Stranger’s Handbook Chapter 10

Chapter 10 – Rahasia Nona Muda

Penerjemah : Zen Quarta
Editor : –
Sumber English : Oyasumi Reads

Bagaimanapun disini ada tuhan!

Dapat membaca pikiran orang… Apa-apaan dengan sihir yang menyalahi aturan ini!

Namun, aku dapat bertahan hidup dengan ini! Sebenarnya cukup menakutkan karena bisa melakukan sesuatu seperti ini….. tapi….
Tapi, mari kita lanjutkan dengan cerita yang menguntungkan ini! Jika sihir ini benar-benar dapat membaca pikiran orang…..
Aku harus mengujinya terlebih dahulu.

 

“Maaf menyela, Nona muda! Kelihatannya dia salah paham dengan anda.”

Jadiiii, bagaimana kau akan menjawabnya, nona muda?

“?….. Dia…. Salah paham denganku?”
‘Apa? Sebuah kesalahpahaman? Apa yang membuat dia salah paham? Katakan saja! Aku benar-benar khawatir dengan gadis itu!’

Seperti biasa, dia menjawab sambil terlihat menghinaku.
Tapi, aku sudah pasti dapat mendengar pikirannya! Jika seperti itu!

“Saya minta maaf! Tapi saya tahu betul bahwa anda benar-benar khawatir dengan gadis itu. Namun, saya pikir dia salah paham dengan perkataan anda sebelumnya dan dia yakin bahwa anda marah kepadanya dan, dia akan di buang bersama dengan keluarganya, bukankah begitu?”

Aku memandang ke arah maid itu dan dia mengangguk mendengar perkataanku dengan ekspresi menyedihkan.

“Oh! Jadi itu yang membuatmu salah paham? Sungguh anak yang merepotkan….”
‘Ah! Ini terjadi lagi…. Aku selalu menjadi seperti ini…. Semakin aku ingin para maid untuk menyayangiku, pada saat itu juga kesalahpahaman akan terjadi…..’

Setelah mendengar perkataannya, wajah maid itu menjadi semakin memburuk.
…………Hmmm? Jadi Nona muda ini selalu di salah pahami setiap hari?

Selain itu, aku tidak bisa membaca pikiran orang lain, selain milik nona muda ini…. Apa maksud dari hal ini?

“Baik. Kamu boleh pergi. Mari kita menganggap kecelakaan ini tidak pernah terjadi. Aku tidak berniat menghukum siapapun. Kamu dapat merasa tenang dan kembali melakukan tugasmu.”

Para maid menjawab perkataan guruku secara bersamaan dan meninggalkan ruangan ini.
Ketika hanya kami bertiga yang tersisa, guru melanjutkan seperti ini:

“Kenapa kamu berpikir bahwa dia salah paham dengan perkataan Bea, bisakah kamu jawab?”

Dia benar-benar tidak berekspresi…. Matanya tertuju kepadaku.

“Bea, dia…. Diselimuti oleh kemampuan dari atribut kegelapan…. Tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa dia di berkahi oleh dewa kegelapan. Namun, karena hal ini… orang lain… yah…”

Dia menunjukkan ekspresi sedih.
Nona muda itu menunjukkan sikap bangga dan angkuh, tapi dia juga terlihat agak kesepian.

‘Aku tidak menginginkan sesuatu seperti atribut kegelapan…. Kenapa aku harus menghadapi takdir seperti ini……
Aku yakin orang ini membenciku sekarang…. Jika kakek berkata kepadanya untuk menikahiku, dia tidak punya pilihan lain….”

Begitu, begitu. Aku akhirnya memahaminya!

Nona muda ini, karena berkah yang diberikan dewa kegelapan, dia dapat dengan mudah membuat orang lain salah paham!
Kalimat yang dia ucapkan menjadi bumerang dan orang lain gagal memahaminya….

“Ya, guru. Sejujurnya, setelah saya pingsan selama pelatihan dengan sihir cahaya dan bangun di hadapan Nona muda ini, saya secara tak sadar melepaskan sihir cahaya saya dan memandangnya. Saat saya melakukan hal itu, saya merasakan kekuatan sihir kegelapan yang sangat kuat yang menyelimuti nona muda ini.”

“Begitu, lanjutkan!”

“Ya. Kemudian saya melepaskan seluruh kekuatan sihir cahaya milik saya. Saya benar-benar tidak ingin kalah dengan bakat nona muda ini dalam sihir. ‘Aku juga dapat memiliki jumlah kekuatan sihir yang sama dengan nona muda ini… tidak, bahkan lebih banyak lagi’ itulah yang saya pikirkan. Saya iri dengan kemampuan sihirnya. Saya merasa malu karena memikirkan hal itu…..”

Seharusnya tidak masalah sampai disini. Ayo coba lebih jauh lagi.

“Urm, bagaimana saya harus mengatakannya…. Saya merasa bahwa dia seperti dilindungi oleh sesuatu. Saat saya melihat nona muda ini dari sudut pandang itu, saya…..”

“Aku tidak akan marah. Aku ingin kamu menjawab dengan jujur.”

“Ba… baik. Saya berpikir bahwa dia….. adalah orang yang rapuh, halus, dan baik hati……”

Ekspresi guruku terlihat serius, tapi nona muda itu…. Dia terlihat sangat marah.

‘Rapuh dan halus!? Pertama kali…. Ini adalah pertama kalinya seseorang mengatakan hal itu kepadaku…. Orang ini juga menyebutku baik hati……?’

Oh, kau merasa malu, bukan, nona muda.
Dengan ekspresi itu, orang benar-benar tidak akan bisa memahaminya dengan normal….

