Teaser Evil-like Duke Household

Evil-like Duke Household

Penerjemah : Zen Quarta
Editor : –
Sumber English : Toaa & Zenith Novel

Chapter 1 – Rumor Tentang Keluarga Duke Ractos

Ini adalah dunia dimana terdapat sihir dan monster.
Salah satu negara yang ada di dunia itu, di kenal sebagai Kerajaan Azolias, sangat di kagumi karena kekuatan politik dan militer yang dimilikinya.

Namun, di negara itu, ada seorang administrator yang terus-menerus di gosipkan dan secara umum di anggap gelap dan jahat.

Tidak, bukan hanya administrator itu, bahkan keluarganya juga di gosipkan.

-Keluarga Duke Ractos-

Sebagai seorang administrator di Kerajaan Azolias, kepala keluarga Ractos, Grid Ractos memiliki reputasi yang bagus sebagai seorang pria. Namun, dia cukup gemuk dan tampak sangat di benci; matanya selalu tampak menghinamu dan mulutnya selalu tampak memprovokasi.
Setiap tindakan dan perilaku yang dia lakukan selalu tampak menindas; itu memberikan gambaran dari seseorang yang berdiri di atas.
Dia memiliki rambut berwarna merah darah dan matanya lebih gelap dari bayangan.
Suaranya dalam dan berat, hampir seperti seorang iblis yang datang untuk mengambil nyawamu.
Banyak yang berpikir bahwa dia adalah administrator korup yang mengendalikan sisi gelap kerajaan dan bergerak di balik layar.

Istrinya, Liliana Ractos.
Dia sangat cantik, bahkan seseorang tidak akan berpikir bahwa dia lebih tua dari 40 tahun.
Rambut hitam legamnya tergerai sampi ke pinggang, menonjolkan tubuhnya yang sexi dan semangat mudanya.
Dia selalu mengenakan pakaian hitam legam yang tampak terhubung dengan rambutnya dan matanya berwarna crimson gelap yang mempesona.
Dia sering berbicara dengan nada manis, seperti seorang sucubus penggoda. Namun, selain itu, dia juga memiliki seekor laba-laba raksasa yang dia jadikan hewan peliharaan.
Dia biasa di panggil sebagai “Duchees Arachne” dan dirumorkan bahwa jika kau membuatnya tidak senang, kau akan berakhir menjadi makanan untuk laba-labanya.

Putra sulung, Jake Ractos.
Dia terlihat seperti pemuda dengan tubuh tinggi dan ramping, dan selalu terlihat kurang tidur. Matanya yang berwarna merah pucat menatapmu dengan mengantuk, sementara mulutnya selalu tampak mengejek.
Dari ekspresinya, kau akan berpikir bahwa dia selalu merencanakan sesuatu.
Di rumorkan bahwa di bawah rambut yang menutupi salah satu matanya, terdapat sebuah mata yang menyerupai mata milik ular peliharaannya.
Pada usia 20 tahun, dia telah menyempurnakan penguasaannya terhadap sihir dan terlebih lagi, dia mampu menggunakan “Sihir Bayangan” yang sangat langka, atau itulah yang dirumorkan.
Terwujud dari bayangannya sendiri, tampak seolah-olah ada ular hitam yang menemaninya di sekitarnya.
Karena penampilan itu, dia di kenal sebagai “Inkarnasi dari Ular Iblis”

Putri sulung, Erza Ractos.
Rambut merah menyalanya tergelung dan tampak seperti api. Dibawah poninya, terdapat mata hitam kemerahan yang tampak selalu membelalak kepadamu. Itu sering di bandingkan dengan obsidian yang mengkilap.
Erza adalah seorang jenius bertarung, yang lulus dari kelas teratasnya di Sekolah Ksatria pada usia 16 tahun.
Dia tidak seperti gadis lain yang menyukai pakaian atau permata, dan dia malah tidak menyukainya. Sebaliknya, dia biasanya mengenakan full-plate armor berwarna hitam legam dengan sebuah pedang dua tangan berwarna merah gelap yang tampak memancarkan gelombang panas, yang di ikat di pinggangnya.
Karena hal itulah dia di juluki sebagai “Ksatria Pedang dari Neraka”
Dia dikatakan mampu menghadapi segala musuh dan memotong mereka tanpa belas kasihan, bersamaan dengan jiwa mereka.

Rumor buruk itu tampaknya tidak pernah menghilang. Namun, mereka juga tidak pernah di buktikan.
Dikatakan bahwa jika ada saksi mata, maka mereka akan di bungkam.
Dan jika mereka melakukan kesalahan, maka mereka akan menutupinya dengan cerdik.
Dikatakan bahwa Kerajaan tidak dapat melakukan apapun pada mereka karena mereka memegang salah satu rahasia tergelap Negara itu.

