Stranger’s Handbook Chapter 56

Chapter 56 – Mengapa Itu Berubah Menjadi Seperti Ini?

Penerjemah : Zen Quarta
Editor : –
Sumber English : Oyasumi Reads

“Paduka, kami menemukan tempat persembunyian para bandit!”

“Semuanya, bersiap untuk pertempuran.”

“Ya Pak!”

 

 

Kenapa aku melakukan hal seperti ini, katamu?…… Ceritanya kembali pada saat pertempuran pura-pura dengan bangsawan bodoh itu.

 

300 orang berkumpul untuk berpartisipasi dalam pertempuran melawan bangsawan bodoh itu.
150 petualang, 50 maid, dan 100 warga biasa.

Namun, bangsawan bodoh itu mencoba untuk kabur setelah bertempur dengan warga biasa, tapi para prajurit penjaga menangkap dan membunuhnya.

Dalam keadaan seperti itu, para partisipan telah kehilangan target mereka, jadi mereka semua tercengang dan hampir meledak dengan kemarahan……

 

Dengan berisik, para petualang mulai berbisik satu-sama lain.

“Jika seperti ini, akan bagus jika kita pergi memburu beberapa bandit atau sejenisnya….”

“””Itu dia!!!”””

Dan begitulah, pasukan penakluk telah terbentuk.

 

Harta para bandit akan di bagi merata di antara semua orang yang ada disini.
Hadiah juga telah di persiapkan, jadi seluruh ‘petarung’ berangkat dengan penuh semangat.

Beberapa maid dan wanita juga bergabung dengan kami…..
Aku tidak masalah jika yang ikut adalah para petualang wanita. Sementara untuk para maid, aku menyuruh mereka untuk kembali, tapi….

“Penaklukan para bandit juga merupakan kepentingan para wanita.”

Aku hanya bisa mengangguk dan menyetujuinya dalam diam.

 

Akan terlalu beresiko jika aku dituduh melakukan pelecehan seksual, jadi aku menyerah…..
Dunia ini benar-benar menakutkan.

 

 

Dan dengan begitu, kami tiba di tempat persembunyian ini.

 

“Unit maid telah selesai melakukan persiapan, Paduka.”

Seorang maid yang membawa tombak di bahunya, memberi hormat kepadaku.

“Ada kemungkinan mereka memiliki tahanan di dalam, jadi unit maid akan standby. Namun, kalian akan berpartisipasi dalam operasi pengepungan. Jangan tunjukkan belas kasihan kepada musuh yang muncul.”

“Ya pak! Unit maid akan standby, kami akan berpartisipasi dalam operasi pengepungan dengan sepenuh hati.”

Dia kembali memberi hormat dan kemudian pergi.

“……. Para maid itu menakjubkan.”

“Para maid itu agak menakutkan.”

Aku dapat mendengarkan bisikan samar dari para petualang.
Kenyataannya, aku setuju dengan mereka. Aku akan memastikan untuk tidak lupa memberikan beberapa souvenir yang aku beli kepada para maid ini.

 

“Paduka, unit Ksatria Hitam telah siap melakukan serangan.”

Albert datang memberitahuku.
Bagus. Kau menahannya dengan baik, huh?…….. Aku memikirkan hal itu……. karena aku juga telah menahannya.

 

“Bagus, Unit Ksatria Hitam, ikuti aku. Para petualang akan bergabung dengan operasi pengepungan. Mereka yang memiliki kemampuan scouting akan bertugas melakukan penyergapan, jika itu diperlukan. Jangan biarkan satupun dari mereka melarikan diri!”

“Ya Pak!”

“Mengerti!”

“Pa… Paduka, apakah anda benar-benar akan memimpin penyerangan?”

 

“….. Jika hal ini bocor keluar, aku akan di marahi, jadi rahasiakan hal ini, ok?”

“Paduka, ayo berangkat!”

Bagus, ayo Albert!
Dengan senyum tipis di wajahku, aku memimpin para ksatria hitam masuk kedalam markas rahasian itu.

 

 

“….. Bangsawan benar-benar menakjubkan.”

“Hanya mereka yang berada di sisi kita.”

“Hei, unit mana yang menerobos masuk? Para ksatria?”

 

“Bukan hanya para ksatria, Paduka, Duke sendirilah yang memimpin mereka, kau tahu?”

“Apa? Apakah dia akan baik-baik saja….?”

“Aku pikir begitu. Bagaimanapun dia tadi tersenyum.”

