Commanding Wind and Cloud Chapter 41

Chapter 41 – Perhatian Terhadap Detail

Penerjemah : Beonovel
Editor : –
Sumber English : Qidian International

“Bagaimana? Dalam 10 tahun, aku bisa jamin kau akan menjadi seorang Forging Master.” Fabreidis memegang tinjunya erat sambil menatap Qian Jin dengan penuh semangat. “Jika Qian Jin sudah menjadi blacksmith tingkat 5 di usia ini, dia pasti bisa menjadi Forging Master dalam 10 tahun! Saat itu, Warrior Union akan memiliki seorang warrior yang juga seorang Forging Master, Warrior Union tidak perlu bertindak sesuai dengan keinginan Blacksmith Union lagi.” Pikirnya.

“Forging Master?” Qian Jin menggaruk kepalanya. Meskipun dia tidak tahu Forging Master itu seperti apa, tapi rasanya itu seperti gelar dengan status tinggi. Hal yang luar biasa untuk menjadi Forging Master, tapi untuk menjadi murid…

Qian Jin mengerutkan dahi. Meskipun Blake di Endless World tidak sabaran dan mengajarkan blacksmithing dengan brutal dan barbar, orang tua itu terlihat baik dan memperlakukan Qian Jin dengan baik juga. Dalam keadaan seperti itu, menjadi murid orang lain sepertinya…

“Hum…” Qian Jin kembali fokus dan menatap Fabreidis. “Kau sangat baik kepadaku. Sayangnya, aku harus menolak tawaranmu. Alasannya sederhana, aku sudah menjadi murid orang lain.” Katanya.

Lucas kaget sampai matanya melotot. Dia menatap Qian Jin seperti melihat orang idiot. Dia berpikir, “Bagaimana bisa ada seseorang yang begitu bodoh di dunia ini? Apa dia tahu apa yang baru saja dia tolak? Forging Master! Dia menghancurkan jalannya untuk menjadi Forging Master! Sudah mempunyai guru? Jika demi itu dia harus mengkhianati ayahnya, seharusnya dia bisa melakukan itu untuk Forging Master!”

Franklin juga memberikan tatapan yang sama ke Qian Jian; dia tidak kalah kagetnya dengan Lucas. Dia terkejut karena ada karena ada seseorang yang menghalangi jalannya sendiri untuk menjadi Forging Master.

Fabreidis yang terkejut membuka bibir tebalnya. “Apa kau seberapa banyak keputusanmu itu berpengaruh dengan masa depanmu?”

Qian Jin mengangkat bahunya sambil tersenyum, “Mungkin aku bisa menjadi orang yang kuat jika aku menerima tawaranmu, tapi aku tidak ingin mengganti guruku. Jika bukan karena dia, aku tidak mungkin mempunyai uang untuk makan, apalagi menjadi Forging Master.”

“Menarik… kau sangat menarik.” Fabreidis tersenyum. Orang-orang di sekitarnya bisa mengatakan kalau dia sangat bahagia. Dia berdiri dan menepuk lengan Qian Jin dengan tangan besar dan kuatnya sambil berkata, “Nak, oke! Kau tidak melupakan asal-usulmu dan aku berterima kasih dengan orang yang membantumu! Kau adalah warrior sejati. Karena kau tidak menjadi murid dari Forging Master dan tidak bisa menjadi Forging Master itu sendiri, jalan warrior akan menjadi sangat penting untukmu. Bagaimana kalau kau datang ke tempatku besok? Aku tahu kalau kau adalah pekerja keras. Kau bukan warrior dengan garis keturunan, tapi kau sudah menjadi warrior tingkat 5. Datanglah ke tempatku dan aku akan menuntun dan membimbingmu…”

Setelah meletakkan sebuah kartu seukuran setengah telapak tangan ke saku Qian Jin, Fabreidis tertawa sambil meninggalkan toko. Qian Jin di sisi lain menatap punggung Fabreidis dengan ekspresi terkejut.

“Energi warrior tingkat 5?” Qian Jin memegang tinjunya erat-erat. Energi warrior-nya meningkat lagi setelah menempa sepanjang malam. Tidak ada satupun instruktur di akademi yang mengatakan itu, tapi orang ini bisa tahu dengan dengan mudah. Qian Jin tidak menyangka akan melihat warrior kuat seperti itu di Oakland.

“Qian Jin, selamat!” Begitu Fabreidis meninggalkan toko, Franklin bergegas mendatangi Qian Jin dan berkata dengan gembira, “Selamat! Mr. Fabreidis akan menjadi mentormu sekarang. Sepertinya kau akan segera terbang jauh!”

“Fabreidis?” Qian Jin menatap ke Franklin; dia tidak tahu apa-apa tentang laki-laki itu. “Bos, kau mengenalnya? Siapa dia? Sepertinya si Lucas saja takut dengannya.”

Franklin menggeleng dan berkata dengan nada pelan, “Eh, jika kau tidak mengenalnya, aku juga tidak bisa mengatakan banyak hal tentangnya. Mr. Fabreidis tidak suka orang berbicara terlalu banyak di belakangnya.”

Qian Jin mengambil batu energi tingkat 4 dari Franklin dan memainkan itu di tangannya. Dia tidak peduli dengan respon Franklin. Semua orang di dunia ini punya rahasia sendiri. Dibandingkan dengan identitas Fabreidis, batu energi tingkat 4 lebih menarik di mata Qian Jin.

Qian Jin menyeringai. Dia sedikit bangga; dia tidak menyangka akan mendapatkan batu energi secepat ini. Jika dia bisa mendapatkan lokasi di dekat pusat Susunan Konsentrasi Energi Warrior, dia akan mengalami peningkatan yang lebih tinggi dengan bantuan batu energi ini.

Dengan batu energi di tangannya, mata Qian Jin mendarat di tas kulit di pinggang Wilfred. Tas itu penting untuk adventurer. Hadiah yang didapat oleh para adventurer akan diletakkan di dalamnya serta obat-obatan dan ramuan. Beberapa orang juga menyimpan pisau lempar di dalamnya; sebagian besar pisau lempar biasanya dilumuri racun terlebih dahulu.

Karena itu, tas kulit sederhana di pinggangnya ada upaya terakhir untuk menjaga dirinya agar tetap hidup.

Sebelumnya, Qian Jin tidak peduli dengan tas kulit yang bagus karena dia tidak punya sesuatu yang berharga untuk disimpan, tapi sekarang dia memiliki batu energi.

“Oh, apakah Mr. Qian Jin tertarik dengan ini?”

Wilfred telah menjadi adventurer sejak lama dan dia bagus dalam pengamatan. Dia dengan cepat melepaskan tas utama dari pinggangnya dan menyerahkannya ke Qian Jin. “Jika kau tidak keberatan, aku akan memberikan tas kulit ini kepada Mr. Qian Jin sebagai hadiah.”

Qian Jin tertawa canggung; dia terkejut. Dia pikir Wilfred akan memberikan tas cadangan setelah ditatapnya. Dia tidak menyangka akan diberikan tas kulit utama.

“Karena kau tulus memberikannya, aku akan menerimanya.” Qian Jin tidak ragu-ragu. Dia mengambil tas kulit itu dan meletakkan batu energi ke dalamnya. Dia menepuk tas itu dan menjelaskan sambil tersenyum, “Bukan berarti aku tidak mampu membeli tas kulit, tapi kalau aku pergi membeli tas yang baru, kalian pasti tahu apa yang akan terjadi…hehe.”

Wilfred mengedipkan matanya. Dia tidak menyangka Qian Jin akan memperhatikan setiap rincian. Orang-orang biasanya suka menggunakan tas yang sudah tua; tas kulit tua berarti penggunanya adalah adventurer yang berpengalaman. Jika para adventurer membeli barang dari toko-toko, lebih kecil kemungkinan dari para pedagang untuk memberikan harga yang tidak sesuai jika mereka mengira adventurer itu adalah seorang veteran.

Karena Qian Jin adalah seorang warrior, dia harus membeli berbagai barang dari toko dan pedagang; dengan tas ini, dompet Qian Jin akan terselamatkan.

“Percayalah padaku; karena aku telah menerima barang-barang dari kalian, aku akan menempa [Refined Iron] untuk kalian dengan sungguh-sungguh.”

Qian Jin berjalan ke paron sambil tersenyum dan melambaikan tangan ke Lucas. Dia sengaja berkata dengan suara yang dalam, “Mr. Lucas, permisi. Aku akan menggunakan [Teknik Penempaan Palsu] kotor lagi. Aku tidak ingin mencemari matamu yang murni.”

Lucas sangat kesal, tapi dia tahu bahwa dia akan ditertawakan jika berada di sini lebih lama lagi. Dia menatap Qian Jin dengan marah sambil meninggalkan toko blacksmith Franklin dengan anak buahnya.

Qian Jin mengambil 2 palu dan tersenyum ke Francis yang berdiri tidak jauh darinya.

Di ruang kerja tersebut, ubub mulai menghasilkan suara berisik. Segera, suara logam berbenturan mulai terdengar lagi. Itu semakin keras seiring waktu berlalu.

← PREV | Table of Contents | NEXT →


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook.

7 Comments Add yours

  1. engkau yg selalu di hatiku says:

    wakwkaawkawk pgn liat tempur di hutan lagi

    Like

  2. Michiko says:

    Semangat Beonovel-san!
    Thanks!

    Like

  3. Ko says:

    Mantap

    Like

  4. danar433 says:

    dasar lucas hahaha
    semangat min

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s