“Itulah sebabnya, Saya tidak dapat mempercayai bahwa nona muda yang lembut seperti itu akan melakukan hal yang dapat menyakiti maid tadi, jadi saya pikir itu adalah sebuah kesalahpahaman.”

Aku menunggu jawaban mereka sambil sedikit menyeruput teh milikku.
Ini akan baik-baik saja, kan? Ini masih aman, kan?

“Fuuuuuuu”

Setelah menghela nafas panjang, untuk pertama kalinya, guru menatapku dengan senyum lembut.

“Ada banyak pengguna atribut kegelapan yang sering disalahpahami. Meskipun semua orang mengetahuinya, sebuah kekuatan sihir yang sangat kuat juga akan memanggil kekuatan intimidasi yang sangat kuat. Dan anakku memiliki kekuatan sihir yang sangat kuat. Dalam hal ini, tidak ada yang bisa mengatakan apakah ini adalah salah dari atribut kegelapan miliknya atau kesalahan dari kepribadiannya.”

Dia mengelus rambut gadis itu dan kembali berbicara.

“Atribut kegelapan ada didalam silsilah keluarga Frontier Count. Karena aku juga merupakan seorang putra menantu, awalnya aku juga merasa heran. Seperti yang bisa kamu tebak, Aku juga adalah seorang pengguna atribut cahaya. Itulah sebabnya, aku mencoba segala cara yang kubisa untuk menjaga agar anak ini tidak terluka. Anak ini tidak salah, aku adalah satu-satunya yang harus kamu salahkan. Aku ingin orang berpikir seperti itu.”

Jadi maksud ekspresi dan perkataannya adalah untuk melindungi anaknya……?

“Tapi sekarang aku bisa merasa tenang. Aku dapat bertemu seseorang yang bahkan lebih berbakat dalam atribut cahaya dibandingkan denganku. Kamu dapat memahami gadis ini lebih baik dari siapapun. Kupikir kamu dapat membuatnya bahagia.”

Senyum yang ada di wajah guru saat dia mengatakan hal itu benar-benar sangat lembut.
Aku merasa perutku menyusut karena tekanan itu…..

Sekarang aku merasakan perasaan aneh dari kedekatan diantara kita, guru….

‘Ayah, aku tidak percaya kamu memikirkan hal seperti itu….. Aku sungguh minta maaf! Maafkan aku karena telah berpikir bahwa kamu adalah orang tua yang berhati dingin dan mengerikan!’

Hmm…. Itulah yang nona muda ini pikirkan. Wajahnya terlihat sangat depresi….

“Iltulah sebabnya, Bea. Aku akan memintamu untuk menyayanginya!”

“Ba… baik, Ayah.”
‘Sungguh? Bukankah dia berpikir bahwa aku adalah wanita yang mengerikan? Bukankah dia akan menolakku?’

Ya, sekarang aku harus mengakhiri cerita ini dengan cara yang keren.

 

“Nona muda, saya sangat tahu bahwa anda adalah gadis yang baik. Saya tidak akan melakukan apapun yang dapat membuat anda sedih dan saya akan sangat menyayangi anda. Tolong, anda tidak perlu khawatir!”

Aku tersenyum dan nona muda itu menatapku dengan ekspresi favoritnya, seperti melihat sebuah sampah……. Dan menjawab.

“Begitu. Aku tidak tahu gaya hidup rakyat biasa. Jika kamu tidak dapat membuatku mengalami hal itu, aku akan kesulitan. Disamping itu, kamu adalah orang asing dari dunia lain, kan? Kamu harus belajar banyak hal sampai hari pernikahan kita. Tapi, kamu dapat mengesampingkan rasa estetika. Itu akan terlalu menyedihkan.”
‘Aku akan dengan senang hati menikahinya! Tapi…. Aku dengar orang ini datang dari dunia lain. Aku ingin tahu apakah dia menganggapku cantik? Aku tumbuh seperti seorang putri, jadi aku bahkan tidak bisa memasak… Di dunianya, istri membuat makanan, kan? Aku minta maaf, itu tidak mungkin bagiku! Itulah sebabnya dia harus memahami dunia ini lebih baik lagi sampai hari pernikahan kami dan tidak akan menyalahkanku, okay? Ah, apakah ini akan baik-baik saja? Aku khawatir…..’

 

……. Jadi ini adalah bagaimana perubahan itu terjadi?
Kamu telah melalui banyak kesulitan… Aku merasa sangat kasihan padamu, gadis malang!

 

“Ya, itu sangat bagus, Bea!”

Lebih dari apapun, aku bersyukur bahwa guru juga merasa senang.

“Tapi kamu tahu?”

Hm?

 

 

“Aku benar-benar khawatir dengan skill sihir dan pengetahuan umum milikmu….. Kamu harus menjadi pendamping yang layak untuk Bea-ku!”

 

Senyum yang ditunjukkan guru saat mengatakan hal itu memiliki ekspresi mengerikan yang sama dengan milik pak tua Frontier Count…..
‘Sesuatu seperti hanya putra menantu… itu bohong, kan?’ Aku meminum sedikit teh hitam sambil memikirkan hal itu.
…… dan sedikit mengompol…..

 

← PREV | Table of ContentsNEXT →

6 Comments Add yours

  1. david says:

    Enaklah Hero, pnya skill cheat tgl mikirin skill apa yg bnr2 dbthkn, tgl terpnhi deh.

    Like

  2. Herman says:

    Ternyta ceweknya berhti baik toh

    Like

  3. wkwkwk siap2 dibully sama mertua Yakuza lgi nih

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s