Stranger’s Handbook Chapter 96

Chapter 96 – Ayo Pergi Bertamasya

Penerjemah : Zen Quarta
Editor : Yuda Jarkasih
Sumber English : Oyasumi Reads

“Zest-sama, ini terasa sangat nyaman.”

“Benarkan? Ini adalah yang terbaik.”

(Papa! Ini sangat luas, ini sangat menakjubkan!)

 

 

Kami akan menemui orang Jepang lainnya dalam waktu seminggu.

Jadi, kami mencari tempat wisata yang dekat dengan Cathedral, lalu kami menemukan tempat ini…. Aku benar-benar tidak menyangka akan ada onsen* disini.
*TN: Pemandian air panas

Selain itu, tempat ini terletak disekitar Grand Cathedral, dan bahkan tempat ini memiliki pemandian terbuka; tempat wajib untuk dikunjungi.

 

“Kamu menyewa seluruh tempat pemandian, sehingga ini benar-benar terasa nyaman.”

“Bea, aku tidak akan menahan diri jika itu menyangkut onsen, aku mengambil keuntungan dari kekuatan politikku.”

(Garbera juga membantu, dan mengatakan sudah sewajarnya orang Jepang berperilaku seperti itu!)

 

Ya, Aku dan Garbera menggabungkan kekuatan kami dan membuat hal ini terjadi.

Karena ini adalah sebuah onsen….. mereka mengabulkan keegoisanku.

 

“Haha, mau bagaimana lagi…. Namun, onsen ini sungguh menakjubkan.”

(Ya, ini terasa sangat nyaman! Papa menyukai pemandian air panas. Apakah kamu lebih menyukainya dari pada Mama?)

 

“…… Tentu saja, aku lebih menyukai Bea…… Apa?”

 

“Barusan, kamu berpikir dulu sebelum menjawab hal itu.”

(Apakah kamu kesulitan untuk memilihnya, Papa?)

 

Kami tertawa dan bersantai di pemandian terbuka.

Karena ini adalah onsen, kami semua telanjang…… tentunya kami juga tidak memakai handuk.

Yah, bagaimanapun caranya aku tidak akan membiarkan mereka memakainya! Aku merasa sangat puas, karena pemandian ini dan juga karena pemandangan yang indah ini………

 

Berdiam diri di dalam onsen terlalu lama akan menimbulkan perasaan tidak nyaman, jadi, ketika kami merasakan hal itu, kami pergi keluar.

Setelah istirahat sejenak, kami akan masuk lagi.

 

Saat kami keluar, unit maid masuk kedalam pemandian.

‘Onsen ini akan membuat kulitmu menjadi cantik!’

Saat Garbera mengatakan hal itu, mata mereka berbalik dari jalan kekafiran.

Jika ada orang yang berani mengganggu mereka, orang itu akan mati, aku yakin akan hal itu

 

 

Tawa kegembiraan yang mereka keluarkan terdengar cukup menakutkan, jadi kami kembali ke kamar kami dan beristirahat.

Tempat yang kami sewa adalah sebuah penginapan bagus yang populer dikalangan para bangsawan.

Dan juga aku mendapatkan seluruh ruangan dengan paksa……. Aku merasa sedikit bersalah karena melakukan hal itu, sih.

 

Kedua gadis itu terlihat sangat puas dengan onsen tadi, jadi kami akan menghabiskan hari ini untuk mandi di onsen; besok kami akan pergi ke wilayah di sekitar onsen dan membeli souvenir.

Kami memutuskan itu dan akhirnya aku memiliki satu hari dimana aku bisa bersantai.

 

Namun…. Bea dan Toto mengatakan bahwa mereka tidak akan mandi di onsen lagi, jadi selanjutnya aku akan mandi sendirian, saat insiden itu terjadi.

 

 

“………….. Media, apa yang kamu lakukan?”

“Pa, Paduka……..”

 

Di pintu masuk pemandian terbuka, Media sedang berlutut sambil menangis.

 

“Paduka! Saya juga ingin masuk kedalam pemandian terbuka!”

“………….. Kalau begitu lakukan saja.”

 

“Tapi aku ingin masuk bersama semua orang!”

“Ah, begitu.”

 

Aku memegang kedua bahu Media dan memberitahunya.

 

“Menyerahlah!”

“!? Tapi……. Bisakah anda melakukan sesuatu dengan kekuatan anda, Paduka?”

 

Karena dia merepotkan, aku menggunakan sihir penguatan untuk mengintimidasinya, tapi dia malah mengatakan hal itu……..

Dia benar-benar merepotkan…….. kau tidak bisa memasuki pemandian wanita, itu adalah kejahatan, kau tau?

 

“Media….. pemandian wanita adalah tempat terlarang….. Tapi pemandian pria adalah tempat campuran, jadi kamu harus menahannya.”

“Ya! Terimakasih!”

 

Huh? Dia tidak ingin masuk kedalam pemandian wanita?

Aku melihat Media pergi dengan terburu-buru menuju pemandian campuran.

…………. Apa yang akan terjadi?

 

 

Aku merasa sedikit penasaran saat aku juga pergi menuju ke pemandian campuran.

Kupikir Media tidak akan merasa tidak nyaman, karena itu adalah pemandian campuran.

 

Bea mengatakan bahwa dia tidak akan masuk ke pemandian air panas lagi untuk hari ini, jadi pemandian terbuka sedang bebas untuk di gunakan.

Seseorang dari unit maid pasti sedang berada di sana bersama dengan Media.

Dengan dugaan samar itu, aku masuk kedalam pemandian campuran.

