I Kinda Came to Another World, but Where’s the Way Home? Chapter 25

Arc 3
Chapter 25 – Pemimpin Ksatria

Penerjemah : Nightcrow
Editor : Zen Quarta
Sumber English : AbsurtTL

“Pahlawan?” (Kitsune)

“Ya, tampaknya akhir-akhir ini pergerakan monster jadi semakin aktif. Dan alasannya mungkin karena bangkitnya demon lord… dan juga, petinggi negara Grandile memanggil seorang pahlawan” (Grimm)

Pagi ini, saat kami makan setelah aku membangunkan Lulu-chan yang memakai kalung dan Finia-chan, aku pikir orang-orang tampak aneh. Rasanya mereka jadi lebih ramai.

Setelah itu kami pergi ke guild, dan disana ada seseorang yang berselisih denganku sejak pertama kali bertemu kami. Tapi dia berhenti dan bingung saat Lulu-chan mendadak maju dan bersiap melepaskan “Golden Breaker”-nya.

Orang itu jadi sangat pucat, tapi terkena ball crusher memang benar-benar menyakitkan, bukan.

Lalu, karena kami tidak sedang terburu-buru jadi aku memutuskan mengajaknya bicara. Lalu kami pindah ke meja yang telah disediakan guild, dan dia menceritakan padaku tentang pahlawan.

“Ah… pahlawan dan demon lord… seperti biasa” (Kitsune)

“Yah, demon lord benar-benar sebuah ancaman, tapi karena pahlawan telah dipanggil jadi segalanya akan baik-baik saja” (Grimm)

“Hmm, BTW, aku tidak tahu nama paman” (Kitsune)

“Daripada pahlawan, kau lebih tertarik pada namaku… aku Grimm, petualang rank F” (Grimm)

Sejujurnya, aku tidak tertarik pada cerita pahlawan atau demon lord. Yah, itu akan beda cerita jika itu bisa jadi petunjuk untuk kembali ke duniaku, tapi demon lord benar-benar kuat, karenanya aku tidak ingin melawannya. Tapi jika aku sangat sial aku terpaksa harus melawannya mau tidak mau.

Jadi, namanya Grimm, aku tidak tahu. Tapi karena aku dapat informasi seperti ini mungkin tidak buruk untukku mencoba berbicara dengan petualang lainnya.

“Kitsune-san! Bagaimana misinya?” (Finia)

“Hmm, sebentar. Tolong carilah yang tidak perlu pergi keluar negara ini” (Kitsune)

“Ya! Ayo memilihnya, Lulu-chan!” (Finia)

“Ah, ya!” (Lulu)

Selain itu, Finia-chan telah menjadi rank F. Lulu-chan tetap rank H, tapi aku rasa kami telah membuat sedikit kemajuan dengan Finia-chan yang bisa mengambil misi perburuan sebagai teman kami.

Terlebih, mungkin berkat menjadikan kalung itu sebagai tanda keluarga yang mepererat hubungan kami, tampaknya Lulu-chan dan Finia-chan juga membuka hati mereka satu sama lain. Karena memanggilnya dengan Peri-sama tidak diperbolehkan oleh Finia-chan, jadi Lulu-chan memanggilnya Finia-sama.

“Apa anak itu anggota partymu?” (Grimm)

“Ya, mereka keluargaku” (Kitsune)

“Tapi kalung di lehernya adalah simbol bu… tidak, lupakan itu” (Grimm)

Grimm-san terlihat ragu saat dia melihat kalung yang dipakai Lulu-chan, tapi mungkin karena aku bilang mereka keluargaku jadi dia menarik ucapannya. Sebagai senior, dia bisa membaca suasana. Jika dia bicara lebih dari itu mungkin dia akan menerima ball crusher milik Lulu-chan.

“Jadi, darimana pahlawan itu berasal?” (Kitsune)

“Hmm, mungkin mereka berasal dari dunia lain? Karena pahlawan yang dipanggil sebelumnya juga membawa banyak tehnik dan barang baru” (Grimm)

“Eh?” (Kitsune)

Dunia lain? Pahlawan dipanggil dari dunia lain?

