Stranger’s Handbook Chapter 128

Chapter 128 – Berdiskusi dengan sang Penjaga

Penerjemah : Zen Quarta
Editor: –

Proofreader: Yuda Jarkasih
Sumber English : Oyasumi Reads

“Singkatnya, Suu sendirilah yang ingin dicambuk untuk meminta maaf atas kesalahannya?”

“Sama seperti yang anda katakan, madam.”

Meskipun kerja bagus Albert berubah menjadi hal yang sia-sia, jika kami saling berbicara dengan sikap tenang, kami semua akan memahaminya.
Sebenarnya itu sangat sederhana.

“Hahaha, Bea. Satu-satunya hal yang ku cambuk adalah kuda dan Albert.”

“Ya ma’am! Seperti yang paduka katakan.”

Albert langsung setuju denganku.
Itu tidak memiliki maksud yang aneh sih.

“Bagi kami para Kemonobito, ini adalah hal yang sangat penting. Dipukul menggunakan cambuk adalah sebuah penghinaan berat bagi kami. Namun, jika tuan kami, yang kami hormati dan sayangi, melakukannya, maka situasinya akan benar-benar berubah!”

Benar.
Bagi kemonobito seperti Albert dan Suu, jika aku memukul mereka menggunakan cambuk, sebenarnya mereka akan bangga akan hal itu.
Sebagai indikasi bahwa mereka bersedia menerima penghinaan itu dan tuannya menghargai tekad mereka.
Sepertinya itu juga berarti bahwa ada ikatan tuan dan pelayan yang sangat kuat.

“Dengan kata lain, niat sebenarnya yang dimiliki Suu saat memintamu memukulnya menggunakan cambuk…”

“Ya, madam. Mengenai tuan yang sangat saya hormati, bahkan setelah saya membuatnya sangat kecewa, akankah dia masih mempercayai saya? Ini adalah pertanyaan yang ingin saya cari jawabannya.”

(Hee! Kemonobito benar-benar memiliki cara berpikir yang menarik!)

“Begitu. Aku juga kekurangan informasi. Jika itu adalah etiket para kemonobito, maka mau bagaimana lagi. Jika saja adalah hal lainnya, tolong beritahu aku terlebih dahulu. Apakah sekarang kamu sudah yakin, Bea?”

“Ya, maaf karena aku menyimpulkan seenaknya, Zest-sama.”

(!? Apakah Toto harus tidur sejenak?)

Toto, tidak peduli bagaimanapun kau melihatnya, ini masih terlalu pagi.
Melakukan hal itu tepat setelah persalinan adalah hal yang buruk.

Bagaimanapun, masalah ini sudah terselesaikan.

“Lalu…. Apakah sekarang kami boleh berdiri?”

“Paduka, saya tidak bisa merasakan kaki saya!”

Kami berada dalam posisi seiza selama tiga jam….

 

Unit maid memapah dan membantu kami berdiri, lalu, setelah selesai makan siang, sang pangeran datang.
Kemarin dia mengatakan sesuatu tentang pertemuan dengan penjaganya.

“Ayah mertua, namanya adalah Callis dan dia adalah tangan kanan Perdana Menteri. Kekuatannya sedikit lebih rendah dariku….. Tapi meski begitu, di negara elf, dia memegang posisi yang sangat tinggi.”

“………. Begitu. Dalam hal kekuatan, peringkat apa yang kamu miliki di negaramu?”

Dia menyeringai lebar dan menjawab dengan penuh percaya diri.

“Aku menyembunyikannya, tapi hanya ada satu orang… yang lebih kuat dariku! Dan itu adalah guruku, nenek tua itu… Urm! Aku tidak bisa mengalahkan senior-sama.”

“Oh, kedua terkuat, huh? Begitu… dalam kasus terburuk, kita akan melakukan serangan menggunakan kekuatan.”

Kekuatan pangeran Mars setara dengan unit maid.
Jika ini membuatnya menjadi kedua terkuat, mengerahkan pasukan utamaku akan membawakan kemenangan pasti kepada kami.

Mungkin Albert tidak perlu ikut campur sama sekali.
Dia kadang-kadang berhasil menahan pukulanku dan…. Dia menjadi cukup kuat.