 

“…… Aku benar-benar tidak bisa memahami para bangsawan.”

“Ya, aku juga.”

“Benar…….”

 

 

“Kami telah selesai, jadi kami akan kembali….. Ada apa denganmu? Apakah kau melukai dirimu sendiri atau sejenisnya? Ayo, segera lakukan persiapan!”

“Pa… paduka…. Apakah anda sudah selesai?”

Saat aku memanggil mereka, semua orang yang ada di luar terkejut.

Haha, apakah mereka berpikir ada banyak bandit didalam persembunyian ini atau sejenisnya?
Mereka benar-benar terlalu cepat membuat kesimpulan, orang-orang ini.

“Haha, didalam hanya ada sekitar 100 bandit. Karena setiap dari kami menangani 10 musuh, aku selesai terlebih dahulu, jadi aku kembali.”

 

Aku menjelaskannya kepada mereka, dan kembali ke tendaku untuk bersiap-siap kembali.
Tempat ini agak jauh dari Ibukota Kekaisaran, lebih jauh dari pada yang kuduga….. Menghabiskan waktu dua hari untuk menyelesaikan urusan ini disini.

 

 

“Hei….”

“Ah, Pasukan Frontier Count benar-benar sesuatu yang berbeda.”

“Ksatria Hitam adalah satu-satunya orang yang tidak ingin ku ajak bertarung….”

 

 

Aku tidak tahu bahwa para petualang membicarakan hal seperti itu.
Aku hanya fokus menyimpan sake yang dimiliki oleh para bandit itu kedalam item box milikku.

“Bagus. Kalian hebat, semuanya! Ada orang yang bertugas memberikan hadiah disebelah sini, jadi pulanglah ke rumah setelah kalian menerima hadiah ini. Kalian bebas untuk pergi!”

 

Setelah kami tiba di lapangan pelatihan ibukota kekaisaran, party itu dibubarkan.
Karena harta para bandit tidak terlalu banyak, aku memutuskan untuk membagikannya kepada para petualang.
Aku memberikan beberapa kosmetik dan bahan pakaian yang baru saja kubeli sebagai souvenir kepada para maid.

Karena mereka tidak mendapat terlalu banyak dari ‘pekerjaan’ ini.
Yah, mau bagaimana lagi.

Namun, karena mereka dapat memburu beruang dan babi hutan yang muncul selama perjalanan pulang ke Ibukota Kekaisaran, mereka terlihat tidak stres lagi.
Aku juga dapat beristirahat dengan tenang….
Oleh karena itu, aku kembali ke kamarku di dalam istana.

 

 

 

“Oi, oi, bagaimana kau bisa mengalahkan beruang merah ini?”

“Babi hutan ini adalah spesimen hasil mutasi!”

“…… Paduka dan para maid mengalahkan mereka, kau tau?”

 

“…. Para maid benar-benar menakjubkan.”

“Aku akan meminta mereka melatihku.”

“Bisa membunuh seekor beruang merah dengan satu tebasan…… Apa-apaan para maid ini?…….”

 

“Eh? Mereka memberikan harta bandit kepada kita!?”

“Setiap orang mendapatkan 28 koin emas!”

“Ap? Pendapatan bulananku hanya 10 koin gold, kau tau!!”

 

 

“Hei, bahan ini…”

“Eh? Ini… sutra….”

“…… Bukankah ini berarti saat ini kami adalah sepasang kekasih?”

 

“!? Kos…. Kosmetik?”

“Ah! Itu benar-benar mahal!”

“…… Barang itu terlalu bagus untuk diberikan kepada seorang…. Kekasih.”

 

“Meskipun kami berkemah selama satu malam, kulitku terasa lembut dan bercahaya….”

“Sihir milik paduka adalah sebuah kecurangan, kau tau?”

“Benar! Ketika Paduka menerima wilayahnya sendiri, dia juga akan memerlukan beberapa maid, bukan?”

 

“””!!!!?”””

Sebelum seorangpun tau, ada banyak orang yang mulai berpikir bahwa mereka ingin bekerja kepadaku setelah aku mendapatkan wilayah sendiri dan pindah kesana.
Namun, aku baru mengetahui masalah ini beberapa waktu kemudian.

.

← PREV | Table of ContentsNEXT →

3 Comments Add yours

  1. david says:

    Yah, zest bersikap baik, tp kg tau akibatny ap kdpnnya. (Kya nya autornya lg khbs bhn crta)

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s