Stranger’s Handbook Chapter 54

Chapter 54 – Jika Saja Aku Dapat Terbiasa Dengan Itu…..

Penerjemah : Zen Quarta
Editor : –
Sumber English : Oyasumi Reads

Tiga hari telah berlalu sejak aku pertama kali meminum kopi dari dunia ini.

 

Bagiku, itu adalah fakta yang mengejutkan, tapi bagi Bea…. Tidak…
Bagi penduduk dunia ini, itu adalah hal yang wajar.

 

Para spirit adalah pembawa pesan dari dewa, mereka adalah makhluk suci.
Dengan demikian, mereka memberkahi orang-orang dengan ‘Spirit Drop’ dan ‘Spirit Pill’ yang mereka keluarkan.
……. Atau begitulah kelihatannya.

 

Buku-buku hanya membicarakan tentang Spirit Drop dan Spirit Pill, tapi karena akhir-akhir ini tidak ada spirit di dunia ini, tidak banyak orang yang benar-benar memahami mereka.

Siapa yang akan mengira bahwa Spirit Drop dan Spirit Pill itu sebenarnya adalah urine dan feces miliki spirit itu…..

 

“Zest akan segera pergi….. Kita tidak dapat meminum Spirit Drop itu lagi…..”

Orang yang mengeluh tentang hal itu adalah sang kaisar.
Sejak saat itu, dia telah benar-benar ketagihan dengan hal itu.

Spirit Drop yang legendaris.

Dia ingin segera menanyakan hal itu tepat setelah Toto lahir, tapi dia menyerah karena tidak ingin menghanurkan mood sang spirit.
Karena tidak punya pilihan lain, Kaisar harus menunggu dan melihat apa yang akan terjadi, tapi secara tak terduga dia meminum ‘Spirit Drop’ itu.

‘Temukan teh itu!’

Itulah yang dia katakan setelah kejadian yang disebut ‘pipis di cangkir’. Dia memerintahkan bawahannya untuk mencari hal itu, tapi mereka tidak dapat menemukan ‘teh’ itu.
Tapi kemudian, Kaisar ingat bahwa kami sedang berada di sana pada saat hal itu terjadi, jadi, dengan enggan, dia menanyakan hal itu kepadaku.

‘Zest, cairan apa yang ada di cangkir itu?’

Dengan ekspresi mengerikan yang tampak di wajahnya, sang Kaisar berlutut di depanku, dan hal itu menjadi sebuah ingatan yang tak terlupakan.

Kenyataannya, dia sangat ingin meminum hal itu sehingga dia menjadi putus asa……

 

“Ini sangat disesalkan, tapi kita tidak bisa menahan mereka lebih lama lagi, bukan?”

“Bea ane-sama, aku akan merasa kesepian….”

Ratu Natasha dan Tuan Putri Tsubaki juga telah ketagihan dengan hal itu.
Dan karena hal ini, kepulangan kami agak sedikit tertunda.

“Tsubaki, kamu sungguh anak yang manja. Tapi itu tidak masalah, kita akan segera bertamu kembali.”

Entah bagaimana, Tuan Putri Tsubaki benar-benar menjadi lengket kepada Bea.
Meskipun Bea sedang membelai rambutnya dengan lembut, dia menunjukkan ekspresi sedih di wajahnya.
Mereka seperti Ibu dan anak.

Tapi aku tidak dapat mengatakan hal itu kepada Bea.
‘Apakah aku benar-benar terlihat se-tua itu?’
Baru kemarin sejak dia mulai menangis karena masalah itu.

Aku hanya akan berakhir dengan kembali bersujud didepannya lagi.
Hati wanita benar-benar sulit untuk di pahami…….

 

“Untuk sementara waktu, aku akan berada di wilayah Keluarga Frontier Count, jadi aku tidak bisa terlalu sering datang berkunjung, tapi aku pasti akan mengunjungimu. Bagaimanapun kamu adalah orang yang penting.”

Itu hanyalah bagian dari tugasku, tidak lebih.

 

“Ini adalah pertama kalinya aku berbelanja di luar istana!”

“Kamu merasa senang, kan, Tsubaki? Lihat, kamu dapat melihat air mancur dari sini!”

 

Karena suatu alasan, kami sedang berada di kereta dalam perjalanan menuju kekota.

Aku sudah mengatakan kepada mereka bahwa aku akan pergi keluar untuk berbelanja, tapi aku tidak menduga bahwa Tuan Putri juga akan ikut.

‘Jika dia bersama denganmu dan para Ksatria Hitam, dia akan lebih aman dari pada berada didalam istana. Tidak ada masalah!’

Itu adalah perkataan yang terlalu berlebihan dari sang Kaisar.
…… Tapi aku benar-benar ingin hal ini menjadi sebuah kencan…. Kencan antara aku dan Bea.

 

Tapi yah, ketika aku melihat betapa senangnya Tuan Putri Tsubaki dengan kunjungan pertamanya ke kota, aku memutuskan untuk tidak terlalu mempermasalahkan hal kecil seperti itu.
Aku juga ingin memperlakukan anak ini dengan penuh kasih sayang.

 

Kami telah terguncang-guncang didalam kereta selama 30 menit, ketika akhirnya kami sampai di toko yang ingin kamu kunjungi.
Toko ini baru saja di buka di Ibukota Kekaisaran, tapi telah mendapatkan reputasi yang baik karena memberikan pelayanan pelanggan yang baik dan menyediakan berbagai barang.
…….. Aku membaca tetang toko ini didala ‘Laporan Tempat Kencan’ yang dibuat oleh para Ksatria Hitam.

