Stranger’s Handbook Chapter 89

Chapter 89 – Alasan Kemakmuran

Penerjemah : Zen Quarta
Editor : –
Sumber English : Oyasumi Reads

“Tanpa diragukan lagi, ini adalah perintah suci dari Tuhan, tidak ada yang lebih cocok dari pada itu. Di bumi kita yang sempurna, dimana kitab suci bergema hari ini, saya melihat seekor gagak putih yang indah.”

 

Suster kampret itu mengatakan hal itu, matanya berbinar-binar menjadi berair.

Hari ini, dia juga berada dalam bentuk yang sempurna!

 

“Harapan tinggi bagi laut tak berombak untuk mengirimkan puji syukur kepada Tuhan, dan Tuhan akan menciptakan gunung tak bergelombang. Ini adalah kehendak Tuhan!”

“…….. Kami mengucapkan syukur pada kebaikan Tuhan.”

 

Dia mengangguk dan meletakkan kedua tangannya di depan dadanya yang hampir tidak ada, membuat pose berdoa, dan kemudian melanjutkan pembicaraan kampretnya.

 

 

“Saya haru menyampaikan bahwa sebuah ‘bra; harus didonasikan sebagai tanda puji syukur kepada Tuhan!”

“…………. Aku akan mengurus hal yang diperlukan.”
Hanya itulah bagian yang benar-benar kupahami. Tampaknya kamu dapat berbicara normal jika kamu mau, kan?

 

 

Aku berpamitan kepada suster kampret itu dan kembali ke mansionku.

Aku ingin menerima persetujuan untuk berkunjung ke Negara Suci Lilac, jadi aku menulis surat dan menyerahkannya kepada suster itu. Hal yang tersisa saat ini adalah menunggu dan melihat.

Meskipun aku tidak mengerti, apakah aku memperoleh izin atau tidak…. Jawabannya seperti itu…….

 

Didalam kantorku, aku membuat persiapan untuk mengirimkan bra kepada si kampret itu.

Katalina dan unit maid mempertaruhkan hidup mereka dan menyelesaikan bra yang kukatakan, dan dalam sekejap menjadi sesuatu yang populer.

Bukannya menggunakan benang, beberapa mantan petualang mengusulkan untuk menggunakan bahan mentah yang didapat dari hewan magis, karena mereka lebih mudah digunakan. Setelah itu, dalam sekejap, itu menjadi salah satu item palin populer di antara para wanita.

 

“Sekarang adalah saatnya berburu dark wolf! Bersiaplah!”

“Bra milikku sedang menungguku.”

“Kita harus memburu setidaknya 20 ekor atau lebih, ika tidak jadwal yang lain akan….”

“Demi bra kita, kita harus memburu sebanyak mungkin!”

 

Ekor dark wolf menjadi bahan yang sangat penting saat ini.

Ekor yang mirip cambuk itu akan dibelah menjadi bagian yang panjang dan tipis yang kemudian akan digunakan untuk menggantikan benang.

Karena sekarang benda itu menjadi bahan dasar dari bra, semangat unit yang bertugas memburunya berada di level yang sangat tinggi.

 

Dark wolf adalah hewan magis berbentuk serigala besar.

Mereka adalah hewan magis berbahaya yang biasanya hidup berkelompok dan menyerang desa-desa dan para petualang. Mereka juga termasuk hewan magis kuat yang tidak akan kalah dalam pertarungan 1 vs 1 melawan prajurit terlatih.

Karena mereka biasanya bergerak dalam kelompok berjumlah 10 ekor, biasanya kita harus membuat unit yang terdiri dari 50 – 100 prajurit untuk memburunya.

 

Karena mereka benar-benar hewan magis yang berbahaya, tidak masalah jika kami memburunya dengan kejam.

Sebaliknya, jika kami tidak melakukan hal itu, orang-orang akan merasa was-was. Untuk saat ini, festival perburuan itu mendapatkan pujian hangat.

 

“Aku pergi keluar untuk berjalan-jalan ketika aku melihat salah satu dari mereka. Ahaha, aku sangat kerepotan.”

(Anjing itu. Mama langsung membelahnya menjadi dua! Itu menakjubkan!)

 

Kemarin, Bea mengatakan hal itu sambil tertawa, sambil memanggul bardiche miliknya.

Apakah tidak masalah bagi wanita hamil untuk melakukan hal itu?….. aku tidak dapat komplain karena itu hanyalah jalan-jalan biasa. Itu tidak bisa dihindari.

 

Aku menjadi sangat sibuk karena bra itu dan dokumen yang harus kukerjakan juga meningkat. Aku mengatur segalanya dan kemudian kembali ke ruangan pribadiku.

Kami memiliki hasil perekonomian yang luar biasa. Tapi beban kerjaku juga meningkat secara luar biasa……..

