Commanding Wind and Cloud Chapter 30

Chapter 30 – Konflik Saat Latihan Pagi

Penerjemah : Beonovel
Editor : –
Sumber English : Qidian International

“Tidak ada yang pernah dikembalikan ke rumah atau diusir dari akademi sejak didirikan, tapi hampir semua orang percaya kalau gadis ini akan membuat sejarah. Jika masih belum menemukan pasangan untuk menyelesaikan ujian, maka dia akan gagal. Seseorang yang tidak bisa lulus ujian tentunya akan diminta untuk meninggalkan akademi.”

“Tidak ada yang ingin berpasangan dengannya?” Qian Jin menatap ke Gabriella yang mundur dari panggung dengan takut-takut.

“Apa kau pikir ada kemungkinan lain?” Rollin mengangkat bahunya. “Murid mage lebih sombong dan egois dibandingkan kita, warrior. Apa alasan mereka untuk berpasangan dengan seseorang yang buruk?”

Qian Jin mengerutkan dahinya saat berlari mengelilingi lapangan. Matanya tidak berpindah dari tempat Gabriella berada.

Mage sangat berbeda dibandingkan warrior.

Murid mage tidak bisa merapal mantra sesuka mereka. Mereka harus membentuk grup atau tim. Hanya setelah mereka mengambar susunan sihir di tanah dan berdiri di dalamnya sebagai tim, mereka bisa menggabungkan kekuatan spiritual dan sihir untuk merapal mantra.

Oleh karena itu, murid mage di akademi harus berpasangan dengan murid lain ketika mengikuti ujian. Tidak ada kesempatan bagi seorang murid mage untuk bisa lulus ujian dengan sendirian. Hal ini terutama berlaku untuk Gabriella yang nyaris tidak dianggap dianggap sebagai murid mage. Tanpa bantuan murid lain, masa depannya akan hancur…

“Kekuatan spiritual sialan…”

Rollin melihat Qian Jin mengepalkan tangannya sambil mengumpat. “Kekuatan spiritual lagi? Dia terlalu keras terhadap kekuatan spiritual…” Pikir Rollin.

 

Latihan pagi akhirnya selesai. Semua murid di Akademi Oakland membentuk formasi yang biasa dan berdiri di depan panggung meditasi yang kosong saat ini. Mereka semua menunggu kepala akademi untuk melakukan pidato singkat dan motivasi harian.

Matahari pagi menyinari panggung meditasi. Itu juga menyinari Kepala Akademi Fick yang baru saja tiba di panggung meditasi.

Setelah latihan pagi, semua murid kelelahan. Mereka semua hanya menunggu kepala akademi untuk menyelesaikan pidato membosankan “Kerja keras! Kerja lebih keras! Masa depan adalah milik kalian!” yang sama yang telah disampaikan ribuan kali. Namun, mereka tidak sabar untuk bergegas ke kantin menikmati sarapan yang lezat dan hangat.

“Murid-murid, kerja keras! Masa depan adalah milik kalian!”

Kepala Akademi Fick menyampaikan pidato yang sama di lapangan terbuka. Murid-murid menunggunya mengatakan “bubar” jadi mereka bisa bertepuk tangan dan keluar dari sini.

“Hari ini, saya…”

Murid-murid menyadari bahwa kepala akademi tidak mengatakan “bubar” setelah beberapa murid sudah mulai bertepuk tangan. “Apa ada sesuatu yang akan dia sampaikan?” Mereka bertanya-tanya. Kepala Akademi Fick berdehem dan berkata, “Hari ini saya akan mengumumkan sesuatu yang penting. Ini mengenai pin dan sistem poin. Saya telah membuat beberapa penyesuaian!”

Pin? Murid dari berbagai tingkatan menatap ke peringkat 10 teratas di tingkat mereka. Qian Jin juga mendapatkan perhatian yang sama.

Rollin, di sisi lain, menatap ke Kepala Akademi Fick dengan ragu. Dari naluri pedagangnya yang dikembangkan saat dia tinggal bersama ayahnya yang merupakan seorang pedagang sukses, dia menyadari bahwa kepala akademi melihat ke arahnya sejak dia berada di atas panggung. Gambaran yang lebih baik adalah kepala akademi menatap ke Qian Jin. “Apa ini ada hubungannya dengan Qian Jin?” Pikir Rollin.

Qian Jin juga menyadari itu. “Kenapa kepala akademi menatapku? Apa karena aku bertarung dengan Revolver-Skyblade kemarin dan Direktur Pengelola Caeller tahu hal tersebut, jadi dia melaporkannya ke kepala akademi?”

“Yang saya umumkan ada hubungannya dengan Qian Jin.” Kepala Akademi Fick menunjuk ke Qian Jin dengan jari-jari kurusnya. Murid-murid yang berdiri di samping Qian Jin secara otomatis bergeser dan memberikan ruang bagi Qian Jin. Gerakan dari para murid itu sebenarnya lebih menarik perhatian Qian Jin.

