Stranger’s Handbook Chapter 123

Chapter 123 – Pemberitahuan Mendadak

Penerjemah : Zen Quarta
Editor: –

Proofreader: Yuda Jarkasih
Sumber English : Oyasumi Reads

“Hoho, cucu menantu-dono…. Aku tidak pernah menyangka bahwa aku bisa terbang di umur setua ini.”

“Urm…. Maaf telah merepotkanmu…..”

Beberapa jam setelah keberangkatan Albert, dia kembali sambil membawa Frontier Count di punggung naga.
Di udara, jika kau terbang lurus, kau dapat bepergian dengan sangat cepat.
Hewan peliharaan ini cukup berguna, bukan?

“Jadi, alasan kamu memanggilku adalah untuk mendiskusikan masalah bangsa elf, kan?”

Seperti yang diharapkan dari Frontier Count, dia cepat memahami suatu hal.
Aku membuat isyarat dengan tanganku dan para maid meninggalkan ruangan.
Hanya aku dan Suu…. Dan Frontier Count yang tersisa diruangan ini.
Albert pergi untuk berlatih dengan para naga; ini sempurna karena dia tidak cocok dalam diskusi seperti ini.

“Suu, cucu menantu-dono juga akan menyebarkan pengaruhnya ke negara elf. Dengan ini, Keluarga Frontier Count saja tidak akan mampu menghentikannya lagi.”

Frontier Count memegang cangkirnya dengan satu tangan dan mengatakan hal itu, sementara Suu menyatakan hal ini dengan suara jelas.

“Saya adalah steward milik tuan. Tolong berbicaralah dengan tuan terlebih dahulu, sebelum berbicara dengan saya. Dan satu hal lagi….. tidak peduli jila anda adalah Frontier Count, jika saja anda membahayakan tuan…. Anda tidak akan dapat pulang kerumah lagi. Tolong berhati-hatilah.”

“Hoo, kamu berniat mengancamku? Gadis kecil.”

Frontier Count mengeluarkan kekuatan sihirnya untuk mengintimidasi Suu, tapi dia tidak mundur.
Didalam suasana menegangkan itu, mereka saling menatap satu sama lain.

“Apakah bahkan kamu bisa menyingkirkanku?”

“Jika kakak saya, para ksatria hitam…. dan unit maid menyerang secara bersamaan, kami dapat menang. Karena kembali ke wilayah kami terlalu merepotkan, kami akan menangani anda disini. Hanya Sonia-sama dan Lamia-sama yang akan tersisa…. Tapi kemungkinan besar mereka berdua akan berada disisi tuan, jadi sesuatu akan keluar dari hal itu.”

Fufufu, aku bersyukur karena Frontier Count bersenang-senang.

“Hohoho, kamu lulus. Menghancurkan setiap ancaman terhadap tuanmu adalah hal yang sangat mendasar. Saat ini, kamu mungkin dapat menyelesaikanku.”

“Terima kasih atas bimbingan anda.”

Frontier Count menarik kembali kekuatan sihirnya dan mulai tertawa.
Suu juga tertawa saat dia kembali mempersiapkan teh untuk kami.
Ya. Itu adalah sebuah ujian….

“Setelah aku melihat hal ini, aku bisa merasa tenang untuk menyerahkan hal ini kepadamu. Cucu menantu-dono, kamu tidak perlu mengkhawatirkan apapun saat kamu sedang berada di negara elf. Kamu akan membuat banyak kemajuan.”

Frontier Count mengatakan hal itu dan tersenyum, sebuah senyum gelap yang sudah lama tidak kulihat……

Dan dengan itu, pertemuan menyenangkan yang penuh dengan senyuman itu berakhir.
Apa yang telah diputuskan…. Adalah bahwa aku akan menemani pangeran Mars dan pergi ke negara elf.
Kami merasa terlalu gelisah untuk menyerahkan semuanya di tangan pangeran Mars.
Jika seperti itu, akan lebih baik jika aku pergi barsamanya.

Pekerjaan lain yang jauh dari rumah, huh?…. aku akan merasa begitu kesepian.

Aku meminum sedikit teh, dan meratapi kesendirianku.
Frontier Count mengatakan bahwa dia ingin menemui Bea, jadi dia segera pergi ke ruangannya.
Ya ampun! Dia sungguh pak tua yang bodoh……

Aku dengan santai melihat ke arah jendela dan mataku bertemu dengan mata Albert.
…… Hm? Ini lantai tiga, bukan?

Aku mengusap mataku dan kembali menatap ke arah jendela tapi aku tidak melihat apapun.
Aku menghela nafas lega tapi kemudian mataku kembali bertemu dengan mata Albert.
Aku membuka jendela dan melihat apa yang sedang terjadi diluar….

“Ooh, dia melompat.”

“Albert-dono yang pertama. Dia melompat sampai ke lantai tiga.”

“Aku selanjutnya! Aku selanjutnya!”

“Fuhahaha, aku akan memantulkan kalian dengan ekorku sebanyak yang kalian mau!”

Para ksatria hitam sedang bersenang-senang dengan seekor naga.
…… Ya, lakukan apapun yang kalian mau.
Aku menutup jendela dengan perlahan dan berpura-pura tidak melihat apapun.

