Stranger’s Handbook Chapter 67

Chapter 67 – Hadiah untuk Orang dengan Jasa Terbesar

Penerjemah : Zen Quarta
Editor : –
Sumber English : Oyasumi Reads

“Tuan dan Nona! Terima kasih telah berkumpul disini!”

 

Di sudut benteng yang saat ini sudah sepi, yang biasanya di gunakan sebagai tempat latihan, aku mengumpulkan seluruh prajurit yang menduduki posisi kepemimpinan di Pasukan Duke.

Pasukan Frontier Count sedang menangani masalah dan urusan pasca perang.
Karena kami telah melakukan perjalanan panjang dan melakukan serangkaian pertempuran, kami di bebas tugaskan dari hal itu, jadi untuk saat ini kami dapat bersantai, namun…..

 

“Di pertempuran terakhir, orang yang melakukan jasa perang terbesar adalah… Komandan Media.”

*siiing*

Semua orang mulai saling berbisik.

 

“Apa yang dia inginkan adalah…. Seorang suami, yang akan di masukan kedalam keluarganya.”

 

Tidak ada satu orangpun yang berbicara….. Itu lebih seperti tidak ada seorangpun yang ingin berbicara.

Media adalah komandan dari unit maid dan juga merupakan maid kelas atas.
Dia dapat dengan muda menangani bersih-bersih, mencuci pakaian, memasak, dan menjahit.
Selain itu, dia sebenarnya sangat manis.
Dia memiliki kesan ‘adik kecil’ yang manis padanya. Kau dapat mengatakan bahwa dia adalah seorang wanita cantik dengan rambut keriting berwarna cokelat muda.

Dia terlihat sempurna dari luar…. Itu jika dari luar……

Sebenarnya, kepribadiannya juga bagus.
Dia adalah orang yang suka membantu, jadi para bawahannya memujanya…. Tapi hanya sebagai seorang Komandan.

Meskipun dia adalah seorang bangsawan, dia tidak akan marah jika seseorang berkata kasar atau melakukan kesalahan atau lainnya.
Dia memiliki banyak fans karena caranya menghukum orang lain dengan lembut……. Tapi hanya sebagai seorang Komandan.

 

Itu benar, sebagai seorang Komandan dia sangat dicintai dan dihargai.

 

“Paduka, siapa yang akan anda korbankan….. urm, dikirimkan sebagai suami kedalam keluarganya?”

Albert masih menunjukkan senyum tenang.
Kau… hanya karena kau sudah menikah….. karena kau tidak memiliki hubungan dengan hal ini, kau telihat begitu senang……

“Aku akan memutuskannya sekarang….. Dengar semuanya, kalian dapat menjadi bangsawan, tau? Seorang viscount. Apakah ada orang yang mencalonkan diri?”

 

Semua orang menatap kebawah, menghindari kontak mata…..

 

“Dasar bodoh, apakah itu tidak membuat kalian senang? Dia adalah seorang gadis cantik dan memiliki sifat yang menyenangkan. Selain itu, dia berasal dari sebuah keluarga viscount, tau? Bukankah itu sempurna? Seseorang harus menikahinya dan di masukkan kedalam keluarganya.”

 

Bahu Albert sedikit berguncang.

“Paduka, seperti yang saya takutkan, mungkin ini karena hal itu…..

 

Aku juga yakin dengan hal itu. Bagaimanapun semua orang sudah mengetahuinya.
Dan sekarang, aku ingin mempercayakan hal ini kepada seseorang yang tidak mengetahui tentang dirinya……

 

Satu-satunya kekurangan yang dimiliki Media….. Jika saja bukan karena hal itu, dia akan menjadi wanita yang sempurna……

 

“Paduka…… saya ingin mengajukan diri.”

 

Semua orang langsung ribut setelah mendengar hal itu.

 

“Siapa, siapa itu? Kedepan… majulah kedepan!”

 

Semua orang yang berkumpul di tempat itu kebingungan.

“Siapa pria pemberani itu?”
“itu adalah Dewa… Dia benar-benar ada!”
“Terimakasih…. Terimakasih…..”
“Baguslah…. Syukurlah itu bukan aku.”

 

Jangan menangis, dasar bodoh.

 

Dan akhirnya, dia maju kedepan.

Dia adalah pria dengan perawakan sedang dan rambut pendek. Penampilan luarnya benar-benar mirip dengan orang militer.
Dia terlihat seperti berumur 20 tahun…. Ya, itu sama sekali tidak buruk.