“Tunggu, tolong ceritakan padaku lebih detail” (Kitsune)

“Eh? Ah, hmm… jika ingatanku benar, pahlawan pertama dipanggil sekitar 300 tahun yang lalu, dan tampaknya dia perempuan” (Grimm)

“Lalu” (Kitsune)

“Lalu, untuk mengalahkan demon lord yang muncul saat itu, dia menerima pedang suci Schwaltzreid, dan dia jadi sangat kuat dalam sekejap. Lalu, setelah mengalahkan demon lord, dia kembali ke dunianya. Ah, jika kuingat mungkin namanya… Kanna Takayagi? Dan dia punya wajah yang sangat cantik kau tahu?” (Grimm)

Takayagi, Kanna… tidak diragukan itu nama orang Jepang. 300 tahun lalu artinya dia dari jaman Edo… di duniaku, aku membaca banyak buku sejarah tentang jaman itu, tapi hampir tidak ada catatan tentang wanita yang ikut berperang… dan dia bertarung sebagai pahlawan, artinya mungkin dia memperoleh sesuatu seperti berkah atau semacamnya.

Tapi hal terpenting adalah, tentang pahlawan yang kembali ke dunianya setelah mengalahkan demon lord. Pahlawan dunia lain kembali ke dunianya, artinya ada cara untuk kembali?

“Termasuk pahlawan wanita itu, ada empat pahlawan yang telah dipanggil, tapi… saat para pahlawan itu dipanggil mereka membawa beragam benda, menurutku yang terrbaik adalah rok! Rok meningkatkan daya tarik wanita secara drastis!” (Grimm)

Tampaknya Grimm-san mengatakan sesuatu, tapi hal terpenting untukku adalah cara untuk kembali. Itu terbatas hanya untuk pahlawan, tapi selama itu bisa jadi prioritas, mungkin itu bisa jadi petunjuk bagus.

“Seperti, kaki ramping yang panjang sangat mempesona…! Dan saat kita bisa melihat celana dalamnya benar-benar hebat!” (Grimm)

“Kau salah, jika celana dalam bisa dilihat maka itu tidak berguna! Kita bisa melihat celana dalam saat rok terangkat meski sedikit, perbatasan antara apakah dapat dilihat atau tidak, itulah bagian erotisnya! Kita dapat melihatnya… tapi kita tidak bisa! Lebih tepatnya karena kita tidak bisa melihatnya, itu akan menggoda khayalan kita! Tontonan di dalam rok, dan dengan khayalan kita, kita bisa membuat tontonan paling ideal! Jika kita bisa melihat celana dalam, itu akan tidak berguna!” (Kitsune)

“O, oh… maaf… aku salah” (Grimm)

Ya ampun, orang ini memang tidak mengerti seni mengintip. Daripada itu, hanya fokus pada rok adalah kesalahan besar. Bagian terpenting dari seni mengintip adalah saat wanita tidak sengaja menunjukkan celana dalam, dan dia mencoba menutupinya. Bersemangat hanya dengan melihat celana dalam, apa kau anak kecil… tunggu, jangan salahkan aku. Ini tidak seperti aku tertarik pada celana dalam atau semacamnya. Karena aku adalah pemuda yang baik hati.

“Lalu, apa lagi yang kau tahu?” (Kitsune)

“Ah, hmmm…. Karena siklus kebangkitan demon lord terjadi setiap enam puluh tahun sekali, jadi pahlawan juga dipanggil seperti itu. Ini adalah yang kelima, dan seperti yang kukatakan, pahlawan telah dipanggil. Cara membunuh demon lord sepenuhnya… belum diketahui” (Grimm)

“Apa kau tahu penampilan demon lord?” (Kitsune)

“Tidak, tampaknya tidak ada yang melihatnya selain para pahlawan dan party mereka. Daripada itu, perjuangan untuk mencapai tempat demon lord hanya bisa dilakukan petualang rank A keatas….” (Grimm)

Begitu, artinya ada kemungkinan demon lord tidak memiliki penampilan humanoid. Bisa bangkit kembali, apakah dilakukan dengan menyiapkan tubuh baru, atau dengan menyimpan jiwanya di suatu tempat, kemungkinan seperti itu. Daripada bentuk manusia, bentuk monster kuat lebih masuk akal.