Aku memutuskan untuk menggunakan waktu luangku dan berurusan dengan beberapa surat.
Aku memulainya dengan surat sapaan dari para bangsawan, dan karena suatu alasan aku bahkan menemukan sebuah permintaan untuk membasmi sekelompok pencuri.
Aku bukanlah orang yang bisa melakukan berbagai macam hal, kau tau? Jangan meminta hal semacam ini kepada seorang duke…..

Namun, sudah lama sejak aku menghabiskan waktuku dan mengerjakan dokumen.
Kadang-kadang menikmati sebuah hari yang damai adalah hal yang bagus.

…. Meskipun, masalahnya adalah kami jarang memiliki hari yang damai.
Seakan-akan untuk menanggapi keluhan di dalam hatiku, aku mendengar sebuah ketukan kasar di pintu ruanganku.

“Tu-tu-tu-tu-tuan! Ini sangat serius!!”

Suu melompat masuk kedalam ruangan, ekspresi wajahnya berubah.

“Tenanglah. Apakah ada naga yang datang lagi atau sejenisnya? Sekarang mereka ada berapa banyak?”

Aku menyeruput sedikit teh saat aku memarahi Suu yang sedang kebingungan.
Hadeh, orang ini tidak pernah bersikap seperti bangsawan…..

“Madam pingsan karena pendarahan!!”

“Fuuuu……..”

Aku menyemburkan teh yang ada di mulutku, yang membuat Suu terselimuti kabut beracun.

“Ooh, cucu menantu-dono! Gunakan sihir penyembuhmu! Tidak, bersihkan darahnya….. Aah, Bea……”

“Madam, berjuanglah! Anda akan mampu melewati hal ini dengan semangat juang!”

“Do-do-do-do-dokter? Dimana dokternya? Ah, paduka duke ada disini, jadi semuanya akan baik-baik saja!”

Saat aku sampai di kamar Bea, apa yang terjadi disana adalah sebuah pemandangan dari neraka.
Bea berbaring di tempat tidur, dikelilingi oleh orang-orang yang khawatir.
Semua orang marah.

“Apa yang terjadi? Apakah ada orang yang melukai Bea….. Albert, apakah kau membunuh pelakunya?”

“Tidak, beliau tiba-tiba pingsan. Kami tidak tahu penyebabnya… mungkin itu adalah obat atau sejenis sihir!”

“Aku juga melihatnya dan aku tidak merasakan sedikitpun kekuatan sihir. Mungkin ini adalah racun.”

(Papa, Mama! Mama!!)

Toto menangis dan berteriak dan Frontier Count terlihat merah karena marah.
Albert melakukan persiapan untuk mengumpulkan seluruh ksatria hitam, ekornya tampak kaku.

Aku mendekati Bea untuk menyembuhkannya, tapi dia berusaha keras untuk mengeluarkan beberapa kata, saat dia menderita dalam kesakitan.

“Uh…. Uuugh, Ze-Zest-sama.”

“Bea, lukamu tidak parah! Tidak masalah, aku pasti akan menyelamatkanmu!!”

Aku menggenggam tangannya dengan kuat dan mengatakan hal itu kepadanya, tapi dia memberitahuku, wajahnya dipenuhi dengan keringat dingin.

“Aku… aku melahirkan. Tolong panggil ibuku.”

Dia melahirkan?……… Dia bilang dia melahirkan!?

“Me…. Melahirkan?! Seseorang, seseorang panggil bayinya!!!!!”

“Ooh, seorang bayi. Panggil seorang bayi!!”

“Oi! Siapa saja bawa seorang bayi ke mari!! Gunakan para naga!”

“Tuan, kira-kira berapa umur bayinya?”

Karena suatu alasan, geng yang kebingungan itu mulai bersiap untuk mencoba menculik seorang bayi.
Tempat yang kacau itu menjadi tenang karena tindakan satu orang.

“Dasar bodoh! Dengar! Seluruh pria tinggalkan ruangan ini sekarang juga! Aku membawa seorang bidan. Serahkan sisanya kepada kami dan tunggu di luar, berlututlah di koridor atau sejenisnya!!!!!”

Mama Lamia menampar kami, dan kami pergi keluar, berlutut di koridor.
Aku tidak pernah membayangkan bahwa akan datang hari dimana Aku dan Frontier Count berlutut bersama dalam posisi seiza…… Ini adalah yang pertama kalinya……

← PREV | Table of ContentsNEXT →


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook

9 Comments Add yours

  1. Rais says:

    Ngakak gila :v “seseorang panggil bayi nya ” :v
    Yang terakhir bingung, “tuan kira2 berapa umur bayi nya? ” :v anjir, chp paling ngakak :v wwkkwk

    Like

  2. Tomoe says:

    Perut ane sakit hahahahhaha

    Like

  3. aldzdiv says:

    Anjer chapter paling ngakak yang pernah kubaca :v
    Baru ada waktu luang buat baca.
    Udah ngakak guling2 :v

    Like

  4. Kuro says:

    astaga dragon, ngakak parah :v

    Like

  5. cristal libra says:

    Fkampret gk fokus solat jumat, gra” baca nih chapter, parah njir

    Like

  6. Oyuma Kazuka says:

    anjir sumpah ngakak gua … bayi di panggil .. anjer itu aje mesih nyantel di perut masa mau di panggil .. walau bayi orng mau diculik emgn ngebantu apaan ?? wkwkwk ngakak .. lanjut min !!!

    Like

  7. BlueSky says:

    Ngakak sumpah…

    Dikira orang gila….. :v

    Seseorang panggil bayinya!!!

    Like

Leave a Reply to Tomoe Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s