Stranger’s Handbook Chapter 50

Chapter 50 – Siapa yang Melakukannya?

Penerjemah : Zen Quarta
Editor : –
Sumber English : Oyasumi Reads

Ketika aku terbangun, seorang maid mengatakan ‘saya telah melakukannya kali ini’.
Aku sudah pasti tidak memahami hal itu…..

 

“P…. pagi, apa yang telah kamu lakukan?”

 

Tanpa bergerak sedikitpun, hanya pertanyaan itulah yang bisa kukatakan.

“Selamat pagi, Zest-sama. Urm, baiklah…. Saya menginginkan seorang anak. Dan kemudian…..”

Dengan wajah yang tampak seperti tomat, dia dengan ragu menjelaskan masalahnya kepadaku.

 

Berdasarkan cerita maid itu, dia adalah Meril, seorang anak dari Keluarga Baron…. Dan sedang bekerja di Istana Kekaisaran sebagai seorang maid, untuk mempelajari sopan santun yang baik.
Salah satu ksatria hitam menggodanya dan dengan paksa membawanya ke kamarnya dan melakukan hal-hal yang ah sudahlah……
Dengan menggunakan sihir cahaya, aku memeriksa tubuhnya dan kelihatannya dia memang sudah hamil.
Dia tidak tahu harus melakukan apa, jadi dia datang menemuiku, karena aku bertugas memimpin ksatria hitam.

Begitulah masalahnya.

……………….Siapa dia? Siapa orang bodoh yang melakukan sesuatu seperti ini?

 

“Baiklah…. Aku akan segera mencari pelakunya dan aku akan menanganinya dengan benar. Apakah kamu sudah bertunangan atau sejenisnya?”

“Belum, sebelum saya menyelesaikan pelatihan saya disini, saya tidak bisa….”

Cukup normal bagi seorang anak bangsawan untuk bekerja sebagai maid di istana kekaisaran dalam rangka untuk belajar sopan santun yang baik.
Setelah mereka menjadi maid istana, mereka tidak perlu khawatir dalam menemukan pasangan pernikahan.

“Begitu. Maka, apa yang ingin kamu lakukan kepada pria itu?”

“Jika dia bertanggung jawab dan menikahi saya, maka….”

Dia tidak ingin hal ini menjadi masalah yang serius.
Hmm, kalau begitu mau bagaimana lagi.

“Baiklah. Aku akan segera melakukan persiapan, jadi kamu dapat bersantai dan menunggu disini.”

 

Namun, apakah ini benar-benar bukan hal yang sengaja di lakukan wanita ini? Aku sebenarnya mempercayai para ksatria hitam, jadi aku merasa penasaran…..

Dengan langkah cepat, aku pergi menuju ruangan dimana para ksatria hitam berkumpul.
Aku meminta sebuah ruangan lain di persiapkan di sebelah ruangan itu.

 

“Oi! Siapa orang bodoh yang telah memperkosa maid bernama Meril!?”

 

Pintu terbuka dan Albert langsung duduk dalam posisi seiza.

 

………………. Jadi itu adalah kau?…………….

 

Aku duduk di atas kursi.

“Jadi? Apa yang sebenarnya terjadi?”

Para ksatria hitam yang lain memalingkan wajah mereka.
Yah, mereka tidak ingin melihat bagaimana rekannya hendak di marahi karena telah menyebabkan skandal.

 

“Ya. Saya tidak mengingat apa yang telah terjadi kemarin, setelah kami kembali ke istana…. Saat saya tersadar, saya telah tertidur disamping maid itu…. saya benar-benar minta maaf…..”

 

 

……. Dasar bodoh! Seseorang telah mempengaruhimu!

 

Saat aku melirik para ksatria hitam yang lain, bahu mereka sedikit gemetar.
Kalian yang melakukan hal itu!

Aku memerintahkan Albert untuk keluar sejenak.
Dia terlihat sangat menyedihkan, dengan ekor dan telinga mengarah kebawah.

“Kalian semua, kalianlah yang telah mempengaruhinya, bukan?”

 

Berdasarkan penjelasan dari para ksatria hitam yang menyeringai, inilah yang sebenarnya terjadi…..

Maid itu adalah putri dari keluarga baron yang terletak di wilayah Frontier Count, dan dia sudah sejak lama mencintai Albert.
Namun, baron itu tidak menyetujui putrinya menikahi seorang ksatria biasa, jadi dia mengirim putrinya ke istana ibukota kekaisaran untuk bekerja sebagai seorang maid.
Mereka akhirnya dapat bertemu lagi, dan para ksatria hitam memutuskan untuk bekerja sama dengan maid itu.
Mereka menyusun sebuah rencana untuk ‘melekatkan’ Albert kepadanya.

 

“Kalian semua….. Lalu, bagaimana dengan Albert?”

“Ya, dia sebenarnya juga mencintai Nona Meril, jadi tidak ada masalah disini. Kami semua dalam perawatan anda sekarang.”

Mereka membungkukkan kepala secara bersamaan.

Ya ampun!