Rumor negatif itu tidak pernah mati.
Jadi, mari kita intip kehidupan sehari-hari Keluarga Ractos yang memiliki nama buruk.

 

Chapter 2 – Grid-san yang Suka Bekerja

Namaku adalah Grid Ractos*.
Aku adalah kepala Keluarga Duke di Kerajaan Azolias.
Aku juga merupakan administrator Kerajaan.
Yah, meskipun aku di sebut sebagai administrator kerajaan, aku sebenarnya memiliki sangat sedikit keterlibatan dalam politik.
Pekerjaanku yang sebenarnya adalah untuk mengelola sumber daya yang ada di Kerajaan ini.
Jadi kenapa aku di sebut administrator saat aku berurusan dengan pengelolaan sumber daya?
*TN: Dia menggunakan kata wagahai-kaya ‘aku’ yang biasanya digunakan oleh orang dengan posisi tinggi (ingat megumin KonoSuba xD)

Alasannya karena selain diriku….. tidak ada orang lain yang mampu menangani sumber daya milik Kerajaan ini.
Sebenarnya, ada orang yang, kurang lebih, mampu menangani pekerjaan itu. Namun, jumlah orang yang tidak kompeten jauh melebihi mereka yang kompeten. Jika aku tidak bekerja keras menangani hal itu, keadaan ekonomi akan runtuh dan negara akan hancur.
…… Itu berbahaya.
Karena itu, aku dianugerahi peringkat tinggi sebagai administrator untuk mencegahku pergi.
Setidaknya, itulah yang dikatakan Perdana Menteri. Yang Mulia juga mengatakan hal itu.

Sejujurnya, bahkan jika aku tidak memiliki posisi seperti itu, bagaimanapun aku juga akan menyelesaikan pekerjaanku.
Bagaimanapun, aku suka mengerjakan dokumen keuangan.
Aku tidak bisa menggunakan sihir seperti putraku.
Aku juga tidak bisa belajar ilmu pedang seperti putriku.
Perang dan konflik pada umumnya, membuatku takut.
Aku kehabisan nafas bahkan setelah berlari sebentar, kau tahu.

Tapi… aku, yang bekerja dengan sangat keras, di benci oleh warga.
Seperti yang di duga, itu karena ‘hal itu’ kan? Karena aku memiliki wajah menakutkan, bukan?
Yah, sejujurnya, pernah ketika aku pergi ke toilet di malam hari dan setelah melihat cermin, bahkan diriku sendiri juga ketakutan.
Ah, aku merasa agak down.

Ketika aku merasa seperti ini, itu adalah ‘hal itu’ kan.
Aku memiliki sebuah restoran favorit yang sering kukunjungi; itu adalah sebuah tempat yang menyajikan masakan asing.
Tidak ada yang lebih bagus selain makan sesuatu di tempat itu, kau tahu.
Pekerjaan hari ini juga sudah selesai, jadi saat ini adalah waktu yang sempurna untuk jajan, tepat sebelum makan malam.
Dan dengan demikian, Perdana Menteri-dono, orang ini akan pergi ke Kota Benteng sebentar.

Aku saat ini sedang melakukan penyamaran di Kota Benteng.
Aku adalah seorang Duke dan Seorang Administrator oleh karena itu aku harus menyamarkan diriku.
Namun, ini cukup makmur, eh. Kota benteng ini, tentu saja.
Di sini ada cukup banyak toko, dengan aroma dari berbagai makanan yang menyebar di udara.
Tapi aku tidak pernah memakan apapun dari pedagang kaki lima jalan sebelumnya.
Penjual-san akan ketakutan, kau tahu.
Menjadi orang yang ditakuti itu menyedihkan, bukan? Orang ini menyedihkan.
Itulah sebabnya, daging misterius yang di tusuk itu tidak akan pernah bisa kumakan.
Aku tidak pernah memakan hidangan itu sebelumnya, kau tahu. Meskipun itu mengeluarkan aroma yang memikat.

Itulah yang kupikirkan saat aku berjalan menuju toko yang kukatakan sebelumnya, ketika tiba-tiba aku menemukan seorang gadis kecil yang sedang menangis.
Ah, apa yang haris kulakukan. Bagaimanapun, wajahku menakutkan, bukan…?
Jika aku dengan ceroboh mencoba mendekati gadis itu, mungkin dia akan menangis lebih keras.
Tapi, aku tidak dapat meninggalkannya seperti itu sendirian, kau tahu…. Yosh.