 

“Selamat datang di toko saya, Tuan Putri Tsubaki, Paduke, Duke Zest, Duchess Beatrice.”

Seluruh pekerja berdiri berbaris, dan orang yang menyambut kami adalah….

“Titania! Apakah ini adalah toko milikmu?”

Seorang wanita paruh baya tersenyum lebar.
Dia adalah Titania, penjaga toko yang menemani kami ketika kami pergi membeli pakaian untuk Toto.

“Eh? Jadi ini benar-benar toko milik Titania. Jika seperti itu aku benar-benar dapat merasa tenang.”

Tuan Putri Tsubaki terlihat kebingungan, jadi kami menjelaskan situasi yang ada saat kami memasuki toko.

 

“Saya memanfaatkan koneksi yang saya buat menggunakann toko pakaian itu, jadi saya juga membukan toko ini. Saya benar-benar minta maaf karena terlambat memberitahu anda tentang hal ini. Apa yang anda cari hari ini?”

Dia mengatakan hal itu dan memperlihatkan berbagai barang kepada kami. Seperti yang diduga, ‘berbagai jenis’ memang cocok digunakan untuk hal itu. Ada banyak barang yang ditampilkan di toko ini, dari alkohol dan makanan sampai berbagai jenis peralatan sihir.
Ya, itu sama seperti supermarket; toko itu punya segalanya.

Aku sedang mencari souvenir yang tepat untuk dibeli, ketika perhatianku tertuju kepada ketiga gadis yang sedang meributkan beberapa hiasan yang manis.
Toto ada disana bersama mereka, kau tahu? Dia sedang duduk di bahu Tuan Putri Tsubaki.
Dia terlihat seperti adik kecil Tsubaki.

Sementara untuk souvenir, aku sebelumnya telah memutuskan untuk membelikan sake untuk para lelaki dan bahan pakaian atau kosmetik untuk para perempuan.
Tidak akan ada yang keberatan jika para pria mabuk.
Namun, jika aku memberikan barang yang jelek kepada wanita, itu akan berubah menjadi situasi yang sangat buruk.
Aku ingin menghindari hal itu dengan segala cara.

Sementara untuk diriku sendiri, aku benar-benar menginginkan sebuah peralatan sihir seperti item box atau sejenisnya.
Aku membeli sebuah gelang yang kelihatannya dapat menyimpan banyak barang didalamnya.

Itu tidak memiliki ruang penyimpanan yang tak terbatas, tapi tergantung dengan kekuatan sihir milik seseorang, besar ruang penyimpanannya juga akan menjadi lebih besar; itu sudah pasti merupakan item yang berharga.
…….. karena harganya lebih murah dari yang kubayangkan, pada akhirnya aku membeli lebih dari satu gelang.
Itu hanya berharga 1000 keping koin emas

Apakah itu benar-benar murah?
Karena aku menerima 50.000 koin emas dari kaisar, yang merupakan dana bantuan bagi seorang duke, harga itu sebenarnya cukup murah.

Aku memutuskan untuk membeli sekitar 10 gelang penyimpanan.
Tapi mereka hanya memiliki 2 buah gelang penyimpanan yang tersisa di toko itu, jadi apa boleh buat.
Namun, lebih baik memiliki sebuah item yang memiliki ruang penyimpanan tetap, dari pada tidak sama sekali.

Bea kelihatannya juga menemukan sesuatu yang cocok untuk dirinya sendiri, jadi saat ini dia sedang bernegosiasi.

Meskipun aku mengatakan bahwa dia sedang bernegosiasi, dia tidak benar-benar mencoba untuk menurunkan harga, kau tahu?
Sebagai aturan, para bangsawan selalu membayar sesuai dengan harga yang ditetapkan.
Menawar adalah tindakan yang dilakukan oleh orang biasa, jadi itu tidak dapat di terima oleh para bangsawan.

Yah, para bangsawan juga memiliki koin emas yang lebih banyak, jadi mereka harus bertindak dengan tegas.

Aku keluar dari topik….
Seperti yang kukatakan, mereka sedang berdiskusi tentang pergantian desain dan menentukan hari pengiriman.

 

Aku sedang duduk di kursi dan meminum teh, sambil mengamati toko itu. Tidak ada pembeli lain yang datang ke toko itu, selain kami.
Tidak mengejutkan.
Tempat ini sudah di pesan, karena ada seorang Tuan Putri dan dua orang Duke di dalamnya.

Di depan toko terdapat kereta dengan tanda kekaisaran padanya.
Dan para ksatria hitam telah mengelilingi sekitar tempat ini.

Saat ini, tidak ada satupun orang bodoh yang akan memasuki toko ini.

 

Bea kelihatannya telah selesai melakukan perencanaannya dan kami hendak keluar toko ketika sesuatu terjadi.

 

 

“Dasar bodoh! Kau pikir dengan siapa kalian sedang berbicara?”

 

 

Suara marah miliki seorang pria terdengar dari luar toko.

……………. Kelihatannya satu orang bodoh baru saja muncul……..

 

← PREV | Table of ContentsNEXT →

4 Comments Add yours

  1. david says:

    Muncul lg dech jln crtanya knyol dan ssh buat ane trma.

    Like

  2. yuu shion says:

    Satu orang bodoh mincul dan bakal dihajar zen uhuk zest-sama

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s