Stranger’s Handbook Chapter 7

Chapter 7 – Pasangan Pernikahan

Penerjemah : Zen Quarta
Editor : –
Sumber English : Oyasumi Reads

Menikahi cucu pak tua Razatonia….
Pria tua ini baru saja mengatakan hal itu.

“Errrr, Paduka, Perni…..kahan?”

Seperti yang kalian duga, aku harus menanyakannya lagi.
Tak heran, apapun keadaan yang mungkin terjadi, yang satu ini benar-benar tak terduga.

Pertama, sesuatu seperti pernikahan ini adalah hal yang mustahil, kan? Pasanganku adalah seorang bangsawan.

“Apakah kamu menolaknya?”

“Saya tidak menolaknya!”

Ah! Aku langsung menjawabnya.
Pria tua itu menunjukkan ekspresi serius….

“Jangan khawatir, itu tidak akan segera terjadi. Status sosialmu sebagai pahlawan masih agak… itulah sebabnya, pertama kamu akan menjadi anak angkat bawahanku. Setelah itu, kamu akan menyelamatkan cucuku dari serangan musuh dan perasaan cinta akan mengikat kalian berdua. Bagaimana! Sebuah kisah yang mengesankan, bukan?”

………….Aahh! Jadi itu adalah sinopsisnya.
Sebuah cerita cinta yang sangat biasa antara seorang pahlawan dan seorang putri, huh?

“Dan kemudian, awalnya, Paduka akan menentangnya, tapi dibujuk oleh keluarga dan bawahannya, dia akan menunjukkan kemurahan hatinya dan memaafkan cucunya dan sang pahlawan….”

“Akhir-akhir ini, sulit untuk menerapkan sebuah kebijakan yang mengabaikan suara rakyat, kamu tahu. Campur tangan dengan negara tetangga juga akan membutuhkan biaya.”

Aku sangat senang kau menikmati ini, pak tua…

“Gambaran dari seorang pahlawan dan tuan putri akan mendapatkan penjualan yang hebat. Seperti buku tentang cerita cinta antara kalian berdua? Dan kemudian, keuntungan menyetujui hubungan kalian adalah bahwa negara akan mengagumi Paduka, Frontier Count, yang toleran dan tidak pilih kasih. Buktinya dia bahkan tidak mendiskriminasi orang asing yang datang dari dunia lain… Mereka akan memaafkan segala sesuatu tentang perluasan wilayah dan tekanan terhadap negara tetangga.”

Hiii! Itulah sebabnya kau menakutkan, pak tua!

“Jika kita berhasil menguasai negara tetangga, kita harus mengumpulkan lebih banyak pajak. Itu adalah sesuatu yang diperlukan untuk jaga-jaga…. Yah, aku tidak berpikir terlalu jauh sampai terlalu banyak membebani rakyat…”

“Hadiah ucapan selamat dari sesama bangsawan?….. Atau apakah ada seseorang yang anda ingin agar mereka kehilangan kekuasaannya?”

Sialan! Pak tua itu menunjukkan senyum yang menutupi seluruh wajahnya….

“Hahaha, bagus sekali! Sungguh bagus sekali! Jika saja anakku setajam dirimu! Pria itu bukanlah seorang ahli strategi; akan benar-benar membantu jika aku mempunyai cucu menantu sepertimu!”

Dia menunjukkan senyum penuh mimpi diwajahnya…. Itu adalah mimpi buruk.

“Baiklah, kita akan menggunakan setting ini. Itulah sebabnya aku dengan serius ingin menyambutmu masuk kedalam keluargaku. Itu juga demi kepentinganmu, cucu menantu.”

Kau paham, kan? Dia mengujiku, tampaknya ingin meminta hal itu.

“Sebagai balasan karena telah mendukung dan memberi saya tempat tinggal, saya tidak akan membuat tuan putri sedih… apakah itu tidak masalah? Saya akan memastikan bahwa saya tidak akan berurusan dengan sakit yang tiba-tiba atau sejenisnya.”

