Stranger’s Handbook Chapter 106

Chapter 106 – Dalam Hati • Tekad Suu

Penerjemah : Zen Quarta
Editor : Yuda Jarkasih
Sumber English : Oyasumi Reads

 

*TN: Sudut pandang Suu

“Misi penting seperti itu diberikan kepadamu, onii-sama!?”

“Ya, aku harus memenuhi harapan Paduka, Frontier Count.”

Albert onii-sama mengatakan hal itu, dan kemudian meninggalkan ruangan.
Tolong….. berhati-hatilah………

Berdasarkan penjelasan onii-sama, ini adalah sebuah misi yang harus dia lakukan bersama dengan para ksatia hitam.
Kenapa memberikan misi penting seperti itu kepadanya, yang merupakan seorang ksatria pemula?

Kami tumbuh terkucilkan karena merupakan bagian dari ras kemonobito.
Meskipun diskriminasi adalah hal yang dilarang, kemonobito selalu diperlakukan agak rendah bahkan diantara para bangsawan.
Dibandingkan dengan manusia, kami tidak dapat dipromosikan dan hampir tidak ada orang yang bergelar bangsawan di ras kami.
Kenyataannya adalah, kami diusir dari rumah kami dan akhirnya berhasil mencapai tempat ini.

 

“Suu, apakah kamu disini? Paduka, Frontie Count ingin bertemu denganmu.”

Seorang maid senior masuk kedalam ruanganku.
Orang-orang dari keluarga Frontier Count memperlakukan kami dengan normal, meskipun kami adalah kemonobito.
…… tidak ada seorangpun yang mengatakan bahwa kami adalah sesuatu yang kotor.

“Ya, ma’am. Dimana Paduka berada?”

“Di kantornya. Dia kelihatannya sedang terburu-buru!”

Aku dengan cepat membungkuk kepada seniorku dan segera pergi ke kantor.
Aku bergegas untuk menemui paduka Frontier Count, pria yang mempekerjakanku sebagai seorang maid.

 

“Paduka, ini Suu.”

“Ya, cepat masuklah.”

Saat aku mengetuk pintu dan memberitahukan kehadiranku, itu adalah jawaban yang kuterima.
Dia pasti sedang terburu-buru.
Aku bergegas masuk kedalam ruangan.

“Maaf telah membuat anda menunggu. Apakah ada sesuatu yang dapat saya bantu?”

“Setelah ini, aku akan bertemu dengan orang asing yang datang dari dunia lain. Aku ingin agar kamu melayani kami di ruangan itu.”

“!?…….. Seperti yang anda minta!”

Orang asing?…….. Jadi itu bukan hanya sebuah dongeng!?
Mereka benar-benar ada!
Aku mencoba melakukan yang terbaik untuk menyembunyikan gejolak itu saat aku membungkukkan kepalaku.

“Kamu tidak perlu takut, Sonia dan aku juga akan berada disana. Begitu juga dengan Albert dan Galef, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan.”

“Maafkan saya. Saya akan melakukan sesuai dengan permintaan anda.”

Huft…. Beliau benar……
Karena prajurit terkuat milik Count sudah dikumpulkan, tidak ada satupun hal yang perlu dikhawatirkan.
……….. Namun, aku agak khawatir dengan onii-sama.

 

Namun, orang asing itu bahkan lebih menakutkan dari yang kubayangkan.
Aku sangat gugup saat aku masuk kedalam ruangan, karena ini adalah pertama kalinya aku bertemu dengan orang asing.
Dengan tangan gemetar, aku selesai mempersiapkan teh dan hendak meninggalkan ruangan ketika hal itu terjadi.

“Lalu, saya akan permisi-nya!”

Sialan! Bodohnya diriku! Apa-apaan dengan ‘nya’ yang tadi!?
Seorang kemonobito menggunakan bahasa ras kucing…. Itu dapat berarti bahwa aku jatuh cinta kepada orang asing itu……
Aku seharusnya tidak membaca buku itu tadi malam.
Tapi itu sangat menarik….. buku ‘Strategi Nyan-nyan yang sempurna’.

“Jadi kamu adalah kucing!”

Orang asing itu membalasku lalu aku membeku ditempat.
Satu kalimat yang dia katakan…… bukankah itu adalah bagaimana cara orang melamar yang disebutkan didalam buku ‘Strategi Nyan-nyan yang sempurna’!?
Namun, pasti ada alasan khusus dibalik hal itu…. Tapi meski begitu, jika aku memperhatikannya dengan lebih teliti, orang asing itu terlihat agak keren……

Aku menjadi agak kebingungan pada saat itu dan aku tidak terlalu ingat apa yang terjadi setelahnya.
Saat aku kembali ke kesadaranku, Albert onii-sama sedang mengguncang bahuku.