“Untuk saat ini, kita akan membicarakan hal ini lebih detail setelah aku bertemu dengan si Callis ini. Bagaimana dengan kepribadiannya?”

“Ya, dia mempunyai kekuatan militer dan juga sangat cerdas. Namun….”

Setelah aku mengumpulkan beberapa informasi. Aku bersiap melakukan pertemuan.

 

“Saya senang bertemu dengan anda, Paduka, Duke Zest. Saya adalah Jenderal dari negara elf dan nama saya adalah Callis. Saya senang berkenalan dengan anda.”

“Aku Zest. Imperial Mage Peringkat Pertama di Kekaisaran Grun. Tidak perlu memanggilku paduka. Itu tidak diperlukan bagi orang yang berasal dari negara lain, kan, Jenderal Callis?”

“Kalau begitu saya akan memanggil anda Duke Zest. Terima kasih karena sudah mau mendengarkan permintaan mendadak saya hari ini.”

“Jangan khawatirkan hal itu. Bagaimanapun ini tentang negara milik putra menantu-ku yang manis. Tidak perlu menahan diri.”

Jenderal Callis memiliki tinggi 180cm, bertubuh begitu kekar, sampai-sampai kau tidak akan percaya bahwa dia adalah seorang elf.
Dia juga memiliki kulit berwarna gelap, mungkin karena terbakar sinar matahari, dan dia benar-benar terlihat seperti orang militer.
Sementara untuk umurnya…. Karena dia adalah elf, aku tidak bisa menilainya dengan benar melalui penampilannya, tapi dia terlihat seperti berumur 30 tahunan.
Wajahnya cukup tampan dan rambut pendeknya yang berwarna emas sangat cocok dengannya.

“Lalu, ada urusan apa kamu denganku hari ini?”

Setelah percakapan biasa, sekarang adalah saatnya menuju topik utama.
Itu juga merupakan kebiasaan di negara elf.

“Ya…. Sejujurnya, ini tentang pangeran Mars. Pangeran itu, sejak kecil…. Urm….”

Singkatnya, ini adalah ringkasan apa yang dia katakan kepadaku.
Pangeran itu telah dibesarkan dengan kasih sayang yang berlebihan, karena dia adalah pewaris yang telah lama di tunggu di keluarga kerajaan.
Karena alasan itu, dia tidak memiliki akal sehat dan biasanya tidak sopan.
Namun, itu tidak berarti negara elf memiliki niat buruk terhadap kekaisaran.
Dan mereka jika tidak akan keberatan jika kami membunuhnya karena ketidaksopanannya.

Itulah inti dari pembicaraannya.
Fufufu, jadi jika pada akhirnya aku membunuhnya, mereka tidak akan menggerakkan satu jaripun?
Atau apakah mereka mengirimkan subjek permusuhan ke Kekaisaran untuk mengumpulkan pasukan mereka sendiri di negara mereka? Apakah ini adalah motif tersembunyi milik mereka?

“Begitu…. Pria seperti itu sekarang menjadi putra menantuku. Namun, aku tidak bisa melawan keputusan Kaisar. Selain itu, rajamu sendiri telah menyetujui pernikahan ini.”

“Ya, itu memang benar.”

“Lalu, bagaimana ini? Akan terlihat agak buruk jika putriku Tsubaki menjadi janda bahkan sebelum menikah. Tapi, setelah mereka resmi menikah, itu hanya akan terlihat seperti sebuah kecelakaan yang tidak disengaja. Apakah aku salah?”

“…….. Kecelakaan?”

“Benar. Untungnya, karena Tsubaki di adopsi kedalam keluargaku, dia tidak lagi memiliki hak waris di keluarga Kekaisaran. Bukankah itu juga agak bagus untuk kalian?”

“Seperti yang diharapkan dari Duke Zest. Saya paham sekarang….”

Singkatnya, pangeran itu tidak bisa dibunuh saat ini.
Setelah mereka menikah, pangeran itu akan mati karena sebuah kecelakaan.
Tsubaki bukanlah apa-apa selain anak angkatku, oleh karena itu, sang Kaisar tidak dapat mengatakan opini secara langsung pada hal ini.
Tapi aku juga memiliki suara dalam hal ini, jadi lebih baik mereka tidak macam-macam denganku.

