Stranger’s Handbook Chapter 135

Chapter 135 – Misteri Para Elf

Penerjemah : Zen Quarta
Editor: –

Sumber English : Oyasumi Reads

“Dan?”

“Apa-apaan sikapmu itu!? Aku adalah seorang high elf yang mulia! Di negara manusia, keluargaku akan diperlakukan seperti sebuah keluarga marquis!”

Ini adalah elf bodoh kedua yang kutemui hari ini.
Yang sebelumnya membuat keributan tentang dirinya yang merupakan bagian keluarga yang mulia juga.

“Aku adalah seorang archduke. Dengan perintah kekaisaran yang diberikan oleh kaisar kami, Aku datang sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Memiliki Kuasa Penuh. Dan kau berani melawanku menggunakan argumen verbal…. Bagus, aku akan menganggap seluruh keluargamu sebagai musuh kekaisaran. Pulanglah ke rumah dan asah senjatamu.”

“Ka-Kau memiliki kekuasaan untuk melakukan hal itu meskipun hanya sendirian!?”

“Seperti yang kukatakan, sang kaisar memberiku wewenang untuk melakukan hal ini. Oi, kita akan pergi. Pastikan untuk memberikan surat itu kepadanya, ok?”

“Seperti yang anda inginkan, tuan. High Elf-dono? Sehubungan dengan keluarga marquis milik anda, ini adalah pernyataan perang dari kekaisaran. Tolong pilih apakah anda ingin meminta maaf dengan menggunakan kepala anda atau kita akan memulai perang habis-habisan.”

Suu memberikan tanda dan unit maid yang bersenjatakan bardiches masuk kedalam ruangan itu.
Itu adalah ide Bea bahwa para wanita harus bertarung menggunakan bardiches… sehingga, itu menjadi senjata resmi milik unit maid.
‘Sekarang karena kita memiliki senjata yang sama, tidak akan aneh jika aku menggunakannya.’
Bea mengatakan hal itu kepadaku sambil tersenyum, tapi aku tidak percaya bahwa itu adalah hal yang sebenarnya…..

Tapi karena aku takut kepadanya, aku tidak mengatakan hal itu kepadanya.

“Huft, aku tidak menyangka bahwa aku hanya bertamu orang-orang bodoh sampai sekarang.”

“Ya… mungkin mereka tidak mengerti arti dari seorang duta besar.”

Selanjutnya, para elf yang meributkan kemuliaan keluarganya dihajar habis-habisan oleh unit maid dan dibawa pergi.
Karena aku adalah tokoh utama dari seluruh tindakan ini, itu tidak seperti aku ingin bertarung dengan orang-orang ini.
Namun, aku tidak punya pilihan lain selain menanggapi mereka yang ngajak ribut denganku.
Itu karena aku tidak bisa berdiam diri saat mereka merendahkan kekaisaran.

“Keputusanku adalah keputusan kekaisaran. Aku tidak pernah menyangka bahwa para bangsawan yang bahkan tidak memahami hal itu akan muncul. Apakah ini karena mereka adalah sebuah negara tertutup….?”

“Saya benar-benar terkejut, tapi mau bagaimana lagi. Jika mereka memandang rendah kita sampai sejauh itu, kita tidak punya pilihan lain selain membalasnya.”

 

Memandang rendah archduke berarti ngajak ribut denganku.
Memandang rendah duta besar luar biasa dan memiliki kuasa penuh berarti menantang perang terhadap kekaisaran.
Itu karena sang kaisar mempercayakan seluruh urusan diplomasi kepadaku.
Yah, bagaimanapun aku adalah perwakilan yang mulia.

“Ini tampak konyol ketika orang bodoh yang damai berakhir seperti ini….. Kekaisaran kita terlihat agak lucu saat ini.”

“Bahkan bangsawan bodoh yang ada di ibukota kekaisaran sedikit lebih baik dari pada mereka.”

Dengan senyum indah, Suu mengeluarkan perkataan kasar itu.
Namun, dia mempersiapkan teh dengan sempurna.
……. Kenapa semua bawahanku kelihatannya memiliki sesuatu yang rusak di dalam diri mereka?

“Lalu, apakah aku sudah menerima undangan dari Perdana Menteri?”

“Saya mendengar bahwa mereka ingin mempersiapkan pesta penyambutan yang dilakukan bersamaan dengan upacara pernikahan… Tapi bukankah mereka sebenarnya sedang melakukan beberapa tindakan rahasia?”

Biasanya, mereka harus mengadakan pesta penyambutan untuk duta besar, tapi mereka tidak melakukannya sampai sejauh ini.
Jika seperti ini, kupikir Perdana Menteri akan datang menemuiku secara pribadi….

