Stranger’s Handbook Chapter 111

Chapter 111 – Cara Menggunakan Pedagang

Penerjemah : Zen Quarta
Editor : Yuda Jarkasih
Sumber English : Oyasumi Reads

“Tuan, pedagang itu telah tiba. Apa yang harus saya lakukan?”

Aku akhirnya dibebaskan setelah aku dengan panik menjelaskan semuanya kepada Bea. Itulah ketika Suu datang kepadaku untuk menanyakan hal itu.
Saat aku memikirkannya, bukankah itu adalah salah Suu sampai-sampai aku harus melalui semua ini, karena sejak awal dialah orang yang memberikan celana dalam itu kepadaku?

“Aku akan segera menemui mereka. Ngomong-ngomong Suu, karena dirimu aku harus melalui sesuatu yang mengerikan……”

“Saya sangat minta maaf atas hal itu, Saya pasti akan mempersiapkan benda milik madam.”

“……. Tidak. Bukan itu. Bea akan memarahiku lagi!”

“Eh? Kenapa begitu? Bukankah sudah hal yang wajar jika seseorang ingin mencium aroma orang yang dia cintai?”

Aku menatap Suu yang sedang bingung, dan pada saat itulah aku sendiri juga ikut tercengang.

“Mungkin, begitulah bagi kemonobito? Itu adalah hal yang berbeda bagi manusia, kamu tahu?”

“Ap!? Begitukah!?”

“Begitu….. aku akhirnya paham. Aku tidak ingin mendiskriminasi ras lain, tapi begitulah, kamu tahu….. ada perbedaan yang dimiliki setiap ras dalam menilai sesuatu.”

“Saya terkejut…… Saya sangat yakin bahwa manusia merasakan hal yang sama. Khususnya Sonia-sama.”

……. Aku menemukan hobi guruku dengan cara seperti ini.

“Tidak ada yang spesial tentang hal itu. Itu hanyalah sesuatu yang di inginkan oleh pria. Namun, wanita membencinya. Kamu harus tetap diam soal masalah guruku.”

“Saya mempelajari sesuatu. Lalu, tuan, bisakah kita pergi?”

 

Saat aku terus memikirkan tentang perbedaan akal sehat antara manusia dan ras kemonobito, kami berjalan menuju ruangan dimana pedagang itu telah menunggu.
Mulai saat ini, aku harus mempelajari perbedaan antara setiap ras, jadi hal seperti ini tidak akan terjadi lagi.
Sekarang, jika aku memikirkannya, mungkin tarian yang dilakukan Albert pada saat itu juga memiliki arti tertentu.

Aku memikirkan hal itu sambil mengikuti Suu.
Aroma bunga yang tercium sungguh menenangkan.
Dia benar-benar memiliki bau yang harum……..

 

“Saya senang bertemu dengan anda, Paduka, duke Zest. Saya adalah Kalfa dan saya bekerja untuk Tanya.”

Kelihatannya bau yang dimiliki Suu membuatku sedikit melamun.
Tapi tidak ada waku untuk hal itu…..

“Kalfa, aku tidak sabar bekerjasama denganmu.”

“Ya. Saya telah mempersiapkan beberapa barang yang mungkin cocok dengan selera paduka.”

Wanita itu mulai sibuk menyusun barang didepanku.
Apakah dia berumur diakhir 20 tahunan? Dia membiarkan rambut merahnya terikat kuncir kuda dan dia terlihat seperti orang yang bersemangat.
Matanya terlihat seperti dua buah chestnut besar dan dia memiliki karakteristik seorang wanita cantik.

“Alat sihir ini adalah yang terbaru dari modelnya…..”

Kalfa mengenalkan beberapa barang kepadaku tapi tidak ada satupun yang cocok untuk Bea.
Saat ini dia sedang melakukan penjelasan panas tentang kekuatan tembakan dan kemampuan pergerakan dari alat sihir model terbaru yang tidak benar-benar kuperdulikan.

“Kalfa, bolehkah aku menanyakan sesuatu kepadamu?”

“Ya…. Ya pak! Apa itu, paduka?”

Kalfa terkejut oleh selaanku yang tiba-tiba dan meletakkan alat sihir yang dia pegang.

“………… Tokomu…. Tidak terlalu laris, apakah aku benar?”

“!?”

Seperti yang kuduga, aku tepat sasaran.
Wajah Kalfa yang tertegun mulai memerah.

“Sialan kau Tanya, kamu ingin aku melakukan sesuatu tentang hal ini?”

“Er… errr…. Paduka. Tolong terima ini.”

Dia menyerahkan sebuah surat dari Tanya.

“Tanya mengatakan kepada saya bahwa Padua mungkin akan mengatakan hal ini. Dan jika hal itu terjadi, dia berkata untuk memberikan surat ini kepada Paduka…..”

Kalfa tampak menyesal saat menjelaskan hal itu. Aku meminta Suu untuk menyiapkan teh saat aku membaca surat itu.