Atau sesuatu seperti itu.

“Aku tidak benar-benar tahu apa yang akan terjadi setelah kecelakaan itu. Namun, itu akan cukup mudah untuk menggunakan gelar Ratu masa depan, yang bukanlah siapa-siapa melainkan seorang wanita muda yang baru saja kehilangan suaminya, kan?”

“Benar…. Bahkan saat ini, kami menyebabkan masalah bagi Kekaisaran Grun…”

“Kalian benar-benar melakukan hal itu. Menyerahkan pangeran bodoh itu kepada kami adalah sebuah perlawanan terbuka terhadap Kekaisaran. Ksatria hitamku, unit maid petarungku… dan unit kemonobitoku akan memimpin serangan ke negaramu, kau tau? Bagaimanapun, kau telah menodai kehormatanku.”

“An-Anda benar.”

“Selain itu, Keluarga Frontier Count Razatonia juga akan bergabung dalam perang ini. Ksatria hitam yang ada didalam keluarga utama juga akan dengan senang hati mengamuk di negaramu. Ah, bahkan Negara Suci Lilac juga akan bergabung. Bagaimanapun, kalian telah merendahkan pahlawan yang mencapai spiritification…. Sang Paus pasti sangat marah.”

“Ba-Baik! Kami akan mengikuti rencana anda, Duke Zest.”

Jenderal Callis mengangguk pada semua yang kukatakan, wajahnya terlihat agak pucat.
Sekarang, dengan ini, tahap pertama telah selesai.

 

“Terima kasih atas kerja keras anda, tuan.”

“Hm? Yah, semuanya berjalan sesuai rencana. Tapi mereka tidak akan berkompromi lebih dari ini.”

Aku juga bisa meminta bantuan Kekaisaran, tapi mau bagaimana lagi.
Bagaimanapun, ini harus terlihat seperti Kekaisaran benar-benar menolak sang Pangeran.

“Tapi, ini semua masih sesuai dengan harapanku. Tidak ada yang perlu benar-benar di khawatirkan akan hal itu.”

“Saya mengerti. Seperti yang diharapkan dari tuan saya.”

Dipuji oleh Suu adalah hal yang bagus.
Fufu, aku adalah tipe orang yang membuat kemajuan dengan banyak pujian.
Aku meminum sedikit teh, dan sedang berada dalam mood yang sangat bagus, tapi kemudian Suu memberikan sebuah surat kepadaku.

“Ini adalah surat dari ras iblis. Hanya untuk memastikan, tolong segera baca itu.”

Ya…. Apakah mereka memberitahuku melalui surat untuk segera mengembalikan para naga itu?
Aku sebenarnya ingin menjaga mereka sedikit lebih lama lagi.
Aku membuka surat tebal itu dan membacanya tanpa jeda.

 

 

‘Chapter Pertama – Ksatria dan Tuannya

“Ah, tuan…. Saya adalah seorang pria. Tapi, anda masih berkata bahwa anda menyukai saya?”

“Itu tidak masalah. Memang kenapa jika kamu adalah seorang pria? Lihatlah dirimu, kamu terlihat begitu senang.”

“I-Itu!!”

“Bukan seperti itu, kan? Katakan dengan benar.”

“K****l-ku…”

“Ya. Ada apa dengan k****l-mu Albert?”

Albert menggeliatkan tubuhnya dengan malu dan Zest menatap sedih ke arah kapal mainan yang ada di tangan kekarnya….’

“Itu adalah kapal!! Orang-orang guoblok itu, kenapa mereka menyensor kata itu!!?”

Itu bukanlah sebuah surat, itu adalah kitab kotor.
Melawan keputusanku yang lebih baik, pada akhirnya aku membacanya sampai chapter terakhir. Chapter 10; dan aku sangat menyesalinya.
Judulnya adalah ‘Kehamilan Albert! Dihamili oleh sihir Zest’…….

Aku ingin mati.

← PREV | Table of ContentsNEXT →


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook

3 Comments Add yours

  1. buhahahhaha sicwekfujoshit bikin novel BL dengan karakter zen sama albert!!

    Like

  2. BlueSky says:

    Ada fujoshi….???

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s