“Yah, aku bersyukur karena dengan ini kita memiliki lebih banyak waktu untuk mengumpulkan informasi dan membuat rencana kita sendiri. Kita memiliki banyak keuntungan…. Tapi aku tidak tahu apa yang sedang mereka rencanakan.”

“Orang-orang dari unit intelijen sangat senang karena mereka memiliki pekerjaan nyata yang harus dilakukan. Mari kita tunggu laporan dari mereka.”

Itu tentu adalah hal yang paling penting saat ini.
Aku mengangguk dan kembali menikmati tehku.

 

“Paduka! Ini adalah berita buruk, paduka!”

“Albert, jangan masuk lewat jendela.”

“Onii-sama, sikapmu terlalu buruk.”

Waktu minum tehku yang elegan berakhir dengan sebuah gemuruh keras.
Awan debu beterbangan di sekitar dan ruangan itupun berantakan, tapi aku tidak peduli dengan hal itu.
Bagaimanapun seekor naga baru saja jatuh ke atas tempat ini…. Aku sebenarnya bersyukur hal itu hanya berakhir seperti ini.

“Kau adalah penjaga Bea. Apa yang kau lakukan disini?”

“Seperti yang saya katakan, Paduka, ini adalah keadaan darurat!! Kita kami sedang dalam perjalanan pulang, kami bertemu dengan pembawa pesan yang mengatakan kepada kami bahwa Katalina telah roboh…..”

“Begitu. Itulah sebabnya onii-sama mengendarai seekor naga kemari dan mengirimkan pesan itu…. Tuan, tolong bawa Kachua-sama bersama anda dan segera pulang kerumah. Kemampuan penyembuhan milik suster kampret itu berada pada tingkat pertama, jika pesan ini disampaikan kepada kita meskipun suster itu tinggal di wilayah kita…. Ada kemungkinan besar bahwa kemampuan penyembuhan milik tuan dan pengetahuan para elf akan dibutuhkan.”

Suu menyela perkataan Albert dan memberitahu kami dengan gaya bicara yang cepat.
Dia benar. Itu mungkin adalah tindakan yang terbaik, dan itu tidak seperti aku memiliki waktu untuk mengkhawatirkan hal itu, sih.

“Albert, kau tinggal disini. Kau akan mengikuti perintah Suu dan kau akan melindungi Tsubaki dan Mars. Suu, kau di izinkan melakukan evakuasi jika kau memutuskan bahwa hal itu dibutuhkan, dan kau juga di izinkan untuk bertindak tak berperasaan jika dibutuhkan. Paham?”

“Ya pak!”

“Seperti yang anda inginkan, tuan. Serahkan hal itu kepada kami.”

Tindakan tak berperasaan…. Itu adalah tindakan terakhir kami dan melibatkan para naga.
Mereka akan membuat sebuah lingkaran dan menempatkan Suu dan semua orang lainnya didalamnya, lalu mereka akan menggunakan nafas mereka untuk memusnahkan segalanya.
Istana ini akan musnah dalam sekejap.
Aku percaya bahwa situasinya tidak akan berubah menjadi seperti itu, sih.

Aku menyerahkan semuanya kepada Suu dan berjalan menuju tempat Kachua.
Karena ini adalah keadaan darurat, aku sedang berada dalam mode bertempur, dan mengeluarkan seluruh kekuatan sihirku.

“kachua-dono, tolong. Temani aku jalan-jalan sebentar.”

“Ar-Archduke-dono? Baik, baik. Tolong tahan kekuatan sihir itu sekarang! Para maid akan pingsan!”

Dia mungkin baru saja hendak mandi, karena aku melihat Kachua sedang melepaskan pakaian luarnya.
Dia tidak telanjang, sih. Dia mengenakan sesuatu seperti penutup dada dan sebuah rok.
Tapi, sebuah penutup dada tanpa tali?
Bagaimana benda itu bisa tetap menempel?

Dengan setengah memaksa aku membawanya ke tempat para naga berada dan meletakkan ke atas salah satu naga.
Ini semua akan baik-baik saja! Sekarang aku akan menjelaskan semuanya kepadanya.
Karena Suu akan menjelaskan hal ini kepada Tsubaki dan putra menantu-dono, itu seharusnya tidak akan menyebabkan terlalu banyak keributan.

“Aku minta maaf, Kachua-dono. Sebenarnya ini adalah keadaan darurat….’

Aku menjelaskan situasi yang ada kepadanya di atas naga.
Dia paham bahwa ini adalah masalah hidup dan mati salah satu bawahanku, dan dia mulai berbicara sambil menunjukkan senyum di wajahnya.

“Hohoho, anda menerobos kedalam ruangan saya sambil menunjukkan kekuatan sihir sepeti dan menunjukkan wajah mengerikan…. Saya yakin bahwa anda memiliki alasan, tapi saya tidak menyangka itu adalah hal seperti ini. Sungguh, anda adalah orang yang menakutkan.”