Tapi yah, bisa juga dengan tubuh humanoid yang tersusun dari daging monster.

“Lalu, negara yang memanggil pahlawan… dimana itu?” (Kitsune)

“Aku telah mengatakannya, kerajaan Grandille. Sebuah negara militer yang memiliki banyak peperangan, juga ditunjuk sebagai kerajaan paling layak huni. Tempat populer bagi petualang yang ingin mengasah skillnya, yah, mereka adalah petualang berani dengan rank terendah adalah D, jadi jika kau kesana kau akan menerima pengalaman menyakitkan” (Grimm)

“Hmm, aku cukup tertarik” (Kitsune)

Pahlawan, kebanyakan dari dunia lain. Aku tidak tahu apakah dia datang dari dunia yang sama denganku, atau tidak, tapi itu adalah petunjuk besar yang kudapat. Dengan penuh tekad, aku pikir setidaknya aku mengunjungi kerajaan Grandile sekali-kali.

“Kitsune-san!” (Finia)

“Ya, apa kau sudah memutuskan misinya?” (Kitsune)

“Oi Kitsune… jangan katakan kau akan kesana? Ke kerajaan paling layak huni…” (Grimm)

Tampaknya Grimm-san khawatir padaku. Orang yang baik, aku tidak membencinya.

“Yah begitulah, tapi yah… aku pikir aku ingin menemui pahlawan itu. Bye” (Kitsune)

Setelah mengatakan hal itu, aku berjalan menuju Finia-chan dan Lulu-chan di meja kounter guild.

◇ ◇ ◇

Yah begitulah, hari ini kami juga menyelesaikan beberapa misi, setelah menaikkan level, kami kembali ke guild. Akhir-akhir ini levelku sulit naik, meski levelku masih Lv. 10, tapi kurasa jadi sulit untuk naik. Menurutku aku memahaminya dari lubuk hatiku.

BTW Lulu-chan tetap tidak bisa ikut bertarung. Dia sudah siap menggunakan pedangnya, tapi kupikir dia ragu untuk membunuh mahluk hidup.

“Maafkan aku….” (Lulu)

“Tidak tidak, kau tidak perlu memaksakan dirimu untuk melakukannya. Itu bagus selama kau melakukannya sedikit demi sedikit” (Kitsune)

“Ya….” (Lulu)

Sambil menepuk Lulu-chan yang gundah, kami masuk ke penginapan. Ada waktu sebelum makan malam, ayo habiskan waktu di kamar kita sekarang. Dan juga aku harus bicara pada mereka tentang niatku ke Kerajaan Grandile. Saat kami melewati pintu masuk dan menuju tangga, aku menyadari adanya suasana aneh di dalam penginapan. Kami berhenti.

“—cukup, kau adalah aib keluarga. Sulit untukku mengusir anakku pergi, tapi… aku tidak bisa bersamamu lagi” (Vaiz)

“Tidak, jangan…! Tolong tunggu! Aku…” (Rishe)

“Satu minggu” (Vaiz)

“Eh?” (Rishe)

“Satu minggu, itu kesempatan terakhirmu. Jika dalam seminggu kau tetap tidak bisa mengganti status magangmu… kau bukanlah putriku lagi” (Vaiz)

Tampaknya Rishe-chan berselisih dengan paman itu.

Karena aku tidak mendengar pembicaraannya, mungkin paman itu adalah ayah Rishe-chan. Mengingat pedang di pinggangnya dan juga perkataannya tentang status Rishe-chan sebagai ksatria magang, seperti yang kupikir, orang itu mungkin juga ksatria. Terlebih, luar biasa. Hanya dengan penampilannya saja memberi kesan semacam itu.

