Stranger’s Handbook Chapter 55

Chapter 55 – Bangsawan Bodoh

Penerjemah : Zen Quarta
Editor : –
Sumber English : Oyasumi Reads

Kami mendengar suara teriakan seorang pria yang datang dari luar toko.

 

Aku tidak percaya ada orang bodoh yang memilih menantang dengan kami salam situasi seperti ini……
Aku sangat kagum dan keluar dari dalam toko.

 

“Ada apa dengan keributan ini?”

Pria itu, yang sedang melotot ke arah Albert, mengalihkan pandangannya kepadaku.

Dia adalah seorang pria yang tampak muda dan kemungkinan besar berumur 20 tahun.
Meskipun wajahnya sedikit berlemak sih.

“Siapa kau? Pemimpin orang-orang ini? Apakah kau pernah melatih mereka?”

Orang ini mengatakan hal itu, setelah melihat seragam militer berwarna hitam yang kupakai.

“Aku memang pemimpin mereka. Lalu apa?”

Aku memutuskan untuk bertindak tegas.
Aku sudah lama tidak melihat orang sebodoh ini.

“Ha? Begitu, kau tidak tau cara berbicara dengan benar, mungkin itulah sebabnya aku tidak tahan dengan para ksatria. Jika orang yang menjagamu sudah begitu tidak sopan, maka kau…..”

Katakan itu, cepat katakan itu!

“Frontier Count tidak seperti yang rumor katakan. Aku merasa kasihan kepada Tuan Putri yang harus menikahi bos dari orang-orang bodoh ini…..”

Orang yang paling bodoh itu masih terus melanjutkan ceramahnya, dengan ekspresi bangga di wajahnya.
Itu seharusnya sudah cukup.

 

“Jadi, siapa kau? Katakan dengan cepat karena aku sedang sibuk.”

 

Aku menanyakan namanya, karena aku sudah mendapatkan alasan yang cukup untuk menyingkirkannya.
Bagaimanapun, akan merepotkan jika aku tidak tahu peti matinya nanti harus kukirim kemana.

 

“Seperti yang diduga, orang kampung sepertimu sudah pasti tidak mengenalku. Aku adalah seorang baron dan ketua Guild Petualang yang selanjutnya.”

……… Guild Petualang?

“…………. Ketua Guild Petualang yang selanjutnya? Seorang Baron?”

Sejujurnya hal itu mengejutkanku.
Aku terkejut karena orang sebodoh dirinya di jadikan seorang Baron, dan terkejut karena Guild Petualang memilihnya sebagai ketua mereka di masa depan.

 

“Jika kau mengerti maka menyingkirlah! Apakah kalian para ksatria berani melawan seorang baron?”

Dia kemudian berbalik untuk menatapku sambil menyeringai.
Albert adalah seorang ksatria. Memang benar dia tidak dapat melawannya karena pihak yang lain adalah seorang baron.

Tentu saja, hanya jika dia tidak menerima perintah langsung.

“Albert, segera tangkap pria ini! Kita akan pergi menuju tempat yang di sebut Guild Petualang. Lakukan itu!”

“Ya pak!”

Si bodoh itu tertangkap dengan cukup mudah.

“Kau…. Dasar bodoh! Apakah kau paham apa yang akan terjadi jika kau melakukan hal ini?”

“Albert, dia terlalu berisik. Sumpal mulutnya menggunakan sesuatu!”

“Baiklah, Paduka.”

Albert, bukan menggunakan batu….

Kalian benar-benar menahannya, bukan…… wahai para Ksatria Hitam? Berhenti menginjak kaki orang bodoh itu dengan begitu santai!

Itu terlihat menyakitkan…..

 

Aku menatap orang bodoh itu seolah-olah dia tidak lebih dari pada sampah, kemudian aku kembali ke keretaku dan memerintahkan untuk pergi menuju Guild Petualang.

Yah, menyingkirkannya saat ini terdengar cukup menarik bagiku, tapi jika saja Guild Petualang itu di penuhi oleh orang-orang bodoh seperti yang satu ini, maka aku akan mendapatkan kesempatan untuk membersihkan mereka semua.
Aku benar-benar tidak ingin menunjukkan adegan berdarah di depan Tuan Putri Tsubaki yang masih muda; Bagaimanapun itu tidak bagus untuk pendidikannya.

 

Saat ini, suara teriakan dapat terdengar dari belakang kereta, tapi aku tidak memperdulikannya.

“Mulai saat ini kamu akan memiliki kesempatan untuk bertemu dengan bangsawan dengan peringkat yang lebih tinggi, jadi bagaimana jika memberikan Albert sebuah kenaikan pangkat?”

“Bukankah dia saat ini hanyalah seorang ksatria? Jika itu benar, maka itu berarti aku tidak dapat bermain dengannya.”

Kadua gadis itu membuatku memikirkan hal itu.

Mereka benar. Albert melakukan berbagai jenis pekerjaan untukku, jadi aku harus menaikan pangkatnya.

“Karena Yang Mulia memberikan kebebasan kepadaku untuk memberikan beberapa peringkat bangsawan, Aku akan mempromosikan Albert pada saat pesta pernikahannya.”

(Apakah kamu akan menjadikan anjing itu sebagai peliharaan resmi milikmu, Papa?)

