Stranger’s Handbook Chapter 29

Chapter 29 – Membebaskan Para Petualang

Penerjemah : Zen Quarta
Editor : –
Sumber English : Oyasumi Reads

“Sungguh kurang ajar! Beraninya kamu menghentikan kereta Keluarga Frontier Count!”

Suara marah milik Albert menggema dan guru menyandarkan kepala ditangannya melihat kejadian itu.

“Jadi, mereka bergerak terlalu jauh sekarang… Sungguh, jika kalian dengan patuh pergi menghabiskan satu atau dua malam di penjara, kalian dapat pergi setelah itu. Dengan ini, dengan menghentikan kereta milik Keluarga Frontier Count, kalian hanya akan menambah daftar kejahatan kalian, tahu?”

Kereta telah berhenti.
Kami akan membatalkan perjalanan kami, kan?….. dalam mimpiku.

“Mereka berharap kepada Keluarga Frontier Count untuk meminta bantuan, kamu tahu, tidak sopan jika hanya mengabaikan mereka. Tidak bagus untuk hanya mendengarkan cerita dari para prajurit, tapi jika kita tidak mempercayai mereka, pasukan Ibukota Kekaisaran akan mengeluh…. Ah! Ini sungguh merepotkan.”

Jangan menatapku dengan begitu kuat, guru. Apakah kau mencoba mengatakan ‘Lakukan sesuatu’?

“……jadi, kita harus menghakimi kedua kelompok itu?”

“Yah, itu benar-benar membantu karena kamu paham dengan cepat. Sungguh putra menantu-dono yang menakjubkan.”

Tersenyum, dia menyerahkan seluruh tugas itu kepadaku.
Guru, kau baru saja menunjukkan sikap tidak menahan diri.
Tapi dia secara khusus mengatakan ‘putra menantu-dono’, itu sendiri sudah penuh dengan makna.

Ah, Albert berhasil menangkap wanita itu…. Aku meninggalkan kereta dan memanggilnya.

“Albert, tidak masalah, biarkan dia pergi. Aku Zest dari Keluarga Frontier Count Varnam, katakan kepadaku apa yang ingin kami katakan.”

Albert membungkuk dan melepaskan wanita itu, setelah itu dia berdiri disampingku.
Para prajurit patroli tidak bisa membantah…. Mereka tidak bisa menentang Keluarga Frontier Count jika kami berkata bahwa kami ingin mendengarkan mereka.

“L… lalu saya tidak akan menahan diri untuk menceritakan kisah kami kepada anda.”

Wanita dengan kedua tangan terikat, sedang gemetaran, dan suaranya terdengar sangat muda.
Aku ingin tahu, apakah dia berumur belasan atau 20 tahun? Rambutnya berwarna merah dan di ikat ponytail.
Wajahnya tertutupi dan aku tidak dapat melihatnya, tapi aku dapat membayangkan bahwa dia memiliki postur yang sangat ramping melalui leather armor yang dia pakai.

“Kami adalah petualang, tapi jika saat ini dibiarkan, kami akan menjadi budak! Tolong selamatkan kami!”

 

…..Apa? Kalian akan berubah menjadi budak?

Aku melirik kepada para prajurit dan melihat bahwa mereka menyembunyikan wajah mereka.
Tunggu dulu! Mungkinkah ini……

“Sekarang setelah kamu menyebut perbudakan, aku tidak bisa mengabaikan hal ini. Albert, bawa kemari pemimpin squad Kenes yang tadi.”

“Ya pak! Segera!”

Dengan suatu cara, dia menangkapnya dalam sekejap.
Prajurit yang lain di kelilingi oleh para ksatria hitam.

Kenes diseret sepanjang jalan untuk berdiri didepanku, wajah Kenes benar-benar pucat.

“Bagus, sekarang semuanya telah berkumpul. Jadi, apa maksudmu dengan di ubah menjadi budak? Lanjutkan penjelasannya.”

“Ya pak, kami sedang memanen di dalam hutan ketika para prajurit memanggil kami dan memerintahkan saya dan gadis lain untuk pergi bersama mereka…..”

Dia melirik sekilas kepada teman-temannya.
Memang benar bahwa diantara keempat anggota party lainnya, ada seseorang yang memiliki rambut panjang dan terlihat seperti seorang gadis.

 

Aku terkejut…. Ini pertama kalinya aku semarah ini sampai-sampai aku tidak dapat merasakan apapun selain keterkejutan.

“Oi, Kenes. Aku tidak ingin mempercayainya, tapi aku harus menanyakannya. Apakah kau ingin membawa para wanita ini dengan paksa? Jika seperti itu, maka cerita tentang para pencuri itu adalah kebohongan?”

Pemimpin squad Kenes menatap kebawah, wajahnya sangat pucat, dan tidak menjawab, pada saat itu Albert dalam diam memukulnya menggunakan tombak yang dia pegang.