“Aku minta maaf…. Aku membutuhkan pengetahuanmu, pengetahuan dari seorang tetua elf, tidak peduli bagaimanapun caranya.”

Loli tua itu, yang hanya mengenakan penutup dada, berbalik dengan perlahan.

“Archduke-dono. Anda akan berhenti memanggil saya tetua, saya ingin anda memanggil saya Kachua… sebelum semuanya berubah menjadi sebuah kecelakaan.”

“Kachua-dono, kamu mengenakan sebuah pakaian yang manis. Itu terlihat sangat bagus padamu…. Itu meningkatkan kecantikanmu dan aku yakin itu terlihat semakin menawan.”

Karena suasananya menjadi bergejolak, aku harus memuji pakaian dan kecantikannya.
Itu adalah hal yang sangat efektif!

“Aku tahu itu, kan? Ini sebenarnya adalah seni rahasia milik elf, dan menggunakan teknologi terbaik kami! Ini juga merupakan model terbaru!”

“Hoo…. Meskipun itu tidak memiliki satupun tali, itu tidak menunjukkan tanda-tanda melorot… Jangan bilang… itu juga merupakan salah satu seni rahasia milik para elf!?”

“Saya sudah menduga anda akan menyadarinya. Semua pakaian atas saya biasanya terlepas. Tapi yang satu ini tidak apa-apa!! Sejujurnya, seni rahasia itu adalah….”

Yah, tentu saja mereka akan terlepas karena mereka terpasang pada dada yang tak nampak.
Aku memikirkan hal itu dan loli tua itu menjelaskan hal itu kepadaku dengan gembira.
Jika negaramu menggunakan seni rahasia untuk hal seperti itu, negaramu akan segera berakhir…..

 

 

Kami menurunkan naga yang kami naiki; Kachua saat ini sedang berada pada mood yang sangat bagus.
Kami tiba di wilayahku hanya dalam beberapa jam, tapi aku sudah kelelahan….

Saat kami mendarat di halaman rumahku, unit maid mamanggilku.

“Tolong cepatlah! Katalina-dono…. Bahkan suster itu juga tidak tahu apa yang menyebabkan dia pingsan….”

Sambil menangis, para maid itu mengantarkan kami ke ruang pribadi milik Katalina.
Wajahnya memerah dan dia mengerang sambil tertidur. Seluruh anggota kelas atas di keluargaku hadir disana.

“Kami menggunakan sihir pengamatan dan ini bukanlah sebuah penyakit. Dan juga, sihir penyembuhan tidak berpengaruh.”

Media menjelaskan situasinya.
Kami tidak memiliki waktu untuk memperlama sapaan saat ini.
Aku bergegas mendekati Katalina dan menggunakan sihir pengamatanku, tapi dia memang tidak sakit.

“Ini…. Aku akan menggunakan sihir penyembuhan.”

Aku berdoa agar dia kembali sehat dan bersemangat saat aku mengerahkan seluruh kekuatan sihirku.
Namun, ekspresi wajah Katalina tidak berubah….

“Ini!? Jika sihir penyembuh milik paduka saja tidak berhasil….”

Media jatuh berlutut ke atas lantai, suara tangisannya bergema di dalam ruangan itu.
Pada saat itulah Kachua membuka mulutnya.

“Ya ampun! Bocah jaman sekarang…. Bahkan tidak tahu sesuatu yang sesederhana ini.”

Seluruh perhatian tertuju pada Kachua, yang sebenarnya terlihat lebih muda dari kami semua.
Nenek tua ini, apakah dia mengetahui sesuatu?

“Katakan kepadaku,. Kachua-dono! Aku ingin menyelamatkan bawahanku! Tolong, aku mohon kepadamu!”

Aku tidak memperdulikan penampilan saat ini.
Wilayahku akan jatuh berlutut jika tidak ada Katalina.
Aku dengan tulus meminta bantuannya dan bersujud di depannya tanpa merasakan sedikitpun penyesalan.

“Wha!? Apa yang anda lakukan, archduke!? Saya akan mengatakannya, jadi tolong hentikan hal itu!”

Dengan sangat kebingungan, dia menggenggam tanganku dan membantuku berdiri; nenek tua itu kemudian kembali berbicara.

 

 

“Musim kawinnya telah tiba!!”

“””””……… Ha?”””””

Musim kawin?….. tiba?…. benarkah?……..

← PREV | Table of ContentsNEXT →


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook

4 Comments Add yours

  1. luffy ace says:

    lanjut !!
    siapa yang akan dikorbankan lagi dari pasukan kstaria hitam ? :v

    Like

  2. BlueSky says:

    Jadiin istrinya media lagi aja….

    Like

  3. chicken fist says:

    lol, kemomonobito bersaudara sama2 rusak >.<

    thx 4 chap min

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s