakan hal itu, sambil menunjukkan senyum samar.
Kau berani mengatakan itu, meskipun itulah tujuanmu sejak awal.
Tidak heran jika loli baba itu kesulitan… Pria ini berbahaya.

Pada diskusi hari ini aku dengan jelas menyadari bahwa Heinz adalah pria yang licik.
Awalnya, percakapan berlangsung dengan kedudukan yang setara.
Dia kemudian menyadari bahwa dia tidak dapat memperlakukanku sebagai bawahannya.
Dia memperlakukanku seolah aku tidak lebih dan tidak kurang adalah seorang duta besar dari kekaisaran.

Lalu, dia mengonfirmasi ulang hal itu ketika aku membicarakan topik tentang raja dan ilmu sihir.
Apakah dia mempercayai cerita yang dikatakan oleh jenderal Kalis, dan apakah aku sebenarnya mengetahui tentang ilmu sihir, dia dapat mengonfirmasinya saat ini.

Hal yang paling berbahaya adalah bagian terakhir, sih.
Saat waktunya sudah tepat, apakah dia benar-benar berniat memulai perang dengan ras iblis?
Juga, apakah dia tahu bahwa dia tidak dapat memulainya saat ini?
Jika ini memang benar…. Maka, pria ini, berencana untuk memulai perang besar di masa depan.

“Kita memiliki pembicaraan yang berharga hari ini. Persiapan hiburan telah siap, jadi kalian dapat pergi ke ruangan dalam bersama-sama. Saya akan pergi sekarang.”

Heinz membuka pintu menuju ruangan dalam dan menggumamkan sesuatu.
Setelah itu, dia menundukkan kepalanya dan pergi.
……. Kelihatannya, pekerjaanku masih belum selesai.

 

“Paduka, saya akan pergi terlebih dahulu untuk memeriksanya.”

“Aku menyerahkannya kepadamu, Albert.”

Albert, yang berdiri dibelakangku sepanjang waktu ini, perlahan berjalan kedepan pintu menuju ruangan dalam.
Aku merasa lega karena pria ini memiliki tubuh yang kuat, begitu kuat sampai-sampai dia kadang-kadang dapat menghindari pukulan seriusku dan menerima serangan langsung dari gada berduri milik Suu dengan selamat.
Anjing kampung itu membuka pintu dan memberitahuku sambil menunjukkan ekspresi takjub, dan menoleh kebelakang.

“Paduka, ini adalah surga!”

Biarkan aku mengoreksinya. Seperti dugaanku, gada berduri itu memberikan terlalu banyak kerusakan kepadanya.

“Albert, apakah sihir penyembuhanku tidak cukup?”

“Tidak, saya benar-benar sehat! Lihatlah ini!”

Albert membuka pintu lebar-lebar, dan terlihat agak bersemangat.
Didalam ruangan itu, ada banyak wanita cantik bertelinga anjing dan kucing yang menunggu kami….

“Selamat datang, tuan!”

“Ada anjing kemonobito yang tampan-nya.”

“Ara, kamu tidak perlu merasa malu, tau?”

“Mari kita bersenang-senang-nya!”

Ini sudah pasti adalah sebuah jebakan.
Namun, aku akan dicurigai jika aku menolaknya…. Tapi jika aku menerimanya, aku terlalu takut pada apa yang akan Bea lakukan kepadaku.
Sebuah pilihan yang benar-benar sulit menerpaku, ketika aku mendengar perkataan penuh kegembiraan.

“Aku… dilahirkan untuk hari ini….”

“Ara, kamu terlalu berlebihan.”

“Nyahaha, kamu cukup menarik-nya.”

“Ufufu, onee-san ini merasa senang.”

Anjing kampung itu sudah minum bersama pasukan wanita cantik itu dengan gembira…..
Saat kami pulang, aku pasti akan melaporkan hal ini kepada istrinya….

Tapi kesampingkan hal itu…. apa yang harus kulakukan?…

← PREV | Table of Contents | NEXT →


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook

 

5 Comments Add yours

  1. Rais says:

    Lanjutkan min, update lg 😀

    Like

  2. putraeka01 says:

    Sikat aja zen

    Like

  3. ko says:

    Sungguh pilihan yang mbingungan

    Like

  4. BlueSky says:

    Lanjutkan Zen sama

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s