Stranger’s Handbook Chapter 136

Chapter 136 – Penyakit yang Disebut Musim Kawin?

Penerjemah : Zen Quarta
Editor: –

Sumber English :
Oyasumi Reads

“Ras kemonobito memiliki sebuah kondisi tertentu yang disebut musim kawin dan kondisi ini berkembang secara bertahap. Biasanya, orang tua harus mengajari anak-anak mereka tentang tanda kedewasaan ini, tapi…. gadis ini tidak memiliki orang tua seperti itu.”

Kachua kembali berbicara, mengabaikan kami semua yang kehabisan kata-kata.

“Sekali dalam setahun, selama periode itu, jika belum memiliki pasangan, anda harus menghabiskan waktu didalam rumah. Sementara untuk gejalanya, seharusnya itu tidak melebihi keadaan terengah-engah, tapi…. jika anda mengabaikannya beberapa kali, maka inilah yang akan terjadi. Hal ini sering terjadi pada wanita yang keras kepala.”

Kachua menjelaskan hal itu dengan wajah sombong, tapi penjelasan itu tidak benar-benar mencapai telingaku.
Didalam kepalaku, aku terus berseru ‘Untuk alasan tidak masuk akal seperti ini, aku diseret pulang dari negara elf?’

“Itulah sebabnya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Dua atau tiga stimulasi lagi, dan dia akan kembali seperti biasa!”

Itulah saat ketika hatiku hancur.
Aku dipanggil di dunia yang asing dan mencoba untuk bertahan hidup sampai sekarang.
Aku mematuhi para bangsawan, berlatih, dan dipaksa melakukan pernikahan politik…..
Aku membuat sebuah keluarga, dan dalam rangka untuk melindunginya, aku meninggalkan keluargaku dan pergi ke Negara Elf.
Meskipun aku telah bekerja keras selama ini….. aku dipanggil pulang kerumah karena alasan seperti ini!?

“U…. uuu….. uuuuuuuu.”

Karena seluruh situasi tidak masuk akal ini, aku hanya bisa menangis.
Aku harus menahan untuk tidak memeluk Wis dengan erat dan memberikan cinta dan kasih sayangku kepadanya, dan malah membuat rencana pertempuran dengan putus asa.
Musim kawin….. aku jatuh berlutut dan bersandar di tempat tidur dimana Katalina sedang tertidur.

“Paduka, anda begitu memperdulikan bawahan anda…..”

“Syukurlah! Katalina-chan, paduka melakukan semua ini demi dirimu….”

“Fueeeen, terima kasih tuhan karena aku menjadi bawahan paduka!”

Tanpa mengetahui apa yang sebenarnya kupikirkan, orang-orang yang ada disekitarku entah kenapa mulai salah paham kepadaku…..
Aku tidak memiliki kesempatan untuk mengoreksi mereka.

“Maaf mengganggu. Jadi, siapa yang akan merawatnya?”

Kami meninggalkan kamar pribadi milik Katalina dan berkumpul di dalam kantorku.
Menurut Kachua, dia butuh dua atau tiga kali rangsangan….
Tapi orang yang sedang dibicarakan sedang pingsan…. Seseorang harus melakukannya.
Ngomong-ngomong, para ksatria hitam dan seluruh pria sedang di kerahkan kenegara yang berbeda.
Hanya perempuan yang tersisa disini…. Itu cukup wajar.

“Saya akan melakukannya. Katalina-chan adalah sahabat saya dan jika saya dapat menjadi kekuatannya maka….”

Media mengatakan hal itu, menyatakan kebersediaannya.
Dia memang pantas melakukannya, karena dia adalah sahabatnya dan seseorang yang sudah menikah.
Unit maid juga mengangguk mendengar hal itu.

“Bagus, aku akan menyerahkannya kepadamu, Media. Aku berharap kepadamu.”

“Tolong serahkan kepada saya, paduka.”

Media membungkuk dan meninggalkan kantorku, dan aku meminum teh sambil melihatnya pergi.
Sialan, aku pulang karena masalah sepele seperti ini….

“Seseorang, hentikan si bodoh itu!! Dia adalah seorang pria!!!”

“Ha! Kalau dipikir-pikir, dia memang pria!”

“Aku benar-benar lupa!”

“Kita harus segera menghentikannya!”

“…. Archduke-dono, anda benar-benar memiliki beberapa bawahan yang aneh.”