“Ojou-chan, apakah ada masalah?*”
*TN: dengan suara yang sangat berat, sebenarnya raw jepang-nya terdengar lucu dengan penambahan “ne” di akhir kalimat.

Pandangan kami bertemu, dan kemudian kesunyian mengisi udara.
Ah, ini tidak akan berakhir bagus.

“Hie~~~Nn!!”

Arara, dia benar-benar menangis lebih keras.
Meskipun aku paham kenapa dia seperti itu, ini masih terasa agak menyakitkan.
Aku dapat mendengar suara armor berdentangan dari kejauhan, perlahan menjadi lebih kuat.

“Ini adalah prajurit Kerajaan! Kau yang disana! Apa yang coba kau lakukan!!”

Uwawa~. Penjaga telah datang.
Selain itu saat dia berteriak seperti itu, itu memberikan kesan buruk bahwa aku sedang mencoba melakukan sesuatu pada gadis itu.
Aku benar-benar ingin menangis saat ini.

“Ap- Anda adalah Administrator Grid Ractos!?”

Oh? Penjaga itu benar-benar menyadari identitasku yang sebenarnya?

“Kenapa Administrator-dono berada di Kota Benteng… Jadi rumor yang mengatakan bahwa anda berhubungan dengan sindikat kejahatan itu….?”

Eh? Entah bagaimana situasinya tiba-tiba menjadi aneh, kau tahu?
Atau tepatnya, apa yang kau maksud dengan sindikat kejahatan? Aku tidak tahu bahwa kita memiliki sindikat kejahatan.
Aku hanya datang ke tempat ini untuk jajan, kau tahu?

“…. Karena kelihatannya saya harus mendengar detail dari masalah ini, anda harus mengikuti saya, Administrator-dono.”

Tunggu, apa? Entah bagaimana aku diseret karena kecurigaan tak berdasar?
Daripada itu, tanyakan apa yang terjadi kepada gadis kecil yang sedang menangis di sebelah sana, kau.
Eh, gadis itu menyembunyikan dirinya di belakang penjaga itu.
Ini… bukankah aku terlihat seperti orang jahat di sini? Kelihatannya saat ini aku sedang dalam masalah~

“Tung-tunggu! Tunggu sebentar, penjaga yang ada di sana!!”

Dan kemudian, Perdana Menteri-dono yang bernafas dengan agak berat setelah berlari ke arahku yang sedang berada dalam situasi kritis, datang untuk menyelamatkanku.
Karena beberapa alasan, dia mulai berbincang-bincang dengan penjaga itu.
…. Apakah aku di abaikan seperti orang luar, saat ini?
Ah, Perdana Menteri-dono menyelesaikan percakapannya dan datang kemari.

“Administrator-dono. Saya sudah menyelesaikan situasi ini, semuanya akan baik-baik saja.”

Oh, syukurlah. Seperti yang di harapkan dari Perdana Menteri-dono, dia tampaknya merespon dengan cepat tepat setelah dia mendengar informasi dari mata-mata yang dia kirim ke sekitar kota.
Aku hampir di penjara karena salah tangkap, kau tahu~
… Bukan untuk menyinggungnya, tapi penjaga tadi hanya pergi begitu saja tanpa meminta maaf kepadaku.
Kau menyadari kalau aku adalah Administrator, bukan? Di atas semua itu, aku juga merupakan seorang Duke.
…. Au mulai merasa melankolis.

“Perdana Menteri-dono. Saya pikir besok saya akan mengambil hari libur…”

 

Chapter 3 – Perdana Menteri-dono Adalah Mach

*TN: Mungkin judul di atas maksudnya perdana menteri yang bergerak cepat xD

Aku adalah Perdana Menteri di negara ini.

Raja negeri ini yang kulayani, menekan negara asing degan kekuatan militer, kadang-kadang menang perang, dan sehingga negara ini mendapat dukungan dari warga karena kekuatan militer.
Namun ada satu kelemahan besar; sang Raja *ehem* sangat buruk dalam mengelola sumber daya, keuangan, dan politik.
Oleh karena itu, Aku, sebagai Perdana Menteri, dan Grid Ractos-san, harus menutupi kelemahan itu.
Aku mengurusi politik sementara Grid-san mengelola sumber daya dan keuangan.

Saat aku mengurusi politik, karena Raja juga belajar sedikit tentang hal itu, jadi semuanya tidak terlalu buruk, tapi itu berbeda dengan bagian sumber daya.