Toto, kamu terlalu kasar jika itu berhubungan dengan Albert.

 

 

Sesuatu seperti seorang duke yang tiba-tiba muncul di Guild Petualang akan menjadi sebuah keributan yang sangat besar.
Terlebih lagi jika seorang Tuan Putri datang bersamanya.

Aku telah mengirimkan seorang ksatria hitam untuk memberitahu mereka tentang kunjungan kami, jadi seharusnya akan baik-baik saja.

Namun, jika mereka adalah orang biasa, maka bagi mereka tingkat kejadian ini akan lebih dari gila.

 

Kami tiba di Guild Petualang.
Aku menyuruh Bea dan gadis lainnya untuk menungguku didalam kereta.
Karena para Ksatria Hitam telah mengelilingi seluruh tempat ini, itu seharusnya tidak masalah.

 

Aku keluar dari kereta dan paham sepenuhnya dengan apa yang dipikirkan oleh Guild Petualang tentang orang bodoh itu.

 

“Paduka, kami sungguh, benar-benar minta maaf!”

Seorang pria tampan yang terlihat kekar sedang berlutut di tanah, sambil mengatakan hal itu kepadaku.
Kurasa dia adalah Ketua Guild.

Dibelakangnya terdapat para anggota staff guild.
Mereka semua, termasuk para wanita, sedang bersujud didepanku.

 

Bagus. Kelihatannya Guild Petualang masih terbilang layak.
Kesampingkan hal itu, kelihatannya orang bodoh itu adalah satu-satunya pengecualian.

“Orang itu menjadi seorang petualang dengan menggunakan kekuasaannya sebagai seorang bangsawan dan pada akhirnya dia bertingkah seolah-oleh dia adalah pemilik tempat ini. Kami juga tersiksa dengan hal itu……”

 

Kelihatannya memang begitu.

Dia menjadi seorang petualang dengan menggunakan kekuasaannya sebagai seorang bangsawan, jadi para anggota guild menyetujuinya, meskipun sebenarnya mereka tidak menyetujuinya.
Tapi dia bahkan mengancam mereka untuk menjadikannya sebagai ketua guild selanjutnya.

Dia benar-benar orang bodoh dari lahir.

 

Setelah mendengarkan cerita mereka, aku sedikit merasa kasihan kepada mereka…..
Dan untuk Guild Petualang…..

 

Benar…. Aku akan melakukan hal itu.

 

“Aku paham dengan masalah kalian. Oleh karena itu, bagaimana jika aku mengajukan permintaan pribadi kepada guild kalian?”

Ketua guild itu hampir saja memotong perutnya untuk meminta maaf, tapi para staff menghentikannya.
Lalu, aku memberikan sebuah saran kepada mereka.

 

“Permintaanku adalah pertempuran pura-pura di lapangan latihan istana. Lawannya adalah orang bodoh itu. Tidak ada yang perlu di khawatirkan, terima saja permintaanku.”

Semua orang yang ada disana terkejut.

“Dia tidak bisa mengatakan tidak pada hal ini, aku akan memperingatkannya secara langsung. Kalian dapat membalas dendam sebanyak yang kalian mau… urm, kita hanya akan melakukan pertempuran pura-pura, hanya itu.”

 

“Bagus! Aku akan membeli kapak baru.”

“Paduka, anda yang terbaik!”

“Oi, jangan hanya dengan mudah menerima permintaanku, persiapkan diri kalian terlebih dahulu!”

“Sebuah tombak, aku harus membeli satu!”

“Bagaimana dengan giginya? Apakah kami boleh mencabutinya?”

 

Mereka semua terlalu bersemangat.

Namun, beberapa dari mereka masih merasa khawatir.

“Meskipun, melakukan sesuatu seperti itu kepada seorang bangsawan hanya akan mengakibatkan kita lebih menderita setelahnya!”

“Bagaimanapun dia adalah seorang pendendam…..”

 

Ah, itu?

 

“Tidak perlu khawatir. Dia sudah menjadi orang mati. Dia telah menjelek-jelekkan seorang duke di depan Tuan Putri. Itu berarti hukuman mati. Apa yang akan kalian lakukan adalah pertempuran pura-pura melawan seorang tersangka hukuman mati.”

Setelah aku menyelesaikan kalimat itu, Albert mulai tersenyum lebar.
Tentu saja, setelah melakukan sesuatu seperti itu di depan Tuan Putri, tidak ada lagi orang yang bisa menyelamatkannya.
Itu adalah hukuman mati yang tidak dapat di ganggu gugat.

 

 

“””””Ayo kita beli senjata!!!!”””””

 

 

Pada hari itu, seluruh toko senjata di Ibukota Kekaisaran kehabisan seluruh persediaan mereka.
Itu adalah kejadian yang sangat tidak biasa…….

 

← PREV | Table of ContentsNEXT →

5 Comments Add yours

  1. Fev says:

    Typo . Di kalimat : ‘ Dia adalah seorang pria yang tampak mudan dan kemungkinan besar berumur 20 tahun.
    Meskipun wajahnya sedikit berlemak sih.’

    Like

  2. david says:

    Sadis jg kalo berurusan dg glr bangsawan.

    Like

  3. Ko says:

    Jadi kejam si zest

    Like

Leave a Reply to david Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s