“…status” (Kitsune)

Aku diam-diam mengintip statusnya.


◇Status◇

Nama                      : Vaiz Rumiela

Kelamin                  : Laki-laki Lv. 89

Strength                  : 6250

Stamina                   : 5400

Resistance               : 250

Agility                     : 4560

Magical energy       : 1200

Title                         : [Knight Leader] [Demon Eye Holder]

Skill                         : [Sword Art Lv.7] [Body Strengthening Lv.5] [Swift]

                                [Overpowering] [Magic Manipulation Lv.3]

                                [Demon eye of foresight Lv.5]

Innate skill              : [Demon eye of foresight ]


Hebat. Aku tidak bicara tentang levelnya, tapi statusnya benar-benar tidak normal. Aku pernah bertemu dengan orang dengan Lv. 47 yang membujuk Mia-chan, tapi dia tidak bisa dibandingkan dengan paman ini yang statusnya hampir dua kalinya. Terlebih title [Knight Leader] miliknya, dia harusnya sangat kuat—mungkin, dia bisa dibandingkan dengan petualang rank A.

“Katakan, Kitsune-san… apa itu? Sebuah perselisihan?” (Finia)

“Jika mereka bertengkar kuharap mereka mengijinkanku bergabung” (Kitsune)

“Tapi Rishe-chan tampak sangat putus asa” (Finia)

“Kau benar, tapi karena itu urusan keluarga… kita tidak perlu ikut campur” (Kitsune)

Lulu-chan menggenggam erat tanganku.

“…tidak bisa ikut campur, tapi” (Lulu)

Dalam masalah keluarga, orang luar tidak perlu ikut campur. Ya, di duniaku itu adalah hal umum. Daripada itu, tidak ada yang bisa menghentikan orang yang seperti ibuku dalam menggunakan kekerasan.

Tapi, ini bukan duniaku. Hal umum itu mungkin juga ada di dunia ini, tapi itu bukanlah hal yang kutahu. Terlebih…

—sakitnya dibuang orangtua, aku mengetahuinya.

“Yang satu itu, tidak akan kuabaikan” (Kitsune)

Aku maju selangkah. Dengan itu, paman keren itu melihatku. Tapi dia langsung kembali ke Rishe-chan.

Aku tidak bisa menahannya.

“Ap!?” (Vaiz)

Saat aku mengaktifkan [Eerie Constitution], dia menoehkan wajahnya padaku. Dia adalah seseorang yang mempunyai kekuatan setara monster dari petualang rank A, dia harusnya sangat kuat. Tapi, mata merah di malam hari itu, jauh lebih menakutkan. Dibanding itu, dia tidak cukup menakutkan.

“Senang bertemu denganmu, ayah Rishe-chan yang terhormat” (Kitsune)

Sambil tersenyum sinis, aku menyapanya. Karena hal itu, Ayah Rishe-chan memegang pedang di pinggangnya, dan menatap tajam padaku.

“…ada apa denganmu, apa kau ingin bertemu Grim reaper*?” (Vaiz)
TL Note: *Juga dikenal dengan shinigami, dewa kematian yang membawa sabit ditangan.

Dia mengatakannya dengan nada serius.

Ayah Rishe-chan. Dia sangat kuat. Dia bahkan bisa menghadapi monster rank B.

Jika kupikir-pikir, [Eerie Constitution] yang bisa mengalahkan mental lawan tidak peduli seberapa tinggi status mereka benar-benar sebuah kecurangan.

PREV | Table of Content | NEXT


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook.

7 Comments Add yours

  1. david says:

    Yah, lmynlh yg pntng ad update seminggu skli. Thanks

    Like

  2. Fayori Akbar says:

    Terima Kasih terjemahnya..
    kelihatanya bakal ada pelatihan..

    Like

  3. Anonymous says:

    Okzzz

    Like

  4. Ko says:

    Mantap

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s