 

 

Aku akhirnya kembali ke ruanganku dan memberitahu Bea dan Toto tentang kejadian dengan suster itu.

 

“Lalu, semuanya tergantung pada balasan surat yang kamu kirimkan.”

(Aku yakin itu akan baik-baik saja! Aku sangat bersemangat dengan wisata itu!)

 

Toto tertawa dengan riang dan aku meletakkannya di bahuku, posisi ‘favoritnya’, lalu meminum sedikit teh dengan santai.

Bea melihat kami berdua sambil menunjukkan senyum manis di wajahnya.

 

“Tapi, bra itu benar-benar menakjubkan. Aku tidak pernah berpikir bahwa kamu dapat menggunakan sesuatu seperti itu.”

(Toto juga memakainya! Papa mau lihat)

 

Toto, tidak masalah, kamu tidak perlu membuka pakaianmu. Sejak awal kamu tidak perlu melakukan hal itu.

 

Namun, Bea benar-benar menakjubkan…. Dia telah memiliki ukuran D cup sebelumnya, tapi sekarang, tak diragukan lagi, benda miliknya benar-benar membesar.

Secara refleks, aku melihat hal itu dengan hati-hati.

 

“……… Zest-sama? Wanita mengerti arti dari tatapan itu, kamu tahu?”

(Papa, apakah kamu juga ingin melihat punya Toto?)

 

“Ma… maaf. Toto, cepat pakai bajumu kembali.”

 

 

Memandang dada wanita adalah hal yang tidak baik….. aku harus berhati-hati……..

Setelah aku dimarahi dengan lembut oleh Bea, aku menjadi sedikit malu saat aku pergi ketempat tidur.

Sebagai hukuman aku tidak di izinkan menyentuh apapun malam ini, jadi aku pergi tidur dengan patuh.

 

 

 

 

 

Aku tidak boleh memandang dada wanita.

 

Kupikir aku pasti sudah mempelajari hal itu, tapi hari itu di kantorku, aku malah melihat dada Katalina.

 

“Paduka Zest, sebuah surat datang dari Negara Suci Lilac-nya.”

“Te…. Terimakasih……”

 

Dia menyerahkan surat itu dan kembali ke mejanya.

Dadanya terisi oleh gumpalan misterius.

 

………….. Itu aneh.

Payudara tidak tumbuh secepat itu, kan?

Sebenarnya, aku tidak ahli jika menyangkut soal dada jadi aku tidak bisa mengatakannya dengan yakin……….

 

Dia kembali bekerja, sambil mengguncangkan D cup miliknya.

 

“Ha, bahuku pegal-nya. Ini merepotkan-nya.”
Wajahnya jelas-jelas terlihat tidak sedang kesulitan, karena itu tertutupi senyuman, jadi aku sama sekali tidak dapat menjawabnya.

Apa yang dapat kulakukan hanyalah memeriksa surat itu.

 

Aku bahkan tidak bertukar pandangan dengan maid yang ada didalam kantor itu.

Karena mereka semua adalah wanita, topik ini tidak boleh disentuh. Tidak mungkin aku dapat menanyakan hal ini pada Katalina.

 

 

…………….. Seseorang harus melakukannya.

 

Suasana itu menyebar seperti wabah di kantorku, ketika penyelamatku datang.

 

“Paduka Zest, suster itu ada disini. Apakah anda mau menemuinya?……..”

“Segera bawa dia kemari!”

 

Aku selamat…… kurasa itu tentang surat ini. Itu tidak terlalu penting, semuanya akan bagus sekarang. Untuk saat ini, aku tidak dapat bertahan dari suasana ini lagi.

 

Albert pergi dan segera kembali bersama dengan suster itu.

 

 

“Paduka Zest, maafkan saya karena datang tanpa pemberitahuan. Terimakasih karena mau menemui saya.”

 

 

Suster kampret itu mengatakan hal itu dan kemudian tertawa; dadanya sekarang berukuran D cup……….

 

Situasi ini menjadi semakin buruk…………………..

Aku tidak mungkin dapat keluar dari situasi buntu ini…………..

← PREV | Table of ContentsNEXT →


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook

8 Comments Add yours

  1. Trè says:

    anjay… Bantalan Mode : on

    Like

  2. chicken fist says:

    njir ternyata efek dari buntut srigala bisa gedein oppai :v

    Like

  3. Rawing says:

    Tuhan telah menciptakan gunung tak bergelombang buat mereka wkwkwk

    Like

  4. Afaro16 says:

    dadanya cuman bantalan semua :v

    Like

  5. BlueSky says:

    Jadi persaingan antara D cup… 😀

    Like

  6. GoeMooN says:

    Haha.. Jd pd D cup smua… Ngomong2 gimana dgn Media 😀

    Like

Leave a Reply to chicken fist Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s