“Zest-dono bertanya kepadamu, beraninya kau mengabaikannya? Jika itu terjadi lagi, kau akan kehilangan satu kakimu.”

Jangan tarik pedangmu sekarang, Albert.
Ah! Bahkan para ksatria hitam telah menarik pedang mereka….. Kenapa pasukan Frontier Count begitu cepat dalam bertindak!?

“Hiii! Ki.. kita tidak bisa melawan mereka!” “Pemimpin squad akan berbicara!” “Kita tidak bisa melawan para ksatria hitam! Kami menyerah!”

…… Ya, itu adalah pilihan yang tepat.
Mereka akan membunuh kalian dalam sekejap.

Aku mulai berbicara lebih keras, agar tidak ada seorangpun yang menyadari bahwa aku sedang ketakutan.

“Kenes, aku bertanya kepadamu apakah kau berbohong kepada Keluarga Frontier Count atau tidak.”

“Ya. To… tolong, nyawa saya… ampuni nyawa…..”

Aku memenggalnya bahkan sebelum dia dapat menyelesaikan perkataannya.
Karena guruku sedang melihat dari belakang, jika aku terlalu lembut dalam menangani situasi ini, aku akan berakhir menjadi tidak diinginkan cepat atau lambat.

“Kalian juga mendengarnya, bukan? Pria ini ingin menipu Keluarga Frontier Count Varnam, oleh karenanya dia mati atas kejahatannya. Kalian semua akan datang ke Ibukota Kekaisaran untuk menerima hukuman kalian. Jika kalian keberatan, aku akan mendengarkannya. Maju kedepan.”

Para prajurit secara bersamaan menatap potongan kepala yang berguling di tanah.
Orang-orang bodoh ini…. Mereka membuatku melakukan pekerjaan tambahan.

Sepuluh atau lebih prajurit itu kemudian di ikat dan para ksatria hitam sedang menarik mereka menggunakan tali.
Oh yah, tidak mungkin mereka bisa melarikan diri, perbedaan kemampuan antara prajurit biasa dan ksatria hitam terlalu besar untuk dikatakan.

Di sisi lain, para petualang yang telah di bebaskan sedang bersujud didepanku.

“Terimakasih banyak, Zest-sama, anda telah menye…lamatkan…. Kami.”

Turunkan nada ramah itu sedikit….. Albert, jangan menatapnya seperti itu.

“Jangan terlalu tegang, kalian adalah korban dalam kasus ini. Mulai sekarang, kita akan melakukan perjalanan ke Ibukota Kekaisaran bersama-sama. Bagaimanapun aku harus melaporkan keadaannya.”

Ketika mereka mendengar hal itu, dua orang wanita itu menggerakan tubuhnya sedikit untuk menjauh dariku.

“Jangan khawatir, aku tidak akan meminta kalian menghibur kami. Tidak ada orang mesum di Pasukan Frontier Count Varnam.”

Kami tidak akan meminta tubuh kalian sebagai tanda terimakasih karena telah menyelamatkan kalian, tau? Bagaimanapun kami adalah seorang pria sejati.

Sejujurnya, ksatria hitam adalah yang paling populer diantara semua elite, jadi mereka tidak benar-benar kekurangan perhatian dari para wanita. Kalian benar-benar tidak perlu mengkhawatirkannya.
Aku juga tidak perlu mengingatkan para prajurit tentang hal ini.

Kenyataannya, Komandan Ksatria sangat ketat tentang hal ini, sehingga mereka benar-benar takut untuk bertindak kasar kepada seorang wanita.

 

Tidak ada petualang yang tidak dapat menunggang kuda.
Seperti yang diharapkan dari dunia lain, kuda adalah alat transportasi utama, jadi itu adalah hal yang wajar.

Sementara para prajurit yang tertangkap diseret di sepanjang jalan menggunakan kuda, kami bergerak ke desa selanjutnya.

Kami akan tinggal di sana untuk semalam dan kami akan pergi ke Kekaisaran keesokan harinya.
Kami akhirnya tiba….. Bagian akhir perjalanan kami adalah sebuah bencana. Bener-bener deh, aku berakhir dengan pekerjaan tak perlu yang sebenarnya tidak ingin kulakukan….

 

 

“He he he, wahai para ksatria. Mereka terlihat benar-benar mahal, armor yang kalian miliki. Serahkan mereka dengan patuh!”

 

 

Sekelompok bandit muncul.

…..Oi, korps patroli, kalian tidak melakukan pekerjaan kalian dengan benar.
Ah! Kami telah menangkap mereka jadi tentu saja mereka tidak dapat bekerja, ha ha….

Aku dalam diam menatap kearah langit indah yang berkilauan dan aku benar-benar ingin berpikir bahwa itu bukan karena air mataku.

 

← PREV | Table of ContentsNEXT →

3 Comments Add yours

  1. david says:

    Ahh, pedagang gelap. Kerjaan dg ksatria kerjaan.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s