“Suu! Bertahanlah!”

“Onii-sama, itu sakit. Tolong sadarilah kekuatan fisik yang kamu miliki.”

“Syukurlah…. Kamu melamun dan itu membuatku merasa khawatir.”

“…….. Aku minta maaf. Urm, apa yang terjadi pada orang asing itu?”

“Kamu tidak ingat? Jika begitu, maka biarkan saja. Itulah yang terbaik.”

“Tapi, orang itu….. dia….. urm…….”

Dia baru saja melamarku dengan meniru cara dewasa di buku ‘Strategi Nyan-nyan yang sempurna’.
Sebuah lamaran yang membuat hati kemonobitoku tergelitik tidak terlalu buruk juga.

“Suu, dia adalah orang asing dari dunia lain, kamu tahu? Pikirkanlah hal itu.”

“……… Orang asing…… meski begitu, bagaimana bisa dia membuat lamaran yang menakjubkan seperti itu?”

Itu benar. Orang asing itu mengatakan hal itu tanpa mengetahui apapun tentang ‘Strategi Nyan-nyan yang sempurna’,

“Benar. Dia mengatakannya tanpa mengetahui apa maksud dari perkataan itu.”

“……… Begitu. Aku paham.”

Aku paham, onii-sama……….
Dia benar-benar melamarku, kan?
Dia tidak meniru buku itu; dia mengatakan ‘Jadi kamu adalah kucing’ dengan biasa saja…. Sungguh orang yang menakutkan!
Dia telah mencengkeram hati kemonobitoku dengan sangat erat.

“Aku akan melakukan yang terbaik untuk bekerja sebagai seorang maid!”

“Kelihatannya kamu memahaminya. Aku mengandalkanmu.”

Onii-sama tersenyum senang dan kemudian meninggalkan ruangan.
Benar, aku memahaminya.
Dalam rangka untuk menjadi wanita yang pantas untuk orang itu, pertama-tama aku harus melakukan yang terbaik untuk menjadi Nona kelas atas!

 

Setelah itu, orang itu….. Zest-sama, mendapatkan promosi dengan lancar.
Dia menjadi tunangan Nona Muda Beatrice………

………. Fufu, itulah Zest-sama.
Dia dapat dengan muda menangani Nona Muda itu, sambil menunjukkan senyum diwajahnya!
Orang itu, dia hampir seperti matahari.
Saat aku berada dekat dengan Nona Muda, kakiku mulai gemetaran; dia adalah orang yang mengerikan.

Aku juga memahami hal itu, kamu tahu, Zest-sama?
Sebuah pernikahan dengan seorang bangsawan hanyalah demi kepentingan politik.
Kamu hanya memiliki perasaan yang mendalam terhadapku, dan bukan kepada orang lain, kan?
Ufufu, aku sudah mengetahui hal itu.

Zest-sama dipromosikan menjadi seorang Duke.
Dia bahkan bertunangan dengan Yang Mulia, Tuan Putri…. Dia sungguh orang yang cerdas.
Itulah bagaimana seharusnya seorang pria bertindak.
Ufufu, aku sudah tahu itu.

Zest-sama berpartisipasi dalam peperangan dan mendirikan wilayahnya sendiri.
Dia masih belum memanggilku.
Ini mengesalkan! Cepat datanglah!
Ufufu, aku sudah tahu itu, sih.

Zest-sama memiliki seorang anak dari Nona Muda Beatrice.
………. Itu menakjubkan.
Dengan ini, tugasnya sebagai seorang bangsawan akhirnya terpenuhi.
Apakah dia melakukan hal itu supaya bisa datang kepadaku?
Ufufu, aku sudah tahu itu.

 

Tidak peduli berapa lama aku menunggu, Zest-sama tidak pernah datang kepadaku.
………….. Tidak peduli apapun masalahnya, dia sudah terlalu terlambat!!

Aku tahu! Dia menjadi perhatian Nona Muda Beatrice, kan?
Tidak masalah, Zest-sama.
Aku sendirilah yang akan berbicara kepadanya!

 

Nona muda Beatrice akhirnya pulang kerumah setelah sekian lama…….. Atau lebih tepatnya, aku akhirnya dapat bertemu dengan Paduka Duke.
Aku harus memberitahukan hal itu kepadanya.

“Nona Muda Beatrice, ada sesuatu yang ingin saya katakan kepada anda mengenai Zest-sama.”

“Zest……. Sama? Suu, apa itu?”

Jika seorang bawahan dari keluarga lain berani memanggilnya dengan ‘Zest-sama’ bukannya ‘paduka Zest’, sudah pasti dia akan marah.
Aku sudah merasakan perasaan intimidasi…. Tapi meski begitu!

“Madam, tolong segera biarkan Saya dan Zest-sama segera menikah.”

“…………….. apa?”