 

“Baiklah. Aku akan mengubah hal ini menjadi cerita yang bahagia. Katakan hal ini kepada Albert.”

“”””Terima kasih!””””

 

Bener-bener deh, kalian benar-benar tahu bagaimana cara menyebabkan banyak masalah….. Namun, maid itu benar-benar manis.
Sialan kau Albert…… dan juga wajah tampan yang kau miliki.

 

Dengan api cemburu yang sedang membara didalam diriku, aku kembali ke kamarku.

 

Meril dan Bea ada disana.

“Bea, kamu datang? Meril, aku telah mendengar ceritamu. Serahkan semuanya kepadaku.”

“Zest-sama, aku juga mendengarnya dari Meril. Namun, menipu Zest-sama itu sedikit….”

“Zest-sama, saya benar-benar minta maaf.”

 

Ah, itu?

 

Aku tertawa dan mengelus rambut Bea.
Ya, itu terasa nyaman seperti biasa.

“Itu tidak masalah. Selain itu, aku telah memutuskan apa hukumannya.”

Bener-bener deh, aku harus menyusunnya dengan teliti.

 

“Bagaimanapun, saran ini berasal dari guru dan ibu mertuaku, apakah aku benar?”

Meril melompat karena terkejut.

 

“Sebagai hukuman kali ini, aku berencana untuk menjadikan Albert sebagai pemimpin orang-orang itu dan membuat mereka semua bekerja langsung di bawah perintahku.”

 

Itu memang hukuman bagi mereka, membuat mereka bekerja langsung di bawahku.
Pada kenyataannya, aku akan menjadi sesuatu seperti pengawas mereka.

“Oleh karena itu, tidak ada yang perlu di khawatirkan, Meril, aku tidak akan memarahimu. Kamu dapat merasa tenang.”

 

Dia terus-menerus meminta maaf kepadaku; sementara untuk kehamilannya, itu bukan sebuah kebohongan.
Aku mengkonfirmasinya dengan sihir pengamatanku…. Bajingan itu benar-benar cepat….
Untuk saat ini, aku membuat sebuah perintah untuk menjadikan Meril sebagai maid eksklusif milik Bea.
Mereka berdua saling kenal, dan Albert akan merasa tenang setelah mengetahui bahwa Meril bekerja untuk Bea.

 

Setelah aku menyelesaikan persiapannya, itu sudah tiba saatnya untuk pengumuman di teras istana.
Seorang maid datang untuk memanduku ke ruang tunggu.

 

Bea dan aku sedang meminum sedikit teh, sambil menunggu giliran kami.
Toto, kamu benar-benar menyukai kue, bukan……? Berapa banyak yang sudah kamu makan? Kamu akan menjadi gemuk, tahu?

 

Setelah Toto menghabiskan kue keempatnya, maid itu memanggil kami.
Baiklah, bisakah kita pergi?

 

Kami tiba di depan pintu menuju teras yang telah terbuka dan mendengar sang Kaisar telah memulai pidatonya.

Maid itu berlutut dan mendekati Yang Mulia, yang sedang berpidato didepan orang banyak, dan menyentuh kakinya beberapa kali.
Begitu, itu adalah sebuah tanda.

 

“…………….. Baiklah, seperti yang kita semua sudah ketahui, seorang pahlawan yang berhasil melakukan spiritifciation telah muncul di Kekaisaran kita. Itu adalah sebuah prestasi gemilang yang belum pernah kita lihat selama 300 tahun terakhir!

 

Waaaaaaa…….

 

Aku mengamati kerumunan, yang mengeluarkan teriakan kegembiraan.
Yang Mulia melakukan hal yang sama, lalu mengangkat tangan kanannya, dan pada saat itu kerumunan mulai menenang; Sang Kaisar melanjutkan.

 

“Untuk prestasi yang menggembirakan ini, aku telah mempersiapkan dua hadiah. Pertama, aku akan menganugerahkan gelar duke kepada mereka, dan yang kedua, aku akan menawarkan Tuan Putri Tsubaki sebagai selirnya! Semuanya, berikan berkat dan teriakan kegembiraan kalian untuk pahlawan kita, Duke Zest dan Duchess Beatrice!!”

 

Waaaaaaaaaaaa!!

 

Sorak-sorai kali ini bahkan jauh lebih keras dari sebelumnya.
Maid tadi memberi tanda kepada kami untuk segera menuju teras.

 

Bea dan aku saling menatap satu sama lain dan mengangguk, dan mulai berjalan dengan perlahan.

 

 

(Papa, Mama, aku ingin pipis. Ini akan segera keluar.)

 

 

Mendengar pesan telepati yang sangat jelas itu, kami berdua berbalik dengan terkejut…..
Toto, cobalah untuk menahannya…. Ha? Kelihatannya dia tidak mampu melakukannya…..

 

← PREV | Table of ContentsNEXT →

4 Comments Add yours

  1. Michiko says:

    Gw udah lelah buat ngakak lagi

    Like

  2. david says:

    Ya Ela, bnr kn mkn k jauh chapter ya mkn borong d bc .Haha…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s