Stranger’s Handbook Chapter 84

Chapter 84 – Mau Bagaimana Lagi, Ini adalah Pelatihan Urusan Rumah Tangga

Penerjemah : Zen Quarta
Editor : –
Sumber English : Oyasumi Reads

“Tuan Putri Tsubaki…. Urm, Tsubaki akan menikah dengan pangeran elf sebagai anakku, oleh karena itu sudah diputuskan bahwa dia akan menjalani pelatihan urusan rumah tangga disini, di wilayahku. Semuanya…. Kalian mengerti, kan?”

“Ya Pak! Kami akan membuat dirinya menjadi seorang anak yang tidak akan membuat malu Keluarga Duke!”

“Mau bagaimana lagi jika itu adalah pelatihan urusan rumah tangga-nya. Aku akan membuatnya cukup menarik bagi elf yang memiliki umur panjang-nya!”

“Sementara untuk pengalaman maidnya, kami akan membuatnya mulai melakukan 1000 latihan mengayunkan pedang.”

“Dia akan masuk ke Keluarga Duke, jadi dia harus dapat bertahan di garis terdepan.”

Apakah maid benar-benar melakukan latihan mengayunkan pedang?

Aku terkejut melihat motivasi berlebihan yang ditunjukkan oleh para maid dan ksatria hitam.

Aku meninggalkan para otak otot itu di ruang pertemuan dan kembali ke kantorku.

Karena suatu alasan aku memutuskan untuk mengabaikan, kalimat ‘peralatan latihan untuk daya tarik perempuan’ yang terasa aneh, yah mungkin itu hanya imajinasiku, sih,

“Ara….. selamat datang, Zest-sama.”

(Selamat datang, Papa!)

“……. Kalian….. kalian berdua terlihat bersenang-senang.”

Mata Bea kehilangan seluruh cahayanya saat dia mengupas sesuatu dan mengumpulkannya didalam panci

Mata Toto tampak tidak fokus saat dia menatap ke ruang kosong, sambil memasukkan kekuatan sihirnya kedalam panci itu.

Sesuatu yang berwarna hitam mengepul dari dalam panci dan rasanya aku seperti melihat daya tarik sihir dari dalamnya. Tapi mungkin aku salah lihat.

Aku membuka surat yang ada di mejaku dan mulai membacanya.

‘Cucu menantu-dono, sebelum dia menikah, dia harus di disiplinkan sampai dia memahami apa yang akan terjadi jika dia meremehkan Keluarga Duke dan Keluarga Frontier Count.
Aku menyerahkannya kepadamu!’

Frontier Count memberikan penekanan pada kalimat terakhir.

Aku menyingkirkan surat itu dan menatap ke arah dua gadis itu.

Mereka masih membuat hal itu, wajah mereka selalu dihiasi oleh senyuman.

Aku menggunakan seluruh kekuatan sihirku untuk menguatkan suara gemetarku saat aku mulai bertanya kepada mereka.

“……… Apa yang sedan kalian buat?”

“Zest-sama, ini adalah obat rahasia milik seorang gadis.”

(Ini adalah rahasia wanita!)

“Ya sudahlah… kalau begitu.”
Kantorku dipenuhi oleh suara tawa iblis milik mereka berdua yang tampaknya tidak akan pernah berakhir…….

Jangan…. Jangan terlalu berlebihan, ok?

Frontier Count dan Tsubaki tiba di hari yang sama; kami menyambut mereka di gerbang masuk kota. Namun…….

Karena dia adalah anak kecil berumur 12 atau 13 tahun, aku hanya akan sedikit menakutinya dan kemudian meninggalkannya.

Itulah rencanaku…… awalnya…….

“Datang ke tempat kampungan seperti ini….. benar-benar merepotkan..”

“Ya, itu tidak cocok bagi seorang Tuan Putri.”

“Hei kalian! Jangan terlalu dekat dengan Tuan Putri!”

Para pelayan wanita milik Tsubaki memakai parfum kuat yang menusuk hidungku.

“Ara, apakah itu Zest-sama? Kelihatannya kamu tidak terlalu bijaksana. Aku lelah. Kamu lihat? Baiklah, mau bagaimana lagi. Bagaimanapun, kamu hanya hebat dalam bertarung.”