“Sekarang karena anda telah dikaruniai seorang anak, pasti ada beberapa hal yang tidak nyaman. Jika saya berada didekatnya itu akan cukup membantu, selain itu, dia telah melamar saya.”

Dia dapat memperlakukanku sebagai selir kelas rendah…. Atau, mungkin seperti seorang wanita simpanan?
Namun, jika aku bisa berada disamping Zest-sama…….

“Suu? Aku penasaran kapan dia melamarmu?”

“Hii!?”

Nona muda terselimuti oleh kekuatan sihir hitam pekat yang sangat besar.
………. Menakutkan…… Sangat menakutkan! Aku tidak ingin mati!
Apakah dia selalu seperti ini? Apakah madam selalu memiliki kekuatan sihir yang sangat menakutkan seperti ini!?

Aku tidak dapat melakukan apapun selain diam gemetaran.
Mataku menjadi berair karena aku terus gemetaran ketika Sonia-sama dan Albert onii-sama melompat masuk kedalam ruangan.

“Apa-apaan kekuatan sihir ini!?”

“Madam! Apakah anda baik-baik saja!?”

“Kalian berdua. Apakah kalian tahu tentang lamaran pernikahan yang Zest-sama ajukan kepada Suu?”

“?….. Ah, hal itu? Aku tahu…………”

“Ya ma’am, dia mengutip kalimat yang menakutkan…….”

“Jadi kalian berdua mengetahuinya…….. bukan!? Untuk saat ini, duduklah disana!”

“Tunggu, Bea? Urm……”

“Madam, itu adalah sebuah kesalahpah……”

“DUDUK!”

“”Baik ma’am!””

Tidak ada harapan…… Kekuatan sihir milik Madam menjadi semakin dan semakin besar.
Tidak mungkin kami bisa melawannya…… Tidak peduli berapa banyak nyawa yang kamu miliki, pada akhirnya kamu juga akan mati.
Insting kemonobitoku juga berteriak ‘jangan melawannya!’.

“Jangan katakan….. kalau Zest-sama benar-benar melamarmu?”

“Ya, Nona Muda Beatrice…. Maksud saya, paduka duchess. Itu benar.”

Karena rasa takut dan kebingungan, aku tidak benar-benar memikirkan jawaban yang benar untuk diberikan kepadanya.
………. Aku akan segera mati disini.

 

 

Orang yang menyelamatkanku dari situasi penuh keputusasaan ini adalah Zest-sama.

“Bea, apa yang terjadi? Ini buruk untuk anak kita! Sekarang, katakan kepadaku apa yang terjadi.”

“Zest-sama, kamu melamar Suu, kan? Kapan itu terjadi?”

Menakjubkan! Dia duduk disana, diselimuti kekuatan sihir, dan menggoyangkan lututnya dalam sebuah tarian kasih sayang! Dia sekarang sedang mendekati Nona Muda!
Dia benar-benar pahlawan milik para bawahan…… Seseorang sepertiku tidak pantas untuknya……..

“Aku tidak pernah melakukannya! Apa yang kamu bicarakan, Bea? Ayolah, tenangkah dirimu.”

“……… Tapi, ayah dan Albert berkata bahwa kamu pernah melakukannya.”

“Guru?”

“Memang benar bahwa terjadi sesuatu yang dapat di nilai sebagai lamaran pernikahan, tapi Frontier Count memerintahkan Albert untuk melupakan hal itu karena itu adalah sebuah kesalahan……..”

“Ya ma’am! Paduka, Frontier Count memerintahkan saya untuk melakukan hal itu!”

 

……… Eh? Sebuah kesalahan?

Apakah itu adalah sebuah kesalahan? Kenapa kamu tidak menjelaskannya kepadaku dengan benar bahwa itu adalah perkataan Frontier Count!?

“Lalu kenapa semuanya menjadi seperti ini? Suu, apakah kamu tidak mendengarnya dari Albert?”

“Ya, paduka Zest. Saya tidak pernah mendengar hal itu.”

Ada apa ini? Onii-sama?
Mata kami semua tertuju ke arah Albert Onii-sama.

“Albert….. Apakah kamu menjelaskan dengan benar….. tepat….. dan jelas kepada Suu……. Tanpa meninggalkan satupun ruang untuk kesalahpahaman?”

“…………. Paduka Zest. Kami adalah saudara! Kami mengerti satu sama lain bahkan tanpa harus menggunakan kata-kata!”

“Onii-sama, apakah kamu tahu apa yang aku rasakan saat ini?”

Onii-sama berbalik untuk memandangku.
Mungkin karena kakinya mati rasa, dia berjalan dengan sempoyongan.

“Aku tahu. Kamu mengkhawatirkan kakakmu, kan?”

“Tidak, aku merasa malu karena memiliki kakak yang bodoh sepertimu.”