Murid-murid yang sebelum tidak tahu siapa itu Qian Jin, sekarang langsung mengetahuinya.

“Untuk setiap murid warrior di Tingkat Pertama yang mengalahkannya, kalian bisa mengambil satu pin darinya. Namun, pinnya bernilai poin dua kali lipat dibandingkan pin lainnya.”

Suara serak Fick bergema di lapangan. Keributan langsung pecah di lapangan. Semuanya menatap Qian Jin; mereka ingin tahu apa yang berbeda dari murid ini. Apa yang menyebabkan kepala akademi, yang tidak pernah mengganti pidato, membicarakan tentang dia? Kenapa dia mengumumkan bahwa pin-nya bernilai ganda?

Mereka semua memiliki jenis pin yang sama, tapi nilainya dua kali lipat! Apa maksudnya? Murid 10 teratas lainnya di Tingkat Pertama memiliki ekspresi yang bermacam-macam, tapi ada 1 hal yang sama: mereka semua sangat marah.

Qian Jin menatap ke kepala akademi di panggung yang sedang tersenyum hangat sambil merasakan delapan tatapan panas dan penuh amarah. “Apa ini semacam trik yang berasal dari direktur pengelola? Peringkat 10 teratas memiliki jenis pin yang sama, tapi sekarang satu orang memiliki pin bernilai poin ganda. Apa maksudnya? Itu berarti Kepala Akademi Fick menganggap bahwa aku yang paling kuat di antara mereka semua! Terlalu sulit bagi orang lain untuk mendapatkan pin dariku, jadi pinku sekarang bernilai ganda agar persaingan semakin intens. Ini adalah cara untuk mengatakan bahwa peringkat 10 teratas lainnya lebih lemah dariku!”

“Kenapa!” Seseorang berteriak dengan keras; jelas bahwa orang itu tidak puas. Qian Jin mengusap dahinya karena dia tahu apa yang akan terjadi. “Lihatlah! Seseorang tidak senang setelah kepala akademi mengatakan itu. Trik dari direktur pengelola terlalu curang dan tidak tahu malu! Dia tidak bisa menghukumku, jadi dia mencoba membalasku dengan murid-murid lain!” Pikir Qian Jin.

“Kenapa?” Kepala Akademi Fick masih tersenyum; senyumannya begitu cerah bahkan para murid seakan sedang melihat bunga yang mekar. “Zelda, Fabio-Carras, kalian tidak setuju dengan kebijakan baru saya? Apa kalian merasa malu? Bagus! Jika kalian bisa mengalahkan Qian Jin dan mengambil pin darinya dalam beberapa ke depan, aku akan mengumumkan bahwa orang-orang yang bisa mengalahkan kalian juga akan mendapatkan poin ganda dari pin kalian. Oke, bubar!”

Jika di hari lain, para murid akan langsung pergi. Tapi hari ini, tidak ada yang pergi. Mereka berdua tahu bahwa dua siswa yang tidak puas kemungkin besar akan…

“Qian Jin, aku, Zelda, menantangmu untuk bertarung!”

“Qian Jin, aku, Fabio-Carras, menantangmu untuk bertarung!”

Dua teriakan keras bergema di lapangan…

Duel! Tantangan! Semua murid bersemangat mendengar kata-kata tersebut. Ini bukan pagi yang biasa.

Fakta bahwa peringkat keenam Zelda dan peringkat ketujuh Fabio-Carras dari Tingkat Pertama secara terbuka menantang Qian Jin untuk berduel telah menarik perhatian semua murid.

Pertarungan di antara murid 10 teratas merupakan pemandangan yang langka, tapi sekarang ada 2 pertarungan yang akan terjadi! Tidak ada alasan untuk tidak bersemangat.

Baik murid mage maupun warrior dari Tingkat Pertama sampai Ketiga menatap ke Qian Jin dengan intens. Mereka ingin melihat bagaimana Qian Jin, murid paling ‘populer’ di Tingkat Pertama, akan bereaksi.

← PREV | Table of ContentsNEXT →


Jika kalian menemukan kesalahan pengetikan atau kesalahan penerjemahan jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah postingan ini atau di FP Facebook.

7 Comments Add yours

  1. BlueSky says:

    Sudah 30 chapter min..
    Di tunggu PDFnya…:v

    Like

    1. Zen Quarta says:

      pdf akan di post di blognya agan beonovel, jadi silahkan cek kesana xD

      Like

  2. danar433 says:

    mantab. akhirnya bisa komen

    Like

  3. danar433 says:

    mantab. akhirnya bisa komen

    Like

  4. Ko says:

    Mantab, Yah ngga ngobrol sama gabriela

    Like

  5. Bloodthirsty says:

    sip suasana semakin memanas

    Like

  6. Michiko says:

    Yes bertarung lagi!
    Hancurkan! FIGHTING! For Qian jin and Beonovel-san!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s