 

“Sigh……”

Aku menghela nafas secara tak sadar.
Inilah apa yang Tanya tulis didalam surat itu.

Dia memintaku untuk menganggap Kalfa sebagai orang yang bertanggung jawab atas urusan ibukota, bukannya Tanya sendiri.
Namun, meski memiliki kemampuan yng bagus, Kalfa sangat buruk dalam berbisnis.
Jika dia menjadi orang yang bertanggung jawab dalam urusan ibukota. Dia akan semakin sering berhubungan dengan para bangsawan.
Dapatkah aku melakukan sesuatu tentang hal itu?

Atau mungkin seperti itulah maksudnya.

Tapi, itu tidak buruk juga untukku.
Jika aku melatih tanya menjadi orang yang berguna bagiku, aku akan memiliki lebih banyak bidak catur yang akan mengirimkan informasi dari ibukota kekaisaran kepadaku.
Selain itu, Tanya juga akan berhutang budi kepadaku……
Dia benar-benar memikirkan hal ini.

“Kalfa, apakah kamu buruk dalam melakukan bisnis?”

“Ya, sama seperti yang anda katakan. Saya tidak dapat melakukannya dengan benar tidak peduli bagaimanapun saya mencobanya.”

Dia terlihat begitu putus asa sampai-sampai kuncir kudanya terlihat layu.

“Mau bagaimana lagi karena Tanya yang memintanya. Aku akan mengajarinya tekhnik rahasia tentang berbisnis milik Keluarga Duke.”

“Tekhnik rahasia milik Keluarga Duke? Anda mau mengajarkan misteri yang luar biasa itu kepada seseorang seperti saya!”

“Ya. Namun, tekhnik rahasia ini tidak dapat diajarkan secara sembarangan. Kamu juga harus bersiap menghadapinya.”

“Ber….. siap?”

Kalfa menyembunyikan dadanya dalam sekejap.
Kau salah….. bukan persiapan yang seperti itu.
Suu juga, berhenti menatapku seperti itu!

“Setelah aku mengajarkan tekhnik itu kepadamu, kamu akan menjadi kooperator milik Keluarga Duke. Kamu juga harus membantu berbagai hal.”

“Kooperator…….”

“Aku akan lebih lama tinggal di wilayahku jadi aku tidak menerima banyak informasi dari ibukota kerajaan. Dan Tanya akan segera pindah ke wilayahku. Kamu paham, kan?”

“Begitu. Itulah sebabnya anda memerlukan seorang kooperator.”

Dia tampaknya memahaminya.
Karena Tanya memperkenalkan gadis ini kepadaku, itu berarti dia juga telah setuju akan hal ini.
Tanya sendiri memutuskan untuk menjadi sekutu-ku dan bekerja sebagai puveyor milik Keluarga Duke.
Itulah sebabnya dia mengirim Kalfa kepadaku……. Untuk menjadikannya sebagai penghubung strategis kami dengan Ibukota Kekaisaran.

Jika atasannya, Tanya memintanya melakukan hal ini, maka jawaban Kalfa adalah…

“Seperti yang anda minta. Saya akan berada dalam perlindungan anda mulai saat ini.”

Hanya itulah jawaban yang bisa dia berikan.
Setidaknya dia memahami hal ini.

“Bagus. Jadi, kamu memahami jenis tawar-menawar seperti ini….. Maka, penjualan seharusnya akan menjadi lebih mudah bagimu.”

“Bukan….. saya tidak bisa……”

 

Dan dengan demikian, sudah diputuskan bahwa aku akan mengajarkan dasar-dasar bisnis kepada Kalfa.
Dia harus belajar bagaimana cara tawar-menawar dengan bangsawan dan bagaimana cara melakukannya kepada orang biasa.
Dan juga….. dalam artian, cara bicaramu sebagai seorang pembisnis juga merupakan sebuah seni.

Biasanya, atasannya Tanya akan mengajarkan hal ini kepadanya, tapi karena aku adalah seorang bangsawan dan juga orang asing dari dunia lain, aku lebih cocok untuk melakukan hal itu.
Ini adalah saat ketika aku berpikir betapa bagusnya karena aku bekerja di bisnis penjualan.
Tapi, ini adalah pekerjaan yang dapat dilakukan bangsawan manapun di dunia ini….. Fakta bahwa aku adalah orang asing mungkin hanyalah kebetulan.

“Kalfa, kamu terlalu memikirkan hal-hal yang menyulitkan. Singkatnya, ini sangat sederhana.”

“Saya terlalu banyak memikirkannya?”

Untuk saat ini, setelah aku mengajarkan dasarnya kepadanya, aku akan melatihnya sedikit demi sedikit.

“Kamu memberikan terlalu banyak penjelasan. Pertama, kamu harus berkonsentrasi untuk membuat pelanggan berbicara denganmu.”

“Pelanggan?………..”