Terus terang, tidak akan berlebihan jika mengatakan bahwa Grid-san mengelola seluruh sumber daya negara ini sendirian.
Itu benar-benar tidak dapat di hitung sebagai melebih-lebihkan.
Bahkan saat ini, Grid-san sedang mengerjakan dokumen dalam jumlah yang mengejutkan yang bahkan cukup untuk membuat orang lain mengalami serangan jantung hanya dengan melihatnya.
Tangannya menuliskan tanda tangan demi tanda tangan dengan kecepatan yang mengerikan sambil bersenandung dengan gembira.
…… meski begitu.

(Bersenandung riang dan wajah seperti itu, itu memiliki nuansa horor tersendiri eh.)

Grid-san yang selalu berurusan dengan dokumen dengan bahagia di ikuti oleh rumor negatif yang tak terhitung jumlahnya.
Seperti, “Pria yang terlihat seperti iblis”, “Administrator Korup” atau sejenisnya.

Penyebab utama dari hal itu adalah wajahnya, yang sekilas terlihat seperti maharaja jahat atau seorang tiran.
Sebagian besar golongan atas di negara ini, seperti diriku dan Raja, mengerti bahwa itu hanyalah rumor tak berdasar, tapi warga biasa dan bangsawan tingkat rendah menganggap rumor itu adalah kenyataan.

Jika hanya sebatas itu, maka tidak akan ada masalah.
Sebenarnya, tidak, itu tidak akan baik-baik saja. Tapi setidaknya masih lebih baik.
Masalahnya adalah Administrator-dono adalah pria yang sensitif. Aku tidak bercanda.
Bulan lalu, saat dia bertabrakan dengan seorang wanita di kota, wanita itu menangis dan memohon pengampunan agar hidupnya di ampuni. Setelah situasi tersebut di atasi, Grid-san menolak menyentuh dokumen apapun selama dua hari.
Hari-hari itu terasa seperti neraka…..

“Perdana menteri-dono”

Administrator itu memanggilku yang masih berada di tengah pemikiran mendalam.
Kupikir dia masih bertarung dengan tumpukan dokumen itu, tapi kelihatannya dia telah menyelesaikannya.
…… Dia benar-benar seorang monster, bukan hanya rumor yang menggambarkannya seperti itu.

“Lalu, saya akan pergi ke kota untuk membeli jajan.”

….. Hati-hati.

Setelah satu jam yang terasa sangat lama, seorang mata-mata bergegas menghampiriku untuk melapor. Selai itu, dia tampak benar-benar bingung.
…. Aku telah memiliki firasat buruk pada saat itu.

“Per-perdana menteri-dono! Administrator-dono…. Oleh penjaga!!”

Aku, saat berlari dengan kecepatan maksimum, menerobos batasan dari tubuhku yang sudah berumur.

“….. Karena kelihatannya saya harus mendengarkan rincian dari masalah ini, Anda harus mengikuti saya, Administrator-dono”

Aku berlari menuju kota, dan bersatu dengan angin, dan mendengar apa yang baru saja penjaga itu katakan.

“Tu-tunggu! Tunggu sebentar pejaga yang ada di sana!!”

Aku dengan terburu-buru menyela mereka dan mulai berbicara dengan penjaga itu.
Sindikat Kejahatan? Apa yang kau katakan, hah?! Apakah kau berniat membuat keadaan keuangan kita bangkrut gara-gara rumor aneh semacam itu!? Hah!
Seperti yang kukatakan, aku akan melakukan sesuatu tentang Administrator-dono.
Perdagangan budak?! Aku tidak pernah menerima informasi seperti itu dari mata-mata, kau tahu!
Cepat, pergi sana! Pergi dan lakukan apapun yang seharusnya kau lakukan! Ber-berjaga atau yang lainnya!

Setelah aku berhasil melepaskan Administrator dari penjaga itu, aku dengan cepat menghampiri Administrator-dono untuk membuat alasan.
Hanya saat aku melihatnya, ah. Kelihatannya Administrator-dono menerima shock yang cukup besar.

“Perdana menteri-dono. Saya pikir besok saya akan mengambil hari libur.”

Aku tidak mendengarkan apa-apa lagi setelah itu, karena aku segera pingsan setelah mendengar kata-kata itu.

 

Chapter 4 – Liliana-san yang Suka Memasak

Aku Liliana Ractos, istri dari administrator negara ini, Grid Ractos.
Saat aku berumur 16 tahun, aku menikah kedalam keluarga Ractos.
Itu adalah pernikahan dengan dasar cinta; sesuatu yang langka bagi para bangsawan, kamu tahu.
Kelihatannya kami berdua telah jatuh cinta pada pandangan pertama.
Tentu saja, bahkan saat ini, Aku masih mencintai suamiku, kamu tahu?