 

 

Aku memasuki tempat membasuh tubuh dan disambut oleh tatapan kecewa milik beberapa ksatria hitam.

 

“Ada apa dengan kalian? Menunjukkan wajah seperti itu.”

“Paduka, maafkan kami!”

 

Para ksatria itu berdiri dan memberi hormat, tapi aku menghentikan mereka.

 

“Kalian dapat berhenti. Kita semua sedang telanjang…. Hal itu tidak diperlukan saat ini.”

“Ya, itu benar-benar membantu, Paduka.”

“Aku merasa tertekan…. Apakah kita masih bisa memasuki pemandian?”

“Anda sangat menyukai onsen ini, Paduka…. Tubuh anda akan keriput, anda tahu?”

 

Para ksatria membasuh tubuh mereka dengan berisik.

Setelah kami memasuki pemandian, aku bertanya.

 

“Jadi, kenapa tadi kalian menunjukkan wajah seperti itu?”

 

Mereka menjawab, dengan agak canggung.

 

“Kami mengira bahwa akan ada wanita yang datang…..”

“Mereka menipu kalian.”

“Kenapa komandan Media melakukan hal seperti itu……?”

 

………… Orang-orang ini sungguh bodoh.

Sudah berapa lama mereka menunggu!?

 

“Aku memahami perasaan kalian…. Tapi kalian sungguh bodoh.”

 

“Tapi anda memiliki waktu yang indah, Paduka… benarkan, bro?”

“Itu benar. Mandi bersama dengan Nona Beatrice. Kan?”

“Itu sungguh menakjubkan…. Pa, Paduka! Jangan menembakkan sihir anda kearah sini!”

“………… Aku lebih menyukai Toto-chan?…… Argh.”

 

 

Aku menyingkirkan dua ksatria berbahaya itu lalu bersantai di pemandian.

Ah….. Ini adalah yang terbaik.

 

Saat aku dengan santai melihat ke arah tempat membasuh tubuh, aku melihat media diam-diam masuk kesana.

 

“Oi, Media. Jangan pikirkan kami, kemari dan masuklah kedalam pemandian.”

“Tidak, tidak apa-apa! Saya akan tetap disini……”

 

Media melambaikan tangannya dengan panik dan karena hal itu, sesuatu jatuh dari dalam handuk yang dia gunakan untuk menutupi tubuhnya.

 

“?……….. Si, sita itu! Cepat sita benda itu!”

 

Ksatria hitam dengan cepat menangkap Media dan benda yang dia jatuhkan.

Benda yang dia jatuhkan adalah……..

 

“Alat sihir pengambil gambar…. Katamu?”

 

Ya…… itu adalah alat yang sama dengan yang kuberikan kepada ayahku sebagai hadiah beberapa waktu yang lalu, alat yang dapat mengambil gambar.

Tatapan semua orang tertuju ke arah Media.

 

“Media….. kamu…….”

“Paduka….. maafkan saya. Para maid menginginkan hal ini dengan cara apapun jadi mereka meminta saya untuk……”

 

Para ksatria hitam menahan Media dan dia mulai menangis.

Itu adalah pemandangan yang mengerikan.

Sekelompok pria telanjang sedang menahan pria lain yang terlihat seperti wanita dan, pada akhirnya membuat pria itu menangis.

 

Ini buruk, kepalaku mulai menggila.

 

“Itu hanya sebuah upaya, kan? Aku akan berpura-pura tidak melihat apa-apa, kalian juga harus melupakan hal ini. Kalian seharusnya merasa senang karena kalian populer di antara para maid. Kalian harus melakukan pesta minum dan memperdalam hubungan kalian, ok? Aku juga akan mengatakan hal ini kepada Albert.”

 

 

Saat aku hendak melarikan diri dari pemandangan menjijikkan itu, aku mengatakan hal itu, dan, tanpa menunggu jawaban mereka, aku segera mengungsi ke ruang ganti.

Bagaimanapun, aku sama sekali tidak memiliki ketertarikan untuk melihat pria telanjang.

Aku mengeringkan tubuhku, sambil memikirkan kejadian sebelumnya….. ya ampun!

 

 

 

 

Saat aku kembali ke kamarku, Bea dan Toto sudah tertidur.

Mereka sangat bersemangat sepanjang hari ini, jadi itu sudah wajar.

 

Aku melihat wajah tidur mereka, kemudian duduk di kursi dan memeriksa barang bawaanku.

Bagus, semuanya baik-baik saja.

Aku tersenyum lebar sambil melihat sebuah alat sihir perekam, yang memiliki gambar saat Bea sedang memasuki pemandian.

 

 

“Haha, seperti yang kuduga, Bea adalah yang terbaik….. Ini akan menjadi benda pusaka!”

 

 

Aku sedang berada dalam mood yang sangat bagus saat aku melihat gambar Bea yang telanjang dan meminum air langsung dari kendi air.

Yang asli juga menakjubkan, tapi aku benar-benar menginginkan beberapa gambar.

 

“………. Kamu sepertinya sedang berada dalam mood yang sangat bagus, Zest-sama!”

(Ah! Gambar Mama saat telanjang! Apakah kamu juga menyimpan gambar Toto?)

 

 

 

 

Aku berbalik dengan perlahan dan melihat Bea, ekspresinya tampak dingin; sudah lama aku tidak melihat senyum Frontier Count di wajahnya

Aku mengusap perutku, yang mulai terasa sakit, saat aku berlutut di lantai.

Hari ini akan menjadi sangat panjang………. Aku tidak ingin mati………

← PREV | Table of ContentsNEXT →


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook

3 Comments Add yours

  1. Ko says:

    Akhirnya mode yanderenya keluar

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s