“…………….”

“Apakah kamu mendengarkanku? Aku malu bahkan untuk memanggilmu sebagai kakakku.”

Dasar aniki bodoh……….. Kamu membawakan rasa malu yang tak terkira kepadaku.
Perasaanmu sampai kepadaku? Kamu kira kamu dapat melakukan hal itu! Aniki bodoh!

Ini….. berarti adalah hukuman mati bagi kami berdua…….
Dia tidak menyampaikan perintah dengan benar, dan karena kesalahpahaman itu, seorang bawahan membuat keributan tentang lamaran pernikahan……….
Tidak peduli bagaimanapun kamu melihatnya, itu berarti adalah hukuman mati…… Aku sunggguh memiliki hidup yang singkat.

“Kamu lihat? Pada akhirnya, itu tidak lain hanyalah kesalahan komunikasi yang dilakukan oleh Albert…. Bea, maukah kamu memahaminya?”

“Urm…. Maafkan aku, Zest-sama.”

“Fufu, kamu begitu inginnya memonopoli diriku? Kamu sungguh serakah, Bea.”

“Uuuugh, tolong maafkan aku…….”

“Tentu saja akan kulakukan! Aku tidak memiliki alasan untuk tidak memaafkanmu. Tapi aku juga harus menghukummu. Aku tahu! Malam ini, kamu akan menjadi bantal pangkuanku.”

“Zest-sama? Itu sama sekali bukan hukuman, kamu tahu? Aku juga ingin melakukannya.”

……… Woaa, sungguh rayuan yang manis.
Mata Sonia-sama terlihat kosong.
Memang benar bahwa ini adalah suasana dimana kamu tidak ingin berada didalamnya…. Ini membuatmu merasa ingin mati.

 

Aku mengosongkan pikiranku dan mencoba menahannya saat Frontier Count memanggil.

“Suu, aku ingin minum sedikit teh. Lakukan persiapannya.”

“Apakah tidak masalah jika orang seperti saya mempersiapkannya?”

“Cucu menantu-dono menunduk kepada kami dan mengatakannya, bukan? Bahwa tanggung jawab Albert adalah tanggung jawabnya. Jika seperti itu, kami tidak dapat mengatakan apapun tentang hal itu.”

“…….. Paduka Zest…….”

Paduka duke……. Seorang pahlawan yang sama sekali tidak gentar dihadapan kekuatan sihir seperti itu……….
Menundukkan kepalanya untuk kami?
Dia menundukkan kepalanya demi kemonobito yang membuat keributan tentang lamaran pernikahan palsu?

 

“Onii-sama, lakukan itu! Tarian kesetiaan!”

Onii-sama mengangguk setelah mendengar perkataanku…. Perasaanku mencapainya.
Tolong tampilkan tarian kesetiaan kepadanya.

Itu adalah tarian khas dari anjing kemonobito.
Itu adalah sebuah ritual dimana orang yang menarikannya, dan seluruh keturunannya bersumpah untuk mengabdikan seluruh hidup mereka kepada orang yang mereka tunjukkan tarian itu.
Aku harus segera membuat anak.
Agar aku dapat berguna bagi paduka Zest.

Selama orang ini hidup, masa depan kemonobito akan terlindungi.
Kami tidak boleh membiarkan orang ini mati.

Orang ini merawat kami, sepasang kemonobito yang bodoh.
Aku ingin agar dia memiliki umur yang panjang.
Aku ingin agar anaknya mewarisi sifat yang dia miliki.

Aku berdoa agar anaknya dapat mewarisi sikip lembut dan kemauan kuat milik paduka.

Untuk alasan itu, aku akan melindungi orang ini beserta anak-anaknya.
Aku akan selalu…… selalu berada disamping mereka untuk melindungi mereka.
Aku akan melakukan segala yang kubisa untuk melindungi mereka! Paduka, ini adalah tekad saya!

 

 

Namun………….

“Paduka, duke Zest, itu tidak boleh. Ini adalah kehamilan madam yang pertama. Tolong lakukan segala cara untuk tidak bertindak gegabah.”

Sungguh, pria benar-benar…. Seperti yang kuduga, dia mungkin membutuhkan seorang wanita simpanan!
Paduka baru saja hendak melepaskan pakaian milik Madam. Dia menatapku dengan tatapan memohon….
Anda tidak di izinkan untuk melakukannya! Biarpun cuma sedikit!

← PREV | Table of ContentsNEXT →


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook

4 Comments Add yours

  1. Mage says:

    Dejavu hahaha tapi ini lebih lengkap sampe chap kemaren

    Udah zest beralih ke kaum sabunis aja hahahhaha

    Like

    1. Ko says:

      Ketua telah bersabda

      Like

Leave a Reply to Mage Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s