“Aku minta maaf atas ke berisikan mereka….”

Tidak ada kesalahan bahwa suaraku gemetar saat mengatakan hal itu.
Didepan pemimpin dari negara asing, kami benar-benar mempermalukan diri kami sendiri.

“Baiklah. Serahkan kepada saya. Dulu, saya dikenal sebagai ‘Single’s mass producer’! Saya juga sering menenangkan ras kemonobito!”

“…… Terima kasih.”

“Uh huh. Lalu, saya akan berangkat!”

Loli baba itu meninggalkan ruangan sambil mengangguk.
Jawabanku sebenarnya adalah sebuah penolakan… tapi aku sedang tidak mood untuk mengatakan hal itu kepadanya.
Tapi, apa itu single mass producer? Apakah ini akan baik-baik saja?

Berkebalikan dengan kekhawatiranku, Katalina kembali kepada kami dengan selamat (?).
Dia sama seperti biasanya tapi….

“Saya telah membuat anda khawatir-nya! Tapi sekarang saya sudah baik-baik saja-nya!”

Katalinya mengatakan hal itu dengan tegang, dan ketegangan itulah masalahnya.

“Begitu… lalu, kenapa kau memeluk Kachua-dono dengan begitu erat?”

Kachua menunjukkan mata seperti ikan mati, tapi Katalina memegang tangannya dan menggenggamnya dengan erat.
Itu mengerikan….. tak diragukan lagi kalau ini akan menuju ke arah itu.

“Saya telah membuka gerbang baru-nya! Berkat Kachua onee-sama-nya!!”

“Urm… ini tidak bisa dimaafkan…. Tapi, karena saya sudah lama tidak melakukannya, saya jadi tidak tahu kapan harus menahan diri….”

Jangan buka gerbang itu!
Itu tak ada gunanya, rasa pusing ini benar-benar kejam…. Dunia tampak berputar dan terus berputar.
Bagaimana aku harus menangani situasi ini?

“Saya juga merupakan seorang wanita, tapi karena hal ini sudah terjadi, saya berencana untuk bertanggung jawab!”

“Kachua onee-sama, kamu menakjubkan-nya!”

Mereka berdua saling menatap satu sama lain dan aura berwarna pink terbentuk di antara mereka.
Ini sudah diluar kemampuanku.

“Untuk saat ini, kachua-dono memiliki berbagai hal yang harus dilakukan…. Katalina juga sedang dalam masa pemulihan dan itu pasti juga sulit baginya. Aku akan menunda hal ini untuk sementara waktu. Aku akan kembali dalam sebulan dan kemudian kita akan memutuskan apa yang akan dilakukan. Kalian tidak masalah dengan hal ini, kan?”

“Ya, saya akan menyerahkannya kepada anda, paduka.”

“Yea, saya tidak keberatan.”

Meskipun telah menyelesaikan satu masalah, aku kembali ke Negara Elf sambil membawa masalah yang lebih besar ditanganku.
Bagian dalam kepalaku sedang berada dalam situasi gawat darurat….. aku harus membicarakan hal ini dengan Suu dan Frontier Count.

Sebelum keberangkatanku, aku memukul kepala dua orang yang sedang berpelukan dengan pukulan yang mengandung sihir penguatan terbaikku.
Tentu saja, aku tidak melakukannya dengan serius, jadi mereka tidak mati… Mereka terus menerus mengejang jadi itu adalah faktanya.
Semuanya baik-baik saja.
Kachua kehilangan kesadaran dan aku memegangnya dan melemparkannya ke atas naga.
Hubungan mereka sedang dalam pertimbangan, tapi mereka dengan acuh saling berpelukan didepan umum, dasar orang-orang goblog.

“U—n, ah, archduke-dono. Kenapa saya tertidur?”

“Mungkin kelelahan. Nikmati waktumu dan bersantailah.”

“Begitu, anda benar. Baik… saya paham.”

“Aku akan membangunkanmu setelah kita sampai, jadi aku tidak keberatan jika kamu ingin tidur.”

“Ini adalah perjalanan udara yang sudah saya tunggu-tunggu. Saya akan menikmati pemandangan!”

“Begitu. Terakhir kali kita terbang pada malam hari…. Silahkan nikmati perjalanan ini, Kachua-dono.”

Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan sambil menyesuaikan topik pembicaraan kami.
Kepalaku penuh dengan pertanyaan tentang bagaimana aku harus menangani hubungan kedua orang ini.
Katalina ingin melahirkan seorang anak, tapi….. apakah dia akan berjalan dijalan cinta antar perempuan ini?
Tidak, pertama-tama aku harus mendengarkan saran Suu, yang juga merupakan seorang kemonobito, dan memutuskan apa yang harus dilakukan setelahnya.
Aku menggunakan sihir penyembuh di perutku, yang segera menjadi sakit, sambil menunggu sampai di tempat tujuan.

“Selamat datang kembali, paduka!”

“Tuan, terima kasih atas kerja keras anda!”

Aku akhirnya sampai di Negara Elf.
Karena Kachua terlalu bersemangat selama perjalanan, sekarang dia sedang tertidur pulas.
Para maid mungkin sudah terbiasa dengan hal itu, jadi mereka memanggul Kachua yang sedang tertidur dan menghilang ke suatu tempat.
…… Wanita itu, dia tidur sepanjang waktu.

“Kami tidak menemui satupun masalah. Berdasarkan instruksi pangeran, untuk memperdalam hubungan kita, kami berkeliling sambil menunggang naga. Jadi, bagaimana keadaan Katalina-dono?”

“Begitu, itu tidak masalah. Mari kita bicarakan keadaan Katalina di ruanganku. Hidupnya tidak sedang dalam bahaya, tetapi terjadi sesuatu yang merepotkan.”

Saat aku berbicara dengan Suu, kami berjalan menuju ruanganku.
Untuk saat ini, aku harus menjelaskan hal itu dengan benar kepada kedua staff eksekutif milikku ini.
Aku mengusir semua orang setelah aku masuk keruanganku, lalu memulai penjelasanku.

“…….. Itulah yang terjadi. Bagaimana menurut kalian?”

“”Aah, jadi musim kawannya sudah tiba?””

Mereka tidak terlihat tercengang maupun merasa terkejut.
Suu dan Albert menanggapi hal itu dengan tenang.
Hmm? Apakah hal ini sering terjadi pada ras kemonobito?

“Ibu saya mengajarkan hal ini kepada saya. Katalina-dono tidak memiliki kesempatan untuk mempelajari hal ini karena masa perang.”

“Bagaimanapun, dalam situasi seperti itu, orang-orang dewasa sedang mencoba bertahan hidup dengan putus asa.”

Kerajaan Tarminal mendiskriminasi kemonobito.
Mungkin Katalina tidak memiliki satupun orang dewasa yang dapat mengajarkan hal ini kepadanya, karena dia melarikan diri dan hidup bersembunyi.

“Lalu…. Apakah kemonobito juga sering membangkitkan hasrat pada jenis kelamin yang sama?”

“Sebagian besar hal itu terjadi pada wanita.”

“Laki-laki…. Anda tahu…. Banyak yang bisa mengurus dirinya sendiri……”

Yah, bahkan jika kamu meninggalkan lelaki sendirian, setelah pagi tiba…. Tentu saja.
Jadi ini hanya terjadi pada wanita? Tapi tetap saja…..

“Itu tidak masalah, tuan. Itu hanya terjadi sekali. Ada banyak dari kami yang mengalami hal ini setelah musim kawin, tapi setelah mereka menenangkan diri, mereka akan kembali normal.”

“Itu benar, paduka. Di masa lalu, ketika Suu mengalami musim kawin, dia aaagh!? Gofuu!!”

Erangan keluar dari mulut Albert saat dia roboh.
Sebelum ada satu orang pun yang menyadarinya, Suu sudah menggenggam gada berduri di tangannya.

“Tuan, ada hal di dunia ini yang lebih baik tetap tidak diketahui. Bukankah menurut anda juga begitu?”

“Sama seperti yang kamu katakan.”

Dia tertawa sambil menginjak kepala Albert, dan senyumannya terlihat sama persis dengan senyum gelap milik Bea.

….. Suu-san, apakah aku boleh menyembuhkan Albert, karena dia terlihat sedang kejang-kejang disana?
Tidak? Kamu yakin? Begitu……

← PREV | Table of ContentsNEXT →


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook

4 Comments Add yours

  1. alvin says:

    T E R C Y D U K

    Like

  2. archi says:

    Si albert ngapain pas musim kawin

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s