“Mendengarkan perkataan orang lain itu cukup melelahkan. Coba pikirkan ketika kamu bercakap-cakap dengan senang untuk sesaat, dan saat kamu mendengarkan ceramah Tanya dalam rentang waktu yang sama. Membayangkan mana yang akan lebih melelahkan itu mudah, kan?”

“Memang……”

“Itu juga sama bagi para pelanggan. Tidak mengatakan apapun kepada para bangsawan, yang tidak ingin kehilangan terlalu banyak waktu untuk mendengarkan cerita orang lain. Kamu menyebabkan kelelahan yang tidak perlu.”

“Jadi itulah sebabnya pelanggan saya……”

Dia kelihatannya telah mendapatkan petunjuk dari hal itu.
Kalfa menunjukkan ekspresi rumit diwajahnya.

“Pertama, kamu harus membuat pelangganmu bercakap-cakap dengan senang bersamamu. Dan kemudian kamu harus mencari kata kunci dalam perkataan mereka. Apa yang mereka inginkan, Bagaimana dengan dana mereka, kapan mereka membutuhkan hal itu, siapa yang melakukan pengambilan keputusan, dan juga…….. kenapa mereka membutuhkannya. Apakah kamu melakukan hal itu sampai saat ini?”

“……… Tidak.”

“Kamu setidaknya harus mengetahui hal itu, jika tidak pelanggan akan memanfaatkanmu dalam diskusi bisnis. Pertama kamu mulai dari hal itu.”

Aku meminum sedikit teh yang disiapkan Suu.
Ya, ini enak…. Apakah ada trik dibelakangnya?
Saat aku membuat teh sendiri, itu tidak memiliki rasa seperti ini.

“Begitu….. Terimakasih banyak. Paduka. Tolong rawat saya mulai saat ini!”

Kalfa membungkukkan kepalanya dan kuncir kudanya bergoyang-goyang.
Kelihatannya dia memahami saranku.
Itu sangat bagus.
Itu adalah hal yang paling dasar tapi kelihatannya dunia ini tidak menulis apapun tentang hal itu.
Jika seperti itu, aku akan menghabiskan waktuku dan mengajarkan semua hal kepadanya…… Ada jalan panjang yang menungguku……

 

Karena ini sudah cukup terlambat, aku menyuruhnya pulang untuk hari ini.
Aku masih akan berada di ibukota kekaisaran lebih lama lagi.
Aku juga masih memiliki waktu untuk memilih hadiah yang cocok untuk Bea.

Aku melihat Kalfa pergi setelah dia mengumpulkan barang-barangnya dan kemudian aku kembali ke kantor yang telah dipersiapkan untuk Keluarga Duke didalam istana.
Sekarang, aku harus menyelesaikan pekerjaanku, setelah aku menghabiskan begitu banyak waktu hari ini.

Aku menatap tumpukan kertas yang ada di mejaku.
Ini….. aku harus menjawab mereka semua…….

 

 

Sekitar pada saat aku mengerahkan sihir penyembuhan ketangan kananku untuk kelima kalinya, tumpukan kertas itu akhirnya benar-benar menghilang.
Aku menyelesaikannya…. Itu adalah sebuah pertarungan yang panjang.

Yang paling sulit dari semua kertas itu adalah surat cinta dari berbagai putri bangsawan……
Jika mereka mengatakan sesuatu seperti ‘aku menyukaimu’ atau ‘aku mencintaimu”, Aku mungkin akan berpikir bahwa mereka manis.
Tetapi sangat sulit untuk memecahkan ekspresi metaphora yang tidak dapat dipahami dan sama sekali tidak masuk akal itu.
Bukankah ini adalah sebuah pelecahan secara tidak langsung…….?

Saat aku melihat keluar, hari sudah menjadi gelap gulita.
Pada akhirnya, aku tidak melakukan satupun hal yang memuaskan hari ini.

Sekarang aku adalah seorang bangsawan….. dan aku paham betapa melelahkannya hal itu.
Aku lebih memilih mengundurkan diri dari pada terus melakukan hal seperti ini……

Aku memijat bahuku yang terasa sakit, ketika Suu masuk kedalam kantor.

 

“Tuan, sebuah surat cinta yang penting telah tiba. Tolong periksa itu.”

 

Sudah cukup….. jangan surat cinta lagi…..

Itulah yang dikatakan mataku saat aku mengambil surat itu dan melihat segelnya.
Itu adalah sebuah mahkota dengan sebatang pohon yang lewat tepat ditengahnya dan sebuah busur sedang dan sebuah bunga yang diletakkan dibawahnya.

Itu adalah lambang keluarga kerajaan Elf………..
kelihatannya pekerjaan melelahkan sebagai seorang bangsawan ini masih jauh dari kata selesai.

← PREV | Table of ContentsNEXT →


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook

2 Comments Add yours

  1. Trè says:

    apa cuman saya yg berpikir kalau setiap chapter stranger handbook itu diakhir chapter selalu muncul masalah baru tanpa jeda?.?

    mohon sabar ini ujian…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s