Selama dua tahun kami tidak bertemu, Tsubaki benar-benar telah berubah menjadi seorang wanita yang bodoh.

“Cucu menantu-dono, ini adalah masalah serius. Jika kamu tidak mendidiknya, itu akan terlihat buruk…. Karena dia datang dari keluarga yang licik, Aku pikir dia akan di ajarkan hal yang sama, tapi aku salah. Mereka hanya memperburuk keegoisannya…..”

Frontier Count menunjukkan wajah pahit.

Kau percaya bahwa dia adalah bagian dari keluarga kekaisaran, jadi dia pasti memiliki sikap yang elegan, tapi apa yang kau lihat adalah kekacauan ini.

“Albert, kirim para pelayan itu kembali. Mereka mengganggu.”

“Ya Pak! Segera!”

Para pelayan wanita itu dilemparkan kedalam kereta, mengabaikan teriakan dan perlawanan yang mereka lakukan, dan mengirimnya kembali.

Aku tidak peduli kepada gadis yang meneriakkan bahwa dia adalah anak seorang count atau sejenisnya.

Sekarang saatnya berurusan dengan orang yang bersangkutan.

Tsubaki terlihat kebingungan, tapi aku berkata kepadanya dengan acuh.

“Mulai hari ini kamu adalah anakku dan kamu akan menjadi orang yang layak menjadi bagian dari keluarga Duke. Kamu hanya bisa menjawab ‘Ya’ atau ‘Paham’.

“…… Sung… sungguh tidak sopan! Jika Ayah mengetahui hal ini, kalian akan!”

Tsubaki memberanikan diri untuk mengatakan hal itu.

Tapi tentu saja, para ksatria hitam dan unit maid, mengepungnya, sambil menunjukkan niat membunuh.

“Sekarang, Aku adalah Ayah angkatmu, jadi menyerahlah. Yang Mulia sendiri yang mengatur hal ini…. Dia sendirilah yang mengirimu kemari.”

“Namun, jika hanya membuatnya menjadi anak angkatmu, dia masih dapat tetap tinggal di ibukota kekaisaran….. Para bangsawan ibukota kekaisaran itu tidak berguna. Ini seharusnya adalah pekerjaan mereka.”

Yang Mulia, bukankah kamu terlalu berlebihan menekanku?…….

Nanti, aku akan mendiskusikan masalah ini dengan Frontier Count.

“Bea, aku akan menyerahkan pelatihan urusan rumah tangganya kepadamu.”

“AHAHAHAHAHA, dengan senang hati!”

(Kau bau! Tsubaki, kau benar-benar bau! Kami harus membersihkanmu!)

……. Hm? Apakah Toto membenci parfum?

Kupikir Tsubaki tidak bau.

Aku melihat Tsubaki saat para maid membawanya pergi, lalu berjalan menuju kantorku bersama dengan Frontier Count.

Ini adalah saatnya mendiskusikan bagaimana cara kami untuk membalas Yang Mulia atas apa yang telah dia lakukan kepada kami.

“Aku tidak pernah membayangkan bahwa Tsubaki akan menjadi seperti itu. Apa yang dilakukan keluarga Kekaisaran!?………..”

“Aku terkejut. Dia tidak akan berhasil menyusup ke negara elf dengan sikap seperti itu……”

“Ya, itu tidak mungkin. Kaisar memaksakan terlalu banyak hal kepada kita. Haruskah kita memberinya sedikit peringatan? Bagaimana menurutmu, cucu menantu-dono?”

Dia tersenyum lebar dan kemudian menunjukkan senyum menakutkan yang sudah lama tidak kulihat.

“Ini tidak lebih dari pelatihan militer yang di atur oleh aku dan cucu menantu-dono. Itu akan berlangsung di dekat ibukota kekaisaran. Tidak masalah jika kita hanya melakukan latihan, kan? Dan aku benar-benar tidak peduli dengan apa yang mereka pikirkan.”

Dan dengan itu, latihan militer gabungan yang dilaksanakan oleh Keluarga Duke dan Keluarga Frontier Count dimulai dan ibukota kekaisaran gemetar dengan hebat; mereka sangat percaya bahwa mereka akan menghadapi pemberontakan.

← PREV | Table of ContentsNEXT →


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook

2 Comments Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s