Dia adalah seseorang yang serius dan jujur, aku selalu merasa bahwa wajah yang dia tunjukkan saat memuji masakanku sangat menawan, kamu tahu?

Suamiku adalah orang yang sangat baik. Namun, seluruh warga membencinya. Aku di beritahu bahwa itu karena wajahnya mirip seperti wajah orang jahat. Aku penasaran apa yang yang mereka maksud? Bagaimanapun, wajahnya sangat tampan…..

Dan ketika aku mengatakan hal itu, kelihatannya orang-orang juga mulai takut kepadaku.

“Membuat kontrak dengan iblis untuk mendapatkan kecantikannya” atau “Setiap orang yang membuatnya marah akan menjadi makanan laba-laba raksasa miliknya” atau itulah yang mereka katakan.

Aku tidak benar-benar tersinggung saat mereka membicarakan kecantikanku, tapi aku agak tersinggung saat mereka membicarakan laba-labaku.

Mary-chan tidak pernah memakan manusia!

Ah, Mary-chan telah menjadi temanku sejak aku masih muda.
Itu adalah seekor laba-laba besar dan lucu dengan bulu lebat dan mata merah.
Mary-chan berukuran sekitar 60 cm dan dia memiliki umur yang sama seperti manusia. Spesiesnya dikenal dengan nama “Crimson Eye”.
Dia sedikitpun tidak memiliki racun dan juga memakan hama. Dia sangat berguna, bukan?
Ya~aah, karena dia kelihatannya omnivora, kelihatannya dia juga menyukai masakanku.

“Nee~, Mary-chan♪”

“Kisyaaah —“

Meskipun dia tidak dapat berbicara, dia dapat memahami pembicaraan kami sampai batas tertentu, kamu tahu? Dia adalah anak yang pintar.
Tapi, apakah kenyataan bahwa dia adalah seekor laba-laba adalah hal yang buruk?
Khususnya karena aku adalah seorang wanita…..
Apakah itu sudah lama?
Uhm, itu adalah sebuah pesta, bukan?
Aku tidak mengingat apa yang terjadi degan jelas, tapi saat kami berbincang-bincang dengan gembira, lawan bicaraku tiba-tiba pingsan karena dia melihat Mary-chan yang datang ke arahku karena dia lapar. Jika ingatanku benar, pesta itu segera dihentikan.

Yah, kurasa siapapun yang tidak pernah melihatnya sebelumnya aka terkejut saat mereka tiba-tiba melihat seekor laba-laba raksasa muncul di depan mereka.
Pada saat itu, aku melakukan sesuatu yang sedikit jahat, hehe~
Jika aku tidak salah,…. Ya ya. Olivia-san, orang cantik yang mengenakan gaun merah itu.

Bahkan ketika kami kebetulan bertemu setelah saat itu, dia terlihat sedikit ketakutan kepadaku….
Yang mengingatkanku, setiap kali aku bertemu dengannya, dia selalu mengenakan gaun berwarna merah.
Setiap kali aku melihatnya, itu membuatku ingin memasak hidangan berbahan dasar tomat…..
Aku penasaran kenapa? Apakah karena itu berwarna merah?

….. Ara ara? Baru saja, Perdana menteri-sama berlari di jalan depan rumah kami dengan kecepatan yang luar biasa.
Meskipun dia sudah setua itu, dia selalu penuh dengan energi hmm~.
…. Mungkin hari ini aku aka memasak fish meuniere*.
*TN: Info lebih lengkap cari di google.

Ketika aku melihat Perdana Menteri-sama, itu membuatku ingin memasak hidangan dengan bahan dasar ikan. Aku penasaran kenapa?
Apakah itu karena dia terlihat mirip dengan ikan*?
*TN: mata kelelahan -> mata ikan mati -> terlihat seperti ikan, atau mungkin karena dia sangat kurus karena stress berlebihan :v

5 Comments Add yours

  1. Dan says:

    Seru…. Percepat yah hahah

    Like

  2. ko says:

    Wkwkwk ini lebih ke salah paham bukan yandere :v

    Like

    1. Jorja says:

      Shoot, so that’s that one sussppeo.

      Like

  3. geeezz…knapa gak dipasang dilist projek sih😡, klo diliat novel nyamirip sama istriku seorang yendere, sangat menjanjikan!!

    Like

    1. Zen Quarta says:

      Belum saatnya :v

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s