Sebenarnya, aku tidak akan melakukan sesuatu seperti tidak membuat tuan putri sedih, tapi sebaliknya aku harus merayu tuan putri.
Jika tidak, bahkan jika kami memiliki anak, masih ada kemungkinan bahwa aku akan dibuang.
Targetnya adalah anak yang memiliki darah yang sama dengan cucunya, bukan denganku yang bahkan tidak memiliki sedikitpun hubungan darah….

Apakah tujuannya adalah untuk memiliki jaminan untuk kepala keluarga selanjutnya dari Keluarga Frontier Count?

Ngomong-ngomong, ‘tiba-tiba sakit’ adalah sesuatu seperti perjanjian antara para bangsawan kelas tinggi.

Mereka tidak akan mengumumkan sesuatu seperti ‘dia mati’ atau ‘dia dibunuh’.

‘Dia dipindahkan ke pinggiran kota dimana udara terasa bagus untuk orang yang sedang memulihkan diri dari penyakit yang tiba-tiba’.

Itu akan menjadi seperti itu.
Dia akan berada di posisi yang tinggi, seperti seorang pahlawaan atau seorang pemberani….. Mereka tidak bisa mengatakan sesuatu seperti ‘kami membunuhnya’.

Setelah 2-3 tahun perawatan medis, sang pasien meninggal, tapi tak ada yang perlu dikhawatirkan karena dia telah memiliki pengganti pada saat dia masih sehat!
‘Istrinya akan bertanggung jawab akan anak itu sampai dia dewasa! Mari kita bekerja sama atas nama pahlawan kita!’

Lihat, tidak ada masalah, kan?

Haaa…. Ini begitu buruk….. Aku mungkin akan berakhir mengalami hal itu…..

“Tidak perlu terlalu mengkhawatirkan hal itu. Itu karena orang asing kelihatannya memiliki bakat alami pada sihir. Seorang penyihir yang hebat adalah aset yang berharga, kamu tahu!?”

Seolah-olah aku dapat merasa tenang… itu seperti aku dapat mengartikannya sebagai ‘aku tidak membutuhkanmu jika kau tidak berbakat dalam sihir’…..

“Baiklah, kamu pasti lelah saat ini. Kamu harus menghabiskan waktumu dan beristirahat. Jika kamu membutuhkan sesuatu, minta saja kepada maid yang aku sediakan untukmu. Mulai besok, kamu akan mulai belajar sihir dari gurumu dan mendapatkan pengetahuan tentang dunia ini.”

Setelah dia menyatakan hal itu dengan seenaknya, pak tua itu berdiri dengan cepat dan hendak meninggalkan ruangan ini, tapi dia tiba-tiba berbalik saat berada didepan pintu.

“Ah! Aku lupa memberitahumu sesuatu.”

“Y…ya, apa itu, Paduka?”

Dan kemudian pak tua itu mulai berbicara dengan senyum lebar yang mirip dengan mimpi buruk.

 

“Cucuku….. dia sangat cantik. Kepribadiannya sangat mirip denganku, kamu tahu!?”

 

 

…… Seperti yang kuduga, aku tidak bisa merasa tenang.
Aku dapat melihat masa depan dimana aku mati.

 

← PREV | Table of ContentsNEXT →

6 Comments Add yours

  1. adi putra says:

    Thx

    Like

  2. david says:

    Haha, Malang nasibmu pahlawan-dono, tp a jg luck tb2 d nikahkn.

    Like

  3. yuu says:

    Kayanya sampe ch 7 gue baca, kata2 terakhirnya sama semua yaitu “aku mati”

    Like

    1. david says:

      Haha..iya bnr. Saking takutnya MC tiap saat ngmng ama paduka mikir ‘mati’. Kasihan.

      Like

Leave a Reply to david Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s