 

“Saya adalah Tasel, seorang mantan petualang, Paduka.”

Suara rendahnya terdengar benar-benar keren.
Kelihatannya dia adalah tipe pria yang akan di sukai oleh Media… Namun, namun masih ada pria sepertinya disini?

 

“Begitu. Jadi kamu adalah Tasel…. Kamu ingin menjadi suami Media, kan?”

 

Pada saat ini, aku tidak keberatan dengan siapapun yang akan menjadi suaminya.
Karena aku tidak berpikir akan ada orang yang ingin menikahi Media dan di masukan kedalam keluarganya.

Semua orang merasakan hal yang sama dan tidak ada yang keberatan.

“Ya. Hanya saja…. Ada sebuah masalah. Akan bagus jika Paduka dapat…..”

 

Itu hanya hal sepele.

Jika dia ingin menjadi suami Media, maka aku akan memaafkan dirinya dari hampir segala hal.
Tapi jika itu terlalu banyak…. Meski begitu, aku masih akan memaafkannya.

 

“Katakan padaku apa itu? Itu adalah keinginan dari bawahanku yang berharga. Aku akan melakukan apapun untuk menolongmu.”

Albert memandang ke arah lain, saat bahunya mulai berguncang lagi.
Ya, aku mencoba untuk memaksa bawahanku yang berharga ini untuk menerima pernikahan ini… Jadi apa?
…….. Kau terlalu banyak tertawa, sialan.

 

Dan akhirnya, sambil menunjukkan ekspresi serius diwajahnya, Tasel mengatakan keinginannya kepada kami.

 

 

 

“Sebenarnya……. Saya adalah seorang wanita…………..”

 

 

 

Sudut benteng itu kembali jatuh kedalam kesunyian.

Suara pintu gerbang yang terbuka dapat terdengar dari kejauhan. Itu terdengar sangat keras.

 

“…………….. Tasel.”

Dia terlihat seperti akan menangis………

“…………. Ya, Paduka.”

 

Aku dengan perlahan meletakkan tanganku di bahunya… di bahu Tasel.
*TN: sebenarnya disini ada permainan kata his dan her, tapi dalam bahasa indonesia tidak ada padanan yang sesuai untuk kata itu

“Jangan berbohong kepada kami! Aku akan menggunakan sihir pengamatan, jadi coba katakan hal itu sekali lagi.”

“Saya adalah seorang wanita! Tapi meski begitu, saya sangat mencintai Nona Media.”

 

Ya, dia memang seorang wanita… Tasel ini.
Tasel menunjukkan ekspresi tragis dan mulai menangis.

 

“Tasel….. Jadi apa masalahnya?”
“Tasel, sebenarnya tidak ada masalah disini.”

Perkataanku dan Albert saling tumpang tindih.

 

 

 

 

“”Sebenarnya Media adalah seorang pria. Selamat! Kalian benar-benar akan menikah!””

 

 

 

Tasel menangis bahagia…. Para pria menangis lega, karena mereka terselamatkan.
Unit maid menangis penuh ucapan selamat; mereka senang karena komandan mereka akan menikah.
Aku dan Albert, karena suatu alasan, juga ikut menangis.

 

Aku mengusap air mataku saat aku menatap ke atas langit.
Langit biru memberkati mereka…. Itu adalah bekah untuk kami semua.

Namun, disuatu tempat jauh didalam hatiku, muncul kalimat ini.

‘Apa yang akan tejadi pada pasukanku nantinya?……….’

← PREV | Table of ContentsNEXT →


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook.

8 Comments Add yours

  1. ko says:

    Wkwkkwk ngakak banget

    Like

  2. Rawing says:

    Waduh ngakak nih chapter asli wkwkwk
    Makasih ya udah di translet haha

    Like

  3. Bloodthirsty says:

    wkwk.. lanjutkan

    Like

  4. putraeka01 says:

    apa”an ini tempatnya kenapa bisa tertukar begitu?

    Like

  5. BlueSky says:

    Njirr… Kayak anime himegoto…. :v
    Lanjut bang min. …

    Like

  6. GoeMooN says:

    Apa yg terjadi, bisa tukeran tempat gitu… Jiiir… laki kemayu dan wanita tomboy XD
    Bener2 dah emang jodoh itu gx kemana2 dan akhirnya gx jd kurban 😀

    Like

  7. aldzdiv says:

    Ntaps

    Like

  8. yuu shion says:

    Gak tahan baca chapter ini beneren,,
    Pengen guling2 gara2 ketawa..

    Like